Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHA KELOMPOK TANI CABAI MERAH DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN ANGGOTA KELOMPOK TANI DESA SIDODADI RAMUNIA, KECAMATAN BERINGIN, KABUPATEN DELI SERDANG Lubis, Wildani; Gurning, Riris Nadia Syafrilia; Intan, Dian Retno; Purba, Khairul Fahmi; Kabeakan, Nana Trisna Mei Br
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3880

Abstract

Juli Tani farmer’s group in Sidodadi Ramunia Village, Beringin District, Deli Serdang Regancy was a responden in reseach of “Contribusi Income of Chili Farmer’s Group in Improving the Welfare of Farmer’s Group”. This research to determine the income contribution of chili processing bussines  in Sidodadi Ramunia Village, Beringin District, Deli Serdang Regancy for red chili into other product. The research was conducted for three month (May-July, 2022) with the conclusion that contribution of the red chili as 35,24 percent to income with the income obtained from the red chili processing farmer’s group (chili sauce) amount to IDR 6,827,655. Keyword : Contribution, Famer’s group, Income, Red chili. INTISARI Kelompok Tani ”Juli Tani” di Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang merupakan responden pada penilitian yang berjudul Kontribusi Pendapatan Usaha Kelompok Tani Cabai Merah dalam Peningkatan Kesejahteraan Anggota Kelompok Tani. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pendapatan usaha pengolah cabai yang merupakan sentra cabai merah dan pengolah cabai merah menjadi produk lainnya. Penelitian dilakukan selama tiga bulan (Mei – Juli 2022) dengan kesimpulan bahwa usaha pengolahan cabai merah memberikan kontribusi pendapatan sebesar 35,24 persen dengan pendapatan yang diperoleh dari usaha kelompok tani pengolah cabai merah (saos cabai) sebesar Rp 6.827.655,-. Kata kunci : Cabai merah, Kelompok tani, Kontribusi, Pendapatan
Fenologi Bunga Zinnia sp dan Potensinya Sebagai Refugia Pada Tanaman Cabai (Capsicum annum) HARAHAP, WAHYUNI UMAMI; Fadhillah, Wizni; Intan, Dian Retno
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v4i2.9092

Abstract

Budidaya tanaman cabai di Indonesia saat ini sangat bergantung terhadap penggunaan pestisida sintetik.  Pestisida sintetik sangat buruk terhadap kelestarian lingkungan seperti berkurangnya jumlah dan jenis musuh alami. Kondisi tersebut mendorong penemuan teknik pengendalian hama dan penyakit yang lebih ramah lingkungan seperti penggunaan refugia. Refugia yang sering digunakan adalah Zinnia sp. Namun morfologi Zinnia sp belum banyak diketahui terutama tentang penologi bunga sehingga sulit menentukan waktu penanaman yang tepat agar efektif dalam mengendalikan hama. Hal ini yang menjadi dasar dilakukannya penelitian penggunaan refugia Zinnia sp pada tanaman cabai.  Penelitian ini dilakukan dengan penanaman refugia Zinnia sp sebanyak 20 tanaman di setiap pinggir bedengan. Pengamatan dilakukan dengan mengamati perkembangan bunga Zinnia sp setiap hari serta mengidentifikasi hama dan musuh alami.  Berdasarkan hasil pengamatan diketahui serangga menyukai bunga Zinnia sp pada fase X sampai XII. Hama yang ditemukan pada lahan adalah orong-orong (Gryllotalpa sp.), lalat pengorok daun (Liriomyza sp.), kutu kebul (Aphis craccivora), trips (Thrips spp.), tungau (P. latus), lalat buah (Bactrocera spp.). Musuh alami  yang ditemukan pada lahan adalah Hemiptarsenus varicornis, Eriborus argenteopilosus, Menochilus sexmaculatus. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah Zinnia memiliki potensi yang tinggi untuk digunakan sebagai refugia dan penanaman Zinnia sp sebaiknya dilakukan satu bulan lebih awal dari penanaman cabai.
“Healthy Pop” Alternatif Minuman Boba dari Buah yang Menyehatkan Habib, Akbar; Intan, Dian Retno; Gurning, Riris Nadia Syafrilia; Lubis, Wildani; Kabeakan, Nana Trisna Mei Br
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13672

