Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA SECARA DARING DI SMAN KOTA SINGARAJA Ardiyanti, N M D; Mahayukti, G A; Sugiarta, I M
Jurnal IKA Vol 18, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v18i2.30080

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji proses pembelajaran matematika secara daring di SMAN Kota Singaraja, diukur dari variabel konteks, input, proses dan produk. Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi evaluasi. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah guru matematika kelas X yang berjumlah 5 orang dan siswa kelas X di SMAN 2 Singaraja dan SMAN 4 Singaraja yang berjumlah 194 orang. Data yang dikumpulkan melalui kueioner sebagai instrumen utama, wawancara dan data studi dokumentasi sebagai instrument pendukung. Teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif dengan memakai rumus z-skor yang kemudian di ubah ke dalam t-skor. Hasil z-skor dikonversikan ke dalam kuadran prototype teori Glickman. Hasil analisis data menunjukkan, dari siswa menjelaskan komponen konteks bernilai +, input -, proses -, dan produk -. Berdasarkan prototype Glickman, proses pembelajaran matematika secara daring bagi siswa di SMAN Kota Singaraja berada di kuadran III yang tergolong kurang efektif. Guru menyatakan komponen konteks bernilai +, input +, konteks – dan input +. Berdasarkan prototype Glickman, proses pembelajaran matematika secara daring bagi guru di SMAN Kota Singaraja berada di kuadran II yang tergolong efektif. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan proses pembelajaran matematika secara daring di SMAN Kota Singaraja bagi siswa tergolong kurang efektif dan bagi guru tergolong efektif ditinjau dari segi variabel konteks, input, proses dan produk
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Berbantuan Alat Peraga untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Dewi, Ni Komang Tri Yunita; Sugiarta, I Made; Parwati, Ni Nyoman
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i1.31789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika dan mendeskripsikan tanggapan siswa kelas VIII E SMP terhadap implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share berbantuan alat peraga. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Banjar tahun ajaran 2018/2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase banyaknya siswa yang memperoleh skor rata-rata pemahaman konsep meningkat dari siklus ke siklus berturut-turut 12,5%, 56,25% dan 75%. Efektifitas peningkatan pemahaman konsep sebelum dan sesudah pelaksanaan tindakan diuji menggunakan uji t diperoleh nilai t hitung sebesar 6,15 dan t tabel sebesar 2,09 dengan taraf signifikansi. Oleh karena itu, ditolak, ini berarti ada perbedaan yang signifikan pemahaman konsep matematika siswa sebelum dan sesudah tindakan. Tanggapan siswa terhadap pembelajaran yang dilaksanakan tergolong positif dengan rata-rata 41, 32.
PENGARUH PENERAPAN BLENDED LEARNING BERBASIS WHITEBOARD ANIMATION VIDEO TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII NON UNGGULAN SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., Desak Made Pindari Dwi Putra; ., Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta,; ., Drs.I Made Sugiarta,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti blended learning berbasis whiteboard animation video lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dan menggunakan Post Test Only Control Group Design. Adapun populasi penelitian ini adalah siswa Kelas VII Non Unggulan SMP Negeri 2 Singaraja Tahun Ajaran 2014/2015. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII 8 dan VII 9 yang berjumlah 75 orang yang diambil menggunakan teknik pemilihan sampel rumpun secara random. Data dikumpulkan melalui tes prestasi belajar matematika yang diberikan kepada siswa dalam bentuk tes objektif dan diberikan di akhir penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji-t satu ekor dengan taraf signifikansi 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung = 6,280 > ttabel = 1,992. Akibatnya Ho harus ditolak. Hal ini berarti bahwa prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti blended learning berbasis whiteboard animation video lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Lebih lanjut penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata skor prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti blended learning berbasis whiteboard animation video lebih besar dari rata-rata skor prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini beralasan karena dukung oleh temuan lapangan bahwa siswa yang mengikuti blended learning berbasis whiteboard animation video lebih aktif, memiliki rasa ingin tahu lebih tinggi, lebih termotivasi, dan bersemangat dalam belajar matematika dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensionalKata Kunci : Blended