Articles
Project-Based Learning Media: Embossed Maps of Social Studies Material Content
I Putu Yogi Pratama Putra;
I Wayan Sujana;
Ni Nyoman Ganing
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 57 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpp.v56i3.66285
The lack of use of learning media in learning poses and the lack of visual learning media thus affecting the low level of interaction and attention of learners to teaching and learning activities. This study aims to determine the design, feasibility of media, and effectiveness of embossed map media. This research is development research applying the ADDIE model. The data collection method uses observation, interviews, questionnaires, and tutorials of the work. Data analysis uses quantitative descriptive, qualitative descriptive, and inferential statistics. The results of the media were obtained to have validity from the test results of design experts 87.5%, learning material experts 90%, learning design experts 87.5%, learning media experts 88.63%, individual trials 90%, small group trials 91.6%, and field trials of 88.6%. The result of the t-test obtained tcount (11.368) is greater than ttable (2.262) so that H1 is accepted. It can be concluded that embossed map media has proven feasible and effective to be applied to class V social studies subjects.
Pengaruh Motivasi Berprestasi dan Minat Baca Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia
Putrai, Agus Diky Wira Diana;
Ganing, Ni Nyoman
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2022): January
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mpi.v3i1.44973
Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui pengaruh yang signifikan motivasi berprestasi dan minat baca terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri Gugus 5 Kecamatan Tabanan Tahun Ajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah ex post facto korelasional. Populasi dari Penelitian ini adalah seluruh kelas V yang ada di SD Negeri Gugus 5 Kecamatan Tabananyang berjumlah 130 orang siswa. Sampel ditentukan dari populasi menggunakan teknik proporsional random sampling dan jumlah sampel dari populasi adalah 97 orang siswa. Metode pungumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode non tes. Data motivasi berprestasi dan minat baca diperoleh dari menyebarkan kuisioner dan data hasil belajar Bahasa Indonesia diperoleh melalui pencatatan dokumen. Uji hipotesis dilakukan dengan teknik regresi linier sederhana dan teknik analisis regresi linier ganda setelah semua uji prasyarat terpenuhi. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa, terdapat pengaruh yang signifikan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia berdasarkann nilai Fhiting = 4,26 > Ftabel = 3,96 dan pengaruhnya sebesar 12,1%. Terdapat pengaruh yang signifikan minat baca terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia berdasarkan nilai Fhitung = 5,82 > Ftabel = 3,96 dan pengaruhnya sebesar 6,7%. Terdapat pengaruh yang signifikan motivasi berprestasi dan minat baca terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia berdasarkan Fhitung = 9,04 > Ftabel = 3,09 dan pengaruhnya sebesar 16,1%. Adapun saran bagi guru untuk lebih meningkatkan motivasi berprestasi dan minat baca siswa agar mendapatkan hasil belajar Bahasa Indonesia yang lebih maksimal.
Model Pembelajaran Think Pair Share Berbantuan Kartu Bergambar Terhadap Keterampilan Menulis Siswa Kelas V SD
Dewi, Kadek Budi Apsari;
Ganing, Ni Nyoman;
Suniasih, Ni Wayan
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2022): January
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mpi.v3i1.44988
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model Think Pair Share berbantuan kartu bergambar terhadap keterampilan menulis siswa kelas V SD. Populasi dari penelitian ini adalah siswa Kelas V SD di Gugus VII Sayan Kecamatan Ubud yang berjumlah 150 orang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan Non-Equivalent Control Group Design. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Rata-rata nilai kelompok eksperimen yaitu sebesar 73,57 dan rata-rata nilai kelompok kontrol sebesar 64,05. Data keterampilan menulis dikumpulkan dengan tes keterampilan menulis dilengkapi rubrik penilaian. Data yang dikummpulkan dianalisis dengan uji-t poleed variance. Hasil analisis uji-t menunjukkan bahwa t hitung sama denganĀ 4,435 lebih dari ttabel sama dengan 2,000, maka H0 ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model Think Pair Share berbantuan kartu bergambar terhadap keterampilan menulis siswa kelas V SD.
Model Pembelajaran Think Pair Share berbantuan PPT Interaktif: Solusi Meningkatkan Pengetahuan IPA
Pranithi, Ni Nengah Suyani;
Wiyasa, I Komang Ngurah;
Ganing, Ni Nyoman
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mpi.v4i3.67029
Proses pembelajaran di sekolah dasar sering kali belum mampu mendorong partisipasi aktif siswa dalam mengeksplorasi informasi dan mengemukakan pendapat secara kritis. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kompetensi pengetahuan siswa, khususnya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Think Pair Share berbantuan PPT Interaktif terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain Non-equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian terdiri dari 205 siswa, dan sampel penelitian sebanyak 58 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes objektif pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji-t (pooled variance). Hasil analisis menunjukkan bahwa thitung = 8,890 > ttabel = 2,003 pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Temuan ini mengimplikasikan bahwa model Think Pair Share berbantuan PPT Interaktif efektif dalam meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA siswa. Model ini dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran inovatif untuk mendorong partisipasi aktif dan peningkatan pemahaman konseptual siswa.
