Claim Missing Document
Check
Articles

Found 133 Documents
Search
Journal : Mimbar PGSD Undiksha

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV ., I Putu Ariadi; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah populasi 110 siswa. Sampel penelitian ini adalah SD No. 1 Belega yang berjumlah 40 orang siswa dan SD No. 2 Belega yang berjumlah 40 orang siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation (GI) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh ( > ) dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) yaitu 21,47 yang berada pada kategori baik dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 16,9 yang berada pada kategori cukup. Ini berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation dengan siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar. Jadi, model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA.Kata Kunci : Abstrack This study aimed to determine differ This research is purposed to determine the differences in the science learning result which significantly between the groups who take cooperative learning method; Group Investigation and the groups who take conventional learning method. The type of this research is Quasi Experiment. The populations of this research are all IV grade elementary school students in Belega village, Gianyar years of academic 2013/2014 with population 110 students. The sample of this research was Elementary School 1 Belega by total 40 students and Elementary School 2 Belega by total 40 students. Sample was taken by using random sampling. Data that was gathered in this research is the result of science learning. The science learning test form that used in this research was multiple choices. Data was analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic. The result of the learning shows that is a significant different of science learning result between student group who take Group Investigation and student group who take conventional learning. This fact indicated by ( Rumus ) and supported by the difference of average score obtained between students that take Group Investigation, that is 21,47 that can be placed in good category than students that take conventional learning that obtain 16,9 that can be placed in enough category. It is mean there are a significant different of student learning result between the students that used Cooperative learning method than the students that used conventional learning in IV grade elementary school students in Belega village. Summary, cooperative learning method; Group Investigation are influenced to the result in science learning.keyword : learning model (GI), science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS 5 ., Dewa Made Dwi Sakah; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model Group Investigation (GI) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester II SD di Gugus I Tampaksiring . Rancangan penelitian ini adalah Quasi Eksperimen, dengan desain post-test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah sebanyak 56 orang yang diambil secara undian. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Group Investigation (GI) dengan mean (M) = 21,34 termasuk dalam kategori tinggi, (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dengan mean (M) = 17,37 termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Group Investigation (GI) dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Perbedaan tersebut dilihat dari skor hasil belajar IPA siswa diperoleh hasil thitung sebesar 4,377, sedangkan, ttabel dengan db = 54 pada taraf signifikansi 5% adalah 1,674. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (4,377> 1,674). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa model Group Investigation (GI) berpengaruh positif tehadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : hasil belajar IPA, model group investigation (GI), model pembelajaran konvensional The purpose of this study is to know the significant differences of students’ achievement in IPA subject between students that study using Group Investigation (GI) model with students that follow conventional learning for class V student in semester II at SD Gugus I Tampaksiring. The design of this study is Quasi Experiment, with the design of post-test only control group design. The sample is 56 that picked using lottery. Learning outcomes data were collected using a multiple choice test. Data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical t-test. The results showed that (1) the students’ learning achievement using Group Investigation (GI) model with mean (M) = 21,34 belong to high category, (2) learning achievement using conventional learning with mean (M) = 17.37 belong to average category (3) there is significant differences to the learning achievement between group of student that using Group Investigation (GI) model and group of students that using conventional model. The differences can be seen from the score of the student found tScore= 4.377, whereas, ttable with db = 54 at in significant degree 5% is 1.674. The result showed that tscoreis more than ttabe (4.377> 1.674). The found of significant difference show that Group Investigation (GI) model combine with authentic media positively affect the students achievement in IPA subject compared with conventional learning model.keyword : conventional learning model, group investigation (GI) model, Learning outcomes IPA
