Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Faktor yang Berhubungan Dengan Keputusan Pelanggan Dalam Memilih Kembali Jasa Pelayanan Rawat Inap Di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia Manisha, Manisha; Sulisna, Aida; Fitria, Dilla; Azura, Putri Zalfa; Mawaddah, Mawaddah
Jurnal Rekam Medic Vol 6, No 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v8i2.6660

Abstract

Pendahuluan: Pelayanan rawat inap merupakan bentuk pelayanan di rumah sakit dimana pasien dirawat didalam ruangan di rumah sakit. Pelayanan Rawat Inap adalah suatu kelompok pelayanan kesehatan yang terdapat di Rumah Sakit yang merupakan gabungan dari beberapa fungsi pelayanan. Tujuan: Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keputusan pelanggan dalam memilih kembali jasa pelayanan rawat inap di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia. Metode: Kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang melakukan rawat inap di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia yang menggunakan jasa pelayanan rawat inap pada bulan Januari sampai bulan Maret sebanyak 871 pasien.  Sampel penelitian sebanyak 90 pasien  menggunakan teknik Purposive Sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: kualitas pelayanan memiliki nilai (p = 0,000 0,05), fasilitas Kesehatan (p =  0,027 0,05), dan Loyalitas Pelanggan (p = 0,013 0,05) dengan keputusan pelanggan dalam memilih kembali jasa pelayanan rawat inap di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia. Kesimpulan:  ada hubungan kualitas pelayanan fasilitas Kesehatan dan Loyalias Pelangan (p = 0,013 0,05) dengan keputusan pelanggan dalam memilih kembali jasa pelayanan rawat inap di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia. Saran: bagi petugas kesehatan sebaiknya lebih mempertahankan fasilitas yang ada agar rumah sakit dapat terus berkembang karena pasien akan merasa lebih dipuaskan dengan adanya fasilitas yang telah di sediakan rumah sakit.
Analisa Kinerja Petugas TB (Tuberculosis) di Rumah Sakit yang Telah Dilatih Program HDL (Hospital Dots Lingkage) di Kota Medan Fitria, Dilla
Jurnal Rekam Medic Vol 3, No 2 (2020): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v3i2.4953

Abstract

Tuberkulosis sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia, terutama di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse) yang direkomendasikan oleh WHO merupakan pendekatan yang paling tepat saat ini dan harus dapat dilaksanakan secara sungguh-sungguh dengan melakukan pengawasan dan pengendalian pengobatan penderita. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan faktor predisposisi yaitu pengetahuan, pelatihan, sikap, motivasi; faktor pemungkin yaitu sarana dan prasarana atau fasilitas; maupun faktor penguat yaitu pengawasan dan pembinaan Direktur Rumah Sakit (kepemimpinan) terhadap kinerja petugas rumah sakit terhadap pelaksanaan strategi DOTS pada pasien TB di rumah sakit yang telah dilatih Program HDL (Hospital DOTS Lingkage) di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh petugas P2TB di rumah sakit yang telah memperoleh pelatihan program HDL dari Dinas Kesehatan terdiri dari 3 profesi yaitu dokter, paramedis, dan petugas laboratorium dengan total sebanyak 42 orang, maka seluruh populasi diambil sebagai sampel. Tahapan analisis data yaitu univariat, bivariat dan multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pengetahuan (p=0,009), motivasi (p=0,045), sarana dan prasarana (p=0,013) dan kepemimpinan (p=0,016) terhadap kinerja petugas dalam pelaksanaan strategi DOTS. Variabel yang paling dominan memengaruhi kinerja petugas adalah pengetahuan dengan nilai koefisien regresi 4,196. Petugas yang memiliki pengetahuan cukup, motivasi tinggi, sarana dan prasarana cukup dan kepemimpinan cukup memiliki probabilitas sebesar 99% untuk kinerja yang baik. Diharapkan rumah sakit perlu berkomitmen dalam mendukung pelaksanaan P2TB dengan cara menginstruksikan, melakukan supervisi, memberikan reward, direktur langsung mengawasi pelaksanaan DOTS di rumah sakit. Dinas Kesehatan Kota Medan agar dapat melengkapi sarana maupun prasarana.
Strategy For Developing Fraud Prevention In The Implementation Of National Health Insurance At The Medan Baru Special Eye Hospital Meliala, Sri Agustina; Sulisna, Aida; Humairoh, Rahma; Fitria, Dilla
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 9 No. 2 (2025): July Edition
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v9i2.7633