Learning, Whiteboard Animation Video, Prestasi belajar matematika This study aimed at finding out whether the mathematical learning achievement of students who joined with blended learning based on whiteboard animation video is better than those who joined with conventional learning. This study was a quasi experiment and using a Post Test Only Control Group Design. The population of this research was the regular class of grade 7 of SMP N 2 in Singaraja. The selected sample was the class VII 8 and VII 9, which were taken by using cluster random sampling technique. The data of this research was the mathematical learning achievement test, which was gathered by objectif test and analyzed using one tail independent t-test with the 5% of significance level. The result indicated that the tscore = 6,280 is greater than ttable = 1,992. It implied that the null hypothesis must be rejected. It can be concluded means that the mathematical learning achievement of students who joined with blended learning based on whiteboard animation video is better than those who joined with conventional learning. It furthermore it is shown that the average score of the students’ mathematical learning achievement who joined with blended learning based on whiteboard animation video is better than those who joined with conventional learning. This result was strengthen by the fact that the students who joined with blended learning based on whiteboard animation video were more active, more curious, more motivated and more enthusiastic in learning mathematics than those who joined with conventional learning.keyword : Blended Learning, Whiteboard Animation Video, Mathematical learning achievement
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berorientasi Masalah Ekonomi Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas X Keuangan/Akuntansi SMK Negeri 1 Singaraja ., Ni Luh Sudiartini; ., Dr.Gede Suweken,M.Sc; ., Drs.I Made Sugiarta,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah berorientasi masalah ekonomi lebih baik dibandingkan dengan kemampuan pemecahan masalah siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah ekperimen semu dengan desain penelitian yang digunakan adalah post-test only control group design. Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X Keuangan/Akuntansi SMK Negeri 1 Singaraja tahun ajaran 2015/2016 yaitu sebanyak 128 siswa. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh melalui tes kemampuan pemecahan masalah yang diberikan di akhir penelitian. Data dianalisis menggunakan Uji-t satu ekor dengan taraf signifikansi 5% dan dk 83. Hasil post-test menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah berorientasi masalah ekonomi adalah 72 sedangkan rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional adalah 64. Dari hasil analisis data, diperoleh thitung = 2,79 dan ttabel = 1,66. Jika dibandingkan nilai thitung > ttabel sehingga H0 ditolak. Berarti bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah berorientasi masalah ekonomi lebih baik dibandingkan dengan kemampuan pemecahan masalah siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah berorientasi masalah ekonomi berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X Keuangan/Akuntansi SMK Negeri 1 Singaraja. Kata Kunci : Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Berorientasi Masalah Ekonomi, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika This study is aimed at determining whether the mathematical problem solving ability of students who learned using problem-based learning with economic problem oriented model were better than the problem solving ability of students who learned using conventional learning. This research is a quasi-experiment research which used a post-test only control group design. The population of this study was all students of Class X Finance / Accounting in SMK Negeri 1 Singaraja in the academic year 2015/2016, for about 128 students. The sampling technique used was random sampling technique to determine the sample. Data of mathematics problem solving ability of students obtained through problem solving ability test given at the end of the study. The data were analyzed using one-tailed t-test with a significance level of 5% and dk 83. The post-test results showed that the average score of mathematical problem solving ability of students that learned with problem based learning with economic problem-oriented is 72 while the average score mathematical problem solving ability of students that learned with conventional learning is 64. From the analysis of the data, obtained tcount = 2.79 and ttable = 1.66. When compared t count > t table so H0 is rejected. Means that the mathematical problem solving ability of students who learned using problem-based learning with economic problem oriented model were better than in the problem solving ability of students which is learned by using conventional learning. Therefore, it can be concluded that the model of problem-based learning with economic problem-oriented positively affects the ability of mathematical problem solving class X Finance / Accounting SMK Negeri 1 Singaraja.keyword : Problem Based Learning model, Economic Problem Oriented, Mathematical Problem Solving Ability.