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi di bidang makanan dan minuman membuat semakin maraknya produk-produk instan yang mengandung zat aditif, diantaranya pemanis sintetis dan pewarna makanan. Konsumsi produk-produk ini dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, sehingga perlu adanya alternatif produk atau olahan lain yang lebih menyehatkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan untuk memperkenalkan minuman sehat yang terbuat dari buah-buahan, khususnya popping boba atau yang dinamakan “Healthy pop”, sebagai alternatif minuman manis. Kegiatan ini melibatkan Sanggar Belajar Cerdas, sebuah kelompok yang terdiri dari anak-anak dan orang tua, yang belajar membuat minuman ini bersama-sama. Para peserta mengikuti lokakarya di mana mereka belajar membuat popping boba dengan menggunakan buah-buahan lokal seperti mangga, jeruk, buah naga, dan semangka. Mereka juga mendapatkan edukasi mengenai manfaat kesehatan dari bahan-bahan tersebut. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi minuman sehat dan memotivasi peserta untuk mencoba membuat minuman ini di rumah. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu, sumber daya, dan tingkat pengetahuan yang berbeda-beda, kegiatan ini memberikan pengetahuan baru, mempromosikan kebiasaan hidup sehat, dan menciptakan peluang bagi keluarga untuk mempraktikkan pola makan sehat di rumah. Secara keseluruhan, kegiatan ini diterima dengan baik dan mendapat tanggapan positif.
Kompetensi dan Motivasi sebagai Determinan Produktivitas Petani Cabai Merah Keriting di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo Kifrawi, Alfitra; Kabeakan, Nana Trisna Mei Br; Intan, Dian Retno
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 9, No 2 (2025): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v9i2.26436

Abstract

Kabupaten Karo merupakan sentra produksi cabai merah keriting di Sumatera Utara, dengan Kecamatan Merek sebagai wilayah dengan luas panen dan produksi terbesar pada tahun 2022. Namun demikian, produktivitas cabai merah keriting di kecamatan tersebut hanya mencapai 9,72 ton/Ha, masih lebih rendah dibanding potensi produktivitas 12–20 ton/Ha. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi dan motivasi terhadap produktivitas petani cabai merah keriting di Kecamatan Merek. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 92 petani sebagai responden yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas petani. Kompetensi mencakup pengetahuan, keterampilan, pemahaman, dan sikap, sementara motivasi meliputi aspek ekonomi maupun sosial. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan teknis, adopsi inovasi pertanian, serta dukungan kelembagaan yang mendorong motivasi, termasuk kepastian harga jual yang lebih adil. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas cabai merah keriting secara berkelanjutan.
Pemenuhan Ketahanan Pangan Keluarga melalui Pembuatan Vertical Garden Habib, Akbar; Intan, Dian Retno; Lubis, Wildani; Kabeakan, Nana Trisna Mei Br; Purba, Khairul Fahmi; Ginting, Litna Nurjannah
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.6044

