Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN SELF-EFFICACY DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS X SMK NEGERI 2 SINGARAJA Ni Made Tyagita Viviana .; Dr. Gede Suweken, M.Sc. .; Dr. I Made Sugiarta, M.Si. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13085

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan self-efficacy matematika secara simultan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (2) kemampuan pemecahan masalah siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (3) self-efficacy siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 2 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan post test only control group. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Data kemampuan pemecahan masalah siswa dikumpulkan dengan menggunakan test kemampuan pemecahan masalah bentuk uraian dan data self-efficacy siswa dikumpulkan dengan menggunakan nontest berupa angket self-efficacy matematika. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik Hotelling’s Trace pada MANOVA dan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan self-efficacy matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F=5.684 dan Sig.=0,005; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 PEKUTATAN Ni Putu Diah Pita Loka .; I Made Suarsana, S.Pd., M.Si. .; Dr. I Made Sugiarta, M.Si. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMPN 2 Pekutatan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Scramble lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 2 Pekutatan sebanyak 140 siswa dan tersebar kedalam 5 kelas yang memiliki kemampuan akademik yang setara. Sampel penelitian diperoleh dengan teknik cluster random sampling dan sebanyak 2 kelas terpilih sebagai sampel yang terdiri atas 28 siswa. Satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian “Posttest Only Control Group Design”. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh melalui tes uraian yang telah valid dan reliabel serta diuji dengan Uji-t untuk Sampel Independen. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa thitung = 3,83 > ttabel = 1,67 sehingga H0 ditolak, artinya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMPN 2 Pekutatan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Scramble lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Scramble berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa Kelas VII SMPN 2 Pekutatan.Kata Kunci : model pembelajaran scramble, kemampuan pemecahan masalah matematika This study was aimed to determine whether there was the mathematical problem solving ability of VII grade students in SMPN 2 Singaraja that was learned with Scramble model more than students that was learned with conventional learning model. The population of this study was all VII grade students in SMPN 2 Pekutatan which was amount to 140 students students and spread into 5 classes that have equal academic ability. The sample of this study was obtained by random sampling technique and as many as 2 classes were selected as a sample consisting of 28 students. One class as experiment class and one class as control class. This study was a quasi-experimental research that used "Posttest Only Control Group Design" as the research design. Students’ mathematics problem solving ability data were obtained through valid and reliable test essay which was tested with Independent-Samples T Test . Based on the analysis result, it is seen that tcount = 3.83 > tcritical values = 1.67 so that the H0 is rejected, meaning, there is mathematical problem solving ability of VII grade students in SMPN 2 Pekutatan that was learned with scramble model more than students that was learned with conventional learning model. So it can be concluded that the model of learning Scramble positively affect the ability of problem solving mathematics students Class VII SMPN 2 Pekutatan. keyword : scramble model, mathematical problem solving ability
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS VII.1 SMP N 2 SINGARAJA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) Luh Putu Arya Melyana Setiawati; I Made Sugiarta; I Gusti Putu Suharta
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v10i2.19912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan pemahaman konsep matematika siswa dantanggapan siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS. Jenis penelitian iniadalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah siswakelas VII.1 SMPN 2 Singaraja sebanyak 32 siswa pada semester ganjil tahun ajaran 2018/2019. Datapemahaman konsep matematika siswa diukur menggunakan tes pemahaman konsep berbentuk uraian.Data tanggapan siswa diukur menggunakan angket. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pemahaman konsep dari siklus ke siklus berturutturut,yaitu 63,44 ; 74,69 ; dan 81,88 dengan rata-rata nilai mengalami peningkatan dari siklus ke siklussecara berturut-turut, yaitu 7,19 dan 11,25. Peningkatan pemahaman konsep matematika siswa terjadikarena guru memberikan pengawasan lebih intensif terhadap siswa dalam pengerjaan LKS denganmenggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS . Kegiatan pembelajaran yang dilakukanmemberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan sendiri konsep yang akan dipelajari. Selainitu, siswa merespon positif model kooperatif tipe TSTS.Kata Kunci : pemahaman konsep matematika, model pembelajaran kooperatif tipe TSTS(two stay twostray) , tanggapan siswa
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MEANS-ENDS ANALYSIS (MEA) TERHADAP KECAKAPAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SEMARAPURA Luh Putu Dian Puspita Putri; I Made Sugiarta; Gede Suweken
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v10i2.19915