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE FORMULATE-SHARE-LISTEN-CREATE (FSLC) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS ., Made Ayu Rita Budiarweni; ., Drs.I Made Sugiarta,M.Si; ., Drs. I Nyoman Gita, M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif tipe FSLC lebih tinggi daripada kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2013/2014. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster sampling. Data kemampuan penalaran matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan penalaran, berupa tes essay yang diberikan pada akhir penelitian. Skor test kemampuan penalaran matematis siswa dianalisis dengan menggunakan uji-t ekor kanan. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif tipe FSLC lebih tinggi daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, Formulate-Share-Listen-Create (FSLC), Kemampuan Penalaran Matematis This research is aimed to know whether there is mathematical reasoning skills of students who learned with the Cooperative Learning Model of FSLC are higher than students who learned with conventional learning. The population in this research was all of eighth grade students of SMP Negeri 3 Singaraja in the 2013/2014 academic year. The research design used in this research is the Post-test Only Control Group Design. The selecting sample process was done by the cluster sampling technique. The data of mathematical reasoning skill collected by using mathematical reasoning skill test, formed of essay test that given at last. The score of mathematical reasoning skill test were analyzed by using right tailed t-test . The results of hypothesis testing showed that mathematical reasoning skill of students who learned with the Cooperative Learning Model of FSLC are higher than students who learned with conventional learning.keyword : Cooperative Learning Model, Formulate-Share-Listen-Create, mathematical reasoning skill
Pemahaman konsep matematika siswa dengan strategi everyone is a teacher here Dewa Ayu Krisna Apriyanti; I Made Sugiarta; I Made Suarsana
Jurnal Analisa Vol 7, No 1 (2021): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v7i1.8529

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif dengan strategi Everyone is a Teacher Here di kelas VIII E SMPN 4 Sukasada tahun ajaran 2019/2020 karena memahami konsep matematika merupakan hal penting serta menjadi kemampuan dasar yang mesti dikuasai siswa supaya dapat mengembangkan kemampuan berpikir matematika tingkat tinggi, namun faktanya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa masih rendah. Jenis pene-litian ini adalah penelitian tindakan kelas. Instrumen penelitian ini berupa tes pemahaman konsep berbetuk soal uraian dengan 6 pertanyaan di masing-masing siklus dan non tes berupa angket untuk mengetahui tanggapan siswa. Setelah dilaksanakan dengan 3 siklus didapatkan hasil bahwa model pembelajaran kooperatif dengan strategi Everyone is a Teacher Here mampu meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa serta siswa menanggapi dengan positif pembelajaran dengan menerapkan model ini.Kata kunci: Pemahaman konsep, Matematika, Strategi Everyone is a Teacher HereThis study aims to improve students' understanding of mathematical concepts through the application of cooperative learning models with the Everyone is a Teacher Here strategy in VIII E class of SMPN 4 Sukasada academic year 2019/2020 because understanding mathematics concepts is important and becomes the basic ability that students must master to develop high-level mathematical thinking skills, but the fact is the ability to understand students' mathematical concepts is still low. This type of research is classroom action research. The instrument in this study was a test of understanding the concept of problem-solving questions consisting of 6 questions in each cycle and non-test in the form of a questionnaire to determine student responses. After being carried out with 3 cycles, the result is the cooperative learning model with Everyone is a Teacher Here strategy can improve students' understanding of mathematical concepts and students respond positively to learning by applying this model.Keywords: Conceptual Understanding, Mathematics, Everyone is a Teacher Here Strategy
PENDAFTARAN PERALIHAN HAK MILIK ATAS TANAH KARENA JUAL BELI DI KABUPTEN BANGLI (STUDY KASUS DI BPN KABUPATEN BANGLI) I Made Sugiarta; I Ketut Sudiarta; Cokorda Dalem Dahana
