I Wayan Wendra
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 144 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN MEDIA WALL CHART UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI SISWA KELAS X MAN AMLAPURA Aminatuzzahro .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5948

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah yang ditempuh dalam penggunaan media wall chart, (2 peningkatan hasil belajar siswa hingga tercapainya tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada kegiatan menulis karangan argumentasi dengan menggunakan wall chart dan (3) respons siswa terhadap penggunaan media wall chart. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X MAN Amlapura. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah, peningkatan hasil, dan respons siswa dalam penggunaan media wall chart. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, metodetes, dan metode kuesioner. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif Hasil penelitian ini meunjukkan (1) langkah-langkah penekanan pada pembelajaran menulis karangan argumentasi, pembimbingan, dan penekanan pada aspek-aspek penilaian dalam menulis karangan argumentasi, (2) peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I (61,44) ke siklus II (73,56) dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penggunaan media wall chart. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menggunakan media wall chart pada pebelajaran keterampilan menulis karangan persusif dan karangan deskripsi. Kata Kunci : wall chart, menulis, argumentasi Class Action Research (PTK) aims to describe (1) the measures taken in the use of media wall chart, (2 improving student learning outcomes to achieve the level of mastery learning outcomes of students in essay writing activities arguments by using wall charts and (3) response students to use media wall chart. Subjects in this study were teachers and students of class X MAN Amlapura. The object of this study are the steps, increased yield, and the response of students in the use of media wall chart. Collecting data in this study use observation, metodetes , and the method of questionnaire. Data were analyzed by using quantitative descriptive and qualitative description Conveniently indicates the results of this study (1) measures the emphasis on learning to write essays arguments, guidance, and the emphasis on the aspects of assessment in essay writing argumentation, (2) improving student learning outcomes of the first cycle (61.44) to the second cycle ( 73.56), and (3) students responded very positively to the use of media wall chart. Based on these results, other researchers are advised to use the media wall chart on persusif and deskripsion essay writing skills. keyword : wall chart , writing , argumentation.
Penggunaan Bahasa Indonesia Masyarakat Buleleng pada Acara Suara Buleleng di Radio Singaraja FM: Tinjauan Aspek Struktur dan Diksi Putu Wiwin Meliana Dewi .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6240

Abstract

Penelitian yang menggunakan rancangan deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penggunaan bahasa Indonesia masyarakat Buleleng ditinjau dari aspek struktur pada acara Suara Buleleng di radio Singaraja FM, (2) penggunaan bahasa Indonesia masyarakat Buleleng ditinjau dari aspek diksi pada acara Suara Buleleng di radio Singaraja FM. Subjek penelitian ini adalah masyarakat Buleleng yang menyampaikan opini dalam acara Suara Buleleng. Objek penelitian ini adalah penggunaan bahasa Indonesia masyarakat Buleleng ditinjau dari aspek struktur dan diksi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kesalahan bidang struktur berjumlah 84 buah yang meliputi kesalahan bentukan kata berjumlah 17 buah (20%), kepaduan kalimat 24 buah (28%), keringkasan kalimat 19 buah (24%), kesatuan kalimat 15 buah (17%), dan keterpusatan kalimat 9 buah (11%) (2) sedangkan kesalahan bidang diksi berjumlah 178 buah yang meliputi penggunaan unsur bahasa sehari-hari 63 buah (35%), penggunaan kata yang tidak perlu 60 buah (34%), penggunaan ungkapan penghubung 25 buah (15%), penggunaan kata depan 22 buah (12%), penggunaan kata bersinonim 6 buah (3%), dan penggunaan idiom 2 buah (1%). Kata Kunci : acara Suara Buleleng, struktur, diksi This study used descriptive qualitative design. It aimed at describing (1) the use of Indonesian language used by Buleleng’s society reviewed from structural aspect of Suara Buleleng interactive show aired on Radio Singaraja FM, (2) the use of Indonesian language reviewed from the dictional aspect on Suara Buleleng interactive show aired on Radio Singaraja FM. The subject of this study was Buleleng’s society who delivered opinions on Suara Buleleng. The objects of the study were the Indonesian language used