Abstract

Fraud In health, fraud is a form of fraud that includes misuse of assets and falsification ofstatements, which can be carried out by all parties involved in the service. BeBased on the initialsurvey conducted by the researcher, Medan Baru Eye Specialist Hospital has implemented apolicy to prevent fraud, one of the fraud incidents that has occurred is, patients using otherpeople's health insurance cards. The research method used in this study is a Mixed Method,namely a method that combines quantitative and qualitative approaches. The purpose of this studyis to analyze the implementation of prevention policies carried out by Medan Baru Eye SpecialistHospital in implementing health insurance programs. The results of qualitative research show thatthe hospital has built a fraud prevention system in accordance with PERMENKES No. 16 of 2019,and the results of quantitative research show that out of 100 respondents, 6% of patients stillcommit fraud. The conclusion in this study is that the preparation of fraud prevention policies andguidelines has been carried out with the formation of a Director's Decree, the development of afraud prevention culture, such as special socialization related to fraud has not been made., Thedevelopment of health services that are oriented towards quality control and cost control, stillneeds to be improved due to the many potential frauds that can be committed by patients andofficers, A fraud prevention team has been formed at Medan Baru Eye Specialist Hospital, MedanRumah, in accordance with the Director's Decree which regulates the duties of each member. Theimplementation of fraud prevention policies for patients has been successful, as evidenced byquantitative research showing that only 6% of patients still commit fraud. Hospitals are expectedto conduct specific outreach regarding fraud to all staff
Peningkatan Ketrampilan Wartawan Media Siber Menulis Berita Sesuai Tuntutan SEO yang Mematuhi Kode Etik Pers: Improving Cyber Media Journalists' Skills in Writing News in Accordance with SEO Requirements and Complying with the Press Code of Ethics Sahputra, Dedi; Lubis, Khairunnisa; Fitria, Dilla; Siregar, Trismalia Putri; Siregar, Desi Kartika
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 10 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i10.10411

Abstract

The main problem of the Indonesian Journalists Association of Serdang Bedagai, as a partner in community service activities, is the lack of Search Engine Optimization (SEO) skills and adherence to press law ethics among its members. The purpose of this activity is to equip partners with the skills to produce journalistic products that meet SEO demands while adhering to ethical content and press law standards. The methods used are training, simulation, and monitoring of journalistic products. The training resulted in improved partner skills in producing journalistic products that meet SEO requirements, with ethical content and press law. Journalists became familiar with SEO indicators and paid greater attention to press ethics and legal issues. Furthermore, partner empowerment in management was enhanced through organizational restructuring. The journalists' organization has established a dedicated section to provide a forum for discussion on digital news and to resolve ethical and legal issues among its members.
Hubungan stres kerja tenaga kesehatan dengan kualitas pelayanan di UPT Puskesmas Medan Sunggal Fitria, Dilla; Salmira, Cut Saura; Meliala, Sri Agustina
Journal of Pharmaceutical and Sciences Suppl. 1, No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v6i5-si.414

Abstract

Introduction: The quality of healthcare services hospital staff provides is essential for advancing a hospital as a healthcare service provider. Work-related stress experienced by healthcare workers due to heavy workloads can impact patient care quality. This study examines the relationship between work-related stress among healthcare workers and service quality at UPT Puskesmas Medan Sunggal in 2023. Method: This study employs a quantitative research design with a cross-sectional approach. The population consists of 50 respondents, and a total sampling technique was applied, resulting in a sample size of 50 respondents. Data analysis includes univariate and bivariate analyses. Results: The chi-square statistical test revealed a significant relationship between work-related stress and service quality, with a p-value of 0.006 < α (0.05). This indicates a significant correlation between healthcare workers' stress levels and the quality of services at UPT Puskesmas Medan Sunggal in 2023. Conclusion: There is an important relationship between healthcare workers' stress levels and service quality at UPT Puskesmas Medan Sunggal. Most healthcare workers experience moderate stress (52%), while 66% of respondents express dissatisfaction with the services. The chi-square test confirms a significant association between these variables (p-value 0.006 < 0.05), highlighting the need for effective stress management strategies to improve service quality.
Pengaruh Motivasi Hedonik, Faktor Sosial dan Resiko Terhadap Pembayaran Langsung Uang Elektronik Pada Pengguna E-Commerce Shopee Fitria, Dilla; Lubis, Abdul Rahman
Manajemen Inovasi Bisnis dan Strategi Vol 2, No 1 (2024): Juni
Publisher : Syiah Kuala University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/manis.v2i1.41480

Abstract

This research aims to determine the influence of hedonic motivation, social factors and risk on direct electronic money payments for Shopee e-commerce users. The sample used in this research was Shopee e-commerce users in Banda Aceh City, totaling 200 respondents. The data collection equipment used in this research is a questionnaire. The sampling technique used was non-probability sampling with the type used being purposive sampling. Structural Equation Modeling (SEM) is used as an analysis method to determine the influence of the variables involved. Based on the results of SEM analysis, it shows that hedonic motivation influences payment habits, social factors influence payment habits, risk influences payment habits, payment habits influence behavioral intentions towards electronic money, hedonic motivation influences behavioral intentions towards electronic money, social factors influence behavioral intentions towards electronic money, risk has no effect on behavioral intentions towards electronic money, payment habits partially mediate the influence of hedonic motivation on behavioral intentions towards electronic money, payment habits partially mediate the influence of social factors on behavioral intentions towards electronic money, payment habits partially mediate partial influence of risk on behavioral intentions towards electronic money.
Pengaruh Motivasi terhadap Kinerja Perawat Rawat Inap Selama Pandemi Covid-19 Rumah Sakit Umum Sundari Fitria, Dilla; Sulisna, Aida; Panjaitan, Ribka; Arnis, Julita
Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2024): JULY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/69xeds81

