Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Penguatan Pemahaman Budaya Indonesia pada SB Hulu Langat Melalui Metode Discovery Learning Cerita Rakyat “I La Galigo” Sua, Andi Tenri; Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan; Adiansyah, Romi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22486

Abstract

Prosa rakyat atau lebih dikenal dengan cerita rakyat adalah cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat. Tersebarnya cerita rakyat di seluruh nusantara mengakibatkan penggalian kearifan lokal menjadi sangat penting sebagai upaya untuk melestarikan budaya bangsa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kemitraan Internasional ini bertujuan untuk memberikan penguatan pemahaman kepada mitra akan pentingnya budaya Indonesia khususnya cerita rakyat Sulawesi Selatan yaitu I La Galigo. Mitra dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah siswa dan guru SB Hulu Langat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Penyuluhan meliputi tahap sosialisasi atau penyampaian terkait dengan program pengabdian yang dilaksanakan. Pada tahap pelatihan diterapkan metode discovery learning, yaitu penyampaian cerita rakyat secara lisan dan tertulis, kegiatan menyimak dan membaca dengan seksama, serta sharing session mengeluarkan pendapat secara mandiri. Tahap pendampingan dilakukan untuk mengetahui kendala mitra selama pelaksanaan program agar dapat memberikan solusi alternatif. Adapun hasil yang diperoleh yaitu adanya respon, tanggapan atau pendapat positif dari siswa maupun guru SB Hulu Langat terkait metode discovery learning yang diterapkan dalam menguatkan pemahaman serta memotivasi mitra dalam berliterasi akan pentingnya budaya Indonesia khususnya cerita rakyat Sulawesi Selatan I La Galigo.
PENGGUNAAN CAMPUR KODE DALAM BAHASA PENYELIDIKAN DI POLSEK AWANGPONE KABUPATEN BONE (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Syahriani, Syahriani; Safar, Muh.; Sua, Andi Tenri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk serta penyebab campur kode dalam bahasa penyelidikan di Polsek Awangpone Kabupaten Bone. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Data yang diolah merupakan hasil wawancara dan percakapan antara polisi dan masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik rekam, simak, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bentuk campur kode yang terjadi berupa bentuk, kata sejumlah 22, frasa sejumlah 7, klausa sejumlah 11. Penyebab yang melatarbelakangi campur kode ialah faktor latar belakang kebahasaan, faktor ragam, faktor keinginan menjelaskan, faktor keinginan menunjukkan keakraban, serta faktor penutur dan mitra tutur.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMAN 7 BONE MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT CENTERED LEARNING (SCL) PADA MATERI TEKS NEGOSIASI Syahrani, Audya; Sua, Andi Tenri; Suhardiman, Suhardiman
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i4.7526

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of tenth-grade students at SMAN 7 Bone on negotiation texts. Pre-cycle data showed an average score of only 58.96 (poor) and 42% of students failed to meet the Minimum Competency (KKM) due to passive teacher-centered learning. The focus of this research is to improve learning outcomes and student engagement through the implementation of the Student-Centered Learning (SCL) model. This study used the Classroom Action Research (CAR) method, conducted in two cycles with 27 students. The research stages included planning, SCL implementation with group discussions and negotiation practice, observation of engagement, and a learning outcome test at the end of each cycle, with a success indicator of 85% completion. The results showed progressive and significant improvement. In Cycle I, the average score increased to 70.92 (sufficient), but reflections showed that students remained passive during presentations. After strategy improvements and more intensive teacher guidance in Cycle II, the average score jumped to 91.33 (very good), with classical completion reaching 100%. The main finding is that actively facilitated SCL successfully increased students' enthusiasm and courage in arguing. It was concluded that the SCL model was highly effective in improving student learning outcomes in negotiation texts. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas X SMAN 7 Bone pada materi teks negosiasi, di mana data pra-siklus menunjukkan nilai rata-rata hanya 58,96 (kategori kurang) dan 42% siswa tidak tuntas KKM akibat pembelajaran teacher-centered yang pasif. Fokus penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa melalui penerapan model Student Centered Learning (SCL). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus terhadap 27 siswa. Tahapan penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan SCL dengan diskusi kelompok dan praktik negosiasi, observasi keaktifan, serta tes hasil belajar di akhir setiap siklus dengan indikator keberhasilan 85% tuntas. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang progresif dan signifikan. Pada Siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 70,92 (cukup), namun refleksi menunjukkan siswa masih pasif saat presentasi. Setelah perbaikan strategi dan bimbingan guru yang lebih intensif pada Siklus II, terjadi lonjakan nilai rata-rata menjadi 91,33 (sangat baik), dengan ketuntasan klasikal mencapai 100%. Temuan utama adalah SCL yang terfasilitasi aktif berhasil meningkatkan antusiasme dan keberanian siswa berargumentasi. Disimpulkan bahwa model SCL sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi teks negosiasi.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think, Talk, Write (TTW) dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Berita pada Siswa Kelas VII F SMPN 4 Watampone Juliana, Nita; Sua, Andi Tenri; Suhardiman, Suhardiman
Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2026): January
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/panthera.v6i1.776

