Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT RUMAH TANGGA Ningsih, Nining Ade; Yusuf, Andi; Rismawati, Rismawati; Hamzah, Hadzmawaty; Syarifuddin, Surya
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 23 No 1 (2023): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v23i1.414

Abstract

PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di tatanan rumah tangga adalah upaya untuk menyadarkan keluarga dan masing-masing anggota keluarga agar memilki kemauan dan kemampuan dalam mempraktikkan PHBS. Angka kesakitan dan kematian penyakit infeksi dan non infeksi dapat dicegah dengan PHBS. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di Desa Wale-Ale Kecamatan Tongkuno Selatan Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi sebanyak 409 ibu rumah tangga sedangkan sampel sebanyak 80 ibu rumah tangga yang diambil dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan pengetahuan dengan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dengan nilai p=0.000 dan ada hubungan sikap dengan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dengan nilai p=0.000. Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Diharapkan kepada rumah tangga khususnya ibu untuk lebih meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui peningkatan pengetahuan dan sikap. Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT ANAK DI PANTI ASUHAN NUR FAIZAL DAN PANTI ASUHAN AL IMRAN Ulfah Mahfudah; Ummi Kalsum Marwan; Hadzmawaty Hamzah
Public Health And Medicine Journal Vol. 1 No. 2 (2023): PAMA Edisi Juni 2023
Publisher : ILRSCentre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59583/pama.v1i2.55

Abstract

Triple burden ini akan menjadi salah satu ancaman bagi bangsa karena menyebabkan produktivitas masyarakat menjadi terganggu oleh penyakit tidak menular (PTM) dan gaya hidup tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesehatan lingkungan ,untuk menerapkan Germas pada anak panti asuhan. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan rancangan penelitian observasional menggunakan kuesioner sebagai instrumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku phbs kategori cuci tangan pakai sabun kedua panti asuhan sebanyak 9 responden (42,8%) dan 5 responden (29,8%). Panti asuhan pertama sebanyak 12 reponden (57,1%) mandi dan gosok gigi 2x sehari dan panti asuhan kedua sebayak 8 (47,05%) responden. Lalu pada kategori kebersihan lingkungan, panti asuhan pertama ada 51 (71,4%) responden yang membersihkan kamar mandi sesuai jadwal piket, dan 7 (41,1%) responden pada panti asuhan kedua.
Kegiatan Penyuluhan, Senam dan Pemasangan Alat CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) Sederhana Di UPT SD Negeri 128 Inpres Lengkese 1 Hamzah, Hadzmawaty; Liliskarlina, Liliskarlina; Dullah, Arif Atul Mahmuda
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol 4, No 2 (2024): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v4i2.906

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan tangan sebagai upaya pencegahan penyakit. Dalam kegiatan ini, penyuluhan diberikan untuk memberikan informasi yang tepat mengenai langkah-langkah cuci tangan yang benar, manfaat cuci tangan dengan sabun, serta dampak positifnya terhadap kesehatan. Selain itu, senam cuci tangan dilakukan sebagai metode interaktif dan menyenangkan untuk mengajarkan teknik cuci tangan yang benar kepada peserta, terutama anak-anak. Dengan menggabungkan gerakan senam yang diiringi musik, peserta diharapkan dapat lebih mudah mengingat langkah-langkah cuci tangan yang efektif. Program ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan cuci tangan yang baik di kalangan masyarakat, yang pada akhirnya dapat membantu mencegah penyebaran penyakit infeksi.
KEBIASAAN MEROKOK DAN PENGGUNAAN MASKER TERHADAP KEJADIAN RESTRIKSI PARU PADA PEKERJA PT X KABUPATEN KUTAI KERTANEGARA Jamal, Hudriani; Lutfi, Mustafa; Mahfudah, Ulfa; Liliskarlina, Liliskarlina; Hamzah, Hadzmawaty
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 8, No 2 (2024): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v8i2.915

Abstract

Penyakit restriksi paru atau interstitial lung disease (ILD) memiliki variasi prevalensi di seluruh dunia. Restriksi paru merupakan penurunan elastisitas fungsi paru sehingga tidak dapat berkembang secara maksimal pada saat proses respirasi. Data Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur tahun 2023 menunjukkan jumlah kasus restriksi paru adalah 128 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kebiasaan merokok dan penggunaan masker terhadap kejadian restriksi paru pada pekerja PT X Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini menggunakan desain studi case control. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di PT X Kabupaten Kutai Kartanegara dan memiliki register hasil Medical Check Up pada Tahun 2021, 2022, dan 2023. Penarikan sampel dilakukan dengan sistematic random sampling. Jumlah sampel sebanyak 164 responden dengan perbandingan 1:3 dan memenuhi kriteria yang terdiri atas 41 kasus restriksi paru dan 123 kontrol. Data dianalisis menggunakan uji Odds Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan merokok (OR = 10,165; p-value = 0,000) dan penggunaan masker (OR = 6,125; p-value = 0,000) merupakan faktor risiko kejadian restriksi paru pada pekerja PT X Kabupaten Kutai Kartanegara. Disarankan perlunya dilaksanakan edukasi dan pengawasan penggunaan masker serta pembatasan kebiasaan merokok pada pekerja saat berada di lingkungan kerja.
Efektivitas metode penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan HIV/AIDS pada remaja Alwi, M. Akbar; Hamzah, Hadzmawaty; Syarifuddin, Surya; Ningsih, Nining Ade
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1589

