Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISA KARAKTERISTIK KUAT TEKAN BETON Fc'25 MPa DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN TAMBAH GULA MERAH Nadhif Aprilla Hidayat; Nina Herlina; Rosi Nursani
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v3i1.3555

Abstract

AbstrakSeiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan manusia terus bertambah. Salah satunya adalah kebutuhan akan bangunan kontruksi, baik berupa sarana umum maupun bangunan pribadi. Ada yang sifatnya primer, sekunder, dan tersier. Hal ini membuat para investor bekerja sama dengan pelaku kontruksi dalam berusaha untuk menjawab tantangan tersebut. Benda uji pada penelitian ini terdiri dari benda uji berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm untuk pengujian kuat tekan. Jumlah benda uji sebanyak 36 buah yang terdiri dari masing-masing 3 buah benda uji untuk pengujian kuat tekan pada umur 7, 14,dan 28 hari. Persentase bahan tambah gula merah terhadap air sebanyak 1%, 2%, dan 3%. Dari hasil pengujian kuat tekan yang dilakukan, nilai kuat tekan rata-rata pada beton normal umur 7, 14, dan 28 hari sebesar 19,82 MPa, 23,21 MPa, dan 29,63 MPa. Nilai kuat tekan rata-rata umur 28 hari pada beton bahan tambah berbasis gula merah dengan persentase 1%, 2% dan 3% adalah sebesar 25,57 MPa, 22,36 MPa, dan 20,00 MPa, hanya persentas bahan tambah gula merah 2%-3% yang menunjukkan adanya penurunan nilai terhadap beton normal. Nilai tersebut tidak mencapai kuat tekan beton yang direncanakan yaitu 25 MPa. Dapat disimpulkan bahwa bahan tambah gula merah terhadap air tidak direkomendasikan untuk bahan campuran beton karena dapat mengakibatkan kuat tekan pada beton menjadi rendah. Kata Kunci : Beton, gula merah , kuat tekan. 
Perencanaan Struktur Gedung Serbaguna Menggunakan Elemen Struktur Baja Azmi Rosanti Alya; Yusep Ramdani; Rosi Nursani; Intan Nuriskha Rachma; Sri Wanto
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v7i1.17612

Abstract

Perkembangan populasi dan kemajuan zaman mendorong peningkatan kebutuhan bangunan serta kemajuan sektor konstruksi di Indonesia, terutama dalam penggunaan material yang semakin beragam seperti material baja. Material baja sendiri memiliki berbagai variasi bentuk, seperti baja profil Wide Flange (WF) dan profil  yang mengalami bentuk modifikasi dari material baja itu sendiri yaitu jenis profil kastela. Profil kastela meningkatkan kekuatan inersia dan kapasitas penampang secara signifikan tanpa menambah berat, sehingga kemampuan menahan beban menjadi lebih besar. Struktur portal baja dengan sistem gable frame merupakan salah satu alternatif desain bangunan untuk bentang lebar, seperti gedung serbaguna. Perencanaan struktur gedung serbaguna bentang 25 m menganalisis perbandingan antara dua jenis profil baja yang digunakan pada elemen rafter WF 350.350.12.19 dan kastela HC 525.350.12.19 hasil modifikasi dari profil WF. Analisis kekuatan penampang dilakukan dengan metode Load Resistance and Factor Design (LRFD) berdasarkan SNI 1729:2020 dengan software struktur untuk memperoleh respon struktur secara keseluruhan. Jenis sambungan yang direncanakan meliputi sambungan rafter balok-balok, rafter balok-kolom, dan base plate.  Hasil analisis profil balok rafter kastela mengalami peningkatan kapasitas momen nominal sebesar 51,97% dibandingkan profil aslinya. Evaluasi respon struktur pada dua jenis balok rafter menghasilkan perbedaan kinerja yang cukup signifikan, balok rafter kastela displacement maksimum, lendutan, serta periode alami struktur yang terjadi lebih kecil dari balok rafter WF, sehingga struktur dengan balok kastela menunjukkan perilaku yang lebih kaku. Dengan demikian, meskipun profil kastela memiliki kekakuan yang lebih tinggi, profil ini juga memberikan kapasitas penampang yang lebih besar sehingga mampu menahan beban yang bekerja dengan lebih efisien.