Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Partisipasi Mahasiswa dalam Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Ikatan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Jambi sebagai Penerapan Demokrasi Politik Amonita, Oci; Anderson, Irzal; Hajri, Priazki
Journal of Civic Education Vol 6 No 4 (2023): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jce.v6i4.1077

Abstract

This study investigates the factors contributing to the limited engagement of students enrolled in Pancasila and Civic Education programs at Universitas Jambi in organizational elections. Employing a descriptive qualitative approach, the research utilizes interviews, observations, and documentation for data collection, with subsequent analysis involving data collection, reduction, presentation, and verification. Key informants include supervisory lecturers, student organization leaders, and Pancasila and Civic Education students. Findings reveal persistently low participation among Civics students in the 2023 student organization elections, attributed to various implementation challenges such as inadequate adherence to governing regulations, insufficient preparedness of the organizing committee, external interference, and conflicts between students and faculty members. Contributing factors to low participation encompass conflicting interests, political strategies, student awareness levels, communication effectiveness, geographical distance, external commitments, and perceived lack of impact or benefit. The study recommends increased efforts by the governing body to enhance student engagement through proactive social media campaigns and urges Pancasila and Civics Education students to heighten their awareness and involvement in electoral processes.
Penguatan Konsep Pendidikan Politik Generasi Muda Pemilih Pemula Jambi Melalui Kuliah Umum Pendidikan Politik Hendra; Priazki Hajri; Nurmalia Dewi; Dona Sariani; Firdiawan Ekaputra
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v4i1.8363

