Articles
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TTW BERBASIS PENILAIAN KINERJA TERHADAP HASIL BELAJAR MENULIS PUISI
Wangsa, Gusti Ngurah Arya Surya;
Suarni, Ni Ketut;
Dibia, I Ketut
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v1i1.19334
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran Think Talk Write berbasis Penilaian Kinerja terhadap hasil belajar menulis puisi siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non- equivalent posttest only control group design. Sampel dalam penelitian kelas eskperimen adalah SD Negeri 3 Bulian dengan jumlah siswa 27 orang siswa dan 26 orang siswa SD Negeri 2 Bulian dilibatkan sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode unjuk kerja yaitu hasil belajar menulis puisi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Think Talk Write berbasis Penilaian Kinerja terhadap hasil belajar menulis puisi siswa kelas V SD gugus IV Cempaka Putih kecamatan kubutambahan kabupaten buleleng dengan hasil nilai signifikan 0,00< 0,05 maka H1 diterima dan H0 ditolak. Hal ini berarti bahwa penerapan model pembelajaran Think Talk Write berbasis penilaian berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar menulis puisi siswa kelas V. Kata-kata kunci: TTW, Penilaian Kinerja, hasil belajar
PENGARUH MODEL TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS V SEMESTER II SD DI GUGUS I KECAMATAN GEROKGAK TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Pandita Utama, I Gusti Made;
Dibia, I Ketut;
Renda, Tanggu
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v2i1.17619
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan model Talking Stick dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester II SD di Gugus I Kecamatan Gerokgak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control grup design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus I Kecamatan Gerokgak dengan jumlah total 126 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling sehingga diperoleh kelas V SD Negeri 3 Tukadsumaga sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD Negeri 1 Tukadsumaga sebagai kelompok kontrol. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes objektif hasil belajar PKn. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Independent sample t-tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar PKn antara siswa yang belajar dengan model Talking Stick dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Besarnya adalah 3,048, sedangkan pada taraf signifikasi 5% dan db = 42 adalah 2,021. Hal ini berarti . Adapun rata-rata skor hasil belajar PKn siswa yang belajar dengan model Talking Stick (23,08) lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (19,26). Dengan demikian, model model Talking Stick berpengaruh terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V Semester II di Gugus I Kecamatan Gerokgak Tahun Pelajaran 2017/2018 Kata Kunci: Talking Stick, Hasil Belajar PKn
Korelasi Antara Gaya Belajar dengan Hasil Belajar IPA
Prabanitha, Made Indah;
Sudarma, I Komang;
Dibia, I Ketut
Mimbar Ilmu Vol 25, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v25i2.25650
Hasil belajar IPA siswa di kelas IV dapat dikatakan bervariasi. Hal tersebut dikarenakan gaya belajar yang dimiliki siswa berbeda-beda dan kurangnya peran aktif siswa saat proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik dengan hasil belajar IPA siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian expost facto. Populasi penelitian ini berjumlah 159 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik proporsional random sampling dengan jumlah sampel 132 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu kuisioner/angket dan pencatatan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat korelasi positif dan signifikan antara gaya belajar visual dengan hasil belajar IPA dengan nilai rxy 0,928 dan kotribusi sebesar 86%; (2) terdapat korelasi positif dan signifikan antara gaya belajar auditorial dengan hasil belajar IPA dengan nilai rxy 0,781 dan kontribusi sebesar 61%; dan (3) terdapat korelasi positif dan signifikan antara gaya belajar kinestetik dengan hasil belajar IPA dengan nilai rxy 0,598 dan kontribusi sebesar 33%. Jadi, terdapat korelasi positif dan signifikan antara gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik dengan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD.
Pendekatan PAIKEM Berbantuan Brain Gym Berpengaruh terhadap Konsentrasi Belajar IPA
Rianti, Ni Made Elpina;
Dibia, I Ketut
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i2.26479
Konsentrasi belajar siswa kurang optimal diakibatkan oleh kurang bervariasinya penggunaan pendekatan, metode, model, dan teknik pembelajaran yang diterapkan dalam proses pembelajaran IPA, hal ini berdampak pada minat siswa untuk berpartisipasti dalam proses pembelajaran menjadi berkurang dan bermuara pada rendahnya pencapaian tujuan pembelajaran dan hasil belajar IPA siswa. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan PAIKEM berbantuan Brain Gym terhadap konsentrasi belajar IPA. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD sebanyak 211siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah 27 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 25 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode non-test berupa angket konsentrasi belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial berupa uji-t dengan rumus polled varians. Hasil analisis uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan PAIKEM berbantuan Brain Gym dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional yang dapat dibuktikan dengan nilai Sig (2-tailed) 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan PAIKEM berbantuan Brain Gym berpengaruh terhadap konsentrasi belajar IPA. Pendekatan PAIKEM berbantuan Brain Gym dapat diterapkan pada pembelajaran IPA di sekolah dasar sebagai upaya untuk mengoptimalkan konsentrasi belajar IPA siswa.