Abstract

Motivasi  adalah  aktifitas  perilaku  kerja  dalam  usaha  memenuhi  kebutuhan  yang  diinginkan. Motivasi dilihat sebagai pengejaran suatu tujuan yang ingin dicapai, terutama tujuan pribadi. Motivasi terbagi menjadi 2, yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Perawat merupakan petugas kesehatan digaris depan yang lebih rentan terhadap gangguan psikologis dan trauma selama pandemi covid-19. Berdasarkan hasil survei awal dengan 10 orang perawat yang berada di ruang rawat inap melalui metode wawancara, ada perbedaan pelayanan kesehatan sebelum dan selama pandemi covid-19 dimana mereka tidak melakukan aktifitas kerja mereka dengan baik karena harus lebih berhati- hati akibat kemungkinan dapat terpapar covid-19, baik dari pasien, keluarga pasien, maupun sesama rekan kerja. Kurang optimalnya hubungan perawat dengan karyawan lainnya karena harus menerapkan pembatasan sosial yang menyusahkan perawat dalam berkomunikasi antar sesama rekan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi  kerja terhadap kinerja perawat rawat inap selama pandemi covid-19. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di RSU Sundari Medan. Populasi penelitian adalah seluruh perawat rawat inap yang berjumlah 50 orang di RSU Sundari Medan. Hasil penelitian menunjukkan nilai p=0,027<0,05 yang berarti variabel Motivasi Intrinsik memiliki pengaruh terhadap kinerja perawat, dan nilai p=0,001<0,05 yang berarti variabel  Motivasi Ekstrinsik memiliki pengaruh terhadap kinerja perawat. Ada pengaruh motivasi  kerja Intrinsik dan Ekstrinsik terhadap kinerja perawat rawat inap selama pandemi covid -19 di Rumah Sakit Umum Sundari Medan. Saran diharapkan kepada pihak rumah sakit agar dapat memenuhi motivasi kerja kepada perawat rawat inap sehingga menghasilkan kinerja yang optimal, selama atau sesudah pandemi Covid -19
Faktor yang Memengaruhi Kelengkapan Pengisian Informed Consent Pasien Bedah di RS Sundari Medan Fadhillah, Taufik; Fitria, Dilla; Rangkuti, Dyna Safitri Rakhelmi
Jurnal Rekam Medic Vol 8, No 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v6i2.6236

Abstract

Pendahuluan: Informed Consent sebagai salah satu dasar pertimbangan para dokter dengan mengambil tindakan medis untuk menyelamatkan nyawa seseorang, sesuai Surat Keputusan Direktur Jendral Pelayanan Medik No.HK.00.04.7.3.3725 melalui Peraturan Mentri Kesehatan No. 585 Tahun 1989 tentang Informed Consent, maka dokter yang ingin melakukan operasi lebih dahulu harus memberikan informasi mengenai tindakan apa yang akan dilakukan, apa manfaatnya, apa risikonya, alternatif  lain (jika ada), dan apayang mungkin terjadi apabila tidak dilakukan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kelengkapan pengisian Informed Consent pasien bedah di RS Sundari Medan Tahun 2022. Metode Penelitian: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada awal Januari sampai dengan 28 november 2022. Informan pada penelitian ini terdiri dari 1 orang sebagai Informan Kunci, 4 orang sebagai Informan Utama dan 1 orang sebagai Informan Triangulasi. Analisa data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil Penelitian: Berdasarkan wawancara dengan para informan yaitu berpendapat bahwa 5 aspek man, money, method, machine, dan material. Berpengaruh dalam pengisian Informed Consent. Kesimpulan: Ketidaklengkapan pengisian informed consent dipengaruhi oleh faktor-faktor 5m yaitu :  Man : Dokter terburu-buru, kedisiplinan dokter.  Money : Tidak ada reward untuk mengisi lengkap informed consent. Material : Belum ada instruksi terkait pengisian informed consent  Machines : Pengisian informed consent masih manual. Method : Sudah ada SPO terkait pengisian informed consent. Disarankan kepada RS Umum Sundari Medan dapat melaksanakan pelatihan dan edukasi pengisian formulir kepada petugas terkait, kemudian memperbaiki standar operasional terkait pengisian formulir Informed Consent.