Model Kooperatif Tipe Talking Stick berbantuan Media Mystery Box dalam Meningkatkan Kompetensi IPS Siswa Sekolah Dasar
Sintyawati, Ni Luh Putri;
Ganing, Ni Nyoman;
Wiyasa, I Komang Ngurah
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mpi.v4i3.69341
Kondisi kelas yang kurang kondusif menjadi salah satu permasalahan dalam proses pembelajaran yang akhirnya berpengaruh terhadap rendahnya kompetensi pembelajaran IPS. Diperlukan penerapan model pembelajaran yang dapat mengakomodasi kemampuan penyampaian pendapat siswa secara lebih teratur dan kondusif sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Model pembelajaran Kooperatif tipe Talking Stick berbantuan Mystery Box terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD. Penelitian ini adalah penelitain kuantitatif dengan desain eksperimen semu dan rancangan Non-equivalent Kontrol Group Design. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 137 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling dengan kelas eksperimen sebanyak 33 orang dan kelas kontrol sebanyak 31 orang. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik tes dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-T sampel independent. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif Tipe Talking Stick berbantuan media Mystery Box dengan kelompok yang tidak dibelajarkan dengan model Kooperatif Tipe Talking Stick berbantuan media Mystery Box. Diperoleh simpulan bahwa model pembelajaran kooperatif Tipe Talking Stick berbantuan media Mystery Box berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD.
Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Powerpoint: Solusi Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan IPA
Adnyana, I Gede Agus Adi;
Wiyasa, I Komang Ngurah;
Ganing, Ni Nyoman
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mpi.v4i3.69347
Pembelajaran IPA di sekolah dasar harus mampu menumbuhkan sikap logis, kritis, dan kreatif siswa terhadap fenomena alam yang terjadi di sekitarnya. Namun kompetensi belajar IPA siswa yang masih tergolong rendah salah satunya dipicu oleh kurangnya motivasi siswa dalam belajar dan model pembelajaran yang digunakan masih berpusat pada siswa, sehingga belum mencapai hasil kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan media PowerPoint terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini sebanyak 206 orang siswa. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik cluster random sampling yang memperoleh sampel kelompok eksperimen sebanyak 30 orang dan kelompok kontrol sebanyak 33 orang. Metode pengumpulan data menggunakan metode pilihan ganda (tes objektif) sebanyak 30 butir soal. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis statistik inferensial (uji-t). Diperoleh simpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan media PowerPoint terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan media PowerPoint dapat menjadi alternatif efektif untuk meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA siswa sekolah dasar.
Inovasi Model Student Facilitator and Explainning (SFAE) berbantuan Mind Mapping dalam Meningkatkan Kompetensi IPA
Putri, Ni Luh Kade Riska Pratami;
Ganing, Ni Nyoman;
Suniasih, Ni Wayan
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mpi.v4i3.69442
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) seharusnya tidak hanya berfokus pada penguasaan konsep, tetapi juga menekankan pada proses penemuan yang melibatkan siswa secara aktif. Namun, dalam praktiknya, kompetensi pengetahuan IPA siswa masih tergolong rendah, terutama dalam kemampuan memahami dan menghubungkan konsep secara bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) berbantuan media mind mapping terhadap peningkatan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 492 siswa, dengan sampel yang diperoleh melalui teknik cluster random sampling, yaitu 28 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 26 siswa sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes objektif berbentuk pilihan ganda sebanyak 40 butir soal yang telah divalidasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial melalui uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai thitung (2,065) lebih besar dari ttabel (2,006) pada taraf signifikansi 5% (dk = 52), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model SFAE berbantuan mind mapping berkontribusi secara signifikan dalam membangun kompetensi pengetahuan IPA siswa. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran interaktif dan visual dapat memperkuat proses kognitif siswa dalam memahami materi IPA.
