Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

EKSPLORASI SERAT KENAF MENGGUNAKAN ALAT TENUN BUKAN MESIN (ATBM) UNTUK PRODUK FASHION Nurkholisa, Reza; Wardhani, Shella; Puspitasari, Citra
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengangkat potensi serat kenaf (Hibiscus cannabinus L.) grade-Asebagai alternatif penggunaan benang pakan dalam proses pembuatan kain tenunmenggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Serat kenaf memiliki karakter fisik sepertikekuatan tarik tinggi, bobot ringan, serta kemampuan terurai tinggi yang dapatmenjadikannya pilihan material ramah lingkungan. Namun, sifat serat yang kaku danpermukaannya yang kurang halus menjadi hambatan, khususnya dalam aplikasi tekstilyang bersentuhan langsung dengan kulit. Pemanfaatan ATBM memberikan keuntunganberupa kestabilan dalam pengaturan kerapatan benang lungsi, yang berperan pentingdalam menciptakan struktur kain yang lebih kuat dan tahan lama. Selain aspek teknispenenunan, penelitian ini juga akan mempertimbangkan pendekatan visual melaluipenerapan unsur rupa dan prinsip desain guna menciptakan produk tekstil yang tidakhanya fungsional namun juga memiliki daya tarik visual. Berbagai kombinasi strukturtenun, dan karakteristik benang diuji dalam proses eksplorasi guna menghasilkan variasihasil yang adaptif dan dapat diterapkan. Hasil eksplorasi diharapkan dapat membukapeluang baru dalam pemanfaatan serat kenaf pada industri fashion.Kata Kunci : ATBM, Produk Fashion, Serat Kenaf
EKSPLORASI SISA KAIN KONVEKSI DENIM MELALUI KOMBINASI POLA TENUN DASAR DAN TENUN TAPESTRI DENGAN ATBM UNTUK PRODUK FASHION Nadhiroh, Faridatun; Puspitasari, Citra; Putri, Shella Wardani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengekplorasi pemanfaatan limbah kain denim dari industrikonveksi melalui kombinasi teknik tenun Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) danteknik macrame untuk menciptakan produk fashion berkelanjutan. Limbah kaindenim, yang jumlahnya signifikan dan berpotensi mencemari lingkungan, diolahmenjadi bahan baku tekstil yang unik melalui perpaduan teknik tradisional tenunATBM dan tapestry. Penelitian ini mengidentifikasi minimnya eksplorasi kombinasiteknik ini dalam pemanfaatan limbah kain denim untuk produk fashion ramahlingkungan. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif meliputi observasi,wawancara, eksperimen, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan potensibesar kombinasi teknik tenun ATBM dan macrame dalam mengolah limbah kaindenim menjadi material baru dari limbah kain denim dan menjadi produk fashionbernilai estetika dan fungsional, serta mendukung tren fashion berkelanjutan.Kata kunci: ATBM, Produk Fashion, Sisa Kain Konveksi Denim, Teknik Tapestry.
INSPIRASI MOTIF SONGKET PANDAI SIKEK MELALUI PENERAPAN TEKNIK TAPESTRY PADA BUSANA MODEST Diva, Larissa Putri Rahma; Puspitasari, Citra; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motif Songket Pandai Sikek merupakan bagian dari warisan budayaMinangkabau yang memiliki makna filosofis mendalam dan potensi visual yang tinggiuntuk diterapkan dalam desain busana. Salah satu motif khasnya, yaitu Buah Palo, belumbanyak diangkat dalam konteks busana pesta modest fashion. Di sisi lain, teknik tapestrysebagai teknik kriya tekstil menawarkan nilai estetis dan eksklusivitas tinggi, namunpenerapannya dalam desain busana modest masih jarang ditemukan. Penelitian inibertujuan untuk merancang busana pesta modest wanita dengan mengangkat inspirasimotif Buah Palo dari Songket Pandai Sikek melalui penerapan teknik tapestry. Penelitiandilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode pengumpulan data berupastudi literatur, observasi event modest fashion, wawancara, serta eksplorasi visual tekniktapestry. Proses rekarakit dilakukan dengan menggunakan benang lotus metallicberwarna merah maroon dan kuning keemasan. Melalui penelitian ini, diharapkan dapatdihasilkan desain busana pesta modest yang inovatif, berakar pada budaya lokal, namuntetap relevan dengan tren fashion kontemporer, serta menjadi kontribusi dalampelestarian kriya tekstil Indonesia melalui pendekatan modern.Kata kunci: Songket Pandai Sikek, Buah Palo, tapestry, busana pesta, modest fashion,kriya tekstil.