by Buleleng’s society reviewed from its structure and diction. The method of data collection was documentation. The obtained data was then analyzed descriptively and qualitatively. The result of this study showed that (1) the errors on structure were 84 items, which consists of 17 errors on word formation (20%), 24 on sentence’s cohesion (28%), 19 on sentence’s brevity (24%), 15 on sentence’s unity (17%), and 9 on sentence’s centrality. Meanwhile, (2) the errors on diction were 178 items, which consists of 63 errors on the daily use of the language (35%), 60 on the use of unnecessary words (34%), 25 on the use of linking expression (15%), 22 on the use of preposition (12%), 6 on the use of synonymous word (3%) and 2 errors on the use of idioms (1%). keyword : Suara Buleleng Interaktif, structure, diction
Struktur Kalimat Bahasa Indonesia pada Karya-karya Tulis Siswa Tunarungu dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMALB-B Negeri Singaraja Putu Rima Ruspitayanti .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6241

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) struktur kalimat dasar bahasa Indonesia yang muncul pada karya-karya tulis siswa tunarungu di SMALB-B Negeri Singaraja, (2) kemungkinan pengembangan pola dasar kalimat bahasa Indonesia yang muncul dalam karya-karya tulis siswa tunarungu di SMALB-B Negeri Singaraja. Data tentang struktur kalimat dasar dan pengembangan pola kalimat bahasa Indonesia diperoleh melalui metode dokumentasi. Kedua data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Struktur kalimat dasar bahasa Indonesia yang muncul pada karya-karya tulis siswa tunarungu terdiri atas struktur kalimat dasar KB+KK (kata benda+kata kerja) sebanyak 87 kalimat, struktur kalimat dasar KB+KS (kata benda+kata sifat) sebanyak 18 kalimat, dan struktur kalimat dasar KB+KB (kata benda+kata benda) sebanyak 2 kalimat. Pengembangan pola dasar kalimat bahasa Indonesia hanya sebatas perluasan predikat inti kalimat, di antaranya 1) perluasan dengan keterangan tempat berjumlah 57 kalimat, 2) perluasan dengan objek penderita (Open) berjumlah 49 kalimat, 3) perluasan dengan keterangan waktu berjumlah 12 kalimat, 4) perluasan dengan keterangan alat berjumlah 5 kalimat, 5) perluasan dengan keterangan tujuan berjumlah 4 kalimat, 6) perluasan dengan objek berkata depan (Odep) berjumlah 2 kalimat, dan 7) perluasan dengan keterangan sebab berjumlah 2 kalimat. Kata Kunci : struktur kalimat, karya tulis, tunarungu This descriptive qualitative study have to purpose (1) the basic structure of Indonesian sentence in deaf student’s article, (2) the possibility of basic sentence structure development of the deaf student’s article at SMALB-B Negeri Singaraja. The data of the basic structure and the development of Indonesian sentence was obtained by documentation method. Both of the data were analyzed by descriptive qualitative analyzed method. The basic structure of Indonesian sentence in deaf student’s article was consisting of the basic sentence structure noun + verb as much as 87 sentences, the basic sentence structure noun + adjective as many as 18 sentences, and the basic sentence structure noun + noun as many as 2 sentences. The basic sentence structure development of the deaf student’s article was only limited expansion of the core predicate sentence, among others 1) the expansion of the adverbs of place totally 57 sentences, 2) the expansion with the object of patients totally 49 sentences, 3) the expansion of the adverbs of time totally 12 sentences, 4) the expansion of the adverbs of appliance totally 12 sentences, 5) the expansion of the adverbs of purpose totally 4 sentences, 6) the expansion whit the object of preposition totally 2 sentences, and 7) the expansion of the adverbs of manner totally 2 sentences.keyword : sentence structure, article, deaf
PEMBELAJARAN MENULIS OPINI BERBASIS MEDIA VIDEO BERITA DI TELEVISI PADA SISWA KELAS X.2 SMA NEGERI 1 SAWAN Ni Made Dwijayanti Rahayu .; Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6245

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi, (2) mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi, dan (3) mendeskripsikan respons siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X.2 SMA Negeri 1 Sawan yang berjumlah 23 orang. Objek penelitian ini adalah proses pembelajaran, hasil belajar opini, dan respons siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, dan angket/kuesioner. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) pembelajaran berbasis media video berita di televisi yang telah dilaksanakan oleh Ibu Darmayani Bukian, S.Pd. melalui tiga tahapan, yakni kegiatan awal yang terdiri dari melakukan apersepsi, menyampaikan KD, indikator, dan langkah-langkah pembelajaran, kegiatan inti dilakukan dengan menjelaskan materi, pemutaran video, dan penugasan menulis opini, dan pada kegiatan akhir guru mengomentari proses pembelajaran, merangkum pembelajaran, dan memberikan refleksi, (2) hasil tes unjuk kerja menunjukkan nilai rata-rata siswa dalam menulis opini berbasis video berita di televisi adalah 63,35 (cukup), (3) respons siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi positif dengan skor rata-rata 23,53 (positif). Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan agar penggunaan media dalam pembelajaran menulis opini harus disertai pendekatan yang tepat pula. Kata Kunci : pembelajaran menulis opini, video berita, televisi This research aimed to (1) describe writing opinion learning based on news video in television, (2) describe students’ learning results of opinion writing learning based on news video in television, and (3) describe students’ responses forward opinion writing learning based on news in television. The subject of this study was the teacher and the students of X.2 of SMA Negeri 1 Sawan consisted of 23 students. The objects of this study were learning process, the result of learning opinion, and students’ responses in writing opinion learning using media-based video news in television. Data collection method used were observation method, test, and questionnaire. Data analysis used were descriptive qualitative technique and descriptive quantitative. The result of this study showed that (1) the learning using media-based video news in television had been conducted by Mrs. Darmayani Bukian, S.Pd. trough there steps, namely pre-activity consisted of conducting apperception, delivering basic competences, indicators and learning steps, core activity conducted by explaining material, playing video, and given writing opinion task, and at the end of the learning teacher commented the process of learning, concluded the learning and gave reflection, (2) the result of performance test showed that the mean score of the students in writing opinion based on news video in television was 63,35 (enough), (3) the students’ responses in conducting writing opinion based on news video in television was positive with mean score 23,53 (positive). Based on the reseach result of this study, the researcher suggests the use of media in writing opinion learning should be accpmpanied by appropriate approach.keyword : opinion writing learning, news video, television
PEMBELAJARAN MENULIS OPINI BERBASIS MEDIA VIDEO BERITA DI TELEVISI PADA SISWA KELAS X.2 SMA NEGERI 1 SAWAN Ni Made Dwijayanti Rahayu .; Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6246

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi, (2) mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi, dan (3) mendeskripsikan respons siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X.2 SMA Negeri 1 Sawan yang berjumlah 23 orang. Objek penelitian ini adalah proses pembelajaran, hasil belajar opini, dan respons siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, dan angket/kuesioner. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) pembelajaran berbasis media video berita di televisi yang telah dilaksanakan oleh Ibu Darmayani Bukian, S.Pd. melalui tiga tahapan, yakni kegiatan awal yang terdiri dari melakukan apersepsi, menyampaikan KD, indikator, dan langkah-langkah pembelajaran, kegiatan inti dilakukan dengan menjelaskan materi, pemutaran video, dan penugasan menulis opini, dan pada kegiatan akhir guru mengomentari proses pembelajaran, merangkum pembelajaran, dan memberikan refleksi, (2) hasil tes unjuk kerja menunjukkan nilai rata-rata siswa dalam menulis opini berbasis video berita di televisi adalah 63,35 (cukup), (3) respons siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi positif dengan skor rata-rata 23,53 (positif). Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan agar penggunaan media dalam pembelajaran menulis opini harus disertai pendekatan yang tepat pula. Kata Kunci : pembelajaran menulis opini, video berita, televisi This research aimed to (1) describe writing opinion learning based on news video in television, (2) describe students’ learning results of opinion writing learning based on news video in television, and (3) describe students’ responses forward opinion writing learning based on news in television. The subject of this study was the teacher and the students of X.2 of SMA Negeri 1 Sawan consisted of 23 students. The objects of this study were learning process, the result of learning opinion, and students’ responses in writing opinion learning using media-based video news in television. Data collection method used were observation method, test, and questionnaire. Data analysis used were descriptive qualitative technique and descriptive quantitative. The