Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Cyber PR

Manajemen Komunikasi Public Relations Tim RK-Suswono Dalam Pencabutan Gugatan Hasil Pilkada Jakarta Sjoraida, Diah Fatma; Maida, Serepina Tiur; Sitinah, Sitinah; Riyantie, Mayang; Nugraha, Aat Ruchiat
Jurnal Cyber PR Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : University of Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/cyberpr.v4i2.4945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi Public Relations (PR) yang dilakukan oleh tim pasangan Ridwan Kamil dan Suswono (RK-Suswono) dalam konteks pencabutan gugatan hasil Pilkada Jakarta. Pencabutan gugatan ini merupakan keputusan strategis yang tidak hanya berdampak pada posisi politik pasangan tersebut tetapi juga pada persepsi publik terhadap integritas dan citra mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data diperoleh melalui analisis dokumentasi, wawancara mendalam dengan tim PR, dan pengamatan terhadap narasi yang berkembang di media massa dan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi PR tim RK-Suswono menonjolkan pendekatan dramaturgis, di mana terdapat perbedaan signifikan antara komunikasi internal yang bertujuan menyatukan tim dan komunikasi eksternal yang difokuskan pada membangun citra harmonis di mata publik. Selain itu, transparansi dalam penyampaian keputusan kepada publik memainkan peran kunci dalam menjaga kredibilitas pasangan RK-Suswono di tengah situasi yang sarat konflik dan tekanan politik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi PR yang efektif dalam situasi sensitif membutuhkan sinergi antara narasi internal yang solid dan komunikasi eksternal yang strategis. Studi ini memberikan wawasan penting tentang peran komunikasi PR dalam membangun kepercayaan publik dan memperkuat posisi politik dalam situasi krisis.
Konstruksi “Bocor Alus Politik” Tempodotco terhadap Manajemen Komunikasi Pemerintahan Prabowo Maida, Serepina Tiur; Enrieco, Edward; Sartika, Rawit; Pranawukir, Iswahyu; Alamsyah, Alamsyah
Jurnal Cyber PR Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : University of Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/cyberpr.v5i2.6509

Abstract

This study aims to analyze how Tempodotco, through the program “Bocor Alus Politik,” constructs the representation of communication management in the Prabowo Subianto administration, specifically through the episode titled “Sjafrie Sjamsoeddin di Antara Manuver Politik dan Komunikasi Ruwet Prabowo.” The approach employed is qualitative content analysis, examining narrative messages, diction, framing, and political symbols presented in the episode. The focus of the analysis is on how Tempodotco narrates the dynamics of political communication within the elite circles of government, including communication strategies, discourse conflicts, and the leadership image of Prabowo constructed through digital political journalism narratives. The findings indicate that “Bocor Alus Politik” does not merely provide information but functions as a discursive space framing the government as an entity characterized by intrigue and complex internal communication. The framing presented by Tempodotco constructs the image of the Prabowo administration as a figure with fragmented yet strategic communication, revealing the dialectics between loyalty, pragmatism, and efforts to maintain post-election political stability. This study contributes to the study of digital media political communication by highlighting the role of media in shaping public perception of the governance and communication management of a new administration.