PengaruhModel Picture and Picture Dengan Penilaian Portofolio Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas IV ., I Gede Hery Suyasa Putra; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. Ndara Tanggu Renda, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picturedengan penilaian portofolio dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimen dengan rancanganpost-test only control group design. Populasi penelitian ini adalahsiswa kelas IVSD semester IIdi Gugus ISriwijaya Kecamatan Pakutatantahun pelajaran 2016/2017. Sebanyak 51 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial(uji-t).Hasil penelitian menunjukan bahwa,terdapat pengaruh yang signifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran picture and picturedengan penilaian portofolio dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Hal ini dapat dilihat dari perolehan hasil uji hipotesis menggunakan uji-t, dengan thitung lebih besar dari ttabel (thit = 5,534> ttab= 2,009).Kata Kunci : penilaian portofolio, hasilbelajar IPA,picture and picture This research is aimed to know the differences from the result of sainsstudies course learning between student who learnt by picture and picturelearning model with on portfolio assessment and students who learnt using conventional learning model. This research is a quasi-experiment with a plan of post-test only control group design. Population of this research was grade fourth students in the second semester of Cluster I Sriwijaya District of Pakutatan in academic year 2016/2017. There were 51 students chosen as the sample by using random sampling technique.The data which were analyzed in this research is the result of sains studies course domain cognitive which were gathered through objective test. The data were analyzed using descriptive statistic and inferential statistic (t-test).The results showed that, there were significant difference between the result of social studies course of the students who were attending learning process usingpicture and picturelearning model with on portfolio assessment and students who learnt using conventional learning model. It can be seen from the result of hypothesis test using t-test, with tarithmetic bigger than ttable(tarithmetic= 5,534> ttable= 2.009). So, picture and picturelearning model with on portfolio assessment is positive influential to the result of sains studies course grade fourth students in the second semester of Cluster I District Sriwijaya of Pakutatan in academic year 2016/2017.keyword : portfolio assessment, sains learning result, picture and picture
ANALISIS KESENJANGAN PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI SD NO. 4 BANYUASRI ., I Wayan Adi Antara; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7103

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk menganalisis kesenjangan rencana pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 yang dibuat oleh guru SD No. 4 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013, (2) untuk menganalisis kesenjangan pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 yang dilakukan oleh guru SD No. 4 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) studi dokumentasi, (2) observasi, dan (3) wawancara. Data yang sudah terkumpul diolah dengan menggunakan statistik non parametrik dengan uji bertanda wilcoxon, kemudian dilanjutkan dengan penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh guru kelas di SD No. 4 Banyuasri. Objek penelitian adalah RPP dan pelaksanaan pembelajaran dengan kurikulum 2013 yang disusun dan dilaksanakan oleh guru berdasarkan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Besarnya kesenjangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan Kurikulum 2013 yang dibuat oleh guru SD No. 4 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 adalah sebesar 15% dan tergolong kategori sangat kecil (SK), (2) Besarnya kesenjangan pelaksanaan pembelajaran dengan Kurikulum 2013 yang dilakukan oleh guru SD No. 4 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 adalah sebesar 25,21% dan tergolong kategori kecil (K).Kata Kunci : kesenjangan, Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. This