Kertha Negara : Journal Ilmu Hukum Vol. 03, No. 03, September 2015
Publisher : Kertha Negara : Journal Ilmu Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.901 KB)

Abstract

Berdasarkan ketentuan pasal 6 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 1997 bahwa dalam melaksanakan pendaftaran tanah, Kepala Kantor Pertanahan di bantu oleh PPAT dan pejabat lain yang ditentukan oleh peraturan perundang-undangan. Berdasarkan hal teersebut tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami mengenai pelaksanaan pendaftaran peralihan hak milik atas tanah karena jual beli dan faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan pendaftaran peralihan hak milik atas tanah karena jual beli di Kabupaten Bangli setelah berlakunya Surat Edaran Kepala BPN RI Nomor 1/SE-100/I/2013. Metode yang di gunakan adalah metode penelitian hukum empiris. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pelaksanaan pendaftaran peralihan hak milik atas tanah karena jual beli di kabupaten Bangli setelah berlakunya Surat Edaran Kepala BPN RI Nomor 1/SE-100/I/2013 ialah berlakunya Peta Zona Nilai Tanah dan Aset Properti untuk penetapan besarnya biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak yang harus di bayar oleh pemohon. faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses peralihan hak milik atas tanah karena jual beli ialah masyarakat di Kabupaten Bangli kurang mengetahui tentang peraturan-peraturan yang mengatur tentang peralihan hak milik atas tanah karena jual beli.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONSEPTUAL INTERAKTIF TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA SMP Cok Istri Tirta Parhayani .; Drs. Sariyasa,M.Sc., Ph.D .; Drs.I Made Sugiarta,M.Si .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan koneksi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Konseptual Interaktif lebih baik daripada kemampuan koneksi matematis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) yang menggunakan rancangan penelitian post-test only control group design. Penelitian dilaksanakan di kelas VIII SMP Negeri 2 Sukawati tahun pelajaran 2013/2014 dengan populasi sebanyak 366 siswa yang tersebar ke dalam 9 kelas. Sebelum sampel diambil, dilakukan uji penyetaraan dengan Uji Anava Satu Jalur terhadap populasi tersebut menggunakan nilai raport. Setelah diperoleh bahwa populasi tersebut setara maka dipilih 2 kelas sebagai sampel penelitian dengan teknik random sampling. Data kemampuan koneksi matematis dikumpulkan dengan tes kemampuan koneksi matematis berupa tes uraian yang telah valid dan reliable setelah diujicobakan. Analisis data dilakukan dengan Uji-t dengan melakukan uji prasyarat berupa Uji Normalitas dengan Uji Chi-Square dan Uji Homogenitas dengan Uji-F. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kemampuan koneksi matematis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Konseptual Interaktif lebih baik dibandingkan kemampuan koneksi matematis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division).Kata Kunci : model pembelajaran Konseptual Interaktif, kemampuan koneksi matematis, model pembelajaran kooperatif tipe STAD The purpose of this study was to know what students’ mathematical connection ability that followed interactive conceptual instruction learning model better than students’ mathematical connection ability that followed cooperative instruction learning model STAD (Student Team Achievement Division) type. This experiment is quasi experiment which use post-test only control group design experiment plan. The research was conducted at the 8th grade students of SMP Negeri 2 Sukawati in the academic year 2013/2014 with 366 population number who divided into 9 classes. Before we take the sample, similarity test was done by One Way ANAVA test to the population using report score. After known that the population was similar then chosen 2 classes as experiment sample by random sampling technique. The data of mathematical connection ability was gathered by mathematical connection ability test such as essay which has valid and reliable after trialed. Data analysis was done by T-test with by doing prerequisite test such as Normality Test by Chi-Square Test and Homogeneity Test by F-test. The result of hypothesis test show that students’ mathematical connection ability which learned by interactive conceptual instruction learning model is better than students’ mathematical connection ability which learned by cooperative instruction learning model STAD (Student Team Achievement Division) type. Therefore suggested to the mathematics teachers can implement interactive conceptual instruction learning model at class as one of the learning alternative which contextual.keyword : Interactive Conceptual Instruction learning model, mathematical connection ability, model STAD (Student Team Achievement Division) type