Abstract

Latar Belakang: HIV/AIDS sampai saat ini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Salah satu kelompok yang berisiko tertular virus HIV adalah remaja. Pendidikan kesehatan bagi remaja sangat penting sebagai upaya pencegahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penyuluhan dengan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan remaja.Metode: Studi ini menggunakan desain pra-eksperimental "The One Group Pre Test-Post Test Design" di SMK 3 Gowa. Sebanyak 22 siswa dipilih secara aksidental sebagai sampel. Intervensi berupa ceramah interaktif diberikan, dan pengetahuan diukur menggunakan kuesioner terstruktur sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon.Hasil: Terdapat 21 responden (95,45%) mengalami peningkatan pengetahuan dengan rata-rata peningkatan tersebut cukup tinggi (Mean Rank = 11,98). Hanya 1 responden (4,55%) yang mengalami penurunan skor, dengan penurunan yang kecil (Mean Rank = 1,50). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p=0,000.Kesimpulan: Metode penyuluhan berupa ceramah efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS.
Knowledge of HIV/AIDS Among Adolescents in Indonesia: A Systematic Review Alwi, M Akbar; Hamzah, Hadzmawaty; Syarifuddin, Surya; Karlina, Lilis
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v11i1.1556

Abstract

Background: HIV/AIDS remains a significant public health issue globally, with adolescents being one of the most at-risk groups due to various risky behaviors. Limited access to comprehensive information contributes to the continued transmission of HIV within this age group. Objectives: This study aims to describe the level of knowledge about HIV/AIDS among adolescents in Indonesia. Methods: A systematic review was conducted by examining articles published between 2010 and 2024 that align with the study objectives. Ten relevant studies were identified and analyzed. Results: Among the studies reviewed, four reported that adolescent knowledge of HIV/AIDS was categorized as "good." Three studies indicated a "moderate" level of knowledge, and another three revealed a "poor" level. Conclusions: These findings highlight the ongoing need to enhance comprehensive HIV/AIDS education among Indonesian adolescents. Strategies should include school-based education programs, community outreach utilizing various accessible media, and integration of reproductive health education into the school curriculum.
Penyuluhan Kesehatan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan Pergaulan Bebas pada Kalangan Remaja UPT SMPN 1 Mangarabombang Takalar Hamzah, Hadzmawaty; Liliskarlina, Liliskarlina; Mahfudah, Ulfah
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol 5, No 1 (2025): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v5i1.933

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaaan remaja tentang bahaya narkoba dan pergaulan bebas sebagai upaya pencegahan. Dalam kegiatan ini, penyuluhan dilaksanakan untuk memberikan informasi yang tepat mengenai bahaya narkoba dan pergaulan bebas, pengenalan jenis narkoba, dampak penyakit yang timbul akibat narkoba dan pergaulan bebas. Selain itu, penyuluhan dilakukan sebagai metode interaktif, pre post test untuk memberi pemahaman dan mengukur tingkat pemahaman peserta. Hasil pre post test yang dilakukan antara lain siswa lebih banyak memahami bahwa dampak dari pergaulan bebas adalah hamil di luar nikah yakni 59,6% dan yang menjawab berisiko terkena penyakit menular adalah 6,4%. Pada pertanyaan penyebab pergaulan bebas, terdapat 70% siswa menjawab karena kurangnya pengawasan orang tua, yang menjawab karena pengaruh teman sebaya sebesar 14,9%, karena media sosial dan internet 12,8%, dan kurangnya pendidikan agama moral sebanyak 2,1%. Siswa belum memiliki cukup pemahaman mengenai kepanjangan HIV AIDS dan bagaimana proses timbulnya penyakit pada pengidap HIV AIDS. Berarti pemahaman siswa tentang risiko penyakit menular ini masih perlu ditingkatkan, bisa melalui program ekskul, maupun melalui program kerjasama dengan pihak-pihak yang berkompeten di bidang penyakit, kenakalan remaja, dan narkotika. Hubungan narkoba dan pergaulan bebas serta beragam dampaknya sangat penting untuk disampaikan kepada siswa agar mereka faham dengan baik dampaknya baik dari aspek sosial, aspek hukum, maupun dari aspek kesehatan. Dengan metode penyuluhan ini, peserta diharapkan dapat lebih mudah memahami tentang bahaya narkoba dan pergaulan bebas serta risiko dampak penyakit yang dapat ditimbulkan. Program ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkala di kalangan remaja, yang pada akhirnya dapat membantu mencegah penyebaran penyakit dan degradasi moral di kalangan remaja.
Pengaruh Dana Bantuan Operasional Kesehatan Terhadap Kualitas Layanan Kesehatan Lingkungan Di Puskesmas Momiwaren Kabupaten Manokwari Selatan Mahfudah, Ulfah; Situmorang, Batara Fajar; Hamzah, Hadzmawaty; Liliskarlina, Liliskarlina
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 9, No 1 (2025): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v9i1.944