study was aimed to (1) analyzed discrepancied the curriculum of 2013’s lesson plan, that was created by teachers at SD No. 4 Banyuasri in the academic years 2015/2016 with Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014; (2) analyzed discrepancied the learning process of curriculum 2013 by teachers at SD No. 4 Banyuasri in the academic years 2015/2016 with Permendikbud No. 103 Tahun 2014. The research is an evaluative research. The methods of collecting data was (1) documentation study, (2) observation, and (3) interviews. The data that have been collected were processed using non-parametric statistical test Wilcoxon, then continued with the presentation of the data and conclusions. The subjects of this study was all of the teachers in SD No. 4 Banyuasri. The object of the research is the lesson plan and the implementation of learning using the curriculum of 2013 who conceived and implemented by teachers based on Permendikbud No. 103 Tahun 2014. The results showed that (1) The size of the gap between lesson plan with curriculum 2013, that was created by teachers in SD No. 4 Banyuasri in the academic years 2015/2016 based on Permendikbud No. 103 Tahun 2014 was 15% and classified as a very small category , (2) The size of the gap between learning implementation in curriculum of 2013 that have been done by the teachers in SD No. 4 Banyuasri in the academic years 2015/2016 with Permendikbud No. 103 Tahun 2014 was 25,21% and classified as a small category.keyword : discrepancy, lesson plan, implementation of learning, Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN TEKNIK KNOW-WANT-LEARN (KWL) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Luh Widyawati; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif dengan teknik KWL dari pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Tembuku Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus III tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 227 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling, pengundian didapatkan kelas V SD N 1 Yangapi sebagai kelas eksperimen dan SD N 6 Yangapi sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif dengan teknik KWL pada kategori sangat tinggi (rata-rata sebesar 14,82), (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional berada pada kategori tinggi (rata-rata sebesar 12,54), (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif dengan teknik KWL daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thitung = 2,904>ttabel = 2,000). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan teknik KWL berpengaruh terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : kooperatif dengan teknik know-want-learn (KWL), konvensional, hasil belajar IPA. The study aimed to determine the difference between the science learning outcomes of students who learned with the cooperative learning model with KWL technique of the group of students who learned with the conventional model of learning in the fifth grade of elementary school students in Cluster III, Tembuku district in Academic Year 2013/2014. This study is a quasi experimental study with the design of a post-test only control group design .The population was fifth grade students in elementary school Cluster III in academic year 2013/2014 with 227 students. Samples were taken by using random sampling, the draw got grade fifth of SD N 1 Yangapi as the classroom experiments and SD N 6 Yangapi as the control class. Science learning outcomes data were collected using a multiple-choice test one correct answer. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics ( t-test). The results found that: (1) science learning outcomes of students who take cooperative learning model with KWL technique in the category of very high (average of 14.82), (2) science learning outcomes of students who take conventional learning at the high category ( average of 12.54), (3) there are significant differences between the learning outcomes of students who take science learning with cooperative learning KWL technique with students who take learning with conventional learning models (tcalculate = 2.904 > ttable = 2.000). The existence of a significant difference suggests that learning using cooperative learning model with KWL technique affected science learning outcomes compared with conventional learning models.keyword : cooperative with know-want-learn (KWL) technique, conventional, science learning outcomes.