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran MeansEnds Analysis terhadap kecakapan matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1Semarapura tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian yang digunakan merupakanpenelitian eksperimen semu. Populasinya seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1Semarapura tahun pelajaran 2018/2019, yang terdiri dari 210 siswa dan sebagaisampel kelas eksperimen kelas VIII A dan kelas kontrol kelas VIII C. Pengumpulandata dilakukan dengan teknik tes. Data yang terkumpul dianalisis denganmenggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t dengan taraf signifikan 0,05,diperoleh thitung>ttabel (3.85>2.00), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapatpengaruh model pembelajaran Means Ends Analysis terhadapat kecakapanmatematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Semarapura tahun pelajaran 2018/2019.Rata-rata skor kecakapan matematika siswa yang telah diberi perlakuan dikelaseksperimen sebesar 55,4583 dan kelas kontrol sebesar 40,125.Kata kunci: Means Ends Analysis, Kecakapan Matematika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIME TOKEN TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SINGARAJA P. S Githa; I Made Sugiarta; I Wayan Puja Astawa
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v10i2.19933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasimatematika dan aktivitas belajar siswa yang mengikuti model pembelajarankooperatif tipe Time Token. Penelitian ini adalah penelitian eksperimentalsemu. Data yang diperoleh melalui postes dan hasil observasi dianalisismenggunakan uji MANOVA dengan taraf signifikasi 5%. Hasil penelitianmenunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe time secara bersamaberpengaruh terhadap kemampuan komunikasi dan aktivitas belajar siswa(F=22,276; p<0,05); secara tersendiri berpengaruh positif terhadapkemampuan komunikasi matematika siswa (F=34,726; p<0,05); dan aktivitasbelajar siswa (F=12,257; p<0,05).Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe Time Token, kemampuankomunikasi matematika dan aktivitas belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ETH MELALUI PEMBELAJARAN DARING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Sri Amertha Gayatri; Putu Pasek Suryawan; I Made Sugiarta
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v11i2.26226

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe ETH (Everyone is A Teacher Here) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian Post Test Only Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA di SMAN 3 Singaraja dimana pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling sehingga diperoleh dua kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas X IPA 1 dan X IPA 2. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan komunikasi matematis dalam bentuk tes uraian (essay) dan selanjutnya dianalisis menggunakan uji-t satu ekor dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai  thit=3,610 >ttabel  =1,995. Dengan demikian H0>  ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe ETH melalui pembelajaran daring lebih tinggi kemampuan komunikasi matematis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe ETH, Kemampuan Komunikasi Matematis
EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA SECARA DARING DI SMAN KOTA SINGARAJA N M D Ardiyanti; G A Mahayukti; I M Sugiarta
Jurnal IKA Vol. 18 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v18i2.30080

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji proses pembelajaran matematika secara daring di SMAN Kota Singaraja, diukur dari variabel konteks, input, proses dan produk. Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi evaluasi. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah guru matematika kelas X yang berjumlah 5 orang dan siswa kelas X di SMAN 2 Singaraja dan SMAN 4 Singaraja yang berjumlah 194 orang. Data yang dikumpulkan melalui kueioner sebagai instrumen utama, wawancara dan data studi dokumentasi sebagai instrument pendukung. Teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif dengan memakai rumus z-skor yang kemudian di ubah ke dalam t-skor. Hasil z-skor dikonversikan ke dalam kuadran prototype teori Glickman. Hasil analisis data menunjukkan, dari siswa menjelaskan komponen konteks bernilai +, input -, proses -, dan produk -. Berdasarkan prototype Glickman, proses pembelajaran matematika secara daring bagi siswa di SMAN Kota Singaraja berada di kuadran III yang tergolong kurang efektif. Guru menyatakan komponen konteks bernilai +, input +, konteks – dan input +. Berdasarkan prototype Glickman, proses pembelajaran matematika secara daring bagi guru di SMAN Kota Singaraja berada di kuadran II yang tergolong efektif. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan proses pembelajaran matematika secara daring di SMAN Kota Singaraja bagi siswa tergolong kurang efektif dan bagi guru tergolong efektif ditinjau dari segi variabel konteks, input, proses dan produk
MODEL PEMBELAJARAN MIPA BERBASIS BUDAYA LOKAL UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS DAN KARAKTER BANGSA SISWA SMP Ida Bagus Putu Arnyana; I Wayan Suastra; I Made Sugiarta
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Tujuan dari penelitian ini adalah (a) mengembangkan model pembelajaran MIPA berbasis budaya local, (b) mengetahui dan membahas model pembelajaran MIPA dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP, dan (c) mengetahui dan membahas model pembelajaran MIPA berbasis budaya local dalam meningkatkan karakter bangsa siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan selama setahun, yaitu penelitian Reserach and Development yang dimodifikasi menjadi tiga langkah penting, yaitu analisis kebutuhan (need asessment), perancangan prototipe model, dan uji coba model. Dalam pengembangan ini melibatkan para pakar dari FMIPA Undiksha, guru MIPA SMP Negeri 1 Singaraja, dan siswa kelas  VII SMP Negeri 1 Singaraja. Hasil penelitian menunjukkan: (1) model pembelajaran yang dikembangkan memiliki sintaks: Langkah 1 mengamati fakta tentang budaya atau kearifan lokal yang relevan dengan materi yang akan dipelajari siswa. Langkah 2 menanya, mengajukan pertanyaan. Langkah 3 mengumpulkan informasi, terkait pertanyaan yang dibuat di atas.  Langkah 4 mengasosiasi atau menalar untuk mengkaji informasi, mengaitkan antara budaya lokal yang dipelajari dengan sains barat sehingga diperoleh kesimpulan atau keputusan. Langkah 5 megkomunikasi menyusun laporan kegiatan dan memperesentasikannya dihadapan kelas. (2) Model pembelajaran berbasis budaya lokal dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, yaitu 75% siswa berkatagori sangat baik dan 25% siswa berkatagori baik. (3) model pembelajaran berbasis budaya lokal yang dikembangkan dapat meningkatkan karakter bangsa siswa sampai kategori baik dengan rata-rata skor 4,2.
FILSAFAT PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA (TOKOH TIMUR) I Made Sugiarta; Ida Bagus Putu Mardana; Agus Adiarta; wayan artanayasa
Jurnal Filsafat Indonesia Vol. 2 No. 3 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jfi.v2i3.22187