Abstract

This study aims to improve the writing skills of news texts for grade VII students of SMPN 4 Watampone through the application of the Think, Talk, Write (TTW) learning model. The background of this study is the low skill of writing students' news texts as shown by the average score that is below the Minimum Completeness Criteria (KKM), which is 70. The research method used is Class Action Research (PTK) which is carried out in two cycles. The research subjects consisted of 32 students in grade VII F SMPN 4 Watampone for the 2024/2025 school year. The research instruments include test instruments in the form of news text assessment aspects, and non-test instruments in the form of observation sheets. The data collection techniques used are test and non-test techniques to identify improvements in student learning outcomes. The data analysis techniques used are quantitative and qualitative analysis. The results of the study showed an increase in the ability and skills to write news texts from cycle I to cycle II. In the first cycle, the number of students who achieved the KKM score was 9 people (28%), while in the second cycle it increased to 28 students (78%). Thus, the application of the Think, Talk, Write (TTW) learning model has proven to be effective in improving students' news text writing skills.
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Prosedur melalui Model Pembelajaran Project Based Learning pada Siswa Kelas X DKV SMK TV Watampone Asharah, Asharah; Sua, Andi Tenri; Srimularahmah, Andi
Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2026): January
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/panthera.v6i1.778

Abstract

This study is a classroom action research that aims to determine the improvement of procedural text writing skills through the application of the project based learning model in grade X DKV SMK TV Watampone students. The focus of this research lies in the planning, implementation, and evaluation stages of learning, especially on writing skills in an effort to improve students' procedural text writing skills. The research was carried out in two cycles. The research data is in the form of the results of planning, implementation, evaluation, as well as the results of observation and documentation in the field on the learning act of writing procedural texts. Data collection techniques include student writing tests and non-test techniques, namely observation and documentation. The results of the study show that the use of the project-based learning model can improve students' ability to write procedural texts. The success of students can be seen from classical completeness which reaches 85% of students with a score of 75 and above. In the first cycle the completeness rate reached 74%, then increased in the second cycle to 91%, so there was an increase of 17%. In addition, improvements can also be seen in the aspects of enthusiasm, activeness, seriousness, creativity, courage, and cooperation of students while participating in learning activities. Improving the ability to write procedural texts through the application of the project-based learning model can be seen from the students' ability to produce written works that are in accordance with the content, structure, writing rules, and linguistic characteristics of procedural texts. Based on the results of the study, it can be stated that the learning process of writing procedural texts using the project-based learning model in grade X DKV SMK TV Watampone students has increased, and this research has been declared successful.
Analisis Deiksis Eksofora dalam Dialog Film 172 Days Karya Nadzira Shafa : Sebuah Kajian Pragmatik Jumarni, Jumarni; Sua, Andi Tenri; Srimularahmah, Andi
Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2026): January
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/panthera.v6i1.783

Abstract

This study aims to describe the forms and types of exophore deixis found in the dialogue of the film 172 Days by Nadzira Shafa. This study is based on the importance of exophore deixis as an indicator element that connects language with the context of the speech situation, thus playing a role in the formation of meaning and cohesion of the film's discourse. The method used in this study is descriptive qualitative by analyzing dialogue excerpts in the film that are classified based on the theory of exophore deixis according to Purwo (1984) which includes personal deixis, spatial deixis, and temporal deixis. The results of the study show that in the dialogue of the film 172 Days there are 126 exophore deixis data which are divided into three main types, namely personal deixis, spatial deixis, and temporal deixis. 65 data of personal deixis were found which include various forms of first person pronouns (such as I, me, we, and us), second person (such as you, you, and you), and third person (such as he and they). Spatial deixis consists of 27 data in the form of place and direction indicators (such as here, there, that, and over there). A total of 34 instances of temporal deixis were found, including indicators of past time (e.g., "yesterday" and "earlier"), present time (e.g., "now" and "today"), and future time (e.g., "later" and "tomorrow"). Overall, the research findings confirm that exophore deixis plays a crucial role in constructing communicative meaning and enriching the social dimension of film discourse.
Analisis Bentuk Bahasa Sindiran dalam Film Alangkah Lucunya Negeri Ini Karya Deddy Mizwar Permata, Awalia; Sua, Andi Tenri; Marwil, A. Nurhabibi
Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2026): January
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/panthera.v6i1.975