Video Pembelajaran Animasi Berbasis Profil Pelajar Pancasila
Gusti Nyoman Yudhistira Raditya Putra;
I Wayan Sujana;
Ni Nyoman Ganing
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mpi.v4i3.74973
Penelitian bertujuan menjawab permasalahan penelitian yang tujuannya untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching berbantuan media Audio Visual terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SDN Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2019/2020. Jenis Penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan rancangan Nonequivalent Control Grup Design. Populasi dari penelitian merupakan seluruh kelas IV SDN Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2019/2020 sebanyak 191 siswa terdistribusi kedalam 6 kelas. Teknik penggambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan perolehan sampel kelas IV SD Negeri 14 Pedungan sebagai kelompok eksperimen sebanyak siswa 34 siswa dan kelas IV SD Negeri 1 Pedungan sebagai kelas kontrol sebanyak 36 siswa. Instrumen untuk menggumpulkan data adalah tes kompetensi pengetahuan IPA. Data tes kompetensi dianalisis dengan uji-t rumus polled varians. Hasil analisis menunjukan thitung = 3,71 > ttabel 1,67, maka H0 ditolak. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Quantum Teaching berbantuan media audio visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas IV SDN Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Selatan Tahun ajaran 2019/2020. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata skor post-test kompetensi pengetahuan IPA yang diperoleh kelompok eksperimen = 82,79 lebih besar dari rata-rata skor post-test kelompok kontrol = 74,78. Dengan kesimpulan terdapat pengaruh model pembelajaran quantum teaching berbantuan media audio visual terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV.
Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching and Learning Berbantuan PowerPoint terhadap Kompetensi Pengetahuan Pendidikan Pancasila Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Anak Agung Istri Sasmita Putri;
Ni Nyoman Ganing;
Ida Bagus Gede Surya Abadi
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2024): May
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mpi.v5i2.78027
Permasalahan yang ditemui di sekolah yakni pembelajaran Pendidikan Pancasila yang masih bersifat monoton dan kurang aktifnya siswa dalam proses pembelajaran, sehingga pengamalan Pendidikan Pancasila masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh pendekatan contextual teaching learning (CTL) berbantuan media powerpoint terhadap kompetensi pengetahuan Pendidikan pancasila kelas V sekolah dasar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini sebanyak 277 seluruh siswa. Seluruh populasi disetarakan melaui Uji Anava. Setelah populasi dinyatakan setara, pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling dan diperoleh sampel yaitu kelompok eksperimen dengan jumlah siswa 21 orang dan kelompok kontrol dengan jumlah siswa 24 orang. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes objektif sebanyak 30 soal yang sudah divalidasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pendekatan contextual teaching learning (CTL) berbantuan media PowerPoint berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan Pendidikan Pancasila siswa kelas V Sekolah Dasar. Kegiatan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, efektif, dan memberikan pengaruh positif terhadap minat belajar siswa saat menggunakan pendekatan contextual teaching learning (CTL) berbantuan media PowerPoint.
Kontribusi Tindak Pembelajaran Guru Kelas 1 SD pada Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa
Dewi, Putu Ayu Candra;
Kristiantari, Maria Goreti Rini;
Ganing, Ni Nyoman
Indonesian Journal of Instruction Vol. 2 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/iji.v2i2.44511
Penelitian ini didasari latar belakang permasalah siswa pada keterampilan berbicara yang masih rendah. Siswa belum mampu melafalkan setiap kata dengan baik saat berbicara, belum mampu menyusun kalimat percakapan menggunakan kosa kata yang tepat, cenderung lupa dengan apa yang akan dikatakan apabila berhadapan dengan sejumlah siswa lainnya, tidak semua siswa percaya diri untuk maju dan berbicara di depan kelas, serta hanya ada beberapa siswa yang aktif berbicara jika diajak berinteraksi oleh guru selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi tindak pembelajaran guru kelas 1 SD pada peningkatan keterampilan berbicara siswa tahun ajaran 2019/2020. Pendekatan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian etnografis. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi dan wawancara. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara induktif menggunakan kerangka pikir analisis data dari model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan huberman dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, paparan data, dan penarikan simpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Kontribusi Tindak Pembelajaran Guru kelas 1 SD Pada Peningkatan Keterampilan Berbicara dalam kategori Stucturing guru cenderung meminta siswa untuk berkonsentrasi, Kategori Soliciting, kecenderungan guru memberikan tugas kepada siswa mengamati gambar, Respon siswa pada keterampilan ini senantiasa memenuhi perintah guru untuk maju ke depan kelas dan menanggapi pertanyaan. Kategori Reacting guru cenderung membimbing, memotivasi, menegur dan memberikan penguatan disertai dengan tindakan nonverbal berupa senyum atau memotivasi siswa mau berbicara dengan nada yang semangat. Implikasi dari penelitian ini adalah guru dapat berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas I.