Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Dampak Penggunaan E-Commerce Pada Usaha Mikro di Pasar Aur Kuning Kota Bukittinggi dalam Menghadapi Persaingan di Era Ekonomi Digital: Perspektif Ekonomi Islam Inaiyah, Iin; Putra, Indika Juang; Nurani, Khadijah; Dewi, Yenty Astarie
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36037

Abstract

Perkembangan e-commerce telah mengubah dinamika usaha mikro di Pasar Aur Kuning, Kota Bukittinggi, pusat grosir tekstil terbesar di Sumatera Barat dengan memperluas akses pasar sekaligus memperketat persaingan di era ekonomi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan e-commerce terhadap usaha mikro di lokasi tersebut dalam menghadapi persaingan digital, serta mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat implementasinya sesuai prinsip syariah, dengan menggunakan kerangka Maqashid Syariah sebagai alat evaluasi normatif. Metode penelitian bersifat kualitatif deskriptif, dengan data primer diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tujuh pedagang yang telah mengadopsi platform e-commerce, dilengkapi observasi dan analisis dokumen pendukung. Pendekatan ini memastikan triangulasi data untuk meningkatkan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-commerce meningkatkan akses pasar lintas wilayah dan mendukung pendapatan halal (hifz al-mal), namun terkendala biaya operasional tambahan serta risiko gharar akibat ketidakpastian pengiriman. Dalam kerangka Maqashid Syariah, e-commerce memenuhi hifz al-din melalui transparansi transaksi, hifz al-nafs melalui pelayanan responsif, hifz al-aql melalui inovasi pemasaran seperti live streaming, hifz al-nasl melalui promosi budaya lokal, dan hifz al-mal melalui keberlanjutan ekonomi, meskipun literasi syariah masih rendah di kalangan pedagang. Faktor pendorong mencakup peluang ekspansi pasar dan inovasi digital, sementara penghambat utama adalah rendahnya literasi digital serta infrastruktur internet yang tidak stabil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa e-commerce yang selaras dengan prinsip syariah berpotensi meningkatkan daya saing dan keberkahan usaha mikro, dengan implikasi kebijakan berupa rekomendasi pelatihan literasi digital terintegrasi etika Islam serta peningkatan infrastruktur konektivitas oleh pemerintah daerah untuk mendukung keberlanjutan sektor ini.
Pengaruh Motivasi dan Kompetensi Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT POS (Persero) Indonesia KCP Pulau Temiang Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo Provinsi Jambi Pebriantama, Yogi; Nurani, Khadijah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan,pengaruh kompetensi kerja terhadap kinerja karyawan,serta pengaruh bersama motivasi dan kompetensi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT POS (Persero) Indonesia KCP Pulau Temiang. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif korelasional dengan populasi sebanyak 30 karyawan dan mengambil seluruh populasi sebagai sampel (penelitian populasi). Data dikumpulkan melalui angket dengan skala Likert dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan uji instrumen (validitas dan reliabilitas),uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), analisis regresi berganda, uji koefisien determinasi, uji t (persial), dan uji F (simultan) menggunakan aplikasi SPSS versi 29.0. penelitian dilakukan di PT POS (Persero) Indonesia KCP Pulau Temiang pada bulan maret 2025 hingga selesai. Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien sebesar 0,442 (t-hitung = 8,520 > t-tabel = 2,052; sig = 0,000 < 0,05). Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien sebesar 0,089 (t-hitung = 8,258 > t-tabel = 2,052; sig = 0,000 > 0,05). Secara bersama- sama, motivasi dan kompetensi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F-hitung = 63,916 > F-tabel = 3,34 (sig = 0.000< 0,05) dan koefisien determinasi sebesar 81,3% yang berarti 18,7% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut,sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Empowering MSME Entrepreneurship Through Digital Financial Literacy Training In Nagari Padang Lua, Agam, West Sumatera: Pemberdayaan Kewirausahaan UMKM Melalui Pelatihan Digital Financial Literacy Di Nagari Padang Lua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat Nurani, Khadijah; Khairi, Himmatul; Defaz, Febriyan Pratama
CONSEN: Indonesian Journal of Community Services and Engagement Vol. 6 No. 1 (2026): Consen: Indonesian Journal of Community Services and Engagement
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/consen.v6i1.2649

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in supporting community economic growth; however, they still face challenges in business financial management, particularly related to digital financial literacy. This condition was also found among MSME actors in Nagari Padang Lua, Agam Regency, West Sumatra, where most business owners still used manual financial records, had not separated business and personal finances, and had not utilized digital bookkeeping applications. This community service program aimed to improve digital financial literacy and strengthen the entrepreneurial capacity of MSMEs through a Participatory Action Research (PAR)-based training approach. The implementation methods included observation, pre-test, training workshops, practical sessions on the use of digital financial applications, mentoring, and post-test evaluation. The participants consisted of 10 MSME owners from culinary, handicraft, retail, and service sectors. The results showed an improvement in participants’ digital financial literacy understanding by approximately 35–40%. Before the training, 80% of participants still used manual bookkeeping and 100% had never used digital bookkeeping applications. After the program, 70% of participants began using digital financial recording applications, 80% started separating business and personal finances, and 60% adopted QRIS and mobile banking for business transactions. The program demonstrated that digital financial literacy training could improve MSMEs’ financial management practices to become more systematic, transparent, and adaptive to digital economic transformation.