Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

EKSPERIMENTASI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DENGAN PEMBERIAN TUGAS DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Fadila, Abi
JURNAL E-DUMATH Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : JURNAL E-DUMATH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe aims of this research are to find out the different effect of each categories of realistic mathematic approach with task or without task, initial capability characteristics, and their interaction towards students mathematics learning results used realistic mathematic approch. The research used to quasi experimental with 2x2 factorial design. The samples of the research were taken by cluster random sampling technique. Based on hypothesis test, it can be conclude that the learning results used Realistic Mathematics Approach tith task have a better than without task, the learning result of the students who have good initial capability is better than lowerinitial capability, and there is interaction between the realistic mathematic approach with initial capability characteristics. Key Words: Realistic Mathematics Approach; Initial Capability; Learning Result
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA ANTARA PENGGUNAAN MEDIA BERBASIS KOMPUTER DAN CETAK Fadila, Abi
JURNAL E-DUMATH Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : JURNAL E-DUMATH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to know whether there is difference between of the studentsachievement in math by using teaching media with instructional media basedcomputer and printed media (books). This research is experimental researchusing posttest-only control design. The population was all the of the first gradestudents at SMP Negeri 8 Bandar Lampung. The samples of the research weretaken by using the cluster random sampling technique. Data acquisition is doneby testing with data analysis techniques using t-test if the data distributionnormal and homoginity. The result of the research can be concluded that there isdifference between of the students achievement in math by using teaching mediawith instructional media based computer and printed media (books), and thestudents achievements in math by using teaching media with instructional mediabased computer was higher than the students achievements in math by usingteaching media with printed media (books).Keywords: instructional media based computer, printed media, studentsachievements in math
PENGEMBANGAN LKPD GEOMETRI TRANSFORMASI DENGAN MOTIF TAPIS LAMPUNG khasanah, binti anisaul; Fadila, Abi
JURNAL e-DuMath Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : JURNAL e-DuMath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26638/je.734.2064

Abstract

Standar isi Undang-undang Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003 mengisyaratkan dalam proses pembelajaran, guru harus menyusun bahan ajar yang kontekstual sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan masyarakat setempat. Materi transformasi pada sekolah menengah pertama masih dirasa sulit karena pada kurikulum 2013 (K-13) transformasi sudah mulai diajarkan yang sebelumnya ada di sekolah menengah atas. K-13 pada pendidikan dasar dan menengah merupakan penerapan pembelajaran dengan pendekatan tematik yang terintegrasi untuk menghasilkan pembelajaran yang bermakna seperti pada pengenalan motif tapis Lampung. Pembuatan bahan ajar seperti Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang diintegrasikan dengan pembuatan motif tapis lampung pada materi transformasi dapat mewujudkan pembelajaran yang bermakna dan hal tersebut bisa diperoleh jika anak belajar sesuai dengan lingkungan sosialnya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JUCAMA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR Fajrizal, Rafika; Farida, Farida; Fadila, Abi
JURNAL e-DuMath Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : JURNAL e-DuMath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26638/je.948.2064

