Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

The Comparison of Financial Perfomance Between PT. Unitex TBK and PT. Sunson Textile Manufacturer TBK by Using Financial Ratio Analysis: Perbandingan Kinerja Keuangan Antara PT. Unitex TBK dan PT. Sunson Produsen Tekstil TBK dengan Menggunakan Analisis Rasio Keuangan Stefvy; Deva Djohan; Robin; Ester; Duffin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.264 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.737

Abstract

The writer’s purpose of making this research is to compare PT. Unitex Tbk and PT. Sunson Textile Manufacturer Tbk of which company performs better during the tight competition of textile industries since the ASEAN-China Free Trade Agreement is signed in 2010. The object of this research is PT. Unitex Tbk and PT. Sunson Textile Manufacturer Tbk which are focusing on producing textile products such as yarn, fabric and other textile products. The objective of this research is to see the role of financial ratio analysis of both companies. The writer collects the data by using internet.After analyzing the data of both companies, the writer found out that both companies had a low perfomance during year 2018-2022. But, by comparing at this financial condition and performance on both companies, therefore, the writer can conclude that PT. Sunson Textile Manufacturer Tbk has a better financial performance.
The Impact of Product Quality towards Sales at PT. Pentaco Makmur Medan Ester; Ali Syah Putra; Edward Harnjo; Eddy Gunawan; Javerson Simamora
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 5: MEI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i5.4440

Abstract

This research explains a conceptual model that elucidates the factors that influence the impact of product quality at PT. Pentaco Makmur Medan and how this information can be effectively used for business development and sustainability. This study is a review that identifies sales as the dependent variable, through a systematic review of online literature sources. Three independent variables were then identified viz. product features, service value chain and consumer behaviour. The research objectives and research questions were defined to assess the influence of the independent variables on customer satisfaction. It was identified that critical product features identified and shared during early stages of product development influences customer satisfaction by reducing product failures. Furthermore, customer satisfaction mediates improved service value leading to loyalty and finally, consumer behaviour in sharing experiences extends the product's life and influences customer satisfaction
The Effect of Educational Play Activities on the Social Development of Pre-School Children in Early Childhood Ester; Lamria Situmeang
Professional Evidence-based Research and Advances in Wellness and Treatment Vol. 2 No. 3 (2025): September, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/perawat.v2i3.204

Abstract

Social development in pre-school children is crucial for their ability to interact and adapt to their environment. Educational play activities are believed to enhance this development through enjoyable and interactive learning experiences. Objective: To examine the effect of educational play activities on the social development of pre-school children. Methods: A quasi-experimental design with a pretest–posttest control group was conducted involving 30 pre-school children, divided equally into intervention and control groups. The intervention group participated in structured educational play activities for four weeks, three times per week. Social development was assessed using an observation sheet, and data were analyzed with Wilcoxon and Mann–Whitney tests. Results: The intervention group showed a significant improvement in social development after treatment (p = 0.002), while no significant change occurred in the control group (p = 0.134). Posttest comparison between groups revealed a significant difference (p = 0.005). Conclusion: Educational play activities are an effective strategy to enhance social development in pre-school children and can foster a fun, interactive, and developmentally appropriate learning environment.
Intervensi Self Management Dapat Meningkatkan Pengetahuan dan Kepatuhan Minum Obat Penderita TBC Srianingsih; Ester; Ginanjar Fitriyani
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i11.32542

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan salah satu dari sepuluh penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia. Indonesia menempati peringkat ketiga dengan beban kasus tertinggi secara global dan menjadi penyebab kematian nomor empat setelah penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan self-management terhadap tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Kalibobo, Nabire. Desain penelitian menggunakan metode quasi experimental dengan rancangan pre-post test with control group. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 40 responden pada kelompok intervensi dan 40 responden pada kelompok kontrol, dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi pada tingkat pengetahuan pasien dengan nilai p = 0,000 (< 0,05), yang berarti pendekatan self-management efektif meningkatkan pengetahuan pasien tentang penyakit dan pengobatannya. Namun, tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat kepatuhan minum obat dengan nilai p = 0,067 (> 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa meskipun self-management berhasil meningkatkan pengetahuan penderita TB paru, peningkatan kepatuhan terhadap pengobatan masih membutuhkan dukungan intervensi tambahan, seperti pengawasan langsung dan motivasi berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam mengembangkan strategi edukasi yang lebih efektif untuk mendukung keberhasilan pengobatan tuberkulosis paru.
EDUKASI PENINGKATAN KAPASITAS PERAN WANITA GEREJA GKI IMANUEL NABIRE DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI KABUPATEN NABIRE Mulyanti; Ester; Trybahari Sugiharno, Ramadhan; Achmad, Hastuti; Hanafi A.S, Wibowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/bumir.v8i3.9503