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE FORMULATE-SHARE-LISTEN-CREATE (FSLC) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS Made Ayu Rita Budiarweni .; Drs.I Made Sugiarta,M.Si .; Drs. I Nyoman Gita, M.Si .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif tipe FSLC lebih tinggi daripada kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2013/2014. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster sampling. Data kemampuan penalaran matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan penalaran, berupa tes essay yang diberikan pada akhir penelitian. Skor test kemampuan penalaran matematis siswa dianalisis dengan menggunakan uji-t ekor kanan. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif tipe FSLC lebih tinggi daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, Formulate-Share-Listen-Create (FSLC), Kemampuan Penalaran Matematis This research is aimed to know whether there is mathematical reasoning skills of students who learned with the Cooperative Learning Model of FSLC are higher than students who learned with conventional learning. The population in this research was all of eighth grade students of SMP Negeri 3 Singaraja in the 2013/2014 academic year. The research design used in this research is the Post-test Only Control Group Design. The selecting sample process was done by the cluster sampling technique. The data of mathematical reasoning skill collected by using mathematical reasoning skill test, formed of essay test that given at last. The score of mathematical reasoning skill test were analyzed by using right tailed t-test . The results of hypothesis testing showed that mathematical reasoning skill of students who learned with the Cooperative Learning Model of FSLC are higher than students who learned with conventional learning.keyword : Cooperative Learning Model, Formulate-Share-Listen-Create, mathematical reasoning skill
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF BERBANTUAN ICT TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS X MIPA SMA NEGERI 4 SINGARAJA I Wayan Dipta Samsidim .; Dr.Gede Suweken,M.Sc .; Drs.I Made Sugiarta,M.Si .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran generatif berbantuan ICT (Information, and Communication Technology) apakah lebih baik dibandingkan dengan pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA di SMA Negeri 4 Singaraja tahun ajaran 2013/2014, sebanyak 239 orang siswa yang terbagi dalam 6 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling) dimana memilih secara acak dua kelas yakni satu sebagai kelompok eksperimen dan satu lagi sebagai kelompok kontrol. Data pemahaman konsep matematika siswa dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep matematika yang berbentuk soal uraian dengan jumlah butir soal sebanyak 5 butir. Data hasil tes pemahaman konsep matematika siswa dianalisis dengan Uji-Z satu pihak yaitu pihak kanan. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai Z_hitung = 2,005 dan nilai Z_(α⁄2) = 1,960 dengan taraf signifikansi (α) yakni 5%. Diperoleh Z_hitung≥Z_(α⁄2) atau H_1 diterima yang berarti bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran generatif berbantuan ICT lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini berarti bahwa model pembelajaran generatif berbantuan ICT berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematika siswa.Kata Kunci : model pembelajaran generatif, ICT, pemahaman konsep matematika siswa. This research aims to determine the effect of students’ mathematics concept understanding that learned with generative learning model of ICT-assisted (Information and Communication Technology) is better than the students’ mathematics concept understanding that learned with conventional learning model. The research design is post-test only control group design. The population was all tenth grade students of science class in SMA 4 Singaraja in the academic year 2013/2014, as many as 239 students were divided into 6 classes. Sampling was done by randomly selecting two classes where one as the experimental group and the other as a control group. The data of students' mathematics concept understanding collected by five items of mathematics concept understanding test and were analyzed by using right tailed Z-test. The result showed that Z_calculate= 2,005 and Z_(α⁄2) = 1,960 with α=5%. Therefore, Z_calculate is greater than Z_(α⁄2) or H_1 received means that students’ mathematics concept understanding that learned with generative learning model of ICT-assisted better than the students’ mathematics concept understanding that learned with conventional learning models. This means that the generative learning model assisted ICT has a positive effect on students’ mathematics concept understanding.keyword : generative learning model, ICT, students’ mathematics concept understanding.