Pengaruh Model Word Square Berbasis Kearifan Lokal Dengan Assesment Portofolio Terhadap Hasil Belajar IPS Kelas IV ., I Wayan Heri Sumayasa; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran word square berbasis kearifan lokal catur marga dengan assesment portofolio dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD semester II di Gugus I Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Sebanyak 53 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPS ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran word square berbasis kearifan lokal catur marga dengan assesment portofolio dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Hal ini dapat dilihat dari perolehan hasil uji hipotesis menggunakan uji-t, dengan thitung lebih besar dari ttabel (thit = 6,681 > ttab = 2,007). Dengan demikian, model pembelajaran word square berbasis kearifan lokal catur marga dengan assesment portofolio berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SD semester II di Gugus I Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : assesment portofolio, catur marga, hasil belajar IPS, word square This research is aimed to know the differences from the result of social studies course learning between student who learnt by word square learning model based on local wisdom catur marga with on portfolio assessment and students who learnt using conventional learning model. This research is a quasi-experiment with a plan of post-test only control group design. Population of this research was grade fourth students in the second semester of Cluster I District of Sukasada in academic year 2015/2016. There were 53 students chosen as the sample by using random sampling technique.The data which were analyzed in this research is the result of social studies course domain cognitive which were gathered through objective test. The data were analyzed using descriptive statistic and inferential statistic (t-test).The results showed that, there were significant difference between the result of social studies course of the students who were attending learning process using word square learning model based on local wisdom catur marga with on portfolio assessment and students who learnt using conventional learning model. It can be seen from the result of hypothesis test using t-test, with tarithmetic bigger than ttable (tarithmetic = 6.681 > ttable = 2.007). So, word square learning model based on local wisdom catur marga with on portfolio assessment is positive influential to the result of social studies course grade fourth students in the second semester of Cluster I District of Sukasada in academic year 2015/2016.keyword : portfolio assessment, chess clans, social learning result, word square
PENGARUH MODEL VAK BERBANTUAN LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS MAS ., Ni Luh Saraswati Adnyani; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3593

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas V di SD gugus mas yang dapat dilihat dari capaian rata-rata siswa antara 66 hingga 68 dengan KKM 70. Ketika dikonversikan ke PAP skala lima, nilai siswa tergolong cukup. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pengaruh model pembelajaran VAK (Visual, Aditorial, Kinestetik) berbantuan media lingkungan dan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar di gugus Mas Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas V sekolah dasar di gugus Mas kecamatan Ubud, kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2013/2014, sebanyak 172 siswa. Sampel penelitiannya yaitu kelas V di SD N 1 Mas sebagai kelompok eksperimen sebanyak 42 siswa dan kelas V di SD N 6 Mas sebagai kelas kontrol sebanyak 40 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi, (2) tes, sedangkan instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar (tes pilihan ganda). Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Dari hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung = 4,79 sedangkan nilai ttable = 1,980 (dengan taraf signifikan 5%). Jika dibandingkan akan terlihat bahwa thitung > ttabel (4,79 > 1,980). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran VAK (Visual, Aditorial, Kinestetik) berbantuan media lingkungan dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V sekolah dasar di gugus Mas.Kata Kunci : Hasil Belajar IPA, Lingkungan, VAK The problem in this study is the low science learning outcomes fifth grade students in elementary school in gugus mas, that could be seen from the average performance of students between 66 to 68 with the KKM 70. If convertion to PAP skala lima, scores of student are classified as fairly. Therefore, this experiment aimed to determine significant differences influence learning model VAK (Visual, Aditorial, Kinesthetic) aided environmental media and conventional learning models to student learning outcomes in 5th grade elementary school in gugus Mas Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar. This research is a quasi-experiment. The population of this study is the 5th grade elementary school students in gugus Mas kecamatan Ubud, kabupaten Gianyar in the school year 2013/2014, with