Abstract

Gagasan-gagasan filosofis Ki Hajar Dewantara telah menjadi pondasi yang cukup kokoh dalam praksis pendidikan di Indonesia, meskipun dalan pengejewantahannya dewasa ini sering terinfiltrasi oleh determinasi filosofi Barat. Munculnya degradasi nilai dalam masyarakat sebagai akumulasi proses pendidikan yang lebih mengedepankan transformasi knowledge dari pada transformasi value dalam sistem pendidikan, telah menyentakan pemangku pendidikan di Indonesia untuk meletakkan kembali pilar filosofi kendidikan yang dicetuskan oleh tokoh-tokoh pendidikan di Indonesia. Pendidikan merupakan upaya mengembangkan potensi-potensi manusiawi peserta didik baik potensi fisik maupun potensi cipta, rasa, maupun karsanya agar potensi itu menjadi nyata dan dapat berfungsi dalam perjalanan hidupnya. Dasar pendidikan adalah cita-cita kemanusiaan universal maka dalam pemecahan masalah-masalah pendidikan yang komplek juga dibutuhkan filsafah-filsafah agar solusi pemecahan masalah tersebut juga dapat dirasakan manfaatnya bagi semua pihak. Salah satu tokoh yang memiliki filsafah pendidikan yaitu Ki Hadjar Dewantara, beliau adalah seorang bangsawan dari lingkungan Kraton Yogyakarta yang peduli dengan lingkungan pendidikan.Kata Kunci: Filsafat Pendidikan; Ki Hajar Dewantara; Tokoh Timur
ANALISIS PROFIL PERSEPSI DAN MOTIVASI BELAJAR DARING SISWA SMK DI KOTA SINGARAJA Ida Fitria; I Made Candiasa; I Made Sugiarta
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v12i1.843

