Claim Missing Document
Check
Articles

KEGIATAN PENANGKAPAN DAN PEMASARAN LOKAL KEPITING KELAPA (Birgus latro) DI PULAU YOI, MALUKU UTARA Sulistiono Sulistiono; M. M. Kamal; Nurlisa A. Butet; Thomas Thomas Nugroho
Buletin PSP Vol. 18 No. 2 (2009): Buletin PSP
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper discussed about fishing and marketing activities on the coconut crab (Birgus latro) in Yoi Island.  Field observation and interview with local fishermen was conducted from November 2007 to March 2008 in Yoi Island (North Maluku). The coconut crab is one of an important commodity for Yoi’s people.  Fishing activities are done for 2-3 times per day, 5-7 days per week, and about 15 days per month.  Catch results vary according to time (season) of the fish-ing activities (5-6  individual per day).  The coconut crab weight was classified   into 5 categories such as  Big Tison (21 ons), Big (18-20 ons), Medium (14-17 ons), Small (11-13 ons) and Very Small (7-10 ons).  Mostly, fishermen sell the catch to local collectors.  Marketing of the coconut crab is in Yoi Island, Gebe Island, Ternate and Manado. Key words:  coconut crab (Birgus latro), fishing activity, marketing, Yoi island of North Maluku
ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN PARI TOTOL (Neotrygon kuhlii) DI PERAIRAN SELAT SUNDA Salma Abubakar; Mennofatria Boer; Sulistiono Sulistiono
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 6 No 2 (2015): NOVEMBER 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3476.15 KB) | DOI: 10.24319/jtpk.6.129-138

Abstract

Ikan pari totol (Neotrygon kuhlii) merupakan salah satu sumberdaya ikan ekonomis penting dan sebagai hasil penangkapan di Selat Sunda. Penangkapan yang intensif dapat mengakibatkan penurunan stok ikan pari totol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui panjang bobot, dan karakteristik reproduksi. Karaktersitik reproduksi itu sendiri meliputi ukaran pertama kali matang gonad, tingkat kematangan gonad dan indeks kematangan gonad ikan pari totol (Neotrygon kuhlii) di perairan Selat Sunda yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Labuan, Banten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai hubungan panjang bobot ikan pari totol betina. Berdasarkan hubungan panjang bobot ikan pari betina diperoleh persamaan hubungan panjang dan bobot untuk ikan pari totol betina : W = 0.0007 L2.1496.Sedangkan untuk pari totol jantan persamaan hubungan panjang bobot : W = 0.0000L2.251. Ikan pari totol jantan mempunyai faktor kondisi yang relatif lebih besar daripada ikan pari betina. Penurunan nilai faktor kondisi disebabkan bagian terbesar dari makanan yang dikonsumsi digunakan untuk perkembangan sel-sel reproduksinya). Kisaran ukuran pertama kali matang gonad ikan pari totol betina dengan kisaran panajng total tubuh 700-771, sedangkan untuk ikan pari jantan dengan kisaran panjang total tubuh 690-771. Tingkat kematangan gonad terbanyak betina dan jantan (TKG III) pada bulan Juni dan Juli 2013. Indeks kematangan gonad (IKG) ikan pari semakin meningkat seiring dengan meningkatnya TKG.
Heavy Metal Contain Pb, Hg, Cd and Cu in Whiting Fish (Sillago sihama) Muscle in Estuary of Donan River, Cilacap, Central Java Nica Cah yani; Djamar T. F Lumban Batu; Sulistiono Sulistiono
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 19 No 3 (2016): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.358 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v19i3.15090

Abstract

AbstractWaste produced by industrial activities in Donan River can be a heavy metal which is one source of harmful pollutant to the aquatic environment. This study was conducted monthly from August 2015 to January 2016 at the waters of the Donan River estuary. The aims of this study were to analyze the content of heavy metals Pb, Hg, Cd and Cu in whiting fish muscle and determine the tolerance limit to consume fish containing the heavy metals. Commonly, the average content of heavy metal in the whiting fish muscle based on Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) reading exeded the standard limit determined, but there are also some fish whose heavy metal still below the standard limit. The values of heavy metal in the fish muscle range <0,005-9,19 ppm (Pb); 304,50-4535,22 ppb (Hg); 0,11-0,56 ppm (Cd); and 0,36-1,39 ppm (Cu). The maximum weight limit of fish muscle for adults (50 kg) and children (15 kg) are 17,64 g muscle per week and 5,29 g muscle per week, respectively.
Heavy Metal Contain Cu and Cd on the Mullet in the estuary of Donan River, Cilacap, Central Java Yudha Prastyo; Djamar T.F Lumban Batu; Sulistiono Sulistiono
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 20 No 1 (2017): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.421 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v20i1.16393