Co-Authors ., Cok Istri Tirta Parhayani ., I Gede Eva Purwanta Wijaya ., I Wayan Dipta Samsidim ., I Wayan Kumarayasa ., Kadek Purna Bawa ., Komang Putra Astrawan ., Made Ayu Rita Budiarweni ., Ni Luh Sudiartini ., Ni Made Nur Widowati Rustiana ., Ni Made Rasminiati ., Ni Made Tyagita Viviana ., Ni Putu Diah Pita Loka ., Putu Sinta Ari Utami A.A. Istri Diah Maharani . A.A. Istri Diah Maharani ., A.A. Istri Diah Maharani Adhiatma, Ida Bagus Kade Agus Adiarta,ST,MT . Andayani, Made Susi Lissia Ardiyanti, N M D Artanayasa, Wayan Arya Melyana Setiawati, Luh Putu Budiarta, I Kadek Dwi CIPTAWATI., L.P.E Cok Istri Tirta Parhayani . Cokorda Dalem Dahana Desak Made Pindari Dwi Putra . Desak Made Pindari Dwi Putra ., Desak Made Pindari Dwi Putra Deviana . Deviana ., Deviana Dewa Ayu Krisna Apriyanti Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewi, N. K. M. S Dewi, Ni Komang Tri Yunita Dian Puspita Putri, Luh Putu Dinasty, Arga Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Gayatri, Sri Amertha Gede Suweken Githa, P. S Gusti Ayu Ari Primandani . Gusti Ayu Ari Primandani ., Gusti Ayu Ari Primandani Gusti Ayu Mahayukti Hadi, Muhtar Syamsul I Gede Eva Purwanta Wijaya . I Gst Putu Sudiarta I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Putu Suharta I Ketut Sudiarta I Komang Aditya Saptayana . I Komang Aditya Saptayana ., I Komang Aditya Saptayana I Made Ardana I Made Candiasa I Made Suarsana I Made Suarsana I Nyoman Gita I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Wisna Ariawan I Wayan Dipta Samsidim . I Wayan Kumarayasa . I Wayan Puja Astawa I Wayan Suardita . I Wayan Suardita ., I Wayan Suardita I Wayan Suastra Ida Bagus Putu Arnyana Ida Bagus Putu Mardana Ida Fitria Kadek Purna Bawa . Komang Putra Astrawan . Kurniawan, I G. D Luh Putu Arya Melyana Setiawati Luh Putu Arya Putri Adnyani . Luh Putu Dian Puspita Putri M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Adi Cahya Dewi . Made Adi Cahya Dewi ., Made Adi Cahya Dewi Made Ayu Rita Budiarweni . Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita . Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita ., Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita N M D Ardiyanti Ni Luh Ayu Sarastuti . Ni Luh Ayu Sarastuti ., Ni Luh Ayu Sarastuti Ni Luh Sudiartini . Ni Made Nur Widowati Rustiana . Ni Made Rasminiati . Ni Made Sri Mertasari Ni Made Tyagita Viviana . Ni Nyoman Parwati Ni Putu Anik Ayu Dhana . Ni Putu Anik Ayu Dhana ., Ni Putu Anik Ayu Dhana Ni Putu Diah Pita Loka . Ni Putu Widya Purnamawati Nia Erlina P. S Githa Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Putu Pasek Suryawan Putu Sinta Ari Utami . Putu Wika Purwani . Putu Wika Purwani ., Putu Wika Purwani S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sariyasa . Sri Amertha Gayatri SUARSANA, I.M Sugiharni, Gusti Ayu Dessy Suharta, I. G. P Sukawijana, I Komang Gede Suryawan, Putu Pasek Suweken, G Utami, Eka Sulistya