Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

GAMBARAN KADAR Triiodothyronin (T3) PADA PASIEN PENDERITA GANGGUAN TIROID DI RSU SARI MUTIARA LUBUK PAKAM TAHUN 2025 Rajagukguk, Tiara; Johansen Hutajulu; Malemta Tarigan; Jesindo Saragih
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i2.6458

Abstract

Gangguan tiroid merupakan kondisi yang disebabkan oleh masalah pada kelenjar tiroid, baik dalam hal bentuk maupun fungsi. Tiroid merupakan kelenjar endokrin terbesar di dalam tubuh manusia yang terletak di bagian depan dari leher. Kelenjar ini menghasilkan hormon tiroid berupa tiroksin (T4) dan Triiodothyronin (T3). Hormon tiroid berperan dalam meningkatkan laju metabolisme basal di berbagai jaringan tubuh. Hormon ini juga mendorong sintesis protein tertentu yang berkontribusi pada proses kalorigenesis (produksi panas) serta mempengaruhi protein, karbohidrat, dan lemak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kadar Triiodothyronin (T3) pada pasien penderita gangguan tiroid di RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam Tahun 2025. Jenis penelitian ini bersifat Retrospektif. Metode pengambilan data pada penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 pasien (accidental sampling). Hasil dari penelitian ini Hipertiroidisme sebanyak 10 pasien yaitu mencapai 66,6% dari seluruh total pasien, hasil Normal sebanyak 4 pasien (26,7%) hasil Hipotiroidisme sebanyak 1 pasien (6,7%). Pasien berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 13 pasien (86,7%), sedangkan pasien berjenis kelamin laki-laki hanya 2 pasien (13,3%). Pasien dengan usia 9-18 tahun sebanyak 2 pasien (13,3%), pasien dengan usia (19-25 tahun) sebanyak 3 pasien (20%), pasien dengan usia 26-59 tahun memiliki presentase yang lebih besar yaitu sebanyak 8 pasien (53,4%), pasien dengan usia 60-72 tahun sebanyak 2 pasien (13,3 %). Saran bagi pasien penderita gangguan tiroid (Hipertiroidisme) harus tetap jaga kesehatan dan mengontrol pola hidup dan mengonsumsi Garam ber yodium yang cukup dan rutin kontrol.
SOSIALISASI PEMERIKSAAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA JEMAAT GEREJA POUK MARANATHA HELVETIA TAHUN 2025 Rajagukguk, Tiara; Malemta Tarigan; Erlan Aritonang; Izah Cahaya Rizki; Titi Alvian Zai
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6775

Abstract

Latar belakang: Penyakit Diabetes Melitus (DM) yang lebih di kenal di Indonesia dengan sebutan penyakit kencing manis merupakan salah satu penyakit yang prevalensinya kian meningkat. Kini jumlah penderita Diabetes Melitus di Indonesia semakin bertambah. Tidak hanya orang tua, remaja dan dewasa muda ternyata juga di serang oleh penyakit diabetes . Peran glukosa adalah menjadi karbohidrat utama yang sebagian besar diserap ke dalam aliran darah sebagai glukosa, dan gula lainnya diubah menjadi glukosa di hati. Glukosa adalah sumber energi manusia, terbentuk dari karbohidrat, dikonsumsi dan disimpan di hati dan otot sebagai glikogen. Tujuan: penting dari pengelolaan diabetes melitus adalah untuk memulihkan gangguan metabolisme sehingga semua proses  metabolisme kembali normal. Metode: Pemeriksaan gula darah sewaktu merupakan prosedur pemeriksaan kadar gula darah yang dapat dilakukan di mana dan kapan saja tanpa perlu berpuasa atau mempertimbangkan kapan terakhir waktu makan. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk menilai kadar gula darah  yang memiliki gejala awal diabetes seperti sering buang air kecil, merasa haus dan minum, merasa lapar dan makan, dan penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas. Pemeriksaan glukosa darah umumnya dilakukan bagi penderita Diabetes Mellitus (DM) untuk menegakkan diagnosis serta memonitor terapi dan timbulnya komplikasi, sehingga  perkembangan penyakit dapat dimonitor. Pelaksanaan  diadakan di Gereja Pouk Maranatha Helvetia pada hari Minggu tgl 7 Desember 2025 jam 10.00 wib – selesai. Hasil : Dari jemaat yang di periksa ada beberapa orang yang hasil Kadar Gula Darah meningkat  dan normal.