Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL DAN MOTIVASI TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA ., I Made Nugraha Wicaksana; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1). Perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran open ended berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di SD Gugus II Kuta Utara, 2). Perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika siswa antara yang memiliki motivasi tinggi dan motivasi rendah pada siswa kelas IV di SD Gugus II Kuta Utara, dan 3). Interaksi yang signifikan model pembelajaran open ended berbantuan media audio visual dan motivasi terhadap kompetensi pengetahuan matematika pada siswa kelas IV di SD Gugus II Kuta Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus II Kuta Utara. Dalam menentukan sampel menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan tes uraian. Hasil penelitian ini menunjukkan : 1). Terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika antara yang dibelajarkan melalui model pembelajaran open ended berbantuan media audio visual dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (FA = 40,39 > Ftabel(α = 0,05;1;62))=4,00). 2). Terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika siswa yang memiliki motivasi tinggi dengan yang memiliki motivasi rendah (FB = 37,54 > Ftabel(α=0,05;1;62))=4,00), 3). Terdapat interaksi antara model pembelajaran open ended berbantuan media audio visual dengan motivasi terhadap kompetensi pengetahuan matematika (FAB = 145,66 > Ftabel(α=0,05;1;62))=4,00). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran open ended berbantuan media audio visual dan motivasi terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IV di SD Gugus II Kuta Utara tahun pelajaran 2016/2017Kata Kunci : model open ended, media audio visual, motivasi, kompetensi pengetahuan matematika This research to purpose for knowing: 1). A significant differencess in the competence of Mathematic knowledge between a groups of students who are taught through conventional learning for students grade forth in SD Gugus II Kuta Utara. 2) A significant differencess in the competence of Mathematic knowledge between the students who have high motivation and low motivation for students grade forth in SD Gugus II Kuta Utara. 3) A significant interaction on open ended learning model with the aid of audio visual media and motivation the competence of Mathematic knowledge for students grade forth in SD Gugus II Kuta Utara. The population in this study were are of all students grade forth SD Gugus II Kuta Utara. To determine the sample using random sampling technique. The instrument that used are questionnaire and essay test. The results of this reserach are: 1) there are a significant differencess in the competence of mathematic knowledge between those learned through open ended learning model with helped audio visual media which is learned through the learning of conventional (FA = 40.39 > Ftable (α = 0.05; 1; 62)) = 4.00). 2) there are a sginificance differencess in the competence of mathematic knowledge of the students who have high motivation and who have low motivation (FB = 37,54 > Ftabel (α = 0,05; 1; 62)) = 4,00). 3) there are an interaction between the open ended learning model with helped of audio visual media with the motivation to competence of mathematic knowledge (FB = 37,54 > Ftabel (α = 0,05; 1; 62)) = 4,00). Based on this findings, it can be concluded there is influence of open ended learning with helped of audio visual media and motivation to the competence of mathematic knowledge for students grade forth SD Gugus II Kuta Utara years study 2016/2017keyword : open ended model, audio visual media, motivation, math knowledge competence
PENGARUH SCIENTIFIC APPROACH DITINJAU DARI JENIS PERTANYAAN GURU TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV GUGUS TUANKU IMAM BONJOL TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Putu Eka Andriyani; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5003

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan matematika antara kelompok yang dibelajarkan dengan scientific approach menggunakan pertanyaan terbuka dan kelompok yang dibelajarkan dengan scientific approach menggunakan pertanyaan tertutup tema cita?citaku siswa kelas IV Gugus Tuanku Imam Bonjol tahun ajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV semester genap di Gugus Tuanku Imam Bonjol tahun ajaran 2014/2015 yang terdiri dari 12 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian ini yaitu IVA SD Negeri 7 Dauh Puri sebagai kelompok A dan IVB SD Negeri 2 Pemecutan sebagai kelompok B. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji?t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan matematika antara kelompok yang dibelajarkan dengan scientific approach menggunakan pertanyaan terbuka dan kelompok yang dibelajarkan dengan scientific approach menggunakan pertanyaan tertutup. Dilihat dari hasil uji?t diperoleh thitung = 3,427 > ttabel = 1,980 (db = 79 pada taraf signifikansi 5%). Pada nilai rata?rata gain score kelompok yang dibelajarkan melalui scientific approach menggunakan pertanyaan terbuka yaitu 12,05 lebih dari rata?rata gain score kelompok yang dibelajarkan dengan scientific approach menggunakan pertanyaan tertutup yaitu 7,56, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan scientific approach ditinjau dari jenis pertanyaan guru berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV tahun pelajaran 2014/2015 di Gugus Tuanku Imam Bonjol Kecamatan Denpasar Barat.Kata Kunci : scientific approach, pertanyaan terbuka, pertanyaan tertutup, hasil belajar matematika This research is aimed to determine significant difference in learning outcome on mathematics between the students that learned through a scientific approach using open-ended questions and the students that learned through a scientific approach using closed questions on the theme is Cita?citaku fourth grade in Gugus Tuanku Imam Bonjol, Denpasar Barat academic year 2014/2015. This research is pre?experimental research. The population of this research is the students at second semester of the fourth grade in Gugus Tuanku Imam Bonjol, Denpasar Barat academic year 2014/2015 consist of 12 classes. The samples was choosing by random sampling. The samples are the students of IVA SDN 7 Dauh Puri as group A and IVB SDN 2 Pemecutan as group B. The data of the students? mathematic learning outcome were collected by multiple choice tests. The collected data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t?test). The results of this research show that there is significant difference in learning outcome on mathematics between the students that learned through a scientific approach using open-ended questions and the students that learned through a scientific approach using closed questions. Judging from the results of the t?test obtained that tcount = 3.427 and ttable (db = 79 at the significance level of 5%) = 1,980. This means that tcount> ttable, while the results of the calculation on the average gain score group that learned through a scientific approach using open-ended questions is 12,05 greater than the average gain score group that learned through a scientific approach using closed questions is 7,56, so it can be concluded that the application of a scientific approach using an open?ended questions affect in learning outcome of mathematics in the fourth grade of academic year 2014/2015 in Gugus Tuanku Imam Bonjol, Denpasar Barat.keyword : scientific approach, open?ended questions, closed questions, learning outcome of mathematics
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAl UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IVA SD NEGERI 7 PEMECUTAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Made Pratiwi Pebriyanti; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7468

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan media audio visual pada siswa kelas IVA SD Negeri 7 Pemecutan Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Dengan subjek adalah siswa kelas IVA SD Negeri 7 Pemecutan tahun Pelajaran 2015/2016, sebanyak 42 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan tes. Metode observasi digunakan untuk memperoleh data aktivitas belajar siswa. Sedangkan metode tes digunakan untuk memperoleh data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA. Data yang didapatkan dari metode observasi dan tes dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar siswa setelah penerapan pendekatan saintifik berbantuan media audio visual dengan rata-rata aktivitas belajar pada siklus I sebesar 62,67 berada pada kriteria cukup aktif, dan pada siklus II rata-rata aktivitas belajar siswa menjadi 78,74 berada pada kriteria baik. Begitu juga dengan kompetensi pengetahuan IPA mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siklus I sebesar 75,91 berada pada predikat B dengan ketuntasan klasikal 76,19% dan pada siklus II rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA menjadi 83,54 berada pada predikat A- dengan ketuntasan klasikal 90,47%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan audio-visual dapat meningkatkan aktivitas dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVA SD Negeri 7 Pemecutan Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pendekatan saintifik media audio visual, aktivitas, kompetensi pengetahuan This study aims to improve the activity and competence mastery of science knowledge through the application of scientific approaches aided by audio-visual media in Class IVA SD Negeri 7 Pemecutan Academic Year 2015/2016 . This study includes classroom action research conducted in two cycles . The subject is class IVA SD Negeri 7 Pemecutan Lesson year 2015/2016 , a total of 42 people . Collecting data in this study conducted by the method of observation and tests . Observation methods used to obtain data on student learning activities . While the test method is used to obtain data on the mastery of knowledge competencies IPA . Data obtained from