Abstract

ABSTRAKThe jucama model is thought to increase students’ creativity and independence of learning. The research objectives are (1) knowing the application of the jucama model can improve students’ creative thinking abilities; (2) knowing the learning independence of students can improve the ability to think creatively; and (3) knowing the interaction between the jucama model and learning independence on the students’ creative thinking abilities. The research method used quasy experimental design with pretest-posttest control design. Sampling technique cluster random sampling and hypothesis testing using two-way ANOVA. The results of the study can be concluded: (1) the application of the jucama model can improve students’ creative thinking abilities; (2) there is an influence of learning independence in improving students’creative thinking skills; and (3) there is no interaction between the jucama model and learning independence on the students’ creative thinking abilities.Keywords: jucama, creative thinking, and learning independenceABSTRAKModel Jucama diduga dapat meningkatkan kreatifitas dan kemandirian belajar peserta didik. Tujuan penelitian ialah (1) mengetahui penerapan model Jucama dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik; (2) mengetahui kemandirian belajar peserta didik dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif; dan (3) mengetahui interaksi antara model Jucama dengan kemandirian belajar pada kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Metode penelitian menggunakan Quasy Experimental dengan desain penelitian  pretest-posttest control design. Teknik pengambilan sampel cluster random sampling dan uji hipotesis menggunakan anava dua jalan. Hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) penerapan model jucama dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik; (2) Terdapat pengaruh kemandirian belajar dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik; dan (3) Tidak terdapat interaksi antara model Jucama dengan kemandirian belajar pada kemampuan berpikir kreatif peserta didik.  Kata Kunci: Jucama, berpikir kreatif, dan kemandirian belajar
PENGEMBANGAN E-MODUL MATEMATIKA BERBASIS NILAI KEISLAMAN DAN SITUATION BASED LEARNING Yunian Putra, Rizki Wahyu; Nur Azmi, Nazwa Nuzul; Ambarwati, Riyama; Leni, Nurhasanah; Fadila, Abi; Dewi, Novian Riskiana
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14977

Abstract

Teknologi digital telah membawa perubahan pada dunia pendidikan, e-modul merupakan salah satu jenis teknologi yang digunakan dalam pendidikan. Tujuan penelitian ini ialah guna mengatasi masalah pemahaman peserta didik pada pelajaran matematika dengan membuat e-modul matematika berbasis nilai keislaman dan situation based learning pada materi koordinat kartesius. Subjek penelitian pengembang adalalah peserta didik kelas VIII MTs Al Hikmah Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development, model ADDIE ialah model pengembangan yang diterapkan. Metode yang diterapkan untuk mendapatkan data ialah wawancara, tes, angket validasi, dan angket kemenarikan. Hasil uji kelayakan validator ahli materi senilai 3,62, ahli media senilai 3,48, dan ahli agama senilai 3,58. Pada tes kelompok kecil respon peserta didik senilai 3,53 dan pada tes kelompok besar senilai 3,44 dengan kriteria sangat menarik. Hasil uji efektivitas memperoleh skor effect size senilai 0,67 dengan kategori sedang. Maka dapat dinyatakan e-modul matematika berbasis nilai keislaman dan situation based learning layak, sangat menarik, dan cukup efektif diterapkan ketika pembelajaran.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH INTEGRASI MATEMATIKA, ISLAM DAN LINGKUNGAN Ambarwati, Riyama; Putra, Rizki Wahyu Yunian; Fadila, Abi; Alhaq, Arini
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.16241

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan bahan ajar untuk mata kuliah yang mengintegrasikan matematika, nilai-nilai Islam, dan aspek lingkungan. Tujuannya adalah menciptakan sumber belajar yang menggabungkan elemen-elemen tersebut secara terpadu dan relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan bahan ajar yang dikembangkan serta mengumpulkan umpan balik dari mahasiswa. Model ADDIE digunakan dalam penelitian ini, yang melibatkan tahap perencanaan, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi secara cermat. Terdapat 3 ahli di bidang materi, 3 ahli di bidang media, 3 ahli di bidang agama dan lingkungan turut serta dalam validasi bahan ajar ini untuk memastikan kualitas dan relevansinya. Proses validasi menghasilkan skor rata-rata 87,16% dari ahli materi, 85,7% dari ahli media, dan 84,46% dari ahli agama dan lingkungan pada skala 4 poin. Bahan ajar kemudian diuji pada dua kelompok mahasiswa: kelompok kecil dengan 10 mahasiswa dan kelompok besar dengan 30 mahasiswa, dengan skor rata-rata masing-masing 89,63% dan 88,63%. Hasil menunjukkan bahwa bahan ajar ini diterima dengan baik, dengan kedua kelompok menilainya sebagai "sangat menarik", sehingga bahan ajar tersebut dapat digunakan sebagai referensi tambahan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan bahan ajar terpadu dan menyediakan dasar yang kuat untuk kemajuan pendidikan di masa depan.
Model Pembelajaran Trade a Problem: Peningkatan Kemampuan Representasi dan Pemecahan Masalah Matematis Fadila, Abi; Fredi Ganda Putra; Karunia Akbar Permata; Riyama Ambarwati
ARITHMETIC: Academic Journal of Math Vol. 6 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/ja.v6i2.11528

