Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pelatihan Coding dan Artificial Intelligence (AI) Untuk Tenaga Pendidik dan Kependidikan SMA Islam Alulum Terpadu Medan Rizal, Chairul; Linda Wahyuni; Supiyandi; Muhammad Eka; Yusuf Ramadhan Nasution
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v4i2.693

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya programming (coding) dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), menuntut generasi muda untuk memiliki literasi digital yang memadai. SMA Islam Alulum Terpadu sebagai institusi pendidikan berbasis keislaman membutuhkan penguatan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan dasar tenaga pendidik dan kependidikan mengenai coding dan AI melalui pelatihan praktik langsung. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory training yang melibatkan tenaga pendidik dan kependidikan secara aktif dalam sesi pengenalan konsep, praktik membuat program menggunakan Chat GPT dan Canva, serta pemanfaatan platform AI generatif dan AI no-code. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman tenaga pendidik dan kependidikan, yang ditunjukkan melalui perbandingan nilai pre-test dan post-test, peningkatan kreativitas dalam mini project, serta antusiasme tinggi terhadap pemanfaatan teknologi. Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan kurikulum ekstrakurikuler berbasis teknologi di sekolah.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Eco-Pop Terhadap Hasil Belajar Ekosistem Peserta Didik Kelas 5 Sekolah Dasar: The Effect of the Jigsaw Type Cooperative Learning Model Assisted by Eco-Pop Media on the Ecosystem Learning Outcomes of 5th Grade Elementary School Students Salma Nurhaliza Darmansyah; Ali Azhar Herdiansyah; Nurul Hasna Haifa; Linda Wahyuni; Wulan Sapitri; Febby Deca Lestari; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9805

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah sejak dini, namun pembelajaran ekosistem kerap masih bersifat teoritis dan kurang kontekstual sehingga membuat peserta didik kesulitan memahami keterkaitan antar komponen ekosistem secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media Eco-Pop terhadap hasil belajar peserta didik pada materi ekosistem kelas V sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan desain Pre-Eksperimen One-Group pretest-posttest dengan sampel penelitian sebanyak 26 peserta didik kelas V di salah satu sekolah dasar di Purwakarta. Tes ini terdiri dari 5 soal pretest dan posttest dengan bentuk uraian singkat yang mengukur kemampuan peserta didik memahami hubungan antara komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan taraf signifikansi p < 0,001, rata-rata skor pretest sebesar 47,31 dan posttest sebesar 64,23 yang mengindikasikan adanya peningkatan hasil belajar setelah penerapan pembelajaran. Model Jigsaw mendorong aktivitas kolaboratif dan konstruksi pengetahuan, sedangkan media Eco-Pop memfasilitasi representasi visual yang konkret sehingga mempermudah pemahaman konsep abstrak. Meskipun demikian, capaian pada indikator berpikir tingkat tinggi masih rendah, ditunjukkan oleh skor rata-rata indikator C3 sebesar 74,7% yang lebih tinggi dibandingkan indikator C4 sebesar 25,3% dari keseluruhan hasil posttest. Secara keseluruhan, pembelajaran Jigsaw berbantuan media Eco-Pop efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta didik dan direkomendasikan sebagai inovasi pembelajaran IPA di sekolah dasar.