Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 BAGI GURU SD DI KOTA SEMARANG Fine Reffiane; Henry Januar Saputra; Moh. Aniq Kh.B
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2014): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v5i2.693

Abstract

AbstractCurriculum 2013 (henceforth: K13) is designed to support students?óÔé¼Ôäó competence in knowledge, skill and attitude. They can be achieved from learning the series of subjects as a continuum supporting to the competence. Providing teachers is one important thing in K13 because they meet a change of teaching methods. They do not only give materials in the head of the class, but also encourage their students to act creatively and make them speak courageously. Training K13 attempts to formalize the teachers?óÔé¼Ôäó mindsets to prepare, conduct, and evaluate learning based on the approach and evaluation of K13 correctly. The approaches offered in this public service include systemic and continuing steps. After training, the teachers get the information on how to apply K13 and how to make a set of teaching curriculum in primary schools (SD/MI) so that they can improve their skills in applying their teaching.Keywords: Curriculum 2013, Learning InstrumentsAbstrakKurikulum 2013 dirancang untuk memperkuat kompetensi siswa dari sisi pengetahuan, keterampilan dan sikap secara utuh. Proses pencapaiannya melalui pembelajaran sejumlah mata pelajaran yang dirangkai sebagai suatu kesatuan yang saling mendukung pencapaian kompetensi tersebut. Penyiapan guru sangat penting karena dalam kurikulum baru metode pengajaran mengalami perubahan. Guru tidak lagi berdiri di depan kelas memberikan materi, tetapi dituntut mampu mendorong siswa untuk kreatif dan berani berbicara. Pelatihan Kurikulum 2013 bertujuan agar terjadi perubahan pola fikir (mindset) guru dalam mempersiapkan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan mengevaluasi hasil pembelajaran sesuai dengan pendekatan dan evaluasi pembelajaran pada Kurikulum 2013 dengan baik dan benar. Metode pendekatan yang ditawarkan pada pengabdian masyarakat ini meliputi tahapan-tahapan yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. Setelah mengikuti pelatihan, guru mendapatkan informasi tentang penggunaan kurikulum 2013 di tingkat SD/MI serta ketrampilan guru dalam pembuatan perangkat pengajaran kurikulum SD/MI meningkat.Kata kunci: kurikulum 2013, perangkat pembelajaran
PENGARUH PEMBELAJARAN E-LEARNING BERBASIS MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS V SDN LOSARI LOR 03 KABUPATEN BREBES UMI HANI; FERINA AGUSTINI; FINE REFFIANE
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i3.1256

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran E-learning berbasis media Audio Visual terhadap keaktifan belajar siswa kelas V SDN Losari Lor 03 Kabupaten Brebes. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan model Pre Experimental Design bentuk one group pretest-posttest design. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, angket, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa rata-rata skor keaktifan akhir lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata skor keaktifan awal (80,5>40,545). Dan hasil rata-rata skor keaktifan akhir dari angket yang diisi oleh orang tua siswa lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata skor keaktifan awal (80,454>40). Hasil analisis uji-t diperoleh hasil   sebesar 28,234 dan  sebesar 1,717 yang artinya    yaitu 28,234>1,717. Dan hasil perhtungan uji-t angket orang tua siswa diperoleh  sebesar 24,698 dan  sebesar 1,717, yang artinya    yaitu 24,698>1,717. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pembelajaran E-Learning berbasis media Audio Visual terhadap keaktifan belajar siswa kelas V SDN Losari Lor 03 Kabupaten Brebes.Kata Kunci: Keaktifan Belajar, Pembelajaran E-Learning, Media Audio Visual.
SaPengaruh Model Pembelajaran Project-Based Learning Berbasis Etnosains Tema Lingkungan Sahabat Kita Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Kelas V SD Negeri 03 Lebak Jepara Jawa Tengah Dyka Uswatun Khasanah; Fine Reffiane; Mila Karmila
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i1.932