Abstract

This research aims to analyze the influence of the Trade a Problem Cooperative Learning Model on students' representation and problem-solving abilities at SMPN 1 Abung Pekurun. The research method used is Quasi Experimental Design with data collection in the form of tests on samples of classes 7C and 7D for the 2023/2024 academic year. This research found that the Trade a Problem Model had a significant influence on each dependent variable with p-value = 0,000 so that p-value  meaning  was rejected. The posttest average for the mathematical representation ability of the experimental class was 88 while the control was 76. In terms of mathematical problem-solving ability, the posttest average for the experimental class was 87 while the control was 74. So, the results of the study showed that: 1) there is an influence of the Trade a Problem Learning Model on mathematical problem-solving ability and mathematical representation abilities; 2) there is an influence of the Trade a Problem Learning Model on mathematical problem-solving abilities; and 3) there is an influence of the Trade a Problem Learning Model on mathematical representation abilities. Trade a Problem Model can be used as an effective alternative to improve students' mathematical problem-solving and representation abilities.
FSLC Learning Model: Affect the Ability to Problem-Solving Mathematics in terms of Self-Confidence Husen, Nisrina; Yunian Putra, Rizki Wahyu; Fadila, Abi
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.3524

Abstract

This study aims to determine the effect of Formulate Share Listen Create learning model on students mathematical problem-solving ability, the effect of self-confidence on students mathematical problem-solving ability, as well as the interaction between Formulate Share Listen Create learning model and self-confidence on students mathematical problem-solving ability. The study employed a quasi-experimental research design with the target population being students in class XI Accounting at SMK Negeri 1 Pekalongan, East Lampung. The sample selection was carried out using a total sampling technique with 32 students from class XI Accounting 1 into the experimental group and 31 students from class XI Accounting 2 assigned to the control group. Tests were used in the findings of this research gathering process and questionnaires, while data analysis was conducted through prerequisite tests and two-way ANOVA hypothesis testing. The study's conclusions showed that the Formulate Share Listen Create learning model has a significant impact on students mathematical problem-solving ability, as does self-confidence. However, no significant interaction was observed between the Formulate Share Listen Create learning model and self-confidence in relation to students mathematical problem-solving ability.  Keyword: Formulate Share Listen Create (FSLC), Problem Solving Mathematics, Self-Confidence
SOSIALISASI PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE SERTA PEMBAGIAN BUBUK ABATE DAN MINYAK SEREH PADA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) DESA KARANG PUCUNG Ambarwati, Riyama; Putra, Rizki Wahyu Yunian; Fadila, Abi; Suri, Fraulein Intan; Dewi, Novian Riskiana; Kurniawan, Muhammad Dandi; Baher, Maylia Khairunnisa
Journal of Social Outreach Vol 3, No 2 (2024): Journal of Social Outreach
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jso.v3i2.8356

Abstract

DBD atau Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit gigitan nyamuk pembawa virus dengue. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang masih endemic di Indonesia. Penyebaran penyakit DBD cenderung meningkat setiap tahun dan menyerang semua kelompok umur. Kegiatan Sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang tanda dan gejala DBD, pencegahan DBD dengan cara pemberantasan sarang nyamuk, serta pemanfaatan tanaman obat yang terdapat di sekitar masyarakat seperti Abate dan Minyak Sereh sebagai upaya pencegahan demam berdarah. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah sosialisasi awam, membagikan selebaran dan saling bekerja sama dalam memberantas terjadinya jentik-jentik nyamuk. Selama berlangsungnya kegiatan sosialisasi, terlihat warga sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut dengan banyak yang bertanya tentang bahaya penyakit DBD, cara pencegahannya, dan bagaimana cara mengatasinya. Hal itu dinilai bahwa kegiatan sosialisai tersebut dapat dikatakan cukup berhasil. Hasil pengabdian kepada masyarakat melalui program kegiatan sosialisasi pencegahan DBD serta pembagian bubuk Abate dan minyak sereh ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan peran serta masyarakat dalam pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue.
Development of Teaching Materials Oriented to Numeracy Literacy and Socio-Cultural Literacy for Madrasah Ibtidaiyah Fadila, Abi; Hakim, Rahman; Putra, Rizki Wahyu Yunian; Ambarwati, Riyama
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v7i2.29232