KOMBINASI TEKNIK CROCHET DAN KNITTING DALAM PERANCANGAN BUSANA MODEST Anisah, Wiri; Puspitasari, Citra; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri busana modest di Indonesia mendorong inovasi teknik tekstilyang estetis, fungsional, dan sesuai prinsip kesopanan. Salah satu potensi yang dapatdikembangkan adalah kombinasi antara teknik crochet manual dan knitting mesin. Penelitian inibertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan efektivitas kombinasi kedua teknik tersebut dalamperancangan busana modest bergaya kasual. Penelitian menggunakan metode kualitatif denganpengumpulan data melalui studi literatur, observasi brand pembanding, wawancara, sertaeksplorasi teknik dan material. Eksplorasi dilakukan dalam tiga tahap: awal, lanjutan, danterpilih. Hasil menunjukkan bahwa crochet cocok sebagai elemen dekoratif seperti bunga danrenda karena teknik ini memungkinkan pembentukan detail yang variatif, bertekstur, danekspresif secara visual, sedangkan knitting mesin digunakan sebagai struktur utama karenamenghasilkan kain yang lebih ringan, elastis, dan tidak menerawang. Produk akhir berupacardigan, sweater, dan vest dirancang dengan menggabungkan elemen handmade dari crochetdan struktur knitting mesin, yang tetap mempertimbangkan prinsip kesopanan. Penelitian inimembuktikan bahwa kombinasi teknik tersebut dapat menghasilkan busana modest yangestetis, fungsional, dan sesuai dengan gaya hidup muda masa kini.Keywords: busana modest, crochet, knitting, tekstil.
PENERAPAN REDESIGN UNTUK MENGOLAH SISA PRODUKSI BENANG “KAMPOENG RADJOET” GUNA MENINGKATKAN NILAI JUAL PRODUK FESYEN Wulandari, Nadya Stevi; Puspitasari, Citra; Febriani, Rima
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri fesyen di Kampoeng Radjoet menghadapi tantanganpengelolaan limbah benang sisa produksi yang belum optimal digunakan, sehinggaberpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan kehilangan nilai ekonomi. Penelitian inibertujuan untuk merancang produk fesyen inovatif berbasis keberlanjutan denganmemanfaatkan kembali limbah benang sisa dari Kampoeng Radjoet melalui prosesRedesign dan eksplorasi teknik rajut yang kreatif. Metode yang digunakan meliputieksplorasi teknik rajut bundar, square loom, serta motif bunga stilasi, dan penggabunganelemen visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi teknik ini mampumenghasilkan produk fesyen yang unik, artistik, dan bernilai pasar tinggi, sekaligusmengurangi limbah tekstil. Temuan ini memperkuat peran pengolahan limbah dalammendukung keberlanjutan industri mode lokal, meningkatkan nilai ekonomi bagipengrajin, serta memberi dampak positif terhadap pelestarian lingkungan.Kesimpulannya, pendekatan ini penting untuk inovasi desain berbasis limbah yang relevandengan kebutuhan pasar dan prinsip keberlanjutan.Kata kunci: Kampoeng Radjoet, Keberlanjutan, Limbah Tekstil, Redesign, Teknik Rajut
PENERAPAN TEKNIK MAKRAME SEBAGAI ELEMEN DEKORATIF PADA BUSANA MODEST FORMAL OFFICE WEAR Azzahra, Audrey Nabila; Puspitasari, Citra; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekarakit tekstil (structure textile design) adalah desain yang berkaitan denganstruktur atau konstruksi dasar dari kain itu sendiri. Salah satunya adalah teknik Makrame,yang dikenal sebagai seni simpul tradisional dan telah digunakan sejak lama dalam duniakriya tekstil. Teknik ini memiliki potensi besar untuk memberikan sentuhan estetika yangunik, bernilai tinggi, serta memperkuat karakter visual dalam busana modern. Namun,penerapannya dalam konteks busana formal masih sangat terbatas, baik dari segieksplorasi material, simpul yang digunakan, maupun pendekatan desain secarakeseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan potensi eksplorasi teknikMakrame sebagai bentuk ekspresi craftsmanship yang dapat diaplikasikan secarafungsional dan estetis pada busana modest formal office wear. Berdasarkan hasilobservasi yang telah dilakukan, aplikasi teknik Makrame pada busana formal masih jarangdigunakan dan umumnya hanya berfungsi sebagai struktur utama, belum sebagai elemendekoratif. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulandata berupa studi literatur terhadap buku, jurnal, dan laporan penelitian terdahulu,observasi lapangan, serta eksperimen desain yang dilakukan untuk mengintegrasikanunsur-unsur makrame pada berbagai bagian busana, baik secara visual maupunstruktural.Kata kunci: Makrame, Modest Fashion, Formal Wear.
