Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal of Classroom Action Research

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Smart Apps Creator Terhadap Computational Thinking Siswa Putri, Hermaya Sura; Setiadi, Dadi; Kusuma, Anindita SHM; Jufri, A. Wahab
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i2.11273

Abstract

Computational thinking siswa perlu diberdayakan dengan menerapkan model pembelajaran  berbasis masalah dan diintegrasikan dengan media pembelajaran smart apps creator. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning berbantuan smart apps creator terhadap Computational thinking siswa kelas X MAN 2 Mataram. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain non-equivalent control grup design. Penelitian dilakukan di MAN 2 Mataram dengan populasi kelas X. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling yaitu   pengambilan sampel secara acak berdasarkan kemampuan akademik siswa yang dilihat dari hasil pelaksanaan Placement Test sehingga didapatkan hasil kelas X-12 sebagai kelas eksperimen dan X-13 sebagai kelas kontrol. emampuan Computational thinking diukur menggunakan soal pilihan ganda dan uraian. Uji asumsi klasik menggunakan uj normalitas. uji homogenitas, dan uji linearitas. Data dianalisis dengan ANCOVA sebagai uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap Computational thinking siswa kelas X MAN 2 Mataram dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Nilai rata-rata terkoreksi kelas eksperimen yakni 75,031 lebih besar dari kelas kontrol yakni 60,688. Hasil ini menunjukkan tahapan pembelajaran problem based learning berbantuan media smart apps creator mampu menjadikan pembelajaran di kelas lebih interaktif sehingga meningkatkan kemampuan Computational thinking siswa.
Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMAN 6 Mataram Seftiana, Irma; Idrus, Agil Al; Kusuma, Anindita SHM
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i3.12150

Abstract

Pembelajaran biologi masih menggunakan model konvensional yang berpusat kepada guru (teacher centered) sehingga kurang memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir secara optimal. Hasil PISA Tahun 2018 menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa Indonesia tergolong rendah dengan rata-rata 396 yang masih dalam kategori dibawah rata-rata internasional yaitu 500, peringkat siswa Indonesia pada kategori Sains yaitu 71 dari 79 negara hal ini diduga karena pada saat pembelajaran masih menggunakan metodde ceramah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMAN 6 Mataram. Penelitian ini di lakukan di SMA Negeri 6 Mataram dengan populasi kelas X. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif jenis eksperimen semu atau quasy eksperiment. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling yaitu pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu berdasarkan kemampuan akademik siswa yang ditentukan dengan menggunakan uji costat sehingga didapatkan kelas X-7 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-6 sebagai kelas kontrol. Kemampuan berpikir kritis diukur menggunakan soal uraian (essay). Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis kovarian (ANKOVA) dengan uji asumsi klasik yakni uji normalitas, uji homogenitas, dan uji linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMA Negeri 6 Mataram dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai rata-rata terkoreksi kelas eksperimen sebesar 64,548 lebih besar dari kelas kontrol yakni 46,882. Hasil ini menunjukkan tahapan pembelajaran model pembelajaran inkuiri terbimbing mampu menjadikan pembelajaran lebih aktif dan interaktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Model Case Based Learning (CBL) Terhadap Literasi Sains Biologi kelas X SMA Negeri 1 Sekotong Lombok Barat Hasanah, Yunia Rizkiana; Idrus, Agil Al; Kusuma, Anindita SHM
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i3.12188

