Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Irfani

PENGGUNAAN MEDIA WAYANG FANTASI DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA DINI Rina; Nadiyah; Fitriah; Mastikawati
Irfani Vol. 21 No. 1 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i1.6762

Abstract

This research aims to develop the language skills of children aged 4-5 years through the use of fantasy puppet media in Al-Fajri Early Childhood Education (PAUD), East Tanjung Jabung. This Classroom Action Research (PTK) was carried out in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation and reflection. The data collected includes children's ability to retell fairy tales and name the puppets. The results showed significant improvements in both abilities. At the end of Cycle II, 75% of children reached the BSB category in retelling fairy tales, and 83% of children reached the BSB category in naming puppets. These findings indicate that fantasy puppet media is effective in improving children's language skills through interactive and fun learning. This research supports the theories of constructivism and multiple intelligences, and provides an important contribution to the development of creative learning media based on local culture. The conclusion of this study shows that the use of fantasy puppet media is effective in improving the language skills of early childhood. Therefore, it is recommended that teachers and parents be more active in using creative media such as puppets to support children's language development, so that they can communicate better and build the social skills needed in everyday life
MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH Lailatus Sa’adah Ramadhani; Nadiyah; Kaspul Anwar; Fitriah
Irfani Vol. 21 No. 2 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i2.6797

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan limbah kertas daun dan plastik (KDP) dalam pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Buah Hati Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dirancang untuk memperbaiki proses dan hasil belajar siswa melalui tindakan pembelajaran yang inovatif. Sebelum intervensi KDP, kreativitas anak-anak sebagian besar berada pada kategori Belum Berkembang (BB) dan Mulai Berkembang (MB). Pada tahap prasiklus, anak-anak menunjukkan keterbatasan dalam menghasilkan bentuk, rasa ingin tahu, dan kemampuan mencipta secara mandiri. Implementasi KDP dalam pembelajaran menunjukkan dampak positif pada kreativitas anak-anak. Pada Siklus I, meskipun ada peningkatan, anak-anak masih membutuhkan bantuan dalam berkarya. Namun, pada Siklus II, sebagian besar anak berada dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Teknik seperti semprotan warna dan jiplak daun lebih efektif dalam merangsang kreativitas dibandingkan teknik sebelumnya. Hasil akhir menunjukkan bahwa penggunaan KDP secara signifikan meningkatkan kemampuan anak dalam menghasilkan bentuk, rasa ingin tahu, dan kemandirian dalam proses kreatif. Penelitian ini menekankan pentingnya inovasi dalam metode pembelajaran untuk memaksimalkan pengembangan keterampilan kreatif dan kemandirian anak di usia dini
PENGGUNAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF BOWLING RAINBOW UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Meri Andani; Nadiyah; Kompri; Dina Novitasari Nasution; Mardiana
Irfani Vol. 21 No. 3 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i3.6800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 tahun melalui media permainan Bowling Rainbow di TK Al-Anshor. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan berbasis siklus, yang terdiri dari pratindakan, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan tindakan, kemampuan sosial emosional anak belum berkembang dengan optimal, dengan persentase sebesar 28,89%. Setelah penerapan media Bowling Rainbow, terjadi peningkatan yang signifikan pada kemampuan prososial anak, mencakup tiga indikator utama. Pada tahap pratindakan, nilai awal menunjukkan persentase sebesar 32,08%. Selanjutnya, pada siklus I pertemuan I, persentase meningkat menjadi 38%, lalu berturut-turut menjadi 60,04% pada pertemuan II, dan 66,67% pada pertemuan III. Peningkatan berlanjut pada siklus II dengan hasil 76,25% pada pertemuan I, 79,58% pada pertemuan II, dan mencapai puncaknya sebesar 82,50% pada pertemuan III. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media permainan Bowling Rainbow secara efektif dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Peningkatan yang konsisten pada setiap siklus menunjukkan bahwa metode ini layak digunakan sebagai salah satu strategi pengembangan kemampuan sosial emosional di pendidikan anak usia dini