Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Online Shop pada E-Commerce Lazada Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Pastoral di Asrama Paulus Marselina Epifania Dheku; Lorentius Goa
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 12 (2023): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v3i12.1938

Abstract

Online shop semakin populer di kalangan mahasiswa pastoral. Mahasiswa merasa lebih efektif, murah, praktis dan mudah untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Penggunaan e-commerce juga dapat mempengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa. Perilaku konsumtif merujuk pada kecenderungan mahasiswa melakukan pembelian barang secara berlebihan, terlepas dari kebutuhan yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan online shop Lazada terhadap perilaku konsumtif mahasiswa pastoral di asama Paulus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 10 mahasiswa. Fokus utama penelitian deskriptif adalah pada pemahaman masalah aktual yang ada pada saat penelitian dilakukan, dengan tujuan untuk memberikan deskripsi yang akurat dan komprehensif. Temuan penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara penggunaan online shop pada e-commerce Lazada dengan perilaku konsumtif mahasiswa pastoral. Penelitian ini menyarankan perlunya pendidikan pengelolaan keuangan dan promosi perilaku pembelian yang bijak di kalangan mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang penggunaan online shop dan perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa pastoral.
Peran Pengasuh dalam Mendukung Perkembangan Anak Tunagrahita Ringan di Bhakti Luhur Malang Herlina Djonler; Lorentius Goa
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 3 (2025): Maret
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i3.2679

Abstract

Anak tunagrahita ringan membutuhkan dukungan khusus untuk berkembang, terutama dalam hal kognitif, sosial, dan emosional. Pengasuh, baik di rumah maupun di institusi, sangat penting untuk mendukung perkembangan anak. Pengasuh yang memahami kebutuhan dan karakteristik anak tunagrahita ringan dapat memberikan intervensi yang tepat untuk membantu anak mencapai potensi terbaiknya. Tujuannya agar pengasuh mendukung perkembangan anak secara optimal dan memberikan rekomendasi praktis bagi pengasuh untuk meningkatkan efektivitas pendampingan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Melalui wawancara dan dokumentasi mendalam dengan pengasuh, orang tua, untuk menggali pola-pola pengasuhan yang mendukung perkembangan anak. Hasil peelitian ini menunjukkan bahwa pengasuh yang terlatih dan memahami dengan baik kebutuhan unik anak tunagrahita ringan dapat memberikan dukungan yang lebih baik. Mereka juga menunjukkan bahwa pengasuh yang terlatih mampu membantu perkembangan anak tunagrahita ringan dengan lebih baik. Peran pengasuh sangat signifikan pada pendukung perkembangan anak tunagrahita ringan, terutama pada aspek keterampilan hidup, sosial, dan emosional.
Dampak Gaya Hidup Digital Terhadap Hubungan Sosial Mahasiswa Pelayan Pastoral Tingkat 4 STP-IPI Malang Katrina Ivontri Ina; Lorentius Goa
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i1.2710

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi sosial, termasuk di kalangan mahasiswa Pelayan Pastoral. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak gaya hidup digital terhadap hubungan sosial mahasiswa Pelayan Pastoral Tingkat 4 Sekolah Tinggi Pastoral-Yayasan Institut Pastoral Indonesia Malang. Menggunakan metode kualitatif fenomenologi dengan teknik purposive sampling, penelitian melibatkan 10 mahasiswa dan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas mahasiswa menghabiskan 6-8 jam sehari berinteraksi dengan perangkat digital, yang berdampak penting pada kualitas interaksi tatap muka dan pola hubungan sosial. Temuan dalam penelitian ini yaitu mengungkap fenomena "hubungan yang membingungkan", di mana mahasiswa merasa semakin terhubung secara digital namun terasing dalam hubungan fisik. Penelitian menemukan adanya pergeseran dalam praktik pelayanan pastoral, dengan kecenderungan menggunakan teknologi untuk tugas keagamaan dibandingkan pendekatan tradisional. Hasil Penelitian ini menyimpulkan perlunya pendekatan seimbang dalam penggunaan teknologi digital dalam pendidikan dan praktik pastoral, sambil mempertahankan esensi komunikasi antar pribadi yang mendalam dan secara langsung.