Abstract

The estuary of Donan River is an aquatic area that commonly utilized for some activities such as industrial, fisheries and domestic activities. The effluents of many activities may be cause heavy metal contamination for water enivornemant and organism live in the water. The aim of this research was to analyse heavy metal contain Cu and Cd on the mullet (Chelon subviridis) muscle caught at estuary of Donan River, and to determine the safety limit for community consumption. Sampling had been carried out for 6 months, from August 2015 to January 2016. Heavy metal concentration was measured by AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Result of the study shows that heavy metal Cu and Cd in the fish muscle were 0.5009-2.6021 mg/kg and 0.0165-0.2307 mg/kg, respectively that were higher than safety limit.  Based on the study, the safety limit for consumption is 151.72 g meat/week (for adult 50 kg body weight) and 45.52g meat/week (for child 15 kg body weight).
Logam Berat Kerang Totok (Geloina erosa) di Timur Segara Anakan dan Barat Sungai Donan, Cilacap Yeni Irawati; Djamar T.F Lumbanbatu; Sulistiono Sulistiono
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 21 No 2 (2018): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 21(2)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.271 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v21i2.22843

Abstract

Aktivitas industri di perairan Segara Anakan dan Sungai Donan dapat menghasilkan limbah berupa logam berat, yang dapat membahayakan lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis residu logam berat Pb, Hg, Cu dan Cd pada daging kerang totok (Geloina erosa) yang diambil dari 2 stasiun, melihat hubungan bobot total kerang dengan residu logam berat dalam daging kerang dan menetapkan batas aman konsumsi daging kerang bagi masyarakat. Pengukuran kandungan logam berat dilakukan menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Hasil pengukuran residu logam Pb, Hg, Cu dan Cd dalam daging kerang totok yaitu 0,005-0,145 mg/kg, <0,002 mg/kg, 0,209-2.374 mg/kg, dan 0,0050,152 mg/kg yang mengindikasikan bahwa residu logam berat dalamdaging dibawah ambang batas yang telah ditetapkan. Hubungan bobot totalkerang dengan residu logam berat dalam daging ialah negatif. Hasil perhitungan batas maksimum konsumsi kerang totok yaitu 5,3-228,8 g/minggu (dewasa) dan 1,6-68,6 g/minggu (anak-anak). 
Heavy metal content of tank goby (Glossogobius giuris) in East Segara Anakan, Cilacap, Central Java, Indonesia Sulistiono Sulistiono; Yeni Irawati; Djamar T. F Lumban Batu
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 21 No 3 (2018): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.216 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v21i3.24712

Abstract

Segara Anakan is a semi-close water ecosystem which is connected to Donan River (industrial and residential areas) in the east and Citanduy River (agricultural area) in the west. Most activity in those areas can produce a waste which becomes sources of harmful pollutants to the aquatic environment. The aim of this study was to analyze the content level of heavy metals (Pb, Hg, Cu and Cd) in muscle and safety level consumption of the tank goby (Glossogobius giuris) in the area. This study was conducted for 4 months in June, August, September and October 2017 at the waters of East Segara Anakan Lagoon of Cilacap (Central Java Province), The heavy metal concentration in the muscle was measured by AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Based on the analysis, the heavy metal contents of Pb, Hg, Cu, and Cd in the tank goby were 0-0.005 mg/kg, 0-0.044 mg/kg, 0.164-0.293 mg/kg, and 0.001-0.032 mg/kg, respectively and these contents were under the safety limit. Safety level of consumption of the fish was 837.3  g/week (for adult) and 251.2  g/week (for children).
Morphological and Histological Structures of Gonad of Coconut Crab (Birgus latro) Suzana Refiani; Sulistiono ,
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 1 (2009): Juni 2009
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1230.516 KB)

Abstract

The study was aimed to investigate the secondary morphological and histological structures of gonad of coconut crab (Birgus latro). Morphologically, male and female gonads were described based on size, surface condition, colour and ocupied stage in abdomen. Histologically, male gonad was described based on appearance of spermatocyte, spematid and spermatophore using PAS-Hematoksilin method, while female gonad was described on oocyte development, nucleus condition, and deposit of oocyte using Hematoksilin-Eosin methods. Morphologically, testes are smooths, white-brownish, and occupied about 9-40% abdoment, while ovarium surface are smooth-granule, whitish, grey-dark, red, and occupied about 25-80% abdoment. Histologically, the testes showed spermatocyte, spermatid, and spermatozoa in spermatophore, while the ovarium showed oocyte at premature-mature conditions.Key words: Morphological and histological structures, gonad, coconut crab (Birgus latro).
KEBIASAAAN MAKANAN IKAN LIDAH (Cynoglossus lingua) DI PERAIRAN UJUNG PANGKAH, GRESIK, JAWA TIMUR Sulistiono ,; Citra Sari; Murniarti Brodjo
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol. 17 No. 1 (2011): Juni 2011
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.715 KB)

Abstract

Salah satu sumberdaya perikanan yang terdapat di Ujung Pangkah adalah ikan lidah (Cynoglossus lingua). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makanan ikan lidah yang tertangkap di daerah tersebut. Penelitian dilaksanakan di daerah perairan Ujung Pangkah, Gresik, Jawa Timur dengan pengambilan sampel ikan (94 ekor jantan dan 108 ekor betina) sejak Agustus 2005 sampai Januari 2006. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan lidah memiliki makanan utama berupa udang dan makanan pelengkap berupa kepiting dan kerang baik pada ikan jantan maupun ikan betina. Berdasarkan nilai indeks kepenuhan lambung, ikan ini memiliki nilai yang cukup tinggi sekitar bulan September untuk jantan dan Agustus untuk ikan betina. Jenis dan persentase makanan yang dimakan ikan lidah bervariasi tergantung pada ukuran panjang baik pada ikan jantan maupun betina. Berdasarkan indeks similaritas, terdapat kesamaan jenis makanan baik ikan jantan maupun betina.Kata kunci: Gresik, ikan lidah (Cynoglossus lingua), kebiasaan makanan, Ujung Pangkah.
Distribusi Juvenil Ikan Sidat ,Angguilla spp . di Perairan Segara Anakan , Cilacap, Jawa Tengah Ridwan Affandi; M F Rahardjo; Sulistiono .
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol. 3 No. 1 (1995): Juni 1995
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10.661 KB)

Abstract

Suatu penelitian dengan tujuan untuk mengetahui penyebaran juvenil ikan sidat di perairan Laguna Segara Anakan telah dilakukan. Juvenil sidat di tangkap dengan menggunakan alat tangkap "Apong" (trap net) yang ditempatkan di lima stasiun penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Perairan Laguna Segara Anci.kan terdapat dua jenis sidat, yaitu: Anguilla nebulosa nebulosa dan Anguilla bicolor bicolor. A. nebulosa nebulosa lebih dominan daripada A. bicolor bicolor. Kedua jenis ikan sidat ini menyebar hampir merata di kelima stasiun tersebut. Namun puncak kelimpahannya berada dalam bulan yangberbeda.Kata-kata kunci : sidat, distribusi, hubungan panjang berat, faktor kondisi
ASPEK BIOLOGI IKAN BUTINI (Glossogobius matanensis) DI DANAU TOWUTI, SULAWESI SELATAN Sulistiono .; Akhmad Firmansyah; Siti Sofiah; Murniarti Brojo; Ridwan Affandi; Jack Mamangke
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol. 14 No. 1 (2007): Juni 2007
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.446 KB)