Abstract

In this modern era, although technology has brought significant changes to education, there remains a gap in the implementation of numeracy and socio-cultural literacy in Madrasahs in Indonesia, contributing to students' low numeracy literacy skills. The government has introduced the Indonesian Madrasah Competency Assessment Program (AKMI), but challenges in developing innovative and needs-based teaching materials persist. Therefore, new strategies are needed to enhance students' literacy in diverse contexts, such as numeracy literacy-oriented teaching materials. This study aims to develop teaching materials oriented towards numeracy and socio-cultural literacy for Madrasah Ibtidaiyah using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research instruments included expert validation sheets to evaluate the feasibility of the teaching materials and questionnaires to assess the product's attractiveness from students' perspectives. The feasibility of the teaching materials was evaluated by three groups of experts: material, media, and socio-cultural specialists. The validation results showed average scores of 3.59 for the material aspect, 3.46 for the media aspect, and 3.48 for the socio-cultural aspect on a 4-point scale, indicating that the teaching materials met the feasibility criteria. Meanwhile, the attractiveness of the teaching materials was assessed based on student responses through questionnaires involving two trial groups: a small group of 10 students with an average attractiveness score of 3.59 and a larger group of 20 students with an average attractiveness score of 3.62. The results of the study indicate that the developed teaching materials are feasible to use based on expert validation and are considered attractive by students. Thus, the development of these teaching materials is expected to contribute positively to the learning process in Madrasah Ibtidaiyah. Di era modern ini, meskipun teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam pendidikan, masih terdapat kesenjangan dalam penerapan literasi numerasi dan sosial budaya di Madrasah di Indonesia, yang berdampak pada rendahnya kemampuan literasi numerasi siswa. Upaya pemerintah melalui Program Asesemen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) telah dilakukan, tetapi tantangan dalam mengembangkan bahan ajar yang inovatif dan sesuai kebutuhan tetap ada. Oleh karena itu, diperlukan strategi baru untuk meningkatkan literasi siswa dalam konteks yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar yang berorientasi pada literasi numerasi dan sosial budaya untuk Madrasah Ibtidaiyah dengan menggunakan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Instrumen penelitian mencakup lembar validasi ahli untuk mengevaluasi kelayakan bahan ajar dan angket untuk menilai tingkat kemenarikan produk dari sudut pandang mahasiswa. Kelayakan bahan ajar dievaluasi oleh tiga kelompok ahli, yaitu ahli materi, media, dan sosial budaya. Hasil validasi menunjukkan rata-rata skor 3,59 untuk aspek materi, 3,46 untuk aspek media, dan 3,48 untuk aspek sosial budaya pada skala 4, yang menunjukkan bahwa bahan ajar memenuhi kriteria kelayakan (kategori”layak”). Sementara itu, kemenarikan bahan ajar dinilai berdasarkan respons mahasiswa melalui angket. Penilaian dilakukan oleh dua kelompok uji coba: kelompok kecil yang terdiri dari 10 mahasiswa dengan rata-rata penilaian kemenarikan 3,59 dan kelompok besar yang terdiri dari 20 mahasiswa dengan rata-rata penilaian kemenarikan 3,62. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak digunakan berdasarkan validasi para ahli dan dinilai menarik oleh mahasiswa. Dengan demikian, pengembangan bahan ajar ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah.