Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Predict-Discuss-Explain-Obsereve-Discuss-Explain Berorientasi Masalah Terbuka Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dalam Mata Pelajaran IPA ., Luh Suartini; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7466

Abstract

Penelitian ini mengangkat tentang rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi keterampilan berpikir kritis pembelajaran IPA siswa dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, 2) deskripsi keterampilan berpikir kritis pembelajaran IPA siswa dibelajarkan dengan model pembelajaran PDEODE berorientasi masalah terbuka, 3) pengaruh yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model model pembelajaran PDEODE berorientasi masalah terbuka yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Tahun Pelajaran 2015/2016 di SD di gugus VI Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/203 yang berjumlah 130 orang. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data dikumpulkan dengan instrumen tes berpikir kritis berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) deskripsi keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA pada siswa kelompok kontrol dengan model pembelajaran konvensional tergolong rendah, dengan mean 14,82. (2) deskripsi keterampilan berpikir kritis pada siswa kelompok eksperimen dengan model PDEODE berorientasi Masalah terbuka tergolong tinggi, dengan mean 26. (3) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis pada mata pelajaran IPA yang signifikan antara kelompok dengan model PDEODE berorientasi Masalah terbuka dan kelompok dengan model konvensional, diketahui bahwa thit > ttab (thit = 43 > ttab = 1,671 ).Kata Kunci : PDEODE, masalah terbuka, berpikir kritis This study raised about the lack of critical thinking skills of students. This study also aims to determine: 1) description of critical thinking skills science teaching students who learned with conventional learning, 2) description of critical thinking skills science teaching students who learned with PDEODE leraning oriented Open-Ended Problem, 3) significant influence in the skill critical thinking in science learning among groups of students who learned with PDEODE leraning oriented Open-Ended Problem with who learned with conventional learning the fourth grade students in the academic year 2015/2016 in primary schools in the cluster VI of Buleleng district. This research is a quasi-experimental research design and using non-equivalent post-test only control group design . The subjects were all fourth grade students in elementary group Buleleng District VI Academic Year 2015/2016 which amounts to 130 people. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). Results of this study found that: 1) critical thinking skills scores science teaching on students who take lessons with conventional learning tend to be low, with a mean of 14,82, 2) score of critical thinking skills in science teaching on students who take learning to the PDEODE leraning oriented Open-Ended Problem tend to be high, with a mean of 26, 3) there are significant influence in critical thinking skills among the group of students who learned with the PDEODE leraning oriented Open-Ended Problem with a group of students who learned with conventional learning, with tarithematic > ttable (tarithematict = 43> ttable = 1,671).keyword : PDEODE, Open-Ended, critical thinking
PENERAPAN TEKNIK INSIDE OUTSIDE CIRCLE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP IPA KELAS IV ., Gusti Ayu Md Rian Dewi Antari; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konsep IPA dengan penerapan teknik pembelajaran Inside Outside Circle pada siswa kelas IV semester II SD N 1 Serampingan, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 19 orang. Objek penelitian ini adalah motivasi belajar dan pemahaman konsep IPA. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner dan tes. Data dianalisis untuk mendapatkan mean dan persentase mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase motivasi belajar dan pemahaman konsep IPA pada siswa kelas IV semester II di SD N 1 Serampingan, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2015/2016. Pada siklus I, persentase rata-rata motivasi belajar siswa sebesar 78,9% (katagori sedang) dan persentase rata-rata pemahaman konsep IPA sebesar 78,4%, (katagori sedang). Pada siklus II, motivasi belajar siswa dan pemahaman konsep IPA siswa mengalami peningkatan. Persentase rata-rata motivasi belajar siswa sebesar 88,7% (katagori tinggi) dan persentase rata-rata pemahaman konsep IPA siswa sebesar 88,4% (katagori tinggi). Kata Kunci : Inside Outside Circle, Motivasi Belajar, Pemahaman Konsep This study is aims to improve learning motivation and comprehension of science concept with implementation of learning technique Inside Outside Circle to 4th grade students in second semester of SD N 1 Serampingan, Selemadeg district, Tabanan regency in academic year of 2015/2016. The type of this study is classroom action research that was conducted in two cycles. The subjects of the study were 19 eighth grade students. The objects of this study is learning and comprehension concept of science subject. The data collection use heet questionnaire and testing.The data analyzed to get the mean and the mean percentage. The result of the study showed that there was an increase of percentage in students’ learning motivation and comprehension concept in science learning in 4th grade students in second semester of SD N 1 Serampingan, Selemadeg district, Tabanan regency in academic year of 2015/2016. In the first cycle, the average percentage of student motivation learning of 78.9% (medium category) and the average percentage of student comprehension concept of 78.4% (medium category). In the second cycle, motivation learning and comprehension concept of students experiencing an increase . The average percentage of student motivation learning of 88.7 % (high category) and the average percentage of student comprehension concept of 88.4 % (high category).keyword : Inside Outside Circle, Motivation Learning, Comprehension Concept
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CRH BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., Ni Luh Pande Widyastiti; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media audio visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan bukan dengan menggunakan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media audio visual pada siswa kelas IV SD di gugus XIII Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan yang digunakan adalah non-equivalen post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng yang berjumlah 96 siswa yang terdistribusi menjadi 4 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Baktiseraga yang berjumlah 36 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV SD No. 1 Banjar Tegal yang berjumlah 27 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes dan menggunakan instrumen tes objektif dalam bentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t polled varians). Berdasarkan hasil penghitungan analisis data, diperoleh thitung = 6,988 lebih besar daripada ttabel (dengan db = 61 pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Sehingga, hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media audio visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan bukan dengan menggunakan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media audio visual. Kata Kunci : Audio Visual, Course Review Horay, Hasil Belajar IPA This study aims to determine significant differences between groups of students that learned by using Course Review Horay (CRH) learning model aided by audio-visual media and groups of students that learned not to use the Course Review Horay (CRH) learning model aided by audio-visual media to scince learning outcomes of fourth grade students in the group XIII District of Buleleng in the academic year 2015/2016. This research is a quasi-experimental research with a design that used is non-equivalent post-test only control group design. The population in this study were all of fourth grade students in group XIII District of Buleleng, which amount of 96 students were distributed into four classes. The sample in this study is the fourth grade students of SD Negeri 1 Baktiseraga which amount of 36 people as an experimental class and fourth grade students of SD No. 1 Banjar Tegal which amount of 27 people as a control group. Science student learning outcomes data were collected through an objective test instruments in the form of multiple choice. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test polled variance). Based on the calculation results of data analysis, obtained thitung = 6,988 is greater than t table (with db = 61 at the significance level of 5%) = 2.00. Thus, the results show there are differences in science learning outcomes significantly between groups of students who take the learning by using Course Review Horay (CRH) learning model aided by audio-visual media and a group of students who take the learning of not to using learning model Course Review Horay (CRH) aided by audio-visual media.keyword : Audio Visual, Course Review Horay, Science Learning Outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES DAN PRESTASI BELAJAR IPA KELAS V ., Made Partha Kesuma; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan (1) keterampilan proses dan (2) prestasi belajar IPA siswa kelas V di SD N 3 Banjar Tegal melalui penerapan model pembelajaran Penemuan Terbimbing. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas, dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas V di SD N 3 Banjar Tegal yang berjumlah 7 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri atas 4 kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode observasi dan tes, dengan instrumen berupa lembar observasi keterampilan proses dan tes prestasi belajar. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, pada siklus I, tingkat skor rata-rata keterampilan proses siswa adalah 7,05 dengan kategori “sedang” dan tingkat persentase rata-rata prestasi belajar siswa adalah 63,81% pada kriteria sedang. Berdasarkan hasil ini, menunjukkan bahwa indikator keberhasilan yang ditetapkan belum terpenuhi. Pada siklus II, skor rata-rata keterampilan proses siswa adalah 9,57 dengan kategori “tinggi” dan persentase rata-rata prestasi belajar siswa adalah 78,1% pada kriteria ”tinggi”. Hal ini berarti, indikator keberhasilan yang ditetapkan sudah terpenuhi pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Penemuan Terbimbing dapat meningkatkan (1) keterampilan proses dan (2) prestasi belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 3 Banjar Tegal.Kata Kunci : keterampilan proses, penemuan terbimbing, prestasi belajar This study aims to increase (1) processing skills and (2) learning achievement of science in fifth grade at SD N 3 Banjar Tegal through applicating the guided discovery learning model. This research is a classroom action research, with the subjects are students of grade V in SD N 3 Banjar Tegal that has 7 student. This study was conducted in two cycles, consisting of 4 meetings. The data in this case collected by using the method of observation and tests, with the form of sheets of observation skills instrument and tests of learning achievement. the data Analysed by quantitative descriptive analysis. Based on the research results, in the first cycle, the average score of students' processing skills is 7,05 with the category of "moderate" and the percentage average of student achievement is 63.81% on the category of "moderate" too. Based on these results, showed that the indicators of success in case have not been get. In the second cycle, the average score was 9.57 processing skills of students with the category of "high" and the average percentage of student achievement is 78.1% on the criteria of "high". This means that the indicators of success set are get in the second cycle. Based on the results, it can be concluded that the application of Guided discovery learning model can improve (1) processing skills and (2) the learning achievement of science grade V students at SD Negeri 3 Banjar Tegalkeyword : guided discovery learning, learning achievement, processing skills
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEMESTER I SD NO 5 SELAT KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Putu Menaka Dewi; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., UNDIKSHA
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) pada siswa kelas IV SD No 5 Selat, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus terdiri atas tahap perencanaan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi/evaluasi, tahap refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV semester I Tahun pelajaran 2015/2016, yang berjumlah 20 orang. Objek penelitian adalah Hasil belajar IPA dan Penerapan Model NHT. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes isian. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan Penerapan Model pembelajaran NHT dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV semester I SD No 5 Selat Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Hasil belajar pada siklus I menunjukkan 66,75% dengan tingkat hasil belajar berada pada kategori sedang. Kemudian pada siklus II rata-rata nilai hasil belajar siswa meningkat menjadi 88,25% dengan tingkat hasil belajar berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran NHT dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV semester I SD No 5 Selat Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada seluruh guru sekolah dasar agar menerapkan Model pembelajaran Tipe Numbered Head Together (NHT) dalam pembelajaran IPA. Kata Kunci : Pendekatan Model kooperatif tipe NHT, Hasil belajar IPA This study aims to determine the learning outcome IPA after applying cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) in the fourth grade students of SD No. 5 Strait, District Sukasada, Buleleng, in the academic year 2015/2016. This type of study is classroom action research conducted in two cycles consisting of the planning phase, the implementation phase of action, observation / evaluation, reflection stage. Subjects were students in the fourth grade the first semester of school year 2015/2016, totaling 20 people. The object of research is to learn science and Implementation Results NHT Model. Data collection method used is the field test. The data were analyzed by quantitative descriptive analysis. The results show that with the adoption of NHT learning model can improve learning outcomes IPA in the first half of the fourth grade students SD No. 5 Strait Sukasada subdistrict, Buleleng. Results of study on the first cycle showed 66.75% to the level of learning outcomes in middle category. Then in the second cycle the average value of student learning outcomes increased to 88.25% with the level of learning outcomes at the high category. Based on these results it can be concluded that the application of NHT learning model can improve learning outcomes IPA in the first half of the fourth grade students SD No. 5 Strait Sukasada subdistrict, Buleleng regency in the academic year 2015/2016. It is suggested to all primary school teachers in order to implement the type of learning model Numbered Head Together (NHT) in science teaching.keyword : NHT type cooperative model approach, learning outcomes IPA
PENGARUH TEKNIK KANCING GEMERINCING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD ., Putu Suandika; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7688