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar siswa kelas V SD pada tema lingkungan sahabat kita. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning berbasis Etnosains tema lingkungan sahabat kita terhadap aktivitas belajar siswa kelas V SDN 03 Lebak. Penelitian ni dilaksanakan pada salah satu SDN di Jepara yang berjumlah 25 siswa dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu “nonprobability sampling”. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Berdasarkan hasil analisis data penelitian setelah mendapatkan perlakuan dengan menggunakan model Project Based Learning berbasis etnosains diperoleh thitung = 15,027 > ttabel = 2,021. Maka H0 ditolak yang berarti rata-rata aktivitas belajar kelas yang menggunakan model project based learning berbasis etnosains lebih dari rata-rata aktivitas belajar kelas yang menggunakan model konvensional. Uji ketuntasan klasikal mencapai 88%. dengan hasil pengaruh model project based learning berbasis etnosains sebesar 72% pada tema lingkungan sahabat kita. Maka terdapat pengaruh yang positif model pembelajaran Project Based Learning berbasis etnosains terhadap aktivitas belajar siswa kelas V SDN 03 Lebak.Kata Kunci :model Project Based Learning, Etnosains, Aktivitas belajar
Analisis Penggunaan LMS SPADA UPGRIS pada Mata Kuliah IPA Program Studi S1 PGSD Universitas PGRI Semarang dengan Pendekatan Etno-STEM Fine Reffiane; Sudarmin Sudarmin; Wiyanto Wiyanto; Sigit Saptono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata Pelajaran IPA merupakan mata pelajaran terstruktur untk penguasaan pada suatu konsep IPA.Sehingga diperlukan suatu proses pembelajaran yang tidak membosankan. Kondisi saat ini sedangterjadi pandemic Covid 19 sehingga system pembelajaran tatap muka beralih menjadi systempembelajaran secara online. Untuk itu perlu dilakukan penelitian pada mahasiswa yang mengikutiperkuliahan IPA di program studi S1 PGSD Universitas PGRI Semarang. Penerapan pendekatanEtno-STEM pada mahasiswa yang dilakukan secara komprehensif dapat dilaksanakan dengan baikmelalui proses pembelajaran daring yang dilakukan pada LMS SPADA UPGRIS.Metode Penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwadari sepuluh pernyataan yang diajukan. Terdapat pernyataan yaitu yang masuk dalam kategori sangatsesuai yaitu pada proses penguploadan tugas yang dapat dilakukan dengan tepat waktu.Penggunaan LMS SPADA UPGRIS memberikan dampak yang positif dengan diperolehnya databahwa penggunaan LMS SPADA UPGRIS menambah semangat belajar sebanyak 96,5 %.
Kesulitan Membaca pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Ulfi, Ulfiatul Inka Aprilia; Rizky Esti Utami; Fine Reffiane; Ganis Suprihatini
Indonesian Gender and Society Journal Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/igsj.v4i1.60223

Abstract

Kesulitan membaca merupakan suatu sindrom kesulitan dalam mempelajari komponen-komponen kata dan kalimat, mengintegrasikan komponen kata-kata dan kalimat, dalam belajar segala sesuatu yang berkenaan dengan waktu, arah, dan masa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca yang dialami oleh siswa kelas IV Sekolah Dasar dan upaya dalam menangani kesulitan membaca yang dilakukan oleh guru kelas IV Sekolah Dasar. Subjek dalam penelitian ini yaitu dua siswa kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa beberapa faktor seperti kurangnya pengalaman membaca, kurangnya dukungan dari lingkungan, dan faktor-faktor psikologis dapat menjadi penyebab utama kesulitan membaca pada siswa kelas IV SD. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merekomendasikan beberapa strategi intervensi yang meliputi pendekatan pembelajaran yang berbasis pada kebutuhan individual, peningkatan dukungan dari guru dan orang tua, serta penggunaan metode pembelajaran yang beragam dan menyenangkan untuk meningkatkan minat dan kemampuan membaca siswa kelas IV SD. Simpulan hasil penelitian ini adalah satu siswa mengalami kesulitan dalam mengeja dua huruf dan kesulitan membedakan huruf yang bentuknya sama. Sedangkan satu siswa yang lain sudah bisa membaca dengan lancar akan tetapi kesulitan membedakan huruf yang bentuknya sama.
Analisis Pembelajaran Berdiferensiasi Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas IV SD Adelia, Shafira Iman; Fine Reffiane; Suyitno
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 7 No 4 (2024): December
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdasmatappa.v7i4.3997