Abstract

Penelitian aspek biologi ikan butini (Glossogobius matanensis) di Danau Towuti, Sulawesi Selatan dilakukan sejak Maret 2002 sampai April 2004 dengan menggunakan contoh yang diambil dengan eksperimental jaring insang (ukuran mata jaring ¾, 1, 1¼, dan 1½ inci). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuibeberapa aspek biologi yang meliputi tingkat kematangan gonad, indeks somatik gonad, fekunditas, diameter telur dan kebiasaan makanan. Kematangan gonad diduga secara morfologi, dan fekunditas dihitung secara gravimetrik. Isi lambung diamati dengan menggunakan mikroskop pembesaran 50 kali. Analisis dilakukan untuk mengetahui nisbah kelamin (J/B), indeks somatik gonad (GSI), Indeks isi lambung (ISC), indeks kesukaan (IP) dan indeks similaritas. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ikan butini yang tertangkap terdiri atas 193 jantan dan 219 betina. Nilai nisbah kelamin bervariasi, namun secara umum tidak berbeda nyata dengan 1:1 (α = 0.05).Musim pemijahan diduga sekitar Maret-April dan Oktober-desember, dengan puncak sekitar Maret dan November. Fekunditas berkisar antara 20 667–178 133. Diameter telur berkisar antara 0.04 sampai 0.65 mm. Berdasarkan pola distribusi diduga pola pemijahan ikan ini adalah pemijah sebagian-sebagian. Nilai ISC ikan butini berdasarkan bulan pengambilan contoh berkisar antara 0.02-2.93% (jantan) dan 0.02- 3.20 (betina), dan keduanya diperkirakan lebih aktif mencari makan pada bulan April dan Oktober. Berdasarkan nilai IP, makanan utama ikan butini adalah udang baik pada ikan jantan (77.54%) maupun betina (68.74%). Berdasarkan Indeks similaritas, jenis makanan ikan butini jantan dan betina adalah serupa (0.91).Kata kunci: kematangan gonad, kebiasaan makan, ikan butini, danau Towuti, Sulawesi Selatan.
Co-Authors . Arisyono . Muslihuddin . Sudarmanto ., Carissa A. Furkon Abubakar, Salma Achmad Fahrudin Agus Muji Santoso Agustinus M Samosir Ahmad Zahid Akhmad Firmansyah Aldi Chandra Khoncara Ali Mashar Ali Suman Anang Najamuddin Andi Chadijah Aris Darmansah Azis Purwantoro Bahroin Tampubolon C.P. Simanjuntak Chadijah, Andi Charles Parningotan Haratua Simanjuntak Citra Sari D.S. Sjafei Diah Etika Maharatih Setiarina Dian Herawati Djadja S . Sjafei Djamar Tumpal F. Lumbanbatu Dwi Ari Budi Retnani Dwi Bayu Rendra Eddy Supriyono Endah Purnamawati Erna Wigati Ertika Noviani Etty Riani F.Y. Tantu Fadly Y Tantu Faleh Setia Budi Fredinan Yulianda G.S. Haryani Gadis Sri Haryani Happy Widyarini Hawis H Madduppa Isdradjad Setyobudiandi Isdrajad Setyobudiandi Ismail Ismail Isnugroho, Endro Issirep Sumardi Jack Mamangke Jifi Abu Ammar Joko Purnomo Kurniawati H Ekosafitri Lilik Rodiana M F Rahardjo M Nursid M. Brodjo M. M. Kamal M. Robiyanto M.M. Kamal Ma’arif, Roisul Maria Ulfa Megandhi Gusti Wardhana Mennofatria Boer Mita Ory Pakarti Mohammad Mukhlis Kamal Muhammad Atma Aditya Muhammad Fadjar Rahardjo Muhammad Ichsan Ismail Muhammad Raihan Pambudi Muhammad Salman MUJIZAT KAWAROE Murniarti Brodjo Murniarti Brojo Muslihuddin . Muslihuddin . Nadya Adharani Nica Cah yani Nida Urrahma Hidayati Niken T.M. Pratiwi Nur Rohim Nurlisa Alias Butet Nurul Widayati Perangin-angin, Robet R F . Kaswadji R F Kaswadji R. Affandi Rahmat Kurnia Resna Handayani RIDWAN AFFANDI Risa Tiuria Rizqan Khairan Munandar Roisul Ma’arif Romanus Edy Prabowo Rugaya H. Serosero S. Refiani S.H. Nasution Salma Abubakar Santoso . Selia Hermawati Sigid Hariyadi Siti Sofiah Sonja Kleinertz Subiyanto . Susilo Budi Winarno Suzana Refiani Suzana Refiani Taufik Fakih Hakiki Thomas Nugroho Tuti Panghastuti Ujang Sehabudin, Ujang Wahyuni, Sri Widjojo, Adi Yani Sugiyani Yeni Irawati Yudha Prastyo Yunizar Ernawati Zulkarnaen Zulkarnaen Zulkarnain