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan teknik kancing gemerincing dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SDN 1 Tegallalang dan kelas IV SDN 5 Tegallalang, yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes. Instrumen penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan teknik kancing gemerincing dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 25,91 > ttabel 2,00. Adanya perbedaan hasil belajar IPA menandakan teknik kancing berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : teknik kancing gemerincing, hasil belajar This research purpose is to know the significant differences of science achievement between students who using kancing gemerincing technique in the 4th grade of the elementary school in Cluster I of Tegallalang District in year 2015/2016. This research is a quasy experimental research by design post test only control group design. The population this research is 4th grade elementary school in Cluster I Tegallalang District in year 2015/2016. The sample is 4th grade of SD N 1 Tegallalang and 4th grade of SD N 5 Tegallalang, by using simple random sampling technique. The data are collected by test method. The instrument of this research is science achievement test. The data of this research is collected by using two techniques, there are descriptive statistical analysis and inferential statistic i.e. t-test. The result of the analysis shows that there are significant differences of science between students who using kancing gemerincing technique and conventional teaching model, with value of ttcount = 25,91 > ttable = 2,00. Therefore, it can be concluded that kancing gemerincing technique has influent on science achievement of students 4th grade elementary school in Cluster I Tegallalang District in year 2015/2016.keyword : kancing gemerincing technique, achievement learning
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEMESTER GENAP DI SD NEGERI 1TISTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Aa Ngr Agung Swapranata; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA setelah menerapkan model pembelajaran word square pada kelas V semester genap SD Negeri 1 Tista tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Tista tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 28 orang, terdiri dari 13 orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap-tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Pengumpulan data hasil belajar IPA menggunakan metode tes, dengan instrumen soal essay. Data hasil belajar IPA siswa yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif kuantitatif untuk menentukan mean dan persentase mean. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar IPA siswa dari siklus I sampai siklus II. Persentase hasil belajar IPA siswa pada siklus I adalah 75,3% (kategori sedang) dan meningkat menjadi 89,2% (kategori tinggi) pada siklus II. Jadi, penerapan model pembelajaran word square dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V semester Genap di SD Negeri 1 Tista tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : Word Square, Hasil Belajar IPA This research is aimed to improve the IPA learning outcome after implementing learning model of word square at fifth grade Number 1 Tista Primary school for academic years 2015/2016. The subyek of this research is students at fifth grade Number 1 Tista primary school for academic years 2015/2016 which has 28 students, consist of 13 males and 15 females. This research is classroom action research that is conducted on two cycles. Each cycles consist of four steps namely: planing, implementing, observation/ evaluating, and reflecting. To collect the IPA learning outcome by using test method such as intrument of wriiten test. The data of IPA learning outcome are collected to analized to consider mean and precentage mean.This research shows the improvement of IPA learning outcome for student from first cycle until second cycle. The precentage of IPA learning outcome for students in firs cycle is 75,3% ( average category) and the improvement becomes 89,2% ( high category) in second cycle. Therefore, the implementation on learning model of word square have to improve IPA learning outcome for students at fifth grade Number 1 Tista Primary school for academic years 2015/2016. keyword : Word Square, Learning outcomes IPA.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEMESTER GENAP DI SD NEGERI 1TISTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Aa Ngr Agung Swapranata; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA setelah menerapkan model pembelajaran word square pada kelas V semester genap SD Negeri 1 Tista tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Tista tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 28 orang, terdiri dari 13 orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap-tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Pengumpulan data hasil belajar IPA menggunakan metode tes, dengan instrumen soal essay. Data hasil belajar IPA siswa yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif kuantitatif untuk menentukan mean dan persentase mean. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar IPA siswa dari siklus I sampai siklus II. Persentase hasil belajar IPA siswa pada siklus I adalah 75,3% (kategori sedang) dan meningkat menjadi 89,2% (kategori tinggi) pada siklus II. Jadi, penerapan model pembelajaran word square dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V semester Genap di SD Negeri 1 Tista tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : Word Square, Hasil Belajar IPA This research is aimed to improve the IPA learning outcome after implementing learning model of word square at fifth grade Number 1 Tista Primary school for academic years 2015/2016. The subyek of this research is students at fifth grade Number 1 Tista primary school for academic years 2015/2016 which has 28 students, consist of 13 males and 15 females. This research is classroom action research that is conducted on two cycles. Each cycles consist of four steps namely: planing, implementing, observation/ evaluating, and reflecting. To collect the IPA learning outcome by using test method such as intrument of wriiten test. The data of IPA learning outcome are collected to analized to consider mean and precentage mean.This research shows the improvement of IPA learning outcome for student from first cycle until second cycle. The precentage of IPA learning outcome for students in firs cycle is 75,3% ( average category) and the improvement becomes 89,2% ( high category) in second cycle. Therefore, the implementation on learning model of word square have to improve IPA learning outcome for students at fifth grade Number 1 Tista Primary school for academic years 2015/2016. keyword : Word Square, Learning outcomes IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V DI SD GUGUS II KECAMATAN MENDOYO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Made Meita Purnama_mahasiswa Sari; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika siswa antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Discovry Learning dan siswa bukan dengan model pembelajran discovery learning pada kelas V di Gugus II Kecamatan Mendoyo tahun pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus II Kecamatan Mendoyo tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 152 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 1 Pergung yang berjumlah 23 orang, SD Negeri 3 Tegalcangkring yang berjumlah 17 orang, kelas V SD Negeri Delodbrawah yang berjumlah 23 orang dan SD Negeri 2 Pergung 16 orang. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk obyektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata skor hasil belajar Matematika kelompok eksperimen lebih besar dari rata-rata skor hasil belajar matematika kelompok kontrol, hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Matematika siswa antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Discovry Learning dan siswa bukan dengan model pembelajaran Discovry Learning. Kata Kunci : model pembelajaran Discovery Learning, hasil belajar Matematika This research aims to know the difference in results between students learning mathstudents who follow learning with model Discovry Learning and students not by model Discovery Learning in class V in Cluster II Sub Mendoyo years 2016/2017 lessons. The population of this research was a class V in Cluster II Sub Mendoyo 2016/2017 lesson that year totaled 152 people. The sample of this research that is classV SD Negeri 1 Pergung that add up to 23 people, SD Negeri 3 Tegalcangkring that add up to 17 people, class V SD Negeri Delodbrawah that add up to 23 people and SD Negeri 2 Pergung 16 people. Data results gathered with students learning mathtest objective-shaped instrument. The collected data were analyzed using descriptive statistics and statistical analysis inferensial (test-t). Results of the study showed that the average score results of the experimental group was learning math 12.91 larger than average score results learn math control group is 10.76 This proves that there is a difference of the results between students learning math students who follow learning with model Discovry Learning and students not by model Discovry Learning.keyword : Discovery Learning l model, Mathematics learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Ni Kadek Dwi Rari Ratih; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA secara signifikan antara siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan multimedia interaktif dan siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional Di SD Gugus II Kecamatan Abang. Waktu penelitian pada tahun ajaran 2016/2017. Jenis Penelitian ini adalah penelitian quasi experiment, dengan jumlah siswa dalam populasi sebanyak 100 orang. Sampel yang diambil sebanyak 42 orang, cara pemilihan sampel menggunakan simple random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes, berbentuk pilihan ganda, dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA secara signifikan antara siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan multimedia interaktif dan siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan thitung = 4,96 > ttabel = 2,02. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran NHT berbantuan multimedia interaktif berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa. Kata Kunci : NHT, multimedia interaktif, hasil belajar IPA. This research aimed to find out the sugnificant difference of the natural science learning result between the fourth grade students taught by Numbered Head Together learning model aided by interactive multimedia and the fourth grade students taught by conventional learning model at elementary school students in cluster II Abang district academic year 2016/2017. This research is a quasi experiment research, with the population of 100 people. 42 people, were selected as the sample by using simple random sampling. The data of natural science result was collected by using test in form of multiple choices, and was analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of the research indicated that there is a significant difference toward the natural science learning result between the fourth grade students taught by Numbered Head Together learning model aided by interactive multimedia and the fourth grade students taught by conventional learning model with the tarithmatic= 4,96 > ttable = 2,02. It verified that NHT learning model affected possitively toward the students’ natural science learning result.keyword : NHT, interactive multimedia, natural science learning result  
Co-Authors ., Aa Ngr Agung Swapranata ., Ana Maulida ., Dhenok Rukma Setyani ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gusti Ayu Md Rian Dewi Antari ., Gusti Ayu Sri Handayani ., I Kadek Satya Dharma ., I Made Arya Praditha ., I Made Dwita Saraswatha ., Ida Ayu Kade Novia Puspita Dewi ., Ida Ayu Pt Ary Puspita Dewi ., Kadek Ari Desy Dayanthi ., Komang Ani Pertiwi ., Made Partha Kesuma ., Ni Kadek Ayu Rita Agustina ., Ni Kadek Dwi Rari Ratih ., Ni Kadek Kanserina Iksanova ., Ni Kadek Nuraeni ., Ni Kadek Suratdeni ., Ni Luh Eva Oktarianti ., Ni Luh Pande Widyastiti ., Ni Made Budiantini ., Ni Made Dwi Wisma Yanthi ., Ni Made Meita Purnama_mahasiswa Sari ., Ni Matul Ulfa ., Ni Nyoman Ayu Widya Santhi ., Ni Nyoman Mira o ., Ni Putu Cipta Wardani ., Ni Putu Suryanita SP. ., Ni Putu Windra Novemie ., Ni Wayan Ari Septiasih ., Ni Wayan Rikawati ., Ni Wayan Yuniari ., Putu Menaka Dewi ., Putu Suandika Adnyani, Ni Ketut Mira Afriyanti, Evi Ari Diantari, Ni Luh Gd Ari Diantari, Ni Luh Gd Arta, I Made Astari, Komang Juli Danic, Ismi Desak Anom Taryunita Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Dewi, Ni Kadek Veronika Dipayana, I Kadek Mei Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwi Ari Nitra Putri . Eddy Permana Putra . Eka Peri Artawan . Erawati, Gusti Ayu Putu Sintha Arma Evi Afriyanti Gosachi, I Made Adistha Gunadewa S, M Berlianta I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Kadek Suartama I Kadek Sukadana I Ketut Gading I Komang Pariasa . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Adistha Gosachi I Made Citra Wibawa I Made Dyatma Dipayana . I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Putu Suardika . I Wayan Widiana I Wayan Widnyana Ida Bagus Indra Kusuma . Ida Bagus Ketut Dharma Putra . Indrayani, Sang Ayu Putu Indrayani, Sang Ayu Putu Ismi Danic Kadek Diah Lestari Kadek Ermi Rosalina . Kadek Inten Nathalia ., Kadek Inten Nathalia Kadek Yudiana Kasyfia ., Kasyfia Ketut Pudjawan Ketut Yogi Nugraha ., Ketut Yogi Nugraha Km Juli Astini ., Km Juli Astini Komang Agus Artawan . Komang Sujendra Diputra Komang Yudi Ari Wiratama ., Komang Yudi Ari Wiratama Komang Yuli Setiani . Krismony, Ni Putu Aprilia Kumara, Deni Lestari, Kadek Diah Luh Gede Ria Andika Putri Luh Putu Yasmiartini Yasa Luh Putu Yasmiartini Yasa Luh Suartini . Luh Tu Selpi Wahyuni M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . Made Ariwahyuni . Made Sumantri Mahadewi, Luh Putu Putrini Mayuni, Komang Ratna Nancy Cinthia Arni Nonitha ., Nancy Cinthia Arni Nonitha Netofa, Ni Putu Dea Zora Ni Kadek Setyawati Ni Kadek Yuniasih Ni Ketut Astriningsih ., Ni Ketut Astriningsih Ni Ketut Mira Adnyani Ni Ketut Suarni Ni Luh Sridarsini . Ni Made Nur Sintadevi ., Ni Made Nur Sintadevi Ni Nengah Sekar Wangi Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Aprilia Krismony Ni Putu Sumaraning . Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ni Wayan Sriasih . Ningrum, Windi Kristanti nur sukinah Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Tri Anarta Putra . Pande Putu Sudirama Paramita.A, Ni Luh Putu Aninditha Parwati, Ida Ayu Km Candra Pebriani, Ni Luh Putu Purhita Prasasti, Komang Ayu Dewi Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Purnama, komang Junia Adi Purwanti . Puryanto, Restu Aji Pustika, I Gst. N. Yudha Putra, Agung Kusuma Putra, Agung Kusuma putra, putu gede nangga Putri, Luh Gede Ria Andika Putrini Mahadewi, Luh Putu Putu Aditya Antara Putu Budi Susila . Putu Gede Nangga putra Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Ratna, Ni Kadek Sanjaya, Gede Edo Wahyu Sanjiwani, Ida Ayu Ulan Nindika Sari, Ni Luh Chintya Seika Ayuni, I.G.A.P. Anggi Seika Ayuni, I.G.A.P. Anggi Sucipta, I Komang Sudirama, Pande Putu Sukadana, I Kadek sukinah, nur Supriyani, Made Dian Tamelab, Hezron Tangkas, Wayan Eka Ardiana Taryunita, Desak Anom UNDIKSHA . Utama, Kadek Santika Wira Utama, Kadek Santika Wira Wahyuni, Luh Tu Selpi Wahyuni, Ni Kadek Dwi Wangi, Ni Nengah Sekar Wayan Eka Ardiana Tangkas Wayan Yogi Wintari . Yasa, Luh Putu Yasmiartini Yoga, I Gede Gustana Yuniasih, Ni Kadek