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh model Case Based Learning (CBL) terhadap literasi sains biologi siswa kelas x SMA Negeri 1 sekotong Lombok Barat. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Sampel dalam penelitian adalah kelas X-D dan kelas X-B SMAN 1 Sekotong. Literasi sains biologi diukur menggunakan instrumen soal Tes/essay sebanyak 5 soal berdasarkan indikator literasi sains. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis kovarian dengan uji  asumsi klasik yakni uji normalitas, uji homogenitas dan uji linearitas. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa terdapat pengaruh model CBL terhadap literasi sains biologi siswa kelas X SMA Negeri 1 Sekotong dengan nilai signifikansi  sebesar  0,003 <  taraf signifikansi  0,05.  Nilai  rata-rata  terkoreksi  kelas eksperimen  adalah  67,431  lebih  besar  dari  kelas  kontrol  yakni  64,846. Hasil perhitungan N-Gain kelas eksperimen lebih tinggi sebesar 49% daripada kelas kontrol sebesar 47%.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Kelas XI SMA Negeri 1 Praya Barat Hatami, Muhamad; Ilhamdi, Moh. Liwa; Kusuma, Anindita SHM; Lestari, Tri Ayu
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i3.12165

Abstract

Pembelajaran biologi yang diterapkan oleh guru masih menggunakan pembelajaran kovensional yang hanya berpusat pada guru (teacher centered). Dalam era Revolusi Industri 4.0 dicirikan oleh transformasi dalam semua bidang ilmiah, pembelajaran abad ke 21 menuntut beberapa keterampilan, seperti kemampuan berkomunikasi, kolaborasi, pemikiran kritis, serta keterampilan dalam menyelesaikan masalah. Berdasarkan Hasil studi Programme for Intenational Student Assesment (PISA) 2018, bahwa  kemampuan  berpikir  kritis siswa masih rendah, hal tersebut dapat diketahui dari beberapa hasil penelitian dan hasil tes yang membuktikan Indonesia menempati peringkat  72  dari  77 negara. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas XI SMA Neger 1 Praya Barat. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Sampel dalam penelitian adalah kelas XI MIPA-1 dan kelas XI MIPA-2 SMAN 1 Praya Barat. Kemampuan berpikir kritis diukur menggunakan instrument dalam bentuk tes/essay. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis kovarian dengan uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji homogenitas dan uji linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model PBL terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMA Negeri 1 Praya Barat dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 < taraf signifikansi 0,05. Nilai rata-rata terkoreksi kelas eksperimen adalah 71,730 lebih besar dari kelas kontrol yakni 63,891
Pengaruh Model Problem Based Learning Terintegrasi Liveworksheet Terhadap Keterampilan Metakognitif Siswa Kelas XI SMAN 1 Lembar Muslihatun, Fitri; Setiadi, Dadi; Kusuma, Anindita SHM; Merta, I Wayan
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.13999

Abstract

Keterampilan metakognitif merupakan kemampuan penting dalam pembelajaran biologi agar siswa mampu merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses berpikir secara efektif. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terintegrasi liveworksheet terhadap keterampilan metakognitif siswa kelas XI SMAN 1 Lembar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu. Populasi penelitian berjumlah 104 siswa kelas XI IPA, sampel terdiri atas 35 siswa kelas XI 5 sebagai kelas eksperimen dan 35 siswa kelas XI 4 sebagai kelas kontrol yang ditentukan melalui random sampling berdasarkan placement test. Instrumen penelitian berupa angket Metacognitive Skill Inventory (MSI) dan achievement test. Data dianalisis menggunakan uji asumsi klasik dan analisis kovarian (Anakova). Hasil penelitian berdasarkan angket MSI menunjukkan bahwa rata-rata skor keterampilan metakognitif kelas eksperimen meningkat dari 70 menjadi 87 (N-Gain = 0,57) sedangkan kelas kontrol meningkat dari 71 menjadi 78 (N-Gain = 0,24). Hasil achievement test menunjukkan peningkatan skor kelas eksperimen dari 61,33 menjadi 82,04 (N-Gain = 0,54), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang meningkat dari 50,92 menjadi 71,43 (N-Gain = 0,42). Hasil uji anakova menunjukkan bahwa model PBL terintegrasi liveworksheet berpengaruh signifikan terhadap keterampilan metakognitif siswa (0,000 < 0,05). Temuan ini mengimplikasikan bahwa PBL terintegrasi liveworksheet dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran biologi untuk mengembangkan keterampilan metakognitif siswa secara efektif.