Abstract

The service activity is motivated by the fact that the political participation of the younger generation is still lacking and this needs to be remembered considering the very large number of segments in the 2024 election. This activity aims to provide insight into political education to the younger generation to increase awareness and increase the political participation of the younger generation and so that it is not easy influencing hoax news that developed in the year leading up to the election. Activities were carried out in the form of offline and dare public lectures via YouTube and Zoommeeting on September 18 2023. Activities were carried out in two stages, namely planning and implementation. Activities can broaden students' insight as young millennials and new voters regarding politics are increasing, thus increasing their awareness in politics. Public lectures also strengthen the political understanding of the younger generation so that they are not easily influenced by hoax news related to certain issues by first checking information about the issue. Through this activity, it is hoped that it can increase the political understanding and awareness of the younger generation. Kegiatan pengabdian dilatarbelakangi oleh fakta bahwa partisipasi politik generasi muda masih kurang dan perlu ditingkatkan mengingat jumlah segmentasi ini yang sangat besar pada pemilu 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan pendidikan politik kepada generasi muda untuk meningkatkan kesadaran dan meningkatkan partisipasi politik generasi muda serta agar tidak mudah terpengaruh berita hoaks yang berkembang pada tahun menjelang pemilu. Kegiatan dilakukan dalam bentuk kuliah umum secara luring dan daring melalui Youtube dan Zoommeeting pada 18 September 2023. Kegiatan dilakukan dengan dua tahap yakni perencanaan dan pelaksanaan. Kegiatan dapat menambah wawasan mahasiswa sebagai generasi muda milenial dan pemilih pemula terkait politik bertambah sehingga meningkatkan kesadaran mereka dalam berpolitik. Kuliah umum juga memperkuat pemahaman politik generasi muda agar tidak mudah terpengaruh berita hoaks terkait isu-isu tertentu dengan terlebih dahulu melakukan pengecekkan informasi tentang isu tersebut. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran politik generasi muda.
Analisis Peran Tema Suara Demokrasi dalam Membangun Kesadaran Politik Siswa di Kelas 12 SMAN 2 Kerinci Putri, Chesy Ayuni; Ichsan, Muhammad; Hajri, Priazki
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 5, No 2 (2025): Edisi April
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jetcivil.v5i2.11021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tema suara demokrasi dalam membangun kesadaran politik siswa kelas 12 di SMAN 2 Kerinci. Metode yang diterapkan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tema suara demokrasi secara signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku politik siswa. Siswa belajar untuk berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi, menghargai perbedaan pendapat, serta menyadari hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara. Faktor-faktor pendorong yang teridentifikasi antara lain keterlibatan aktif siswa, pembelajaran praktis, dan kolaborasi antara guru dan siswa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan pendidikan demokrasi di sekolah.
Peran Pemerintah Desa Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Dalam Permen Agraria No 11 Tahun 2016 di Desa Muara Delang Kab. Merangin Armis, Mita; Dewi, Nurmalia; Hajri, Priazki
Journal of Law, Education and Business Vol 3, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v3i1.5552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah desa dalam penyelesaian sengketa tanah di Desa Muara Delang, Kabupaten Merangin, berdasarkan Peraturan Menteri Agraria No. 11 Tahun 2016 tentang Penyelesaian Kasus Pertanahan. Masalah sengketa tanah di Desa Muara Delang, khususnya terkait lahan asrama polri, muncul akibat penyalahgunaan wewenang oleh Kepala Desa periode 2009-2015 yang memperjual belikan tanah negara untuk kepentingan pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan beberapa pihak, termasuk kepala desa dan masyarakat yang bersengketa, untuk memperoleh gambaran tentang akar permasalahan dan langkah penyelesaiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa memiliki peran penting dalam menjadi mediator antara pihak-pihak yang bersengketa. Proses penyelesaian sengketa dilakukan melalui diskusi dan musyawarah, namun seringkali dihadapkan pada tantangan, seperti kurangnya dokumen resmi dan sikap tidak kooperatif dari pihak-pihak tertentu. Penyelesaian sengketa yang dilakukan oleh pemerintah desa diharapkan dapat memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat terkait kepemilikan tanah.
Peran Pemerintah Desa Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Dalam Permen Agraria No 11 Tahun 2016 di Desa Muara Delang Kab. Merangin Armis, Mita; Dewi, Nurmalia; Hajri, Priazki
Journal of Law, Education and Business Vol 3, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v3i1.5552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah desa dalam penyelesaian sengketa tanah di Desa Muara Delang, Kabupaten Merangin, berdasarkan Peraturan Menteri Agraria No. 11 Tahun 2016 tentang Penyelesaian Kasus Pertanahan. Masalah sengketa tanah di Desa Muara Delang, khususnya terkait lahan asrama polri, muncul akibat penyalahgunaan wewenang oleh Kepala Desa periode 2009-2015 yang memperjual belikan tanah negara untuk kepentingan pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan beberapa pihak, termasuk kepala desa dan masyarakat yang bersengketa, untuk memperoleh gambaran tentang akar permasalahan dan langkah penyelesaiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa memiliki peran penting dalam menjadi mediator antara pihak-pihak yang bersengketa. Proses penyelesaian sengketa dilakukan melalui diskusi dan musyawarah, namun seringkali dihadapkan pada tantangan, seperti kurangnya dokumen resmi dan sikap tidak kooperatif dari pihak-pihak tertentu. Penyelesaian sengketa yang dilakukan oleh pemerintah desa diharapkan dapat memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat terkait kepemilikan tanah.
Penguatan Konsep Pendidikan Politik Generasi Muda Pemilih Pemula Jambi Melalui Kuliah Umum Pendidikan Politik Hendra; Priazki Hajri; Nurmalia Dewi; Dona Sariani; Firdiawan Ekaputra
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v4i1.8363