Abstract

This study aims to analyze the application of differentiated learning in the subject of Natural and Social Sciences (IPAS) in grade 4 of SD Negeri 1 Penganten. The differentiated approach allows teachers to adjust the material, process, and learning products according to the diverse needs, interests, and abilities of students. A qualitative method with a case study approach was used in this study, involving observation, interviews with teachers and students, and analysis of learning documents. The results of the study indicate that differentiated learning can increase student engagement and understanding of the IPAS material, especially through the application of strategies and media that are tailored to individual learning styles. Teachers also show flexibility in using various approaches, such as giving different assignments, diverse learning groups, and utilizing technology in the learning process. However, the challenges faced include limited time and resources to implement differentiated learning optimally. Therefore, this study suggests the need for adequate training and provision of resources for teachers to strengthen the application of differentiated learning at the elementary school level.
Pengaruh Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Pada Tema 6 Subtema 1 di SD Negeri Tandang 01 erwinda, nisa; Ari Widyaningrum; Fine Reffiane
JANACITTA Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jnctt.v6i2.2261

Abstract

Abstract The background of this study is the learning outcomes achieved by students, which can be seen from various aspects of cognitive learning outcomes, attitudes and assessment of student activity during learning, and that many students have poor learning outcomes. Yes, and is still below the KKM grades of many students. (minimum completeness criteria). The purpose of this study was to determine the effect of a project-based learning model in improving her 5th grade learning outcomes for SD Negeri Tandang 01, Theme 6, Subtheme 1. This study used a pre-experimental design, type 1 group pre-test-post-test. ). For a significance level of α=0.05 and a sig value of 0.01, the ttable value is tcount ie −2.022<1.703, which is known to be Sig If 0.05, ie 0.01 < 0.05, Hα is accepted and H0 is rejected at the significance level α = 0.05. Therefore, we can conclude that there is an impact on the project-based learning model that addresses student learning outcomes for V6 subtopic 1. To improve overseas elementary schools 01.   Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar yang dicapai siswa, yang dapat dilihat dari berbagai aspek hasil belajar kognitif, sikap dan penilaian aktivitas siswa selama pembelajaran, dan masih banyak siswa yang memiliki hasil belajar yang kurang baik.  Iya, dan masih dibawah nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) kebanyakan siswa.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Tandang 01 Tema 6 Subtema 1 tes-pasca-tes.  Untuk tingkat signifikansi α=0,05 dan nilai sig 0,01, maka nilai ttabel adalah thitung yaitu −2,022<1,703 yang diketahui Sig Jika 0,05 yaitu 0,01 < 0,05 maka Hα diterima dan H0 ditolak pada signifikansi  tingkat α = 0,05.  Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat dampak terhadap model pembelajaran berbasis proyek yang membahas hasil belajar siswa subtopik V6 1. Untuk meningkatkan Sekolah Dasar perantauan 01.
Media ICAN terhadap Creative Thinking Skills pada Materi Perkembangbiakan Tumbuhan Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Imam Muhammad Taufik; Husni Wakhyudin; Fine Reffiane
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisan dari media Ican pada pembelajaran IPAS materi perkembangbiakan tumbuhan kelas 4 sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan Reseach and Develpoment (R&D) dengan pendekatan pengembangan model ADDIE. Adapun subjek penelitian ini ialah siswa kelas IV sejumlah 16 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, beserta angket. Hasil uji validitas oleh ahli media (93,75%) dan ahli materi (96,25%) menunjukkan hasil sangat valid. Hasil uji kepraktisan diperoleh dari tanggapan guru media sebesar 100% (sangat praktis), tanggapan guru materi sebesar 97,5% (sangat praktis), dan tanggapan siswa sebesar 95%. Dengan demikian, media Ican layak dalam segi validitas dan layak diimplementasikan bagi siswa kelas IV SD.
Analisis Miskonsepsi Materi FPB Dan KPK Pada Soal Cerita Matematika Kelas V SDN 2 Doropayung Pratiwi, Putri Zhulian Pratiwi; Sunan Baedowi; Fine Reffiane
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 12 No. 2 (2025): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v12i2.4520