total students was 172. The samples of the experiment was fifth grade in SD N 1 Mas as much as the experimental group with 42 students and in the fifth grade in SD N 6 Mas as a control group with 40 students. Collected data in this study was conducted used: (1) observation, and (2) test with the instruments that used were achievement test (multiple choice test). The data then analyzed with descriptive techniques of quantitative and qualitative description. From the calculation of the t-test obtained t = 4.79, with the value of t-table = 1.980 (with significance level of 5%) . In comparison it would seem that t-count > t-table (4.79>1.980) so that it can be concluded that there are significant differences between students who learned with the learning model of VAK (Visual, Aditorial, Kinesthetic) aided the environment media and the students who learned with the conventional model of learning in the fifth grade elementary school students in the gugus Mas .keyword : Environment, Science Learning Outcomes, VAK
ANALISIS REKONSTRUKSI KETERAMPILAN PROSES SAINS DALAM PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS IV DAN V DI GUGUS XIII ., I Nengah Arta Sedana; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi dimensi keterampilan porses sains yang dimiliki pada siswa kelas IV dan V dalam pembelajaran IPA, (2) deskripsi efektivitas rekonstruksi keterampilan porses sains dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas IV dan V melalui penerapan pendekatan saintifik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V semester genap Di SD Gugus XIII Kecamatan Buleleng yang berjumlah 158 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1) deskripsi dimensi keterampilan proses sains dalam pembelajaran IPA data secara umum dengan rata-rata 14,25 berada pada kategori sedang, dengan persentase 0% pada kategori sangat tinggi, dengan persentase 41% pada kategori tinggi, 36% pada kategori sedang, 23% pada kategori rendah, dan 0% pada kategori sangat rendah, (2) deskripsi efektivitas rekonstruksi keterampilan porses sains dalam pembelajaran IPA melalui penerapan pendekatan saintifik data secara umum dengan rata-rata 13,27 berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 71% pada kategori sangat tinggi, dengan persentase 23% pada kategori tinggi, dengan persentase 6% pada kategori sedang, dengan persentase 0% pada kategori rendah dan sangat rendah. Kata Kunci : analisis, rekonstruksi, keterampilan proses sains This study was aimed to determine (1) the description of the science process skills dimension of IV and V grade students in science learning, (2) the description of the effectiveness of the science process skills reconstruction in science learning to the IV and V grade students through the implementation of scientific approach. This research was descriptive. The subjects were the IV and V grade students in the second semester at XIII Group of Buleleng district, amount 158 students. The data was collected using observation and interviews methods. The data were analyzed using descriptive techniques of qualitative and quantitative. The research showed that (1) generally, the average data of the description of the science process skills dimension in science learning is 14,25 in middle category, with a percentage of 0% in the very high category, with a percentage of 41% in the high category, 36% in the medium category, 23% in the low category, and 0% in the category of very low, (2) generally, the average data of the description of the effectiveness of the science process skills reconstruction in science learning through the implementation of scientific approach is 13,27 in very high category with the percentage of 71% in the very high category, with a percentage of 23% in the high category, with a percentage of 6% in the medium category, with a percentage of 0% in the category of low and very low.keyword : analysis, reconstruction, science process skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD ., I Gede Ari Murti; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran scramble berbantuan media gambar dengan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Nusa Penida Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan disain Non-Equivalen Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Nusa Penida Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 sebanyak 79 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan tehnik random sampling dan yang diacak adalah kelasnya sehingga didapatkan dua kelas yaitu kelas IV SD Negeri 3 Batununggul berjumlah 20 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV SD Negeri 2 Batununggul berjumlah 21 siswa sebagai kelompok kontrol. Data tentang hasil belajar IPA dikumpulkan melalui metode tes dengan menggunakan tes objektif bentuk pilihan ganda. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji-t dengan thit = 2,713 dan ttab = 2,02. Berdasarkan kriteria pengujian, thit > ttab (2,713 > 2,021), maka H1 diterima H0 ditolak. Dengan demikian hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran scramble berbantuan media gambar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Nusa Penida Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Pembelajaran cramble, Media Gambar, Hasil Belajar This study aims to find a significant difference between the learning outcomes of students studying science by using model-assisted media scramble pictures with students learning by using conventional learning in fourth grade students in Cluster I Sub Nusa Penida Semester Academic Year 2015/2016. This research is a quasi-experimental research design with non-equivalent Post-test Only Control Group Design. The study population was fourth grade students in Cluster I Sub Nusa Penida Semester Academic Year 2015/2016 as many as 79 students. The samples were carried out by random sampling technique and encrypted is a class that earned two fourth grade classes, namely Negeri 3 Batununggul total of 20 students as an experimental group and class IV SD Negeri 2 Batununggul totaling 21 students as a control group. Science learning outcome data collected through testing methods using an objective test of multiple choice form. Furthermore, the data were analyzed using t-test with thit = 2.713 and ttab = 2.02. Based on testing criteria, thit> ttab (2,713> 2,021), then H0 rejected H1 accepted. Thus these results we can conclude that the media-assisted learning model image scramble effect on learning outcomes IPA fourth grade students in Cluster I Sub Nusa Penida Semester Academic Year 2015/2016.keyword : Learning scramble, Media Image, Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CIRC BERBANTUAN MEDIA CERITA DONGENG TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS III SD ., I Md Agus Yogi m; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10888

Abstract

Masih rendahnya hasil belajar bahasa Indonesia siswa SD kelas III di gugus XIII kecamatan Buleleng menjadi permasalahan yang perlu dicari faktor penyebab dan pemecahannya. Temuan awal bahwa dari 120 siswa kelas III SD yang ada di gugus XIII Kecamatan Buleleng, terdapat 85 siswa yang masih di bawah KKM. Rendahnya hasil belajar ini diduga karena model pembelajaran yang diterapkan guru cenderung kurang mengaktifkan peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba mengeksperimenkan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) berbantuan media cerita dongeng yang bertujuan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas III SD di Gugus XIII Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan desain post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas III SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng, yang berjumlah 120 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas III SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal dengan jumlah siswa masing-masing 24 dan 21 orang, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 2.14 dan ttab sebesar 2,00. Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CIRC berbantuan media cerita dongeng dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran bukan CIRC berbantuan media cerita dongeng.Kata Kunci : model, circ, media,dongeg, hasil belajar bahasa indoesia The low learning outcomes of Indonesian students of elementary school class III in cluster XIII Buleleng district become a problem that need to look for factors causing and solving it. Preliminary findings that of 120 students of third grade elementary school in Buleleng District XIII, there are 85 students who are still under KKM. The low learning outcomes are suspected because the instructional model applied by the teacher tends to be less activate the learners. Therefore, this research tries to experiment the CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) learning model with fairy tale media which aims to know its effect on the result of learning Indonesian in third grade students in Buleleng District XIII. This type of research is quasi experimental research with post test design only control group design. The population of this research is class III SD in Buleleng District XIII District, which amounts to 120 people. The sample of this study is class III SD Negeri 1 and 3 Banjar Tegal with the number of students each 24 and 21 people, determined by random sampling technique. Instrument in this research that is result of learning test. The data obtained were analyzed by descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The results showed that the value of t count of 2.14 and ttab of 2.00. That is, there is a significant effect of learning outcomes of Indonesian between groups of students who were taught by CIRC-aided learning model of fairy tale media and groups of students who were taught by learning models instead of CIRC-assisted media stories fairy tales.keyword : Model, circ, media, fairy tale, learning result indonesian language