Abstract

Semakin meningkatnya populasi penduduk dan adanya dorongan untuk hidup sehat tidak sejalan dengan ketersediaan lahan pertanian. Kecenderungan konversi lahan pertanian menyebabkan terjadinya kesulitan penurunan dalam produksi komoditas pertanian. Selain itu, terdapat juga kekhawatiran dalam penggunaan teknik budidaya secara konvensional berupa pengaplikasian pupuk dan pestisida kimia. Alasan-alasan inilah yang menjadi awal dari munculnya konsep prosumer. Prosumer adalah konsep ketika orang memiliki kemampuan untuk memproduksi makanan mereka sendiri dengan menggunakan sumber daya yang tersedia. munculnya konsep prosumer membantu daerah perkotaan di banyak negara untuk meningkatkan produksi komoditas pertanian dan menjaga keberlanjutannya. Perumahan di Kota Medan merupakan daerah padat penduduk yang setiap rumah jarang sekali memiliki pekarangan luas. Pekarangan biasanya hanya terbatas atau cukup dan dibuat hanya untuk keperluan memarkirkan kendaraan saja. Pekarangan yang sempit ini dapat dibuat menjadi multifungsi sebagai tempat bercocok tanam dengan menggunakan vertical garden. Budidaya tanaman sendiri ini dalam rangka untuk pemenuhan kebutuhan asupan sayuran keluarga untuk mencapai ketahanan pangan keluarga dengan menyediakan sendiri. Adanya kegiatan ini diharapkan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan asupan sayuran mitra saja, diharapkan juga mampu mengurangi pengeluaran rumah tangga dan lebih luasnya lagi mitra dapat mengembangkannya sampai tercapai ketahanan pangan keluarga.
Analisis Perkembangan Produksi dan Efisiensi Teknis Komoditas Pangan di Indonesia Purba, Khairul Fahmi; Intan, Dian Retno; Tafarini, Meitry Firdha; Sari, Yulia; Wardani, Azqia; Yuliani, Maulidia Tri
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 10 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Food security is a critical concern for Indonesia which is well-known as an agricultural country. The risk of a food crisis can be mitigated through comprehensive assessments of production trends and efficiency analysis of Indonesia’s food crops commodities. This study aims to demonstrate the production trends of Indonesia’s strategic food crops commodities namely paddy, maize, soybean, cassava, and sugarcane. This study also aims to measure the technical efficiency score among the food crop commodities. The research utilized secondary time-series data from 1999 to 2023, comprising agricultural input variables such as land area, fertilizer, agrochemical, and labor, alongside the output of food commodity production. The analytical methods applied were Data Envelopment Analysis (DEA) and descriptive statistics. The results showed that the production of food crops commodities in Indonesia over the past 25 years has been relatively volatile and varied, with most commodities demonstrating adequate satisfying technical efficiency. However, soybean production requires particular attention due to its lower performance in both production volume and technical efficiency. The study also analyzed the agricultural input use trends. The finding highlights an ongoing increase in land area for food crop cultivation through extensification programs. Meanwhile, the use of chemical fertilizers and agrochemicals has continued to rise. On the other hands, the use of organic fertilizers has declined, raising concerns about sustainability. These findings are expected to inform policymakers in designing and implementing agricultural development programs to achieve national food self-sufficiency.
MAPPING SUPPLY CHAIN STRATEGY ON SWEET POTATO COMMODITY IN MEDAN CITY Habib, Akbar; Intan, Dian Retno; Lubis, Wildani
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 21 NO 02 2022 (SEPTEMBER)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.512 KB) | DOI: 10.31186/jagrisep.21.2.271-282

Abstract

The concept of supply chain management (SCM) has been widely used but is limited to industrial products, while in agriculture, especially fresh products, it has received little attention. In fact, when viewed from the characteristics of the product, agri-fresh supply chain management (FSCM) is very necessary. This study was carried out in addition to identifying the supply chain of sweet potato which is an important food crop in North Sumatra as well as being an additional reference in research that focuses on sweet potato commodities.This research was conducted in the area of Sei Beras Sekata, Sunggal, Deli Serdang. Respondents are actors in the supply chain, starting from farmers to consumers. The sample is determined through the snowball sampling technique because there is no sample frame. There were 29 informants in this study consisting of farmers, collectors, agents, traders and consumers.The research showed that there are three sweet potato supply chain lines, involving four marketing agencies. The first channel is a supply chain channel without intermediaries, meaning that farmers sell directly to consumers. The second channel is a channel with one intermediary, where farmers first sell sweet potatoes to retailers and then retailers sell to consumers. The third channel is the channel that has the longest chain, which involves collectors, agents, and retailers.
PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KUALITAS PRODUK DAN ATMOSFIR TOKO TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN Intan, Dian Retno; Ginting, Litna Nurjannah; Purba, Khairul Fahmi; Pirngadi, Rahmad Suryanto
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 20 No. 1 (2024): JBK-Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Badung Bali: Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jbk.v20i1.7-15