Kelayakan Instrumen Penilaian Keaktifan Belajar PPKn
Sudarsana, Ketut Ngurah Adi;
Antara, Putu Aditya;
Dibia, I Ketut
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i2.24934
Permasalahan yang dihadapi terkaitkualitas penilaian saat ini adalah adanya penggunaan instrumen penilaian keaktifan belajar siswa yang masih diragukan kelayakannya, sehingga dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menguji kelayakan instrumen penilaian keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PPKn kelas IV SD dilihat dari validitas dan reliabilitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) yang dilaksanakan menggunakan model RDR dengan tahapan-tahapan yaitu: tahap research (studi pendahuluan), tahap development (pengembangan), dan tahap research(uji efektivitas produk).Namun, uji coba instrumen pada tahap research (uji efektivitas produk) dalam penelitian ini tidak dilaksanakan karena kondisi dan waktu yang tidak memungkinkan.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar angket validasi dengan melibatkan dua orang pakar untuk menguji kelayakan instrumen.Subjek penelitian ini adalah instrumen penilaian keaktifan belajar siswa yang terdiri atas kisi-kisi dan lembar kuesioner dengan pernyataan sebanyak 35 item.Teknik analisis data yang digunakan untuk uji validitas dengan rumus Gregory dan uji reliabilitas dengan rumus Kuder Richadson-20.Hasil relevansi instrumen menunjukkan pernyataan yang relevan sebanyak 31 item dan yang tidak relevan sebanyak 4 item. Hasil analisis validitas instrumen sebesar 0,88 dengan kriteria sangat tinggi dan analisis reliabilitas instrumen sebesar 0,90 dengan kriteria sangat tinggi.Keterbaruan penelitian ini terletak pada penggunaan mata pelajaran PPKn kelas IV SD dalam instrumen penilaian keaktifan belajar siswa yang menjadikannyaberbeda dengan penelitian sebelumnya.Implikasi penelitian ini yaitu adanya instrumen penilaian keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PPKn kelas IV SD yang menunjukkan valid dan reliabel sehingga layak digunakan dalam penilaian.
Enhancement Of Science Learning Outcomes Through Two Stay Two Stray Learning Model Assisted With Mind Mapping Media
Rahayu, Mugi;
Sudarma, I Komang;
Dibia, I Ketut
Journal of Education Technology Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v4i3.25688
The implementation of this research is based on the problems found at the time of observation, namely the difficulty of students learning, especially in science learning that has an impact on student learning outcomes and learning that is still teacher-centered that causes students to be passive. Based on these problems, this study aims to improve the learning outcomes of science students in grade V elementary school. This type of research is a quasi-experimental design with Nonequivalent Control Group Design. The research design used is the post-test only control group design. The population in this study amounted to 147 students consisting of four classes. The determination of the sample is done by random sampling in the form of a draw. The number of samples was 72 students, namely the experimental class totaling 36 students and the control class totaling 36 students. The students' natural science post-test data collection is done by using multiple-choice objective test methods. Then, the t-test formula was analyzed. From the results of the analysis, it was shown that t-count = 3,920 was obtained and compared with t-table at the 5% significance level and dk = 36 + 36-2 = 70 so that the price of t-table = 1.99444 was obtained. Based on these results, there are significant differences in science learning outcomes between the classes given the treatment of the TSTS learning model aided by the mind mapping method and the classes given the treatment of conventional learning models. The results of the calculations obtained the experimental class has a higher mean than the control class, which is 79.06>68.75. Based on this, the TSTS learning model is assisted by an effective mind mapping method to the science learning outcomes of fifth-grade students of elementary school.