Abstract

The service activity is motivated by the fact that the political participation of the younger generation is still lacking and this needs to be remembered considering the very large number of segments in the 2024 election. This activity aims to provide insight into political education to the younger generation to increase awareness and increase the political participation of the younger generation and so that it is not easy influencing hoax news that developed in the year leading up to the election. Activities were carried out in the form of offline and dare public lectures via YouTube and Zoommeeting on September 18 2023. Activities were carried out in two stages, namely planning and implementation. Activities can broaden students' insight as young millennials and new voters regarding politics are increasing, thus increasing their awareness in politics. Public lectures also strengthen the political understanding of the younger generation so that they are not easily influenced by hoax news related to certain issues by first checking information about the issue. Through this activity, it is hoped that it can increase the political understanding and awareness of the younger generation. Kegiatan pengabdian dilatarbelakangi oleh fakta bahwa partisipasi politik generasi muda masih kurang dan perlu ditingkatkan mengingat jumlah segmentasi ini yang sangat besar pada pemilu 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan pendidikan politik kepada generasi muda untuk meningkatkan kesadaran dan meningkatkan partisipasi politik generasi muda serta agar tidak mudah terpengaruh berita hoaks yang berkembang pada tahun menjelang pemilu. Kegiatan dilakukan dalam bentuk kuliah umum secara luring dan daring melalui Youtube dan Zoommeeting pada 18 September 2023. Kegiatan dilakukan dengan dua tahap yakni perencanaan dan pelaksanaan. Kegiatan dapat menambah wawasan mahasiswa sebagai generasi muda milenial dan pemilih pemula terkait politik bertambah sehingga meningkatkan kesadaran mereka dalam berpolitik. Kuliah umum juga memperkuat pemahaman politik generasi muda agar tidak mudah terpengaruh berita hoaks terkait isu-isu tertentu dengan terlebih dahulu melakukan pengecekkan informasi tentang isu tersebut. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran politik generasi muda.
Membangun Jiwa Nasionalisme dan Toleransi Melalui Kelas Kewarganegaraan di Pesantren Saadatul Muttaqien Seberang Muaro Jambi Maulia, Siti Tiara; Candra, Alif Aditya; Melisa, Melisa; Ichsan, Muhammad; Utami, Sundari; Hajri, Priazki; Santoso, Ridwan; Abiyuna, Thaufan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.685

Abstract

Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di beberapa sekolah terutama pada pesantren masih belum secara optimal memasukan materi yang berkaitan dengan keberagaman dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang berkaitan dengan keberagaman dan toleransi dalam kehidupan disampaikan cenderung bersifat normatif tanpa membahas permasalah aktual yang sering terjadi dalam masyarakat. Akibatnya, banyak siswa yang memahami konsep toleransi secara teoritis, tetapi tidak mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata. Kurangnya pendekatan berbasis pengalaman juga membuat siswa sulit memahami dampak dari sikap intoleran hingga rasisme yang masih banyak terjadi disekitar. Faktor di sekitar lingkungan juga turut menjadi tantangan dalam pembentukan sikap toleransi melalui pendidikan. Tidak semua sekolah memiliki budaya inklusif yangn mendorong interaksi positif antara siwa dari berbagai latar belakang. Di beberapa daerah, degrasi sosial masih terjadi di lingkungan sekolah, dimana siswa cenderung berkelompok berdasarkan kesamaan etnis atau agama. Hal ini menghambat mereka untuk berinteraksi dengan kelompok lain dan memahami keberagaman secara langsung, dan membuat munculnya sifat intoleran. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk mengintegrasikan nilai-nilai nasionalisme dan toleransi dalam pendidikan kewarganegaraan pada para santri di Pesantren Sa’datul Muttaqien Seberang Muaro Jambi, meningkatkan pemahaman dan penghagraan mereka terhadap adanya keberagaman, dan mendorong pembentukan karakter santri yang nasionalis dan toleran. Tahapan dalam pengabdian ini melalui sosialisasi, pelatihan, kemudian penerapan teknologi berupa media digital, pendampingan terakhir evaluasi dari keberlanjutan program. Pengabdian ini menghasilkan pemahaman mengenai keberagaman budaya dan sosial, kepedulian terhadap isu kewarganeagraan, penguatan sosial dalam ruang lingkut pesantrean khususnya santri dan juga guru asemakin meningkat.
Analisis Penerapan Nilai-Nilai Hak Asasi Manusia Terhadap Keseharian Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Jambi Angkatan 2023 Wulandari, Viga; Hajri, Priazki; Sasih, Agustin Wela
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan nilai-nilai hak asasi manusia terhadap Keseharian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Jambi Angkatan 2023. Hal ini berhubungan pula pada praktek keseharian mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Jambi Angkatan 2023 dalam menerapkan nilai-nilai hak asasi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari informan utama yaitu mahasiswa PPKn Universitas Jambi angkatan 2023 dan informan kunci yaitu dosen pengampu mata kuliah Hukum dan HAM. Teknik yang digunakan yaitu teknik non-probability sampling. Berdasarkan hasil dari penelitian ini nilai-nilai hak asasi manusia belum sepenuhnya diterapkan dalam keseharian mahasiswa, faktor yang mempengaruhi belum sepenuhnya nilai-nilai HAM diterapkan adalah berupa faktor internal yaitu dari diri mahasiswa yang merasa masih ragu, takut, tidak percaya diri, dan tidak percaya diri serta ketakutan sosial dalam diri mahasiswa. Sedangkan dari faktor eksternal yaitu budaya sosial, persepsi gender, praktik sosial yang kurang sehat serta pandangan pada budaya patriarki di lingkungan sosialnya. Dari hasil penelitian ini disarankan kepada mahasiswa hendaknya juga turut mengamalkan apa yang telah di dapat dalam perkuliahan dan menerapkannya di lingkungan sosial diluar dari pembelajaran akademik di kampus, sehingga teori dan penerapan mengenai nilai-nilai HAM lebih maksimal dalam praktiknya.
The Development of a Pocketbook for Civic Education (PPKn) as an Effort to Enhance Understanding of the Value of Patriotism Among 10th Grade Students at SMA Negeri 12, Jambi City Nuraini, Intan; Maulia, Siti Tiara; Hajri, Priazki
The Future of Education Journal Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i1.1521