result of this study showed that (1) the learning using media-based video news in television had been conducted by Mrs. Darmayani Bukian, S.Pd. trough there steps, namely pre-activity consisted of conducting apperception, delivering basic competences, indicators and learning steps, core activity conducted by explaining material, playing video, and given writing opinion task, and at the end of the learning teacher commented the process of learning, concluded the learning and gave reflection, (2) the result of performance test showed that the mean score of the students in writing opinion based on news video in television was 63,35 (enough), (3) the students’ responses in conducting writing opinion based on news video in television was positive with mean score 23,53 (positive). Based on the reseach result of this study, the researcher suggests the use of media in writing opinion learning should be accpmpanied by appropriate approach.keyword : opinion writing learning, news video, television
ANALISIS WACANA KRITIS PEMBERITAAN PERSETERUAN ANTARA POLRI DENGAN KPK PADA HARIAN BALI POST DAN KOMPAS Ida Bagus Herry Yudha Prawira .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6247

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis (1) kosakata pada media Bali Post dan Kompas dalam mengonstruksi pemberitaan perseteruan anatara Polri dengan KPK dan (2) tata bahasa pada media Bali Post dan Kompas dalam mengonstruksi pemberitaan perseteruan antara Polri dengan KPK ditinjau dari analisis wacana krtitis Roger Fowler, dkk. Subjek dalam penelitian ini adalah media cetak Bali Post dan Kompas. Sementara itu, objek penelitian ini adalah pemberitaan perseteruan antara Polri dengan KPK. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi yang digunakan untuk mencari data yang berupa pustaka. Data pustaka tersebut berupa harian Bali Post dan Kompas edisi bulan Januari-Februari 2015, berita yang terdapat di dalam harian Bali Post dan Kompas tersebut adalah Pemberitaan Perseteruan Polri dengan KPK. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kartu data. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis wacana kritis Roger Fowler, dkk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bali Post lebih banyak menggunakan kosakata membuat klasifikasi dalam mengontruksi pemberitaanya,sedangkan Kompas lebih menonjolkan kosakata marjinalisasi dalam mengonstruksi pemberitaan perseteruan antara Polri dan KPK (2) Bali Post dan Kompas lebih banyak menggunakan tata bahasa pemasifan: penghilangan pelaku dalam mengonstruksi pemberitaan perseteruan antara Polri dengan KPK. Berdasarkan simpulan penelitian tersebut, disampaikan beberapa saran sebagai berikut. Mengingat semakin sengitnya persaingan media massa, disarankan kepada pembaca agar dapat memilah informasi secara kritis dan cermat, tidak hanya menelan informasi tersebut secara mentah-mentah. Pengelola media juga hendaknya selalu berusaha bersikap sesuai kode etik jurnalistik sehingga tidak dapat menimbulkan ambiguitas maupun kesimpangsiuran dari suatu peristiwa yang dapat membingungkan khalayakKata Kunci : analisis wacana kritis Roger Fowler, dkk. This reasearch is about descriptive qualitative research that purpose (1)to describe and analyze the vocabulary in Bali Post and Kompas media to contrruct the report of hostility between the Polri and KPK (2)to describe and analyze the grammatical in the Bali Post and Kompas media when contruct the report of hostylity between the Polri and KPK according the Roger Fowler teory . The subject of this research is Bali Post and Kompas media .The Object of this research the report of hostility between the Polri and KPK.The gathering of the data done by documentation method such as literature. The instrument in the gathering of the data in this research is card of data . Then the data analyzed by the critis reading of Roger Fowler.The result of this research explain about (1) The Bali Post use more vocabulary that make the clasification in contruct it news , whereas Kompas shown about marginalisation vocabulary in contruct the news of hostility between the Polri and KPK (2) Bali Post and Kompas use more passive grammatical: to lose the character in contruct the report of hostylity between the Polri and KPK. Based on the inference of the research, told some some suggestion such as. To remember the more stinging insect of the competition in the media, told the sugetion to the reader in other to get the information criticality. Seriously and accurate, not to consume the information that. The mediator should be stand at attention. Like the code of ethnic of the journalism. So cannot cause the ambiguity and phenomenon that make the people confused. keyword : Roger Fowler critical discourse analysis.