Co-Authors ., Anak Agung Istri Agung Trisnawati ., Dewa Made Dwi Sakah ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gede Risa Pebriana ., Gede Yoga Hermawan ., Gede Yuda Sastrawan ., Gus Nyoman Widhi Arsa Nugraha ., I Dewa Gede Raka Wisnawa ., I Gede Ari Murti ., I Gede Cahyadi ., I Gede Hery Suyasa Putra ., I Gede Marta Widana ., I Ketut Sanjaya ., I Ketut Sudha ., I Komang Pande Ardiyasa ., I Made Agus Muliarta ., I Md Agus Yogi m ., I Md Vicky Gusnawan ., I Nengah Arta Sedana ., I Wayan Adi Antara ., I Wayan Heri Sumayasa ., Ida Ayu Kade Eva Trisna Wiyastini ., Indi Syifa Maulidati ., Kadek Agustya Wira Budhi ., Kadek Sri Windayani ., Kadek Yuda Wibawa ., Ketut Eli Mariadeni ., Made Wisnu Puthra ., Mas Agus Asta Muhamad ., Muhammad Hasim ., Ni Kadek Putri Maharani ., Ni Ketut Sugiartini ., Ni Luh Putu Eka Agustini ., Ni Made Dwipayanti Agustini ., Ni Nengah Juliantari ., Putu Yogi Mahardhika Adi Guna, I Made Yogi Afriyanti, Evi Agatha, Gede Radipa Surya Agung Ayu Komang Candra Ayuni Dewi ., Agung Ayu Komang Candra Ayuni Dewi Agustini, Kadek Dwi Intan Anak Agung Ngurah Mahendra Putra . Antika, I Komang Mega Arimbawa, Pt. Redy Kresna Arya Pratiwi, N P E Arya Pratiwi, N.P. Eka Ayu Pradnya Wulandari Desak Putu Parmiti Desak Putu Parmiti Desi Susiana Dewa Nyoman Sudana Dewi Utami, Ni Luh Made Sintya Dewi, Komang Try Septiana Dharsana, I Ketut Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Evi Afriyanti Evita Wulandari, Komang Evita Wulandari, Komang G.H. Andika Pratama Garminah, Ni Nyoman Gede Radipa Surya Agatha Gede Suharianta . Gede Wira Bayu Gusti Ayu Nyoman, Parmini Harta, Juni I Dewa Kade Tastra I Gede Agus Suantara I Gede Astawan I Gede Mardika . I Gede Margunayasa I Gede Nesa Suardita . I Gede Novayana I Gede Pait Budhi Puniatmaja I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Oka Wiantara I Kadek Suartama I Ketut Gading I Komang Aditya Sadewa I Komang Sudarma I Komang Sudiarpa ., I Komang Sudiarpa I Made Citra Wibawa I Made Putrayasa . I Made Ria Cipta ., I Made Ria Cipta I Made Suarjana I Made Tegeh I Made Tegeh I Nengah Suba I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Nyoman Wirya I Putu Ariadi . I Putu Eka Markandya I Putu Eka Putra Aryawan . I Wayan Adi Antara I Wayan Adi Antara, I Wayan Adi I Wayan Eka Martawan ., I Wayan Eka Martawan I Wayan Misnawan I Wayan Widiana Ida Ayu Rsi Yogandari ., Ida Ayu Rsi Yogandari Ignasia Erlina juniarti, Novi Dian Juniarti, Novi Dian Kadek Beny Agus Permana Kadek Dian Anggraeni . Kadek Yudiana Kadek Yudik Ariawan Karma Yasa, Yogi Karmila Dewi, Dewa Ayu Ketut Pudjawan Ketut Suwirta . Ketut Yuli Ayu Wulandari Komang Ary Setiawan . Komang Asriningsih . Komang Eva Wahyu Diatmika . Komang Rizky Aditya Wiguna Komang Suardi Wiradarma Komang Suyani Komang Tri Yoga Pramana Krisnayanti, Ni Komang Eka kusmariatni, ni nyoman Luh Putu Putrini Mahadewi Luh Sri Widiasih M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Sumantri Made Wesi Agung Prabhawa . Mahadewi, Luh Putu Putrini Markandya, I Putu Eka Miasari, Ni Putu Misnawan, I Wayan N P E Arya Pratiwi Ni Kadek Indrayati . Ni Ketut Suarmini Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Ketut Widiasih Ni Komang Eka Krisnayanti Ni Luh Saraswati Adnyani . Ni Luh Widyawati . Ni Made Ayu Wisnawati . Ni Made Dwigita Novianti ni made sepria utami ni made sri mulyani Ni Nengah Sekar Wangi ni nyoman kusmariatni Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Miasari Ni Putu Nopiyanti Ni Putu Sri Artini . Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Niartiningsih, Ni Putu Nopiyanti, Ni Putu Nurul Fadhilah Nyoman Dantes Nyoman Sudiastana ., Nyoman Sudiastana Pande Putu Rizky Ari Pratana Permana, Kadek Beny Agus Pertiwi, Putu Arik Indah Pratama, G.H. Andika Pratana, Pande Putu Rizky Ari Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Pt. Redy Kresna Arimbawa Puniatmaja, I Gede Pait Budhi Putu Etti Susiani Putu Suardita ., Putu Suardita Redy Kresna Arimbawa Sadewa, I Komang Aditya Sanjaya Putra, I Gede Sanjaya, I Kadek Yoga sepria utami, ni made Siti Romlah . sri mulyani, ni made Suarjana, I Md Suarjana, I Md Suarjana, I. M. Suarni, Ketut Suartama, I Wayan Agus Suryani, Ni Komang Suryani, Ni Komang Susiana, Desi Suwardana, Ketut Adi Suwastawan, I Gede Agus Suyani, Komang Utami, Ni Made Sepria Wangi, Ni Nengah Sekar Wiantara, I Gusti Ngurah Oka Widiasih, Luh Sri Wiradarma, Komang Suardi Wirawan, I Kmg Juliana Wirawan, I Kmg Juliana Wulandari, Ayu Pradnya Wulandari, Ketut Yuli Ayu