Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS YURIDIS PERJANJIAN PENGADAAN BARANG DAN JASA PADA PT. ANGKASA PURA II (PERSERO) KANTOR CABANG BANDARA INTERNASIONAL KUALANAMU DENGAN CV. MARENDAL MAS: Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 1120 K/PDT/2022 Harpen Nur Fajri; Saidin; T. Keizerina Devi A; Maria
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 8 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i8.728

Abstract

Salah satu contoh kasus dalam pengadaan barang dan jasa di PT Angkasa Pura II (Persero) adalah Putusan Nomor 256/Pdt.G/2020/PN.Lbp, dimana Pihak Penggugat CV. Marendal Mas, dalam tulisan ini disebut dengan insial CVM, mengajukan gugatan Ke Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, tentang pengadaan dan pemasangan AC (Air Conditioner) di Garbarata Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui, Akibat Hukum Yang Timbul Dari Putusan Mahkamah Agung Nomor 1120 K/Pdt/2022 Terhadap Perjanjian Pengadaan Barang Dan Jasa, Pengadaan Dan Pemasangan Ac (Air Conditioner) Di Garbarata Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, Bagaimana Dasar Pertimbangan Hakim Pengadilan Tinggi Medan Nomor 342/Pdt/2021/PT MDN Sehingga Memutuskan Perbuatan Melawan Hukum, Analisis Yuridis Putusan Mahkamah Agung Nomor 1120 /K/Pdt/2022 Terhadap Perjanjian Pengadaan Barang dan Jasa Pada PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara ternasional Kualanamu dengan CV. Marendal Mas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum yuridis normatif, bersifat deskriftif analitis, Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Akibat Hukum Putusan Mahkamah Agung Nomor 1120 K/Pdt/2022 Mdn. tersebut tidak menimbulkan hak bagi pembanding semula penggugat, dan tidak menimbulkan kewajiban bagi Terbanding semula tergugat, Dasar Pertimbangan hakim memutus Putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor 342/Pdt/2021/PT Mdn, adalah Karena Penggugat memintanya dalam surat gugatannya, hal ini diselaraskan dengan asas ultra Petitum bahwa asas ini tidak hanya melarang hakim untuk menjatuhkan putusan yang mengabulkan melebihi tuntutan, melainkan juga putusan yang mengabulkan sesuatu yang sama sekali tidak diminta dalam tuntutan, karena hal tersebut nyata-nyata melanggar tersebut. Asas Ius Curia Novit, Bahwa Hakim Harus Dianggap Tahu Akan Hukum Sehingga Pengadilan Yang Merupakan Tempat Hakim Menjalankan Jabatannya Tidak Dapat Menolak Perkara Yang Diajukan Kepadanya Dengan Alasan Hukum Tidak Ada Atau Kurang Jelas, sehingga hakim pengadilan Tinggi Medan membuat putusan berdasarkan asas yang belaku yaitu asas Ius Curia Novit Atau Curia Novit Jus, Kekeliruan Putusan Hakim Dalam Perkara Perjanjian Pengadaan Barang Dan Jasa Pada PT. Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu, Dari penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa apabila terdapat gugatan perbuatan melawan hukum, maka gugatan tersebut harus dapat membuktikan keempat unsur dari perbuatan melawan hukum tersebut dan tidak ada Undang-undang yang dilanggar, tetapi lebih tepat tidak memenuhi prestasi yang di disebabkan oleh kondisi force majeure, dan pelanggaran atas kesepakatan perjanjian kontrak yang dibuat bersama.
Tinjauan Yuridis Sengketa Persamaan Merek Antara Starbucks Corporation Melawan PT Sumatra Tobacco Trading Company (Studi Putusan Pengadilan Negeri Niaga Nomor 51/Pdt.Sus/Merek/2021/PN Niaga JKT.PST. dan Putusan Mahkamah Agung Nomor 836K/Pdt.Sus-HKI/2022) Berlianda Ester Septiani; Saidin; Aflah
Acta Law Journal Vol. 2 No. 1 (2023): December 2023
Publisher : Talenta Publisher, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/alj.v2i1.15634

Abstract

Brands provide a distinctive feature for goods or services of a company with goods or services of other similar companies, so brands are important for business people. The problems that will be discussed in this study are the protection of trademark rights holders according to Law Number 20 of 2016 concerning Trademarks and Geographical Indications, the process of resolving disputes over trademark equality in Indonesia, as well as legal analysis of trademark dispute decisions in the Commercial District Court Decision Number 51/Pdt.Sus/Merek/2021/PN Niaga Jkt. Pst. and Supreme Court Decision Number 836K/Pdt.Sus-HKI/2022. The research method used in this research is normative legal research. This research examines document studies, which uses various secondary data such as laws and regulations, court decisions, legal theories, and can be in the form of scholars' opinions. Trademark registration applied for by the owner of the Trademark if accepted will give rise to rights to the Trademark for the owner of the Trademark who registered the Trademark to the Directorate of Intellectual Property as a form of protection of trademark rights holders. If there is a trademark dispute, the settlement can be done by litigation and non-litigation. If the Trademark owner wants to do litigation, first the Trademark owner can file a lawsuit according to the procedures of the Trademark Act 2016. However, if you want to be resolved in non-litigation, it can be done through arbitration or alternative dispute resolution in accordance with Law Number 30 Year 1999 on Arbitration and Alternative Dispute Resolution.
COPYRIGHT PROTECTION OF WAYANG KULIT AS A TRADITIONAL INDONESIAN CULTURE Arafahan, An; Saidin; Sitepu , Faradila Yulistari
POLICY, LAW, NOTARY AND REGULATORY ISSUES Vol. 1 No. 4 (2022): OCTOBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/polri.v1i4.413

Abstract

This study aims to understand how the Indonesian government and people work to preserve art that has become an integral part of the Indonesian state and nation, especially wayang kulit and the history of wayang itself. This study was done by library research as a research method. In this regard, the study utilizes a variety of connected or relevant sources, including books, journals, magazines, documents, and others, as well as common law jurisdictions such as Law No. 28 of 2014 pertaining to Copyright. The findings reveal that wayang kulit as a traditional Indonesian culture has been legally protected by the state in accordance with Copyright Law no. 28 of 2014 (UUHC), which is irreversible and has been registered by the government at the Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage on November 7, 2003, so that it can be preserved and protected from claims by other countries as their own culture. It is hoped that in the future, by being protected by law, the Indonesian people will be able to maintain and preserve wayang kulit so that they do not become extinct and are not claimed by other nations.
Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Niaga Terhadap Persamaan Pada Pokoknya Merek Ms Glow Melawan Ps Glow Dengan Dua Putusan Pengadilan Niaga Yang Berbeda (Pn Medan No. Putusan 2/Pdt.Sus Hki/Merek/2022/Pn Niaga Mdn Dan Pn Surabaya No. Putusan 2/Pdt.Sus Hki/Merek/2022/Pn Niaga Sby) Batubara, Dinda Aprilia; Saidin; Yulistari Sitepu, Faradila
Recht Studiosum Law Review Vol. 3 No. 2 (2024): Volume 3 Nomor 2 (November - 2024)
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/rslr.v3i2.12157

Abstract

Merek sebagai perwujudan dari Kekayaan Intelektual merupakan aset besar dalam dunia bisnis. Dengan penggunaan merek, perusahaan membangun karakter terhadap produk-produk yang diharapkan dapat meningkatkan reputasi. Sebagai aset besar dalam dunia bisnis, kerap kali pebisnis melakukan pendomplengan merek bereputasi baik dengan membuat merek yang memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek terdaftar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah pengaturan batasan persamaan pada pokoknya terhadap merek dagang di Indonesia, penyelesaian sengketa merek dagang terhadap kemiripan (persaman pada pokoknya) merek dagang yang terdaftar, serta tinjauan kasus dua putusan pengadilan antara MS GLOW dengan PS GLOW terhadap kemiripan (persaman pada pokoknya) merek dagang yang terdaftar. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Kesimpulan penelitian ini bahwa Persamaan pada pokoknya adalah kemiripan (hampir sama atau serupa) disebabkan adanya unsur-unsur yang menonjol antara merek terdaftar dengan merek lain pada produk sejenis, sehingga menimbulkan kesan adanya persamaan unsur elemen dengan merek tersebut. Bahwa penyelesaian sengketa merek dagang terhadap persaman pada pokoknya dengan merek dagang yang terdaftar dapat dilakukan secara litigasi melalui pengadilan niaga dan non litigasi melalui arbitrase dan alternatif penyelesaian sengketa. Analisis Putusan Nomor 2/Pdt.Sus.HKI/Merek/2022/PN Niaga Mdn dan 2/Pdt.Sus.HKI/Merek/2022/PN Niaga Sby, dicermati Putusan Majelis Hakim PN Medan No. 2/Pdt.Sus.HKI/Merek/2022/PN Niaga Mdn kurang tepat dalam menjatuhkan putusan karena bertentangan dengan Pasal 3 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis (UU MIG) sehingga tidak mendapat perlindungan sebagaimana Pasal 83 UU MIG. Dalam putusan No. 2/Pdt.Sus.HKI/Merek/2022/PN Niaga Sby pertimbangan Majelis Hakim sesuai berdasarkan Pasal 3 dan 83 UU MIG.
LEGAL PROTECTION FOR PHOTOGRAPHERS REGARDING PORTRAITS USED IN TRADEMARKS Widiya Fitrianda; Sunarmi; Saidin; T. Keizerina Devi A.
Jurnal Hukum Samudra Keadilan Vol 19 No 2 (2024): Jurnal Hukum Samudra Keadilan
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jhsk.v19i2.10648

Abstract

Copyright and trademarks are aspects of intellectual property rights (IPR) with different protection concepts and objectives. Copyright aims to protect creations in the fields of art, literature, and science, whereas trademarks aim to protect distinguishing signs of goods and/or services marketed. This research aims to identify, examine, and analyse legal protection for photographers concerning portraits used in trademarks. This study employs normative legal research methods using statutory and case law approaches. The results indicate that legal protection for photographers is regulated in Article 1, Points 1 and 10, Articles 5, and 9 of Law No. 28 of 2014, and Article 21, paragraph (2), letter a of Law No. 20 of 2016. This protection encompasses moral rights and economic rights, which are granted automatically once the creation is expressed in a tangible form that can be seen, read, or heard. Thus, a portrait included in a trademark never loses its exclusive right as copyrighted material. Commercial use by other parties must be based on permission from the creator or copyright holder.
Analisis Pertimbangan Hukum Terkait Pelanggaran Hak Cipta “Urban Light” (Studi Putusan No 31/Pdt.Sus-Hak Cipta/2020/Pn.Niaga.Jkt.Pst) Raudah, Bunga; Saidin; Sitepu, Faradila Yulistari
Acta Law Journal Vol. 3 No. 2 (2025): June 2025
Publisher : Talenta Publisher, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the legal considerations related to copyright infringement in the case of "Urban Light," as presented in decision number 31/Pdt.Sus-Hak Cipta/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst. This case involves a lawsuit filed by Nancy J. Rubins, the heir of the creator of the artwork "Urban Light," Chris Burden, against Defendant I, PT Pasti Makan Enak, and Defendant II, Henry Husada, who are accused of copying and modifying the artwork into the installation "Love Light" without permission.In this research, the author examines the legal framework of copyright in Indonesia, the legal considerations made by the judges in deciding the dispute, and the existing legal protection efforts. The findings indicate that Law No. 28 of 2014 provides automatic protection to creators for works that have been realized, encompassing both economic rights and moral rights. The judges considered the position of the Plaintiff as the legitimate heir, the substantial similarity between the two works, and the impact of the infringement on the creator's reputation.The court's decision to grant the Plaintiff's lawsuit emphasizes the importance of protecting copyright and the moral rights of creators, as well as providing a deterrent effect for violators. This study concludes that copyright protection in Indonesia needs to be enhanced through public education, improved law enforcement, and encouragement for the registration of creative works. Thus, it is hoped that a more conducive environment for the development of art and creativity, as well as respect for copyright, can be established in society.
Analisis Sistem Pendaftaran Merek dalam Kasus Pembatalan Merek Zhe Nung Zhu (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 704K/Pdt.Sus-HKI/2021) Sari, Yolanda Pusvita; Saidin; Purba, Hasim
Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 6 No 4 (2025): Tema Hukum Perdata dan Kenotariatan
Publisher : CV Rewang Rencang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56370/jhlg.v6i4.1612

Abstract

Indonesia applies the First to File trademark registration system based on Law No. 20 of 2016 on Trademarks and Geographical Indications which provides legal protection to the party who first registers their trademark, however its implementation faces challenges such as in the case of cancellation of the trademark "Zhe Nung Zhu & Lukisan" decided through Supreme Court Decision No. 704K/Pdt.Sus-HKI/2021. Through normative legal research with descriptive analytical approach using secondary data and qualitative analysis, it was found that the factors causing trademark cancellation include contradiction with state ideology and legislation, lack of distinctiveness, registration with bad faith, and similarity in essence with previously registered trademarks. Indonesia's trademark legal protection system implements layered mechanisms through preventive protection (administrative and substantive examination) and repressive protection (sanctions and cancellation mechanisms), where in the decision the Supreme Court applied Article 21 paragraph (1) letter a of Law No. 20 of 2016 by considering that the trademark "Zhe Nung Zhu & Lukisan" owned by Darma Iliadi has similarity in essence with the trademark "Lukisan" owned by Dhalim Soekodanu which has been registered since 1991 and was registered with bad faith, so cancellation is necessary to protect the rights of legitimate trademark owners and prevent consumer confusion.
Profesionalitas dan Keunggulan Bersaing Lembaga Pendidikan Islam Saidin; Mukhtar Latif; Kaspul Anwar Us
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 3 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.164

Abstract

Lembaga pendidikan islam harus memiliki keunggulan untuk dapat bersaing dengan lembaga pendidikan umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana profesionalitas dan keunggulan bersaing lembaga pendidikan islam. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, adapun teknik pengngumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pondok pesantren darunnajah menawarkan berbagai program pendidikan yang menghasilkan lulusan yang berkualitas tinggi.  santri di pondok pesantren darunnajah dididik 24 jam untuk menjadi pribadi yang sukses dunia-akhirat dan mempelajari banyak keahlian, seperti keahlian bahasa, organisasi, olahraga, kesenian, keterampilan, teknologi, akademik dan berbagai life skill lainnya. Selain itu biaya pendidikan dipondok pesantren darunnajah dan rincian kegiatan pendidikan telah selaras antara biaya dan kegiatan pendidikan yang diberikan. pondok pesantren darunnajah mengantongi citra yang baik dimasyarakat, dimana pondok pesantren ini memiliki 21 cabang dengan memiliki fasilitas yang terkenal dimasyarakat.  Dan memiliki kualitas SDM yang baik  sebagai pendidikan dan tenaga kependidikan, dimana pondok pesantren merekrut guru dan tenaga kependidikan dengan seleksi kualitas dan melakukan pelatihan dan penataran untuk meningkatkan mutu guru-guru di pendidik dipondok pesantren darunnajah.
Manajemen Madrasah Dalam Meningkatkan Profesional Guru Saidin; Maisah; Fadhilah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 2 No 2 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v2i2.328

Abstract

Manajemen dalam pendidikan menjadi peran penting dalam keberlangsungan lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan manajemen madrasah dalam meningkatkan profesional guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini dapat dijelaskan yakni manajemen madrasah merupakan proses pengintegrasian, pengkoordinasian dan pemanfaatan, baik manajemen kurikulum, tenaga kependidikan, kesiswaan, keuangan dan pembiayaan, sarana dan prasarana, hubungan sekolah, masyarakat dan layanan khusus. dengan melibatkan secara menyeluruh elemen-elemen yang ada pada madrasah untuk mencapai tujuan (mutu pendidikan) yang diharapkan secara efisien. Sedangkan guru profesional adalah orang yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus dalam bidang keguruan sehingga ia mampu melakukan tugas dan fungsinya sebagai guru dengan kemampuan maksimal, atau dengan kata lain guru profesional adalah orang yang terdidik dan terlatih dengan baik serta memiliki pengalaman yang kaya di bidangnya.  Adapun temuan peneliti pada Madrasah Aliyah Darul Falah  Kota Batam menunjukkan adanya manajemen madrasah yang baik, dengan kemampuan menjalankan aktivitas extrakurikuler komunitas tahfidzul quran, komunitas kitab kuning, komunitas enterpreneur, komunitas sport, komunitas multimedia dan broadcasting, komunitas ipa, dan komunitas bahasa.
The Importance of Educational Psychology in Islamic Education Management Saidin; Iskandar; Yamin, Martinis
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 1 No 2 (2023): 2023
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v1i2.85

Abstract

Psychology is a science that studies the soul, therefore psychology is closely related to education and has an important role in educational management. This research aims to analyze and describe the importance of educational psychology in Islamic education management. The approach in this research uses a literature study approach. In this study there was no research location, because all data was taken from journals, books and scientific proceedings. The object of this research is the importance of educational psychology in the management of Islamic education, as for data collection techniques using documentation, and data analysis techniques through data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this research can be described that psychology is a science that studies human behavior, psychology has its roots in the philosophy of science starting from the time of Aristotle as a science of the soul, while educational psychology is a scientific discipline that studies human behavior in the world of education. Next, Islamic education management in practice is implementing the principles and functions of management in Islamic education institutions. The importance of educational psychology is to provide recipes on how to manage Islamic education successfully.