Abstract

ABSTRAKSejak Maret 2020 diterapkan sistem belajar daring. Pengkajian persepsi siswa terhadap belajar daring diperlukan untuk mengetahui tanggapan siswa sehingga tercipta pembelajaran yang bermakna. Belajar daring dilakukan tanpa tatap muka juga perlu dikaji mengenai motivasi belajar siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kedudukan persepsi dan motivasi siswa selama belajar daring sehingga hasilnya bisa dipergunakan untuk perencanaan pembelajaran kedepannya. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dari peneliti utama berupa data pengukuran persepsi dan motivasi siswa belajar daring yang diperoleh dari hasil tiga kali pengukuran selama empat minggu dilakukan pembelajaran daring, yakni pengukuran awal setelah dua minggu, dan setelah empat minggu. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis profil dengan tiga pengujian hipotesis yaitu uji hipotesis keparalelan, uji hipotesis kesamaan level dan uji hipotesis untuk pengaruh pvariabel utama. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan, kedua pengukuran persepsi dan motivasi paralel, berbeda level, dan ada pengaruh terhadap 3 variabel.Kata Kunci : analisis profil, persepsi, motivasi ABSTRACTSince March 2020 an online learning system has been implemented. Students' perceptions of online learning need to be researched so that meaningful learning is created. Student learning motivation also needs to be studied because learning is not face to face. The research objective was to determine the position of students' perceptions and motivation during online learning so that the results could be used for planning future learning. The data collection used secondary data from the main researcher in the form of online learning students' perceptions and motivation measurement data obtained from the results of three measurements for four weeks. The data analysis in this study is a profile analysis. Based on the results of the data analysis, it can be concluded that the two measurements of perception and motivation are parallel, have different levels, and there is an influence on 3 variables.Keywords : profile analysis, perception, motivation
Co-Authors ., Cok Istri Tirta Parhayani ., I Gede Eva Purwanta Wijaya ., I Wayan Dipta Samsidim ., I Wayan Kumarayasa ., Kadek Purna Bawa ., Komang Putra Astrawan ., Made Ayu Rita Budiarweni ., Ni Luh Sudiartini ., Ni Made Nur Widowati Rustiana ., Ni Made Rasminiati ., Ni Made Tyagita Viviana ., Ni Putu Diah Pita Loka ., Putu Sinta Ari Utami A.A. Istri Diah Maharani . A.A. Istri Diah Maharani ., A.A. Istri Diah Maharani Adhiatma, Ida Bagus Kade Agus Adiarta,ST,MT . Andayani, Made Susi Lissia Ardiyanti, N M D Artanayasa, Wayan Arya Melyana Setiawati, Luh Putu Budiarta, I Kadek Dwi CIPTAWATI., L.P.E Cok Istri Tirta Parhayani . Cokorda Dalem Dahana Desak Made Pindari Dwi Putra . Desak Made Pindari Dwi Putra ., Desak Made Pindari Dwi Putra Deviana . Deviana ., Deviana Dewa Ayu Krisna Apriyanti Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewi, N. K. M. S Dewi, Ni Komang Tri Yunita Dian Puspita Putri, Luh Putu Dinasty, Arga Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Gayatri, Sri Amertha Gede Suweken Githa, P. S Gusti Ayu Ari Primandani . Gusti Ayu Ari Primandani ., Gusti Ayu Ari Primandani Gusti Ayu Mahayukti Hadi, Muhtar Syamsul I Gede Eva Purwanta Wijaya . I Gst Putu Sudiarta I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Putu Suharta I Ketut Sudiarta I Komang Aditya Saptayana . I Komang Aditya Saptayana ., I Komang Aditya Saptayana I Made Ardana I Made Candiasa I Made Suarsana I Made Suarsana I Nyoman Gita I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Wisna Ariawan I Wayan Dipta Samsidim . I Wayan Kumarayasa . I Wayan Puja Astawa I Wayan Suardita . I Wayan Suardita ., I Wayan Suardita I Wayan Suastra Ida Bagus Putu Arnyana Ida Bagus Putu Mardana Ida Fitria Kadek Purna Bawa . Komang Putra Astrawan . Kurniawan, I G. D Luh Putu Arya Melyana Setiawati Luh Putu Arya Putri Adnyani . Luh Putu Dian Puspita Putri M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Adi Cahya Dewi . Made Adi Cahya Dewi ., Made Adi Cahya Dewi Made Ayu Rita Budiarweni . Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita . Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita ., Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita N M D Ardiyanti Ni Luh Ayu Sarastuti . Ni Luh Ayu Sarastuti ., Ni Luh Ayu Sarastuti Ni Luh Sudiartini . Ni Made Nur Widowati Rustiana . Ni Made Rasminiati . Ni Made Sri Mertasari Ni Made Tyagita Viviana . Ni Nyoman Parwati Ni Putu Anik Ayu Dhana . Ni Putu Anik Ayu Dhana ., Ni Putu Anik Ayu Dhana Ni Putu Diah Pita Loka . Ni Putu Widya Purnamawati Nia Erlina P. S Githa Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Putu Pasek Suryawan Putu Sinta Ari Utami . Putu Wika Purwani . Putu Wika Purwani ., Putu Wika Purwani S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sariyasa . Sri Amertha Gayatri SUARSANA, I.M Sugiharni, Gusti Ayu Dessy Suharta, I. G. P Sukawijana, I Komang Gede Suryawan, Putu Pasek Suweken, G Utami, Eka Sulistya