PENGOLAHAN SISA BENANG DAN KAIN RAJUT PRODUKSI DENGAN TEKNIK PATCHWORK UNTUK TEKSTILI NTERIOR HOMESTAY KARIMAKE KAMPOENG RAJOET Andini, Laili Novita; Puspitasari, Citra; Febriani, Rima
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sisa benang dan kain rajutproduksi di Kampoeng Rajoet, Bandung yang belum dimanfaatkan secara optimal dancenderung menjadi limbah. Dalam upaya mendukung prinsip keberlanjutan dan ekonomikreatif lokal, penelitian ini bertujuan untuk mengolah sisa material tersebut menjadiproduk dekorasi interior untuk homestay Karimake melalui teknik patchwork. Penelitianini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa studiliteratur, observasi lapangan, wawancara dengan pengrajin, serta eksplorasi teknik tekstil.Proses perancangan dilakukan dengan mempertimbangkan tren bentuk, warna, dantekstur yang sedang populer di pasaran. Hasil dari penelitian ini adalah produk tekstilinterior seperti karpet, bed runner, dan sarung bantal yang tidak hanya memperindahruang, tetapi juga mencerminkan identitas lokal Kampoeng Rajoet. Penelitian inimenunjukkan bahwa sisa benang dan kain produksi dapat diolah menjadi produk bernilaiestetika dan fungsional, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengurangan limbahdan penguatan daya saing homestay berbasis edukasi.Kata kunci: sisa benang dan kain rajut, patchwork, dekorasi interior, homestay, kampoengrajoet.
PERANCANGAN PRODUK MERCHANDISE UNTUK HAMPERS RAYA SERIES DI UMKM MERAJUT ASA Kinanti, Elisabeth Sekar; Puspitasari, Citra; Febriani, Rima
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi mempersiapkan hampers untuk Hari Raya Idul Fitri menjadi polabelanja yang khas pada masyarakat Indonesia di masa lebaran. UMKM Merajut AsaKita sebagai sentra rajut serta desa wisata belum memiliki merchandise yang mampumenonjolkan ciri khas Binong Jati karena tidak adanya divisi Research andDevelopment yang berfokus mengelola produk tersebut. Berdasarkan fenomena dankebutuhan yang ada, maka penelitian dilakukan untuk merancang merchandiseberbahan rajut dengan kebaruan motif dan jenis produk. Metode yang digunakandalam perancangan berupa metode kualitatif dengan studi kasus yang ditemukan dilapangan. Pengumpulan data untuk mendukung penelitian ini meliputi studiliteratur, wawancara, observasi, eksplorasi, serta kuesioner. Penelitian inimenghasilkan prototype berupa produk merchandise dengan menerapkan motifBinong Jati dan ornamen Arabesque menggunakan teknik rajut komputer danaplikasi teknik rajut bundar yang mampu menjadi hampers Raya Series di UMKMMerajut Asa Kita.Kata kunci: Merchandise, Motif Arabesque, Motif Binong Jati, Rajut Komputer
Pelatihan Produk Tote Bag Multi-Function Dengan Teknik Hiasan Surface Design Yuningsih, Sari; Nursari, Faradillah; Puspitasari, Citra
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v8i1.8106

Abstract

