Claim Missing Document
Check
Articles

MANAJEMEN KASUS PEREMPUAN KORBAN KDRT DI PUSAT PELAYANAN PEREMPUAN DAN ANAK (PPPA) PROVINSI DKI JAKARTA Mulyaningsih, Mulyaningsih; Ifan, Maykel
Jurnal Insani Vol 11, No 1 (2024): JUNI
Publisher : Istek Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37365/insani.v11i1.542

Abstract

This research focuses on the persistent issue of annual violence, particularly in personal settings such as domestic environments in Indonesia, where a majority of victims are women aged 15-49. At the Women and Children's Service Center (PPPA) in Jakarta Province, social workers serving as case managers utilize comprehensive case management methods to provide holistic care for these victims. The study aims to elucidate how these social workers employ stages of case management and fulfill their roles in addressing female victims of domestic violence through a qualitative descriptive approach that incorporates interviews, observations, and documentation for data collection.The findings of the research reveal that the case management process at PPPA Jakarta for female victims of domestic violence encompasses engagement, assessment, planning, intervention, monitoring, evaluation, and termination stages. Social workers in their roles as case managers act as connectors, service coordinators, consultants, counselors, planners, problem solvers, and case documenters. Additionally, they take on roles as educators, facilitators, and administrators. Effective management of these cases has led to positive outcomes for clients, including increased feelings of safety, improved emotional regulation, better decision-making capabilities, enhanced economic independence, and improved social functioning
Analisis Pelaksanaan Kebijakan Mekanisme Pengeluaran Negara terhadap Manajemen Anggaran Satuan Kerja Kementerian/Lembaga dalam Mewujudkan Efektivitas Penyerapan Anggaran di Wilayah Kerja KPPN Garut mulyaningsih, mulyaningsih; -, Mulyanto
Jurnal Publik Vol. 13 No. 1 (2019): Jurnal Publik : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Pasca Sarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v13i1.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelaksanaan mekanisme pengeluaran negara terhadap manajemen anggaran satuan kerja kementerian/ lembaga dalam mewujudkan efektifitas penyerapan anggaran di wilayah kerja KPPN Garut. Metode yang digunakan analisis deskriptif dengan teknik survey. Hasil penelitian menunjukan, pelaksanaan kebijakan mekanisme pengeluaran negara berpengaruh secara nyata dan positif terhadap manajemen anggaran dan efektivitas penyerapan anggaran. Pelaksanaan kebijakan mekanisme pengeluaran negara berpengaruh secara nyata dan positif terhadap manajemen anggaran. Pelaksanaan kebijakan mekanisme pengeluaran negara berpengaruh secara nyata dan positif terhadap efektivitas penyerapan anggaran. Manajemen Anggaran berpengaruh secara nyata dan positif terhadap efektivitas penyerapan anggaran di wilayah kerja KPPN Garut
Implementasi Kebijakan Penyidikan Tindak Pidana Umum Terhadap Manajemen Penyidikan Kasus Tindak Pidana Umum Dalam Mewujudkan Kinerja Penyidik Di Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Garut Mulyaningsih, Mulyaningsih; Kadarusman, Alit
Jurnal Publik Vol. 13 No. 2 (2019): Jurnal Publik : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Pasca Sarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v13i2.15

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah membahas tentang pengaruh Implementasi kebijakan penyidikan tindak pidana umum terhadap manajemen penyidikan kasus tindak pidana umum dalam mewujudkan kinerja penyidik di satuan reserse dan kriminal Polres Garut. Metoda analisis yang digunakan dalam pembahasan topik utama menggunakan model analisis causal efektual dengan meninjau hubungan rasional yang menganalisa hubungan sebab akibat antara pengaruh Implementasi kebijakan penyidikan tindak pidana umum terhadap manajemen penyidikan kasus tindak pidana umum dalam mewujudkan kinerja penyidik di satuan Reskrim Polres Garut. Lokasi penelitian adalah, satuan reserse dan kriminal Polres Garut dengan jumlah responden sebanyak 66 orang. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa variabel independen berpengaruh secara signifikan terhadap variabel intervening dan variabel dependen. Implementasi kebijakan penyidikan tindak pidana umum berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen penyidikan kasus tindak pidana umum dalam mewujudkan kinerja penyidik di satuan reserse dan kriminal Polres Garut, implementasi kebijakan penyidikan tindak pidana umum berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen penyidikan kasus tindak pidana umum. implementasi kebijakan penyidikan tindak pidana umum berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penyidik dan variabel manajemen penyidikan kasus tindak pidana umum berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penyidik di satuan reserse dan kriminal Polres Garut. Artikel ini berkesimpulan bahwa untuk mewujudkan kinerja penyidik secara optimal dapat dilakukan dengan meningkatkan implementasi kebijakan dan manajemen penyidikan
REFORMASI BIROKRASI PELAYANAN PUBLIK DAN PERAN KOMUNIKASI MASSA DI MALAYSIA, VIETNAM, DAN JEPANG Widiastuti, Ika; Mulyaningsih, Mulyaningsih; Kurniawan, Luluh Abdilah; Mulyana, Agung Putra; Muhammad Adiba, Mirza Azkia
The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA) Vol 11, No 2 (2025): THE INDONESIAN JOURNAL OF PUBLIC ADMINISTRATION (IJPA) JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Department of Public Administration, Faculty of Social and Political Science, Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/ijpa.v11i2.8825