Abstract

Stunting adalah kondisi gangguan pertumbuhan linier, ditandai dengan tinggi badan anak menurut umur (TB/U) <-2 SD berdasarkan median standar pertumbuhan anak WHO, yang diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis dan juga berdampak pada perkembangan kognitif serta meningkatkan risiko menderita penyakit degeneratif.  . Pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting menjadi 14,2% pada tahun 2029, yang membutuhkan komitmen kuat dan kolaborasi lintas sektor untuk mencapai target tersebut Pendekatan sosial-kultural dan keagamaan sangat penting dalam upaya pencegahan stunting. Pelibatan dan kolaborasi dengan tokoh-tokoh dan organisasi berbasis keagamaan yang mengakar di masyarakat perlu diteruskan secara intensif (Sekretariat Negara RI, 2023), Organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas karena Indonesia adalah bangsa yang beragama dengan berbagai organisasi keagamaan yang hidup dan mengakar di masyarakat (Kemenko PMK, 2022). Keterlibatan Wanita Gereja diharapkan dapat mengoptimalkan pencegahan stunting di masyarakat. Edukasi tentang pencegahan stunting dan peran wanita yang dilakukan oleh Tim Pengabdi Poltekkes Jayapura  dengan metode sosialisasi secara langsung berupa penyuluhan dan tanya jawab serta mengguanakan leaflet di Gedung Gereja GKI Imanuel Kota Lama Nabire pada tanggal 2  Oktober 2025 dan diikuti oleh 28 peserta. Evaluasi kegiatan berdasarkan prosesnya berjalan sesuai rencana dan berdasarkan hasil diketahui bahwa kegiatan sosialisasi ini meningkatkan pengetahuan peserta erkait upaya pencegahan stunting melalui respon timbal balik yang awalnya pserta tidak dapat menjawab pertanyaan yang disampaiakan pengabdi dan setelah kegiatan dapat menjawab pertanyaan yang disampaikan. Kegiatan ini mendorong Program Pencegahan Stunting dalam Program Kerja PW GKI Imanuel Kota Lama Nabire.
The Impact Of Organizational Culture Toward Organizational Competitiveness At Pt. Goenta Jaya Medan Javerson Simamora; Eddy Gunawan; Felix Leonardi; Elyzabeth Wijaya; Ester
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10443

Abstract

The purpose of this research is to analyze the impact of organizational culture toward competitiveness at PT. Goenta Jaya Medan, the data is obtained through interview and questionnaire. There are 32 respondents from the company which only work in the office and supervisor only in company. Whereby the data analysis using descriptive statistic (mean, median, mode), validity, reliability, coefficient of correlation, regression analysis and hypothesis test. The result from the data is all valid, reliable and normal. so the data can be used for further analyze. There has a significant impact the organizational culture toward organizational competitiveness, where Ha accepted and Ha rejected Zcount = 4.776> Ztable = 1,96. Determination (r2) = 85.6% prove that organizational culture impact 85.6% toward organization competitiveness. The writer intends to give some recommendations which are outbound, happy weekend, monthly meeting and open-minded discussion, switching work day and give appreciation and recognition.
IMPLEMENTASI RELAKSASI BENSON PADA LANSIA HIPERTENSI DENGAN MASALAH NYERI AKUT Ida Yanriatuti; Meilin Anggreani; Ester
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi adalah ketika tekanan Sistole >140 mmHg dan Diastole >90 mmHg. Hipertensi disebabkan karena penyempitan didalam pembuluh darah yang menyebabkan penderita hipertensi mengalami nyeri di kepala. Relaksasi Benson adalah relaksasi dengan mengucapkan kalimat penenang sesuai keyakinan klien, yang diucapkan secara berulang-ulang untuk mengatasi nyeri. Tujuan Studi Kasus : menggambarkan asuhan keperawatan penerapan relaksasi Benson pada lansia hipertensi dengan masalah nyeri akut di desa BerdikariProvinsi Sulawesi Tengah. Metode Penelitian : menggunakan metode desain studi kasus deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan metode wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil Penelitian : Hasil pengkajian ditemukan klien mengalami masalah nyeri akut yang ditandai dengan klien mengeluh nyeri dikepala bagian tengkuk, tampak meringis, mengeluh sering terbangun dimalam hari karena rasa nyeri yang muncul secara tiba-tiba, tekanan darah meningkat dan klien tampak gelisah. Intervensi yang diterapkan yaitu relaksasi Benson dengan hasil terjadi penurunan tingkat nyeri dari nyeri sedang menjadi ringan.Kesimpulan: setelah dilakukan penerapan relaksasi Benson selama 3 hari, setiap pagi dengan waktu sepuluh sampai lima belas menit, maka terjadi penurunan tingkat nyeri, dimana rasa nyeri sudah berkurang. Saran : diharapkan dari hasil studi kasus ini dapat dijadikan referensi dalam pelaksanaan implementasi untuk mengatasi nyeri akut pada penderita hipertensi.
The Role of Health Risk Communication in Improving Community Preparedness for Disasters Ester
Miracle Journal Get Press Vol 3 No 1 (2026): February, 2026
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/mgj.v3i1.507

Abstract

The increasing frequency and complexity of disasters require strengthening community preparedness through effective health risk communication strategies. This study aims to analyze the role of health risk communication in improving community preparedness for disasters and examine risk perception as a mediating variable. This study used a quantitative approach with an explanatory design and a cross-sectional survey of 245 respondents in disaster-prone areas. Data were collected using a structured questionnaire based on the Health Belief Model (HBM) and Protection Motivation Theory (PMT), then analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The results showed that risk communication significantly influenced risk perception (β=0.62; p<0.001) and community preparedness (β=0.29; p<0.001). Risk perception also significantly influenced preparedness (β=0.48; p<0.001) and partially mediated the relationship between risk communication and preparedness (β indirect=0.30; p<0.001). The research model had a good fit and explained 56% of the variation in community preparedness. These findings confirm that clear, credible, timely, and participatory risk communication can enhance preparedness by shaping proportionate threat perceptions. This research contributes to the development of a community-based health risk communication model and offers practical implications for the formulation of more responsive and evidence-based disaster mitigation strategies in disaster-prone areas.