Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Membangun Jiwa Nasionalisme dan Toleransi Melalui Kelas Kewarganegaraan di Pesantren Saadatul Muttaqien Seberang Muaro Jambi Maulia, Siti Tiara; Candra, Alif Aditya; Melisa, Melisa; Ichsan, Muhammad; Utami, Sundari; Hajri, Priazki; Santoso, Ridwan; Abiyuna, Thaufan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.685

Abstract

Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di beberapa sekolah terutama pada pesantren masih belum secara optimal memasukan materi yang berkaitan dengan keberagaman dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang berkaitan dengan keberagaman dan toleransi dalam kehidupan disampaikan cenderung bersifat normatif tanpa membahas permasalah aktual yang sering terjadi dalam masyarakat. Akibatnya, banyak siswa yang memahami konsep toleransi secara teoritis, tetapi tidak mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata. Kurangnya pendekatan berbasis pengalaman juga membuat siswa sulit memahami dampak dari sikap intoleran hingga rasisme yang masih banyak terjadi disekitar. Faktor di sekitar lingkungan juga turut menjadi tantangan dalam pembentukan sikap toleransi melalui pendidikan. Tidak semua sekolah memiliki budaya inklusif yangn mendorong interaksi positif antara siwa dari berbagai latar belakang. Di beberapa daerah, degrasi sosial masih terjadi di lingkungan sekolah, dimana siswa cenderung berkelompok berdasarkan kesamaan etnis atau agama. Hal ini menghambat mereka untuk berinteraksi dengan kelompok lain dan memahami keberagaman secara langsung, dan membuat munculnya sifat intoleran. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk mengintegrasikan nilai-nilai nasionalisme dan toleransi dalam pendidikan kewarganegaraan pada para santri di Pesantren Sa’datul Muttaqien Seberang Muaro Jambi, meningkatkan pemahaman dan penghagraan mereka terhadap adanya keberagaman, dan mendorong pembentukan karakter santri yang nasionalis dan toleran. Tahapan dalam pengabdian ini melalui sosialisasi, pelatihan, kemudian penerapan teknologi berupa media digital, pendampingan terakhir evaluasi dari keberlanjutan program. Pengabdian ini menghasilkan pemahaman mengenai keberagaman budaya dan sosial, kepedulian terhadap isu kewarganeagraan, penguatan sosial dalam ruang lingkut pesantrean khususnya santri dan juga guru asemakin meningkat.
Analisis Penerapan Nilai-Nilai Hak Asasi Manusia Terhadap Keseharian Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Jambi Angkatan 2023 Wulandari, Viga; Hajri, Priazki; Sasih, Agustin Wela
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan nilai-nilai hak asasi manusia terhadap Keseharian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Jambi Angkatan 2023. Hal ini berhubungan pula pada praktek keseharian mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Jambi Angkatan 2023 dalam menerapkan nilai-nilai hak asasi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari informan utama yaitu mahasiswa PPKn Universitas Jambi angkatan 2023 dan informan kunci yaitu dosen pengampu mata kuliah Hukum dan HAM. Teknik yang digunakan yaitu teknik non-probability sampling. Berdasarkan hasil dari penelitian ini nilai-nilai hak asasi manusia belum sepenuhnya diterapkan dalam keseharian mahasiswa, faktor yang mempengaruhi belum sepenuhnya nilai-nilai HAM diterapkan adalah berupa faktor internal yaitu dari diri mahasiswa yang merasa masih ragu, takut, tidak percaya diri, dan tidak percaya diri serta ketakutan sosial dalam diri mahasiswa. Sedangkan dari faktor eksternal yaitu budaya sosial, persepsi gender, praktik sosial yang kurang sehat serta pandangan pada budaya patriarki di lingkungan sosialnya. Dari hasil penelitian ini disarankan kepada mahasiswa hendaknya juga turut mengamalkan apa yang telah di dapat dalam perkuliahan dan menerapkannya di lingkungan sosial diluar dari pembelajaran akademik di kampus, sehingga teori dan penerapan mengenai nilai-nilai HAM lebih maksimal dalam praktiknya.
ANALISIS NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM TRADISI UPACARA TURUN MANDI PADA MASYARAKAT DESA Nugraha, Gema Refira; Dewi, Nurmalia; Hajri, Priazki
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 6, No 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jetcivil.v6i1.12969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi upacara Turun Mandi pada masyarakat Desa Siulak Gedang Kabupaten Kerinci serta mengidentifikasi tantangan pelestariannya di tengah pengaruh modernisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan 7 informan yang terdiri dari tokoh adat, masyarakat, dan perangkat desa. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi teknik, sumber, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi upacara Turun Mandi mengandung enam nilai kearifan lokal: nilai menghormati, keselarasan, keseimbangan, interaksi, pelestarian lingkungan, dan keindahan. Tantangan pelestarian meliputi menurunnya pemahaman masyarakat, pengaruh modernisasi, dan minimnya dokumentasi budaya.
The Development of a Pocketbook for Civic Education (PPKn) as an Effort to Enhance Understanding of the Value of Patriotism Among 10th Grade Students at SMA Negeri 12, Jambi City Nuraini, Intan; Maulia, Siti Tiara; Hajri, Priazki
The Future of Education Journal Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i1.1521

Abstract

This study uses the Research and Development (R&D) method, aimed at determining the feasibility of the Civic Education (PPKn) pocketbook on the theme of patriotism, which includes a QR code and video examples of daily life application. The research design employed is ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate). The subjects of this study are all students of class X E4 at SMA Negeri 12 Jambi, with small and large group trial implementations. The results of this study show the validity value from experts and teachers obtained using the Aiken index, which is V = 0.91, categorized as very valid. This indicates that the developed PPKn pocketbook on patriotism is feasible for use. The practicality of the developed PPKn pocketbook can be seen from the students' responses, with an average of 83%, categorized as very practical. Based on these data, it can be concluded that the developed PPKn pocketbook on the topics of Pancasila and the 1945 Constitution for 10th grade students is both highly valid and highly practical for use.
ANALISIS NILAI-NILAI PANCASILA PADA TRADISI SEDEKAH SERABI DI DESA TALANG JAWA KABUPATEN EMPAT LAWANG SUMATERA SELATAN Nofita Sari; Priazki Hajri; Muhammad Ichsan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10158

Abstract

This research is motivated by the low level of understanding among the younger generation regarding the values of Pancasila embedded in the Sedekah Serabi tradition in Talang Jawa Village, Empat Lawang Regency, South Sumatra. Sedekah Serabi is a local cultural tradition that continues to be practiced by the community as an expression of gratitude to Almighty God and as a means of strengthening social relations among community members. This study aims to examine the process of implementing the Sedekah Serabi tradition and to analyze the Pancasila values contained within it. This research employs a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation and interviews with traditional leaders, the village head, and members of the Talang Jawa community. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the Sedekah Serabi tradition embodies all five principles of Pancasila, namely Belief in One Almighty God, Just and Civilized Humanity, the Unity of Indonesia, Democracy Guided by Inner Wisdom through Deliberation and Representation, and Social Justice for All Indonesian People. These values are reflected in the stages of pre-implementation, implementation, and post-implementation of the tradition, including collective prayers, mutual cooperation, deliberation, togetherness, and social solidarity. This study is expected to raise public awareness, particularly among the younger generation, of the importance of preserving local traditions as a medium for practicing Pancasila values and to serve as a reference for future research on character education based on local wisdom.