Abstract

Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) adalah program pemerintah yang bertujuan mendukung operasional puskesmas dalam meningkatkan layanan kesehatan. Kualitas layanan kesehatan lingkungan mencerminkan efektifitas fasilitas dan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang bersih, aman, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh BOK terhadap kualitas layanan kesehatan lingkungan berdasarkan lima dimensi: tangiable, reliability, assurance, responsiveness, dan empathy. Metode yang digunakanadalah kuantitatif dengan pencekatan cross sectional study. Sampel penelitian berjumlah 230 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann withney U untuk melihat perbedaan kualitas layanan berdasarkan alokasi BOK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Bantuan Operasional Kesehatan terhadap kualitas layanan kesehatan lingkungan di Puskesmas Momiwaren, dengan nilai Asymp.Sig (2-tailed) 0,001 pada semua dimensi. Semua dimensi mengalami peningkatan signifikan, menandakan bahwa penggunaan dana BOK berkontribusi terhadap perbaikan layanan kesehatan lingkungan. Disarankan agar puskesmas mempertahankan dan meningkatkan efektifitas penggunaan BOK, khususnya dalam pengadaan fasilitas, pelatihan tenaga kesehatan, dan peningkatan responsivitas layanan. Selain itu, pemerintah perlu melakukan evaluasi berkala terhadap alokasi dan realisasi dana BOK agar manfaatnya dapat lebih optimal dirasakan oleh masyarakat.
ANALISIS KINERJA RUMAH SAKIT ISLAM FAISAL MAKASSAR DENGAN METODE BALANCE SCORECARD BERDASARKAN PERSPEKTIF PELANGGAN DAN PERSPEKTIF PERTUMUBUHAN PEMBELAJARAN TAHUN 2020 Hamzah, Hadzmawaty
Public Health and Medicine Journal Vol 1 No 3 (2023): PAMA Edisi Oktober
Publisher : Institute Laboratory of Research and Statistics Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balance scorecard adalah suatu susunan kerja, yang menghubungkan visi, misi, dan strategi untuk kunci keberhasilan sukses suatu organisasi saat ini dan masa mendatang. Tujuan penelitian. untuk mengetahui Kinerja Rumah Sakit Umum Faisal dengan metode balance scorecard berdasarkan 2 perspektif yaitu perspektif pelanggan dan perspektif pertumbuhan pembelajaran. Desain penelitian: deskriptif kuantitatif, yaitu pendekatan yang dilakukan dengan menganalisis data ordinal dari hasil jawaban kuesioner responden dan data-data angka (rasio) yang diperoleh dalam pengumpulan data. Setelah data dianalisis, kemudian hasilnya dipaparkan secara deksriptif. Hasil penelitian: Tingkat kepuasan pelanggan memperoleh skor sebesar 3695 berada pada interval “cukup puas” yaitu Skor 2832 – 3704. Tingkat retensi pelanggan diperoleh skor 740 berada pada interval “Baik” yaitu Skor 741 – 915. Tingkat retensi karyawan yang diperoleh skor 1497 pada interval Skor pada 1428 – 1868 kategori ”cukup baik”. Tingkat kepuasan karyawan skor 958, di interval skor 856 – 1120 = “cukup baik”. Tingkat pelatihan karyawan RS Islam Faisal Makassar skor 654 berada di interval Skor 570 – 746 kategori ”cukup baik”. Saran: menjadi bahan edukasi atau referensi Bagi Rumah Sakit Islam Faisal Makassar : 1. meningkatkan mutu pelayanan sesuai dengan visi dan misi Rumah Sakit Islam Faisal Makassar. 2. meningkatkan kecepatan dan ketetapan dalam melakukan pelayanan, memberikan perhatian kepada karyawan dengan bonus dan insentif yang sesuai serta memberikan pelatihan dan pendidikan agar memberikan mutu sdm yang semakin berkompeten.
Edukasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Siswa/I Kelas 5 & 6 SDN 139 Inpres Benteng Sanrobone Kabupaten Takalar Hamzah, Hadzmawaty; Liliskarlina, Liliskarlina; Hasan, Nurul Wahidah
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol 5, No 2 (2025): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v5i2.984

Abstract

Reproductive health is an essential aspect of children’s growth, particularly during puberty. However, many elementary school students have limited knowledge about physical changes and the importance of maintaining reproductive hygiene. This community service activity aimed to improve the knowledge and awareness of students at SDN 139 Inpres Benteng Sanrobone regarding reproductive health through interactive education. The activity employed lectures, discussions, and question–answer sessions, supported by educational media such as the book “My First Puberty” and posters. The results indicated an increase in students’ understanding of puberty changes, personal hygiene, and healthy behaviors. Simple evaluation through oral questioning showed that more than half of the students answered correctly after the session. Teachers also gained insights on how to deliver reproductive health materials in an age-appropriate and engaging manner. The activity received positive responses from both students and teachers and is recommended to be implemented continuously in elementary schools.