observation and tests were analyzed with descriptive analysis of qualitative and quantitative descriptive analysis . The results showed an increase in activity of student learning after the application of a scientific approach to audio- visual media aided by an average of learning activities in the first cycle of 62.67 was the criteria are quite active , and the second cycle average of 78.74 students' learning activities be located the criteria. So also with the knowledge competency IPA has increased with an average value of competence mastery of knowledge IPA in the first cycle of 75.91 is the predicate B with classical completeness 76.19 % and the second cycle the average mastery of competencies of knowledge IPA be 83.54 is at A- with classical completeness predicate 90.47 % . It can be concluded that through the application of scientific approaches aided by audio - visual activity can increase knowledge and mastery of competencies IVA grade science students SD Negeri 7 Pemecutan in academic year 2015/2016keyword : The scientific approach to audio- visual media , events, knowledge competence
PENGARUH PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK BERBANTUAN MEDIA SEDERHANA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., I Made Diana Putra; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan matematika realistik berbantuan media sederhana dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Abiansemal tahun pelajaran 2013/2014. Populasi penelitian seluruh siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Abiansemal yang berjumlah 125 siswa. Jenis penelitian yang digunakan eksperimen semu dengan nonequivalent control group design. Penentuan sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling dan diperoleh siswa kelas V SD No. 1 Bongkasa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No. 2 Bongkasa sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes objektif pilihan ganda. Berdasarkan hasil analisis, rata-rata nilai post-test kelompok eksperimen sebesar 71,25 sedangkan rata-rata nilai post-test kelompok kontrol sebesar 60,22 ( 1 > 2). Data dianalisis menggunakan analisis statistik uji-t. Kriteria pengujian adalah jika thitung > ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan derajat kebebasan dk = n1 + n2 ? 2 dan ? = 0,05. Uji-t menunjukkan thitung = 4,38, dan ttabel = 2,00 untuk dk = 60 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, thitung > ttabel (4,38 > 2,00) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti penerapan pendekatan matematika realistik berbantuan media sederhana berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Abiansemal tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : pendekatan matematika realisttik, media sederhana This study aims to determine significant differences between groups mathematics studies learning outcomes of students that learned mathematic realistic education supoted by simple media with a group of students that learned using conventional teaching at the fifth grade elementary school Gugus III Abiansemal academic year of 2013/2014. The population of this research are 125 students in the fifth grade of Gugus III Abiansemal. This research is quasi-experimental design with a nonequivalent control group. Determination of the samples was done by purposive sampling technique and selected sample was the students of SD NO.1 Bongkasa as experiment group and SD NO. 2 Bongkasa as control group. The data collected by using a multiple-choice objective tests. The based mean of class experiment are 71.25 and mean of the claas contol are 60.22 ( 1 > 2). The data collected were analyzed by t-test analysis. Testing ceiteria is if thitung > ttabel so Ho is rejected and Ha accepted with a degree of freedom dk = n1 + n2 ? 2 and ? = 0.05. T-test results show thitung = 4.38 and ttabel = 2.00 for dk = 60 with a significance 5%. Based on the criteria of examination, thitung > ttabel (4.38 > 2.00) so H0 is rejected an Ha was received. This is means that the application of mathematica realistic education supported by simple media affected the results of mathematic studies fifth grade elementary school Gugus III Abiansemal academic years of 2013/2014.keyword : realistic mathematics education, simple media
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD GUGUS LETKOL WISNU TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Kadek Dwi Mega Yanthi; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning berbantuan media audio visual terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IV SD Gugus Letkol Wisnu tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Desain penelitian ini menggunakan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Letkol Wisnu. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN 11 Peguyangan sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IVB SDN 5 Peguyangan sebagai kelompok kontrol. Data penguasaan kompetensi pengetahuan Matematika dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan Matematika yang diperoleh kelompok eksperimen, yaitu X ̅=80,62 dan rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan Matematika yang diperoleh kelompok kontrol, yaitu X ̅=71,35. Setelah diuji menggunakan uji-t , didapat thitung=4,157 dan pada taraf signifikansi 5% (α=0,05) dengan dk=34+31–2 diperoleh ttabel(α=0,05)=2,000. Berdasarkan kriteria pengujian thitung =4,157 > ttabel(α=0,05) =2,000, maka Ho ditolak. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model problem based learning dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Letkol Wisnu tahun ajaran 2016/2017. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model problem based learning terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan Matematika pada siswa kelas IV SD Gugus Letkol Wisnu tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci : problem based learning, media audio visual, kompetensi pengetahuan matematika The aim of the research is to determine the influence of model problem based learning audio visual aids on the mastery of the competence of knowledge mathematics in the 4th grade students of sd gugus letkol wisnu academic year 2016/2017 this type of research is a trick exsperiment. the design of this research was using "nonequivalent control group design". The population of this study were all fourth grade students of sd Gugus Letkol Wisnu. The sample was taken by Random Sampling technique. Samples in this research were the students of grade 4th SDN 11 Peguyangan as experimental group and students of grade 4thB SDN 5 Peguyangan as control group. The mastery of knowledge competence Mathematics was collected with instruments in the form of multiple choice test. The data were analyzed by t-test. The results showed that the average of mathematical knowledge competence acquired by the experimental group X = 80,62 and the average mastery of mathematical knowledge competence obtained by the control group that is X = 71,35. After tested using the t-test, gained tarithmetic= 4,157 and at a significant level of 5% with dk = 34 + 31-2 obtained ttable (α =0,05) = 2,000. Based on the test criteria tarithmetic = 4,157 > ttable = 2,000. Then Ho was rejected. This, there were significant differences in the mastery of knowledge competence of Mathematics between groups of students who were taught through the model of problem based learning with groups of students who were taught through conventional learning in grade IV students SD Letkol Wisnu academic year 2016/2017. It can be concluded that there was influence of problem based learning model on the mastery of knowledge competence of Mathematics in fourth grade students SD Letkol Wisnu academic year 2016/2017.keyword : problem based learning model, audio visual media, mathematical knowledge competence
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA TEMA CITA-CITAKU DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU PADA SISWA KELAS IV SD GUGUS I GUSTI NGURAH RAI KECAMATAN DENPASAR TIMUR TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Ni Made Putri Arini; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan Matematika tema Cita-citaku siswa yang dibalajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban tertunda dengan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban segera pada siswa kelas IV SD Gugus I Gst. Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Timur. Ini merupakan penelitian pre experimental dengan rancangan penelitian The Static Group Pretest-Postest Design. Populasi penelitian ini siswa kelas IV SD Gugus I Gst. Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Timur. Sampel diambil dengan teknik random sampling didapatkan SDN 1 Penatih sebagai kelas pertanyaan jawaban segera dan SDN 6 Penatih sebagai kelas pertanyaan jawaban tertunda. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar pengetahuan matematika. Nilai pengetahuan dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan Matematika tema Cita-citaku siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban tertunda dengan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban segera. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 2.75 dan ttabel pada taraf signifikan 5% = 2.04. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (2.75>2.04) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Rerata hasil belajar pengetahuan Matematika yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban tertunda lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban segera (71.89>58). Berdasarkan pengujian dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban tertunda berpengaruh terhadap hasil belajar pengetahuan Matematika tema Cita-citaku siswa kelas IV SD Gugus I Gst. Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Timur tahun ajaran 2014/2015.Kata Kunci : pendekatan saintifik, pertanyaan jawaban tertunda, pertanyaan jawaban segera, hasil belajar pengetahuan This study aims to determine significant differences Mathematics learning outcomes theme Cita-citaku students that learned through scientific approach using a delayed answer questions with students that learned through scientific approaches used immediately answer questions on the fourth grade students of SD Gugus I Gst Ngurah Rai at East Denpasar subdistrict. This is a pre-experimental research with the study design The Static group pretest-posttest design. The fourth grade student of SD Gugus I Gst. Ngurah Rai at East Denpasar subdistrict will be the population of this research. Samples were taken by random sampling technique obtained SDN 1 Penatih as class delayed answers questions and SDN 6 Penatih as class immediately answers questions. The data collected is the result of learning of mathematical. The value result of learning collected using achievement test multiple choice always. The Data were analyzed by t-test. The results showed there were significant differences in learning outcomes Mathematical Theme Cita-citaku students that learned through scientific approach using a delayed answer questions with students that learned through scientific approaches using answer questions immediately. Based on t-test results thitung = 2.75 and ttabel the significant level of 5% = 2.04. Based on testing criteria thitung > ttabel (2.75> 2:04) then H0 is rejected and Ha accepted. The mean result of learning mathematics gained students that learned through scientific approach using higher delayed answer questions from students that learned through scientific approaches used immediately answer questions (71.89> 58). Based on testing can be concluded that the scientific approach using a delayed answer questions affect the learning outcomes Mathematics themes Cita-citaku fourth grade students of SD Gugus I Gst Ngurah Rai at East Denpasar subdistrict in the academic year of 2014/2015. keyword : scientific approach, delayed answers questions, immediately answer questions, learning outcomes.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA SEDERHANA TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS PANGERAN DIPONEGORO KECAMATAN DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Luh Putu Evi Anggreni; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media sederhana dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Tahun Ajaran 2016/2017 yang banyaknya 442 orang siswa. Sampel ditentukan dengan random sampling dengan mengacak kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IVA SD Negeri 11 Pemecutan sebagai kelompok eksperimen dan kelas IVA SD Negeri 1 Pemecutan sebagai kelompok kontrol. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA kemudian dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media sederhana dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil hasil thitung = 3,685 > ttabel (α = 0,05, 62) = 2,000. Demikian pula nilai rerata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok eksperimen = 76,22 > = 66,97 rerata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media sederhana berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : pendekatan pembelajaran kontekstual, media sederhana, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA. This research is aimed to determine the difference of students competence mastery in science knowledge by the use of contextual learning approach with the use of simple media and the students who were taught by conventional learning in class IV students of SD Gugus Pangeran Diponegoro District West Denpasar in academic year 2016/2017. The research was considered to be a quasi experimental with nonequivalent control group research design. The population of this study is all students of the class IV of the SD Gugus Pangeran Diponegoro in academic year 2016/2017 which has 442 students. The sample was taken by random sampling technique by randomly chose the classes. The sample in this research is class IVA SD Negeri 11 Pemecutan as the experimental group and class IVA SD Negeri 1 Pemecutan as control group. The data of the students competence mastery in science knowledge is collected by instrument in the form of objective test of the usual multiple choice form. The data of students competence mastery in science knowledge then was analyzed with t-test. The result of the analysis showed that there is a significant difference on the students students competence mastery in science knowledge between the group of students who were taught by using the contextual learning approach with the use of simple media and the group of students who were taught using conventional learning in class IV students of SD Gugus Pangeran Diponegoro District of West Denpasar in academic year 2016/2017. It was proven by the result of thitung = 3,685>ttable (α = 0,05,62) = 2,000. Similarly, the mean of experimental group students competence mastery in science knowledge = 76,22 > = 66,97 the mean of control group students competence mastery in science knowledge. Therefore, it can be concluded that the application of contextual teaching approach with the use simple media has influence in the students competence mastery in science knowledge in class IV students of SD Gugus Pangeran Diponegoro District West Denpasar in the academic year 2016/2017.keyword : contextual learning approach, simple media, competence mastery in science knowledge.
PENERAPAN INKUIRI TERBIMBING DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS BUDAYA PENYELIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PENGETAHUAN IPA ., Kadek Anggi Nalasari; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan siswa melalui penerapan model inkuiri terbimbing dalam pendekatan saintifik berbasis budaya penyelidikan, dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa melalui penerapan model inkuiri terbimbing dalam pendekatan saintifik berbasis budaya penyelidikan. Desain penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 16 Pemecutan tahun pelajaran 2015/2016 sebanyak 35 siswa. Data penelitian tentang keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan dengan metode observasi dan metode tes. Data dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adalah (1) peningkatan rata-rata persentase keaktifan pada siklus I sebesar 61,81% berada pada kategori kurang aktif dan meningkat pada siklus II sebesar 81% berada pada kategori aktif, dan (2) peningkatan rata-rata persentase penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siklus I sebesar 75,01% berada pada kriteria sedang dan meningkat pada siklus II sebesar 87,01% berada pada kriteria tinggi. Selain itu, peningkatan persentase ketuntasan klasikal penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siklus I sebesar 57% dan meningkat pada siklus II sebesar 88,57%. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing dalam pendekatan saintifik berbasis budaya penyelidikan dapat meningkatkan keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siswa kelas V SDN 16 Pemecutan Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : inkuiri terbimbing, pendekatan saintifik, budaya penyelidikan, keaktifan, kompetensi pengetahuan IPA This research aimed were to (1) increase the activity students through application of the guide inquiry model in scientific approach based on a culture of inquiry, and (2) increase the mastery competence knowledge of science students through application of the guide inquiry model in scientific approach based on a culture of inquiry. The research design was classroom action research conducted in two cycles. Subject of the research was the fifth grade students of SDN 16 Pemecutan in academic year 2015/2016 which consisted of 35 students. The research data about the activity and mastery competence knowledge of science students were collected using observation method dan test method. The data was analyzed using an analysis method of descriptive statistic and quantitative. The result of this research shows (1) the increasing average percentage activity on the first cycle is 61,81% on less active criteria and increased at the second cycle is 81% on active criteria, and (2) the increasing average percentage mastery competence knowledge of science on the first cycle is 75,01% on medium criteria and increased at the second cycle is 87,01% on high criteria. Moreover, the increasing classical completeness mastery competence knowledge of science on the first cycle is 57% and increased at the second cycle is 88,57%. Therefore, can be concluded that the application of the guide inquiry model in scientific approach based on the culture of inquiry can increase the activity and mastery competence knowledge of science at the fifth grade students of SDN 16 Pemecutan in academic year 2015/2016.keyword : guide inquiry, scientific approach, culture of inquiry, liveliness, competence knowledge of science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN BERBASIS TRI HITA KARANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS VIII KECAMATAN GIANYAR TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Kadek Kisri Ani; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Time Token berbasis Tri Hita Karana dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di SD Gugus VIII Kecamatan Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan metode Quasi Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Gianyar yang berjumlah 166 orang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 69 siswa yang terdiri dari 35 siswa kelas V SD N 1 Suwat sebagai kelompok eksperimen dan 34 siswa kelas V SD N 2 Sumita. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Purpusive sampling. Data hasil belajar pengetahuan IPS diperoleh dengan menggunakan teknik tes, bentuk tes adalah tes pilihan ganda biasa kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung= 4.636 > ttabel = 2.000 pada taraf signifikansi 5%, sehingga H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Time Token berbasis Tri Hita Karana dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Rerata penguasaan kompetensi IPS pada kelompok eksperimen yaitu 81.78 dan kelompok control yaitu 71.23. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Time Token berbasis Tri Hita Karana berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus VIII Kecamatan Gianyar tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Time Token, Tri Hita Karana, hasil belajar IPS This study aims to determine the difference outcomes of social studies learning groups of students who were taught by Time Token learning model based Tri Hita Karana and students groups who were taught by conventional learning in Gianyar VIII Cluster. This research is an experimental research by using quasy experiment desaign. The population in this study were all fifth grade of SD Gugus VIII Gianyar year 2016/2017, amounting to 166 people. The sample in this study amounted to 35 students consisting of fifth grade of SDN 1 Suwat as experiment group and 34 fifth grade of SDN 2 Sumita. Samples were taken using purpusive sampling technique. Data on outcomes of social studies learning is obtained by using the test technique, the test form is the usual multiple choice test then analyzed by using t-test statistic. Based on the results of analysis obtained t = 4.636 > ttable = 2,000 at 5% significance level, so H0 rejected, which means there is a significant difference in the outcomes of social studies learning of students who are taught by using Time Token learning model based Tri Hita Karana with students who are taught by conventional learning . The average outcomes of Social learning in experimental group is 81.78 and control group is 71.23. Thus it can be concluded that the Time Token learning model based Tri Hita Karana influence on the outcomes of social studies learning of fifth grade students of SD Gugus VIII Gianyar Sub-district of the academic year 2016/2017.keyword : Time Token, Tri Hita Karan, outcomes of social studies learning
Pengaruh Model Pembelajaran Scramble Bermuatan Permainan Tradisional Benteng-bentengan terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas IV ., Ni Made Dwi Hendrayani; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran scramble bermuatan permainan tradisional benteng-bentengan dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan quasi experimental design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 254 orang. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SD N 1 Sanur sebagai kelompok eksperimen berjumlah 48 orang dan kelas IV SD N 3 Sanur sebagai kelompok kontrol berjumlah 49 orang. Data kompetensi pengetahuan IPS siswa diperoleh melalui metode tes dan dianalisis menggunakan uji t. Berdasarkan analisis uji hipotesis dengan uji t diperoleh thitung = 4,31 pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan (dk = 95) diperoleh ttabel = 1,98 maka thitung > ttabel ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran scramble bermuatan permainan tradisional benteng-bentengan dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan tahun ajaran 2016/2017. Selain itu, diperoleh hasil nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih dari nilai rata-rata kelompok kontrol (80,13 > 71,68). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran scramble bermuatan permainan tradisional benteng-bentengan terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Model Pembelajaran Scramble, Benteng-bentengan This research study aimed to know the significant difference of IPS knowledge competence groups of students who taught using scramble learning model based on benteng-bentengan traditional game and the group of students who taught using conventional learning for the fourth grade students of elementary school cluster I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan in academic year 2016/2017. This research was experimental research with quasi experimental design. The population were all of the fourth grade students of elementary school cluster I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan in academic year 2016 / 2017 which consisted of 254 people. Sample of this research were the fourth grade students of SD N 1 sanur as an experimental group which consisted of 48 people and the fourth grade students of SD N 3 Sanur as control group which consisted of 49 people. Data of IPS knowledge competence obtained through test method and analyzed by using t-test. Based on hypothesis test analysis with t-test obtained t count = 4,31 at 5% significance level with freedom of degree (dk = 95) obtained t table = 1,98 then t count > t table so Ho was rejected and Ha was accepted. This showed, there were significant difference of IPS knowledge competence between groups of students who taught using scramble learning model based on benteng-bentengan traditional game with the group of students who taught using conventional learning for the fourth grade students of elementary school cluster I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan in academic year 2016 / 2017. In addition, the result of average value of the experimental group was more than average value of control groups (80,13 > 71,68). It can be concluded that there was influence of scramble learning model based on benteng-bentengan traditional games toward IPS knowledge competence of the fourth grade students of elementary school cluster I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan in academic year 2016/2017. keyword : Scramble Learning Model, Benteng-bentengan
Co-Authors ., Agus Wahyu Setiawan ., Ayu Candra Dewi Arinata ., Ayu Sintya ., Diyah Komala Dewi ., Gusti Ayu Desy Anggarini ., I Dewa Ayu Ratnadewi ., I Kadek Setiawan ., I Made Nugraha Wicaksana ., I Putu Angga Wijaya Sandy ., Ida Ayu Sri Susanti Atma Sari ., Kadek Anggi Nalasari ., Kadek Ermayanti ., Komang Ayu Wahyuni ., Komang Susanti Martinasari ., L G Putri Andyani ., Luh Dewi Puspawati ., Luh Komang Sugianingsih ., Luh Putu Ria Kurniawati ., Mita Sari Ni Luh Putu ., Ni Kadek Candra Wahyuni ., Ni Kadek Dwi Mega Yanthi ., Ni Kadek Kisri Ani ., Ni Ketut Desi Kristiani ., Ni Luh Gede Dian Citra Agustini ., Ni Luh Gede Yuni Artini ., Ni Luh Pitri Widi Pratiwi ., Ni Luh Putu Evi Anggreni ., Ni Luh Putu Intan Sari Dewi ., Ni Made Astini ., Ni Made Dwi Hendrayani ., Ni Made Dwiantari ., Ni Made Feby Kurniyanthi ., Ni Made Pitria Mulia Sari ., Ni Made Pratiwi Pebriyanti ., Ni Made Wira Astami ., Ni Wayan Ika Ariesta Dewi ., Pande Made Prista Pradnyana ., Putu Chan Wisjayani Dadri ., Putu Eddy Gunawan ., Putu Eka Trisna Dewi ., Putu Teja Juli Artha ., Sisilia Indah Trisnaningsih Abadi, I B G S Abadi, IB.G. Surya Agustini, NLP Inca Buntari Anggara, I Made Citra Anggara, I Made Citra Artini, Putu Ari Bahari, Ni Ketut Intan Baskara, Dewa Ari Cahyadi, Herry Suwaja Christiawati, Ni Made Diana Cintariasih, Putu Darmayanti, Ni Komang Ayu Mas Darmayanti, Ni Komang Ayu Mas DB. Kt. Ngr. Semara Putra Dessy Wiranti, Ni Putu Dessy Wiranti, Ni Putu Dewa Ayu Indra Wahyuni Dewi, Ni Putu Ayu Ratna Diana Putra, I Dewa Gede Dr. I Gede Meter,M.Pd . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. Nyoman Wirya . Drs.Mursal . Dwi Lestari, Ni Made Dwi Lestari, Ni Made Ekayanti, Ni Luh Putu feby puspita, ni ketut Gede Eka Harsana Koriawan i b g s abadi I Dewa Ayu Purnama Dewi . I Dewa Gede Diana Putra I Gede Gemaydha . I Gede Mahendra Darmawiguna I Gst Agung Oka Negara I Gusti Ayu Agung Deska Suarniti ., I Gusti Ayu Agung Deska Suarniti I Gusti Ayu Dwi Lestari . I Gusti Ayu Sukmandari . I Gusti Ketut Arya Sunu I Gusti Putu Bagus Sasrawan Mananda I Kadek Putra Jaya . I Kadek Sastra Adi Merta I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Ketut Suardika . I Ketut Swarjana I Komang Ngurah Wiyasa I Komang Triana Prawijaya I Made Diana Putra . I Made Eri Ariawan ., I Made Eri Ariawan I Made Gede Sunarya I Made Putra I Made Saptria Parwata . I Made Suka Somartana . I Nengah Suadnyana I Nyoman Natajaya I Putu Gde Yudara Sandra Putra I Wayan Darmika Yana . I Wayan Sadia I Wayan Suarjana . I Wayan Sujana I Wayan Sujana I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri IB.G. Surya Abadi Ida Ayu Ella Yuanita . Ida Bagus Gede Eka Winata . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Surya Manuaba Indra Wahyuni, Dewa Ayu Israfil, Israfil Juwitasari , Citra Kadek Eva Krishna Adnyani Kadek Galih Candrayani . Kadek Mita Wahyuni . Kadek Sri Wahyuni Indrawati . Komang Ary Trisnadewi . Komang Ayu Sugiartini Pramita Dewi . Komang Citra Padma Utami . Komang Sudamayanto . Komang Yogi Triana Kristiantari, MGR Loka Andari, Ida Ayu Ketut Manik Luh Ayu Tirtayani Luh Putu Ari Surestiani . Luhde Sepdania Wati ., Luhde Sepdania Wati M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Ayu Sintya Dewi ., Made Ayu Sintya Dewi Made Pramesti Yogidibrata ., Made Pramesti Yogidibrata Made Putra Manuaba, I. B. S. Manuaba, I. B. S. Maria Goreti Rini Kristiantari MGR Kristiantari Mita Puspita . Negara, K.Kurnia Kusuma Adi Ngakan Made Anom Wiryasa Ni Kadek Ayu Windari . Ni Kadek Meriani . Ni Kadek Suci Suriani . Ni Ketut Ayu Pramitasari ., Ni Ketut Ayu Pramitasari ni ketut feby puspita Ni Ketut Intan Bahari Ni Komang Tris Utari ., Ni Komang Tris Utari Ni Luh Putu Ekayanti Ni Luh Putu Muri Adnyani . Ni Luh Putu Ratih Agustini ., Ni Luh Putu Ratih Agustini Ni Luh Putu Suariyani Ni Made Ayu Wulan Indrayani Ni Made Putri Arini ., Ni Made Putri Arini Ni Nengah Suartini Ni Putu Ayu Widiastiti . Ni Putu Deni Ardiyanti ., Ni Putu Deni Ardiyanti Ni Putu Devi Oktavia Ni Putu Dita Wisna Wati . Ni Putu Eka Dina Lestari Putri Ni Putu Sukma Srijayanti . Ni Wayan Ayu Endang Istorina . Ni Wayan Listiani . Ni Wayan Mika Safitri ., Ni Wayan Mika Safitri Ni Wayan Suniasih Paramitasari, Ketut Citra Pratiwi, Ni Wayan Mita Prawijaya, I Komang Triana Priani, Irul Priyanti, Ni Luh Saras Priyanti, Ni Luh Saras Purwani, Ni Putu Rita Purwani, Ni Putu Rita Purwaningsih, Ni Komang Putra, DB. Kt. Ngr. Semara Putra, DB. Kt. Ngr. Semara Putra, Made Putra, Made Putu Ayu Satya Dewi . Putu Dewi Ariestuti . Putu Eka Andriyani ., Putu Eka Andriyani Rahayuni, IGA Rai Rai Suadnyana Wijaya Ria Yuliana . Suryani, Ni Wayan Tasya Dhevi, Ni Putu Melinda Pramesti Widhyalestari, Ni Nyoman Tri Angraeni Wijaya, Rai Suadnyana Yohanes Kristianto