Abstract

Tanggung jawab pemerintah adalah memenuhi hak dan kebutuhan dasar masyarakat melalui pelayanan publik yang efektif. Reformasi birokrasi bertujuan meningkatkan kualitas layanan publik dengan prinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan publik di Malaysia menekankan nilai etis melalui manajemen sumber daya manusia yang berintegritas. Vietnam mengedepankan reformasi birokrasi dalam kemudahan mendirikan bisnis, sedangkan Jepang menonjol dengan kualitas layanan yang prima serta pemanfaatan teknologi informasi. Selain aspek administratif, komunikasi massa berperan penting dalam menyosialisasikan kebijakan, membangun citra birokrasi, serta memperkuat partisipasi publik. Media massa berfungsi sebagai saluran informasi, kontrol sosial, sekaligus ruang partisipatif dalam mendorong keberhasilan reformasi birokrasi. Kata kunci: reformasi birokrasi, pelayanan, public, media 
Edukasi Perawatan Ulkus Kaki Diabetik pada Remaja di Kota Surakarta Hermawati, Hermawati; Mulyaningsih, Mulyaningsih
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.6937

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan masalah kesehatan global dengan peningkatan prevalensi yang signifikan, termasuk pada kelompok usia remaja. Komplikasi kronis DM, seperti kaki diabetik, dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas tinggi jika tidak ditangani dengan baik. Remaja putri, sebagai calon ibu dan pengambil keputusan kesehatan keluarga, memiliki peran krusial dalam pencegahan dan pengelolaan DM, termasuk perawatan kaki diabetik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang perawatan kaki diabetik melalui intervensi edukasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan 10 Mei 2025. Kegiatan dilakukan di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta dengan jumlah responden yaitu 120 peserta. Kegiatan yang dilakukan yaitu memberikan pendidikan Kesehatan  tentang Definisi dan Komplikasi DM, pencegahan dan perawatan ulkus kaki diabetik.
Self-Management Counseling Increases Compliance in Diabetes Mellitus Patients Mulyaningsih, Mulyaningsih; Ardika , Noviana Ayu; Wahyuni, Wahyuni; Hermawati, Hermawati
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 18 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v18i2.8759

Abstract

People with diabetes mellitus (DM) can experience various complications if they do not have a good lifestyle. People with DM must comply with medication, physical activity, diet, and education to improve a healthy lifestyle. One effort that can be made to improve compliance is to provide Self-Management Counseling (SMC) with the Transtheoretical Model (TTM) approach. This quasi-experimental study involved two groups of DM patients. 79 respondents were selected with the criteria of not having the disease and having diabetes for 2 years. Respondents were divided into an intervention group (40 people) and a control group (39). The results showed that there were differences in compliance with diet (p = 0.001), activity (p = <0.001), treatment (p = <0.001), and education (p = 0.002) between the intervention group and the control group. Therefore, it can be concluded that SMC with the TTM approach has proven effective in improving compliance with type 2 diabetes patients—both compliance with diet, activity, treatment, and education.
Membangun Budaya Siaga Bencana: Penguatan Kesiapsiagaan Melalui Sosialisasi di PAYPA 2 Kadipiro Surakarta Mulyaningsih Mulyaningsih; Ida Nur Imamah; Ariyanto Mulyatmojo
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i5.1185

Abstract

Bencana adalah suatu fenomena yang mengancam kualitas hidup masyarakat yang disebabkan oleh berbagai faktor, baik alam, non alam, maupun manusia yang menimbulkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Anak dan remaja adalah generasi atau tunas bangsa yang akan datang, mereka harus dididik tentang kebencanaan agar mereka dapat menyebarkan pengetahuan tersebut ke masyarakat dan keluarga mereka. Pendidikan kebencanaan dan simulasi diharapkan dapat menjadi bidang yang tepat untuk meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengurangi risiko bencana. Ini disebabkan fakta bahwa faktor pengetahuan, bersama dengan peran setiap individu dalam masyarakat, adalah yang paling penting dalam menentukan tingkat kesiapsiagaan masyarakat untuk menghadapi bencana. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan evakuasi kebencanaan, yang dibuktikan dengan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 70 menjadi 90. Dari analisis juga didapatkan perbedaan pengetahuan sebelum dan sedudah edukasi dengan nilai p < 0,001. Ini menunjukkan pentingnya melakukan edukasi dan simulasi kebencanaan secara teratur agar masyarakat mempunyai kemampuan dan kesiapsiagaan bencana yang baik.