Quantum Learning Model Assisted with Video Have an Effect to Science Learning Outcomes
Kusmayani, Made Era;
Dibia, I Ketut;
Sukmana, I Wayan Ilia Yuda
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4, No 4 (2020): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jisd.v4i4.26489
The learning model applied tends to still be centered on the teacher (teacher centered) so this study aims to determine the effect of a quantum learning model assisted by video media on the learning outcomes of fourth grade elementary school science students. This type of research is quasi-experimental research design with Non-equivalent Post-Test Control Group Design. The population in this study were 133 students. Sampling was taken by random sampling. The method used in data collection is an objective test. Data analysis through descriptive and inferential statistical analysis stages. Based on the results of t-test calculations show (t = 5.54 sig = 0.00). This shows that there are differences in science learning outcomes between groups of students who are taught with a quantum learning model assisted by video media and groups of students who are not taught a quantum learning model assisted by video media to fourth grade elementary school students. Thus, the use of a quantum learning model assisted by video media will affect the learning outcomes of science students in grade IV elementary school.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS V
., Ni Komang Seviani;
., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd;
., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6173
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menulis karangan deskripsi antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan media lingkungan dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong jenis penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 236 siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling. Sekolah yang menjadi sampel yaitu SD No. 4 Panji sebanyak 22 orang sebagai kelompok eksperimen dan SD No. 6 Panji sebanyak 21 orang sebagai kelompok kontrol. Data keterampilan menulis karangan deskripsi dikumpulkan dengan instrument tes berbentuk esai kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 2,4 dan ttab. (pada taraf signifikansi 5%) = 2,021. Hal ini berarti bahwa thit > ttab sehingga dapat didinterpretasikan bahwa terdapat perbedan yang signifikan keterampilan menulis karangan deskripsi antara siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan saintifik berbantuan media lingkungan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Diketahui (X) kelompok eksperimen adalah 22,40 dan (X) kelompok kontrol adalah 18,28. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik berbantuan media lingkungan berpengaruh terhadap keterampilan menulis karangan deksripsi siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2015/2016Kata Kunci : pendekatan saintifik, media lingkungan, dan keterampilan menulis karangan deskripsi This study was aimed to determine the difference between the descriptive essay writing skills of students that learned with the scientific approach aided environmental media and students that learned with conventional learning in class V group V of Sukasada District year 2015/2016. This study classified the type of quasi-experimental research. The study population was all students in the fifth grade elementary school of group V of Sukasada District year 2015/2016, amounting to 236 students. The research sample was determined by using random sampling techniques. Schools are being sampled, namely SD 4 Panji totaling 22 people as an experimental group and SD No. 6 Panji as many as 21 people as the control group. The data of descriptive essay writing skills collected by the instruments in the form of an essay test then it analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained thit = 2.4 and ttab (at significance level of 5%) = 2.021. This means that thit > ttab so that it can be interpreted that there are significant differences between the description of the essay writing skills of students who take the learning environment of media-assisted scientific approach to the students who take the conventional learning. ð‘¥Ì… known experimental group was 22.40 and ð‘¥Ì… control group was 19.28. It can be concluded that the scientific approach aided environmental media influence on essay writing skills description fifth grade students of the Group V of Sukasada District year 2015/2016.keyword : scientific approach, environment media, and writing skills description
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TANDUR BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA
., Kadek Dwi Suarnaya;
., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd;
., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4815
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran tandur berbasis kearifan lokal tri kaya parisudha dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas V di Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester ganjil di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 256 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 3 Anturan yang berjumlah 36 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 3 Kalibubuk yang berjumlah 34 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,94 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran tandur berbasis kearifan lokal tri kaya parisudha dan kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 22,11 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 15,38, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran tandur berbasis kearifan lokal tri kaya parisudha berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran tandur, hasil belajar IPA This research purpose were to know the differences of science’s learning result between students who learnt by tandur learning model based on local wisdom tri kaya parisudha and students who learnt using conventional learning model in grade fifth students Cluster XV District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2013/2014. The type of this research was a quasi experiment. Population of this research was grade fifth students Cluster XV District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2013/2014 which amounts to 256 students. The sample of this study was fifth grade students in SD Negeri 3 Anturan amounting to 36 students as experimental class and fifth grade students of SD Negeri 3 Kalibubuk amounting to 34 people as the control class. Science students learning outcome data were collected with a multiple choice test instrument. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained t arithmetic = 5,94 dan ttable (at the 5% significance level) = 2,000. That mean tarithmetic > ttable so it can be interpreted that there is there are differences in learning outcomes IPA between students who learnt by tandur learning model based on local wisdom tri kaya parisudha and students who learnt using conventional learning model. Viewed from the results of the calculation of average science learning outcomes experimental group was 22.11 higher than the average results of science learning control group was 15.38, so it can be concluded that the application of tandur learning model based on local wisdom tri kaya parisudha influence on students' learning outcomes in science’s in grade fifth students Cluster XV District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2013/2014. keyword : tandur learning model, science’s learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA
., I Putu Eka Sutama y;
., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd;
., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10683
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media konkret dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak dengan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media konkret. Penelitian eksperimen ini menggunakan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus IV Cempaka Putih Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji-t independent. Hasil penelitian menujukkan bahwa hasil belajar IPA kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol yaitu 18,04>15,23. Hasil perhitungan uji-t independent diperoleh thitung = 2,533 dan ttabel = 2,0 (thitung > ttabel) pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media konkret berpengaruh terhadap hasil belajar IPA. Kata Kunci : model pembelajaran think pair share, media konkret, hasil belajar IPA. This study was aimed to identify the science’s learning outcome between the groups of students who learnt by using Think Pair Share learning model with concrete media and a groups of students who did not learnt by using Think Pair Share learning model with concrete media. This was an experimental study which was designed in non-equivalent post test only control group design. The population of the study was all of the fifth grade in Cluster IV Cempaka Kubutambahan Sub-District Buleleng District in the Academic Year 2016/2017. Samples were taken by random sampling technique. The obtained data were analyzed with descriptive statistcs and independent t-test. The result shows that science’s learning outcome was higher than the average of controlling group learning outcome that was 18,04>15,23. The result of t-test shows that tcount = 2,533 and ttable = 2,0 (tcount > ttable) with a significance level of 5%. The result shows that Think Pair Share learning model with concrete media affects science’s learning outcome. keyword : Think Pair Share model, Concrete media, Science learning outcome.