Abstract

Pesatnya perkembangan bisnis ini tentunya menjadi peluang bagus bagi para calon pengusaha. Namun di sisi lain memberikan tekanan pada perusahaan bagaimana agar produk yang dijual mampu menarik perhatian konsumen dan pembeli. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh kualitas layanan, kualitas produk dan atmosfir toko terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan kafe X di Kota Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Cafe X yang berkunjung ke cafe saat penelitian ini dilakukan (Pengumpulan data dilakukan dengan yaitu teknik consumer intercept surveys dan dianalisis menggunakan SEM-PL. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa Kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan indikator yang paling dipertimbangkan dalam evaluasi adalah indikator kesigapan karyawan dalam memberikan pelayanan pada konsumen. Kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan indikator yang paling dipertimbangkan dalam evaluasi adalah indikator tampilan makanan dan minuman yang disajikan. Atmosfir toko  berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan indikator yang paling dipertimbangkan dalam evaluasi adalah indikator wangi dan aroma cafe. Kepuasan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen dengan indikator yang paling dipertimbangkan dalam evaluasi adalah indikator pengalaman pelayanan, dan sikap yang menunjukkan loyalitas adalah rekomendasi atau positife word of mouth.
ANALISIS NILAI TAMBAH PADA USAHA PENGOLAHAN IKAN GURAME DI KECAMATAN MEDAN AMPLAS, KOTA MEDAN Lubis, Wildani; Intan, Dian Retno; Syafrilia Gurning, Riris Nadia; Mei Br. Kabeakan, Nana Trisna; Purba, Khairul Fahmi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2507

Abstract

Penelitian dilakukan di Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan pada bulan Juni – Juli 2021. Tujuan penelitian dilaksanakan untuk mengetahui nilai tambah ikan gurami pada produk olahan bakso dengan metode Hayami dan pendapatan pengolah bakso ikan. Penentuan sample menggunakan metode sensus dengan penarikan responden metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan nilai tambah produk bakso ikan sebesar Rp  5.635,-/ kilogram dengan harga output sebesar Rp  130.000,-/kilogram, penggunaan tenaga kerja sebanyak 2 orang dengan upah Rp 50.000,-/HOK/proses. Keuntungan yang diperoleh sebesar Rp  3.803.-/ kilogram pada 1 kali proses produksi. Sehingga pendapatan yang diperoleh untuk 1 bulan  Rp  532.420,-/bulan
PENGARUH STORE ATMOSPHERE TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN Intan, Dian Retno; Syafrilia Gurning, Riris Nadia; Ginting, Litna Nurjannah
Agros Journal of Agriculture Science Vol 23, No 1 (2021): Edsi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v23i1.1340

Abstract

Persaingan dalam bidang industri makanan dan minuman semakin meningkat seiring perkembangan kebutuhan dan pola hidup masyarakat. Salah satu bidang industri makanan dan minuman yang sedang berkembang adalah cafe. Penyebabnya karena perubahan tren gaya hidup masyarakat Indonesia yang coffee culture. Banyak cafe dengan pengelolaan tidak efisien dan tanpa strategi unik ke luar dari industri ini, sehingga pemasar mulai berfokus pada strategi penciptaan dan pengembangan hubungan dengan konsumen dan menumbuhkan kepuasan serta loyalitas. Konsep baru menggabungkan hiburan, musik latar, dan menyediakan tempat menyenangkan mulai diteliti hubungannya dengan kepuasan dan loyalitas konsumen. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan antara store atmosphere, kepuasan, dan loyalitas konsumen. Populasi penelitian adalah konsumen usaha cafe X di Medan dan berkunjung ke cafe X. Sampel ditentukan menggunakan non probability sampling yaitu teknik consumer intercept surveys. Responden berjumlah 60 orang. Analisis data kuantitatif berupa skala Likert diolah menggunakan Structural Equation Model (SEM). Hasil: terdapat hubungan pengaruh store atmosphere terhadap kepuasan dan loyalitas dengan arah yang positif dan signifikan.