Abstract

Siswa sering mengalami miskonsepsi saat mengerjakan soal cerita FPB dan KPK yang menghambat pembelajaran matematika. Hal ini melatar belakangi dilakukannya penelitian yang bertujuan 1) mendeskripsikan jenis miskonsepsi yang terjadi pada siswa 2) mengetahui penyebab terjadinya miskonsepsi siswa dalam mengerjakan soal cerita FPB dan KPK. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif, pengumpulan data yang dilakukan menggunakan : wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 3 siswa kelas V SDN 2 Doropayung. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan jika terdapat miskonsepsi diantaranya Careless errors (Ketelitian), Concept errors (Kesalahan Konsep), kombinasi Careless errors dan Concept errorss (Ketelitian dan Penggunaan Konsep). Penyebab terjadinya miskonsepsi 1) soal cerita tidak mampu difahami oleh siswa 2) guru kurang bervariatif dalam memberikan soal 3) media ajar yang hanya difokuskan pada siswa tertentu. Dalam peningkatan pemahaman siswa tentang materi FPB dan KPK perlu digunakan media interaktif yang dapat difahami seluruh siswa.
Pelatihan Peningkatan Kompetensi Numerasi Guru SDN Tambakrejo 01 Nugroho, Aryo Andri; Ida Dwijayanti; Fine Reffiane; Mudzanatun
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13351

Abstract

Permasalahan yang dihadapi SDN Tambakrejo 01 adalah kurangnya guru-guru terkait pengetahuan numerasi sehingga perlu adanya peningkatan kompetensi tentang numerasi terhadap guru-guru sehingga dapat mentransfer pengetahuan kepada peserta didik terkait numerasi. Target luaran pada kegiatan ini yaitu guru-guru SD Negeri Tambakrejo 01 dapat memahami lebih mendalam dan dapat membuat soal numerasi yang dapat diaplikasikan pada pembelajaran di kelas.  Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan cara berkolaborasi antara dua pihak, yaitu Universitas PGRI Semarang sebagai pemrakasa dan pelaksana Iptek dan SD Negeri Tambakrejo 01 sebagai sasaran kegiatan yang menyiapkan para guru untuk mengikuti rangkaian program serta tempat untuk kegiatan pelatihan. Secara teknis dalam kegiatan ini terdapat 4 metode yang akan dilakukan, yaitu: tutorial, planning, sharing, evaluasi dan umpan balik. Tim terdiri dari 4 orang ahli yang terkait numerasi dan pembelajaran di kelas serta dibantu oleh 3 mahasiswa yang terdiri dari 2 mahasiswa untuk dokumentasi dan pengumpulan data. Pelaksanaan Kegiatan dihadiri oleh 4 narasumber dan 22 peserta pelatihan. Kegiatan berlangsung 32 JP. Peserta menemukan pemecahan masalah pembelajaran numerasi. Peserta mengakui Latihan soal numerasi untuk peserta didik belum mengarah bentuk soal  pada bentuk soal yang berktiteria HOTS