Abstract

This study uses the Research and Development (R&D) method, aimed at determining the feasibility of the Civic Education (PPKn) pocketbook on the theme of patriotism, which includes a QR code and video examples of daily life application. The research design employed is ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate). The subjects of this study are all students of class X E4 at SMA Negeri 12 Jambi, with small and large group trial implementations. The results of this study show the validity value from experts and teachers obtained using the Aiken index, which is V = 0.91, categorized as very valid. This indicates that the developed PPKn pocketbook on patriotism is feasible for use. The practicality of the developed PPKn pocketbook can be seen from the students' responses, with an average of 83%, categorized as very practical. Based on these data, it can be concluded that the developed PPKn pocketbook on the topics of Pancasila and the 1945 Constitution for 10th grade students is both highly valid and highly practical for use.
ANALISIS NILAI-NILAI PANCASILA PADA TRADISI SEDEKAH SERABI DI DESA TALANG JAWA KABUPATEN EMPAT LAWANG SUMATERA SELATAN Nofita Sari; Priazki Hajri; Muhammad Ichsan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10158

Abstract

This research is motivated by the low level of understanding among the younger generation regarding the values of Pancasila embedded in the Sedekah Serabi tradition in Talang Jawa Village, Empat Lawang Regency, South Sumatra. Sedekah Serabi is a local cultural tradition that continues to be practiced by the community as an expression of gratitude to Almighty God and as a means of strengthening social relations among community members. This study aims to examine the process of implementing the Sedekah Serabi tradition and to analyze the Pancasila values contained within it. This research employs a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation and interviews with traditional leaders, the village head, and members of the Talang Jawa community. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the Sedekah Serabi tradition embodies all five principles of Pancasila, namely Belief in One Almighty God, Just and Civilized Humanity, the Unity of Indonesia, Democracy Guided by Inner Wisdom through Deliberation and Representation, and Social Justice for All Indonesian People. These values are reflected in the stages of pre-implementation, implementation, and post-implementation of the tradition, including collective prayers, mutual cooperation, deliberation, togetherness, and social solidarity. This study is expected to raise public awareness, particularly among the younger generation, of the importance of preserving local traditions as a medium for practicing Pancasila values and to serve as a reference for future research on character education based on local wisdom.