Abstract

This study examines the form of satirical language found in the film Akan Lucunya Negeri Ini by Deddy Mizwar. The purpose of this study is to identify the forms of satirical language used in the film Akan Lucunya Negeri Ini. The research method used is qualitative descriptive. The research data was obtained from speeches that contained elements of satire spoken by the characters in the film Akan Lucunya Negeri Ini. The data collection process is carried out through documentation, listening, and recording techniques. Furthermore, the data is analyzed with data reduction stages to filter essential information, systematically present data, and draw conclusions based on existing findings. The results of the study show that the film Akankan Fununya Negeri Ini contains various forms of satirism. It was found that there were ironic satire characterized by subtle sarcasm, harsh cynicism with direct expressions and bitter words, sarcasm characterized by sharp and direct speech, satirical satire that criticized through humor, and innuendo sarcasm conveyed subtly and indirectly. These five forms of satire play an important role in conveying a deep social critique of the conditions of society and the system depicted in the film.
Pengaruh Model InSTAD Terhadap Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Bone Indramayanti, A. Titi; Fitriana, Irna; Sua, Andi Tenri
Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): IDIOMATIK: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/idiomatik.v8i2.3072

Abstract

Kurikulum Merdeka merekomendasikan lima model pembelajaran untuk mendukung implementasi kurikulum. Namun, pada pembelajaran keterampilan menulis puisi kelas X di SMK Negeri 1 Bone, kelima model tersebut belum menunjukkan efektivitas yang optimal, yang ditandai dengan rendahnya nilai akhir peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan efektivitas model pembelajaran InSTAD terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas X Pemasaran (PN) SMK Negeri 1 Bone. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain pretest–posttest control group. Instrumen penelitian meliputi tes tertulis, produk tulisan puisi, dan lembar observasi aktivitas menulis siswa. Teknik analisis data terdiri atas uji prasyarat analisis, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, serta uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran InSTAD efektif diterapkan dalam pembelajaran menulis puisi siswa kelas X PN SMK Negeri 1 Bone. Hal ini dibuktikan oleh hasil uji t pada nilai tes tertulis kemampuan kognitif menulis puisi dan nilai keterampilan menulis puisi pada tes akhir antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil uji t tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Perbedaan signifikan pada aspek pengetahuan dan keterampilan menulis puisi membuktikan bahwa model InSTAD lebih efektif dibandingkan model pembelajaran konvensional Kurikulum Merdeka (Project Based Learning dan Cooperative Learning). Selain itu, penerapan model InSTAD juga mampu meningkatkan pemahaman, keterampilan, apresiasi, serta antusiasme siswa terhadap pembelajaran menulis puisi.
Perbandingan Model DL dan Model PjBL dalam Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas XI SMKN 1 Bone Idamayanti, A.; Sua, Andi Tenri; Idris
Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): IDIOMATIK: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/idiomatik.v8i2.3123

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa SMK Negeri 1 Bone dalam menulis teks prosedur, khususnya dalam menyusun kalimat secara utuh, mengorganisasikan ide, menggunakan bahasa yang tepat, serta memahami aspek teknis penulisan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental menggunakan rancangan static group comparison. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI TKJ, dengan kelas XI TKJ 1 menggunakan model Project Based Learning dan kelas XI TKJ 2 menggunakan model Discovery Learning dalam pembelajaran menulis teks prosedur. Instrumen penelitian divalidasi melalui validitas isi. Analisis data dilakukan menggunakan uji t dengan taraf signifikansi 5%, setelah terlebih dahulu memenuhi uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar menulis teks prosedur pada kedua kelompok setelah perlakuan. Uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan baik pada hasil pretest–posttest masing-masing kelompok maupun pada hasil posttest antara kedua kelompok (p < 0,05). Hasil perbandingan menunjukkan bahwa model Project Based Learning lebih efektif dibandingkan dengan model Discovery Learning dalam meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur siswa.