Tas secara umum digunakan sebagai produk fesyen yang digunakan sebagai tempat penyimpanan barang. Pada perkembangannya, tas ini menjadi salah satu pelengkap busana yang memiliki kenekaragaman dalam segi bentuk, ukuran, serta material yang digunakan tidak terkecuali jenis tote bag. Dengan bentuk yang relatif sederhana dan mudah diproduksi, tas jenis ini tidak jarang digunakan sebgai alternatif tas berbelanja atau sekedar menyimpan barang dan hantaran, seperti yang tengah digalakkan oleh pemerintah yaitu sebagai pengganti kantong plastik. Meski pun tas pengganti kantong plastik sudah banyak diproduksi, namun secara visual masih sederhana dan belum menampakkan perubahan, sehingga berpeluang untuk dikembangkan. Di lain sisi, pengembangan produk ini dapat memberikan keahlian dan penghasilan tambahan pada kelompok masyarakat tertentu, salah satunya para santri dan warga sekitar Pesantren Sirojul Huda. Pesantren ini memiliki tempat pelatihan yang sekaligus tempat produksi sederhana dengan peralatan yang cukup lengkap, namun belum banyak memiliki sumberdaya manusia yang menguasai berbagai perkembangan produk dan teknik menjahit sebagai dasar pengembangan. Dengan demikian, pelatihan pembuatan produk tas dapat menjadi salah satu bagian dalam program pengembangan tersebut. Diharapkan dengan adanya pelatihan pengembangan produk tas tersebut dapat memberikan manfaat dan keahlian serta pendapatan tambahan bagi para santri dan warga sekitar. Kata Kunci :Pelatihan, multifunction, surface design, tote bag
EKSPLORASI BENANG BORDIR MENGGUNAKAN GABUNGAN TEKNIK RENDO BANGKU DAN TEKNIK CROCHET DENGAN PENERAPAN WARNA MARAWA MINANGKABAU SEBAGAI APLIKASI PADA PODUK FASHION Tsurayya, Reski; Puspitasari, Citra; Yuningsih, Sari
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendo  Bangku  merupakan  kerajinan  daerah  Kotogadang  yang  mana merupakan terapan teknik rekarakit Bobbin lace asal Belgia yang diperkenalkan oleh para  noni  Belanda  semasa  penjajahan  di  Indonesia.  Berdasarkan  perkembangan kerajinan di Indonesia, masih banyak masyarakat yang belum mengenal teknik Rendo Bangku khas daerah Minangkabau. Hal ini disebabkan dengan berbagai faktor mulai dari kurangnya minat masyarakat khususnya warga Kotogadang dalam mengerjakan kerajinan daerah sehingga menjadikan kurangnya tenaga pengrajin serta rumitnya proses pengerjaan Rendo Bangku mulai dari tahap pemintalan benang. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi alternatif dalam mengerjakan teknik renda agar benang pintalan pada klos tidak mudah kusut dan lebih lebar dengan bantuan teknik Chain  Crochet.  Sehingga  saat  pengerjaan  renda  dengan  klos  menciptakan pembaruan  pada  karya  tanpa  mengurangi  esensi  dari  proses  pengerjaan  Rendo Bangku secara tradisional dan dapat mengoptimalkan nilai estetika yang kemudian dapat  diterapkan  kembali  dari  yang  awalnya merupakan  element  dekoratif  karya menjadi  sebuah  produk  desain  yang  dapat  berdiri  sendiri  dengan  tetap mencirikhaskan daerah Minangkabau seperti umbul-umbul marawa Minangkabau. Melalui  serangkaian  proses  eksperiment  serta  pengumpulan  data  observasi, wawancara dan studi  literatur. Hasil penelitian akan diaplikasikan menjadi sebuah produk fashion menggunakan teknik gabungan dari Rendo Bangku dengan Crochet dengan penerapan warna Marawa Minangkabau  Kata kunci: rendo bangku, crochet, warna marawa minangkabau, produk fashion