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA (BERMAIN PERAN) PADA SISWA KELAS VIII B MTs AL-kHAIRIYAH TEGALLINGGAH Sri Devi Maharani .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6249

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan metode role playing untuk meningkatkan keterampilan berbicara (bermain peran) pada siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah; (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara dalam pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah dengan menggunakan metode role playing; dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah terhadap penerapan metode role playing dalam upaya meningkatkan keterampilan berbicara dalam pembelajaran berbicara. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini guru dan siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, metode angket, dan metode wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam penelitian ini ditekankan pada tiga hal, yaitu penegasan cara berekspresi, memperbaharui media belajar yang terjadi dekat dengan kehidupan siswa, dan mengacak urutan kelompok dan memberi peluang untuk siswa menentukan sendiri perannya; (2) penerapan metode role playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara (bermain peran). Pada pratindakan skor rata-rata klasikal 65 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 74,5 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal 80,5 (baik); (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap pembelajaran berbicara (bermain peran) melalui penerapan metode role playing. Oleh karena itu, diharapkan kepada guru bahasa Indonesia di MTs Al-Khairiyah Tegallinggah agar menerapkan pembelejaran ini sesuai langkah yang ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : metode role playing, berbicara, bermain peran This research aims to (1) describe the implementation steps of the method of role playing to improve speaking skills (role playing) in Class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah; (2) describe an increase in learning speaking skills play a role in class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah using role playing; and (3) describe the response of the students of class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah to the application of the method of role playing in order to improve speaking skills in learning to speak. This study design was used classroom action research (PTK). This research subject teachers and students of class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah. The data collection method used is the method of observation, methods of test, questionnaire and interview method. Data were analyzed using descriptive techniques of qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that, (1) measures appropriate learning in this study focused on three things, that assertion means of expression, renewing media learning that occurs close to student life, and randomize the order of the group and provide opportunities for students define their own role; (2) the application of the method of role playing can improve speaking skills (playing a role). On average scores pratindakan classical 65 (enough), the first cycle to obtain an average score of 74.5 classical (good), while the second cycle of the average value of classical 80.5 (good); (3) The students responded very positively to learning to speak (play a role) through the application of the method of role playing. Therefore, it is expected that Indonesian teachers in MTs Al-Khairiyah Tegallinggah order to implement this pembelejaran appropriate steps are found in the study. keyword : method of role playing, talking, playing the role of
KUALITAS BUTIR SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL BAHASA INDONESIA KELAS XI SMA NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 DARI SEGI TARAF KESUKARAN, DAYA PEMBEDA, DAN FUNGSI PENGECOH Ni Kadek Ratna Wati .; Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.7202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas butir soal ulangan akhir semester ganjil Bahasa Indonesia kelas XI SMA Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 dari segi taraf kesukaran soal, daya pembeda soal, fungsi pengecoh, dan kendala-kendala yang dihadapi oleh guru Bahasa Indonesia dalam penyusunan soal ulangan akhir semester ganjil kelas XI SMA Negeri 2 Singaraja. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah butir soal ulangan akhir semester ganjil bahasa Indonesia kelas XI dan objeknya adalah kualitas butir soal serta kendala-kendala yang dihadapi oleh guru Bahasa Indonesia dalam penyusunan soal ulangan akhir semester. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) butir soal ulangan akhir semester ganjil bahasa Indonesia kelas XI memiliki taraf kesukaran yang berkualitas karena sebanyak 21 soal (42%) sudah berada pada taraf kesukaran sedang. (2) butir soal ulangan akhir semester ganjil bahasa Indonesia kelas XI memiliki daya pembeda yang kurang berkualitas karena sebanyak 35 soal (70)%) berada pada daya pembeda yang tidak memadai. (3) butir soal ulangan akhir semester ganjil bahasa Indonesia kelas XI memiliki fungsi pengecoh yang kurang berkualitas karena sebanyak 128 distraktor (64%) belum berfungsi sebagai pengecoh yang memadai. (4) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru bahasa Indonesia dalam penyusunan soal ulangan akhir semester ganjil kelas XI yakni dari segi teknis seperti penyusunan option, penyebaran domain, pembatasan materi, penentuan waktu terkait jumlah soal yang dibuat, serta dari segi konten, yaitu kurangnya penguasaan atau wawasan guru dalam merumuskan konten bahasa dan sastra Indonesia dalam soal.Kata Kunci : kualitas, butir soal, bahasa Indonesia This study aimed to describe the quality of the final exam items bahasa Indonesia class XI SMA Negeri 2 Singaraja in the academic year 2015/2016 in terms of difficulty index, different power, the function of detractors, and the constraints encountered by teacher of bahasa Indonesia in preparation of final exam questions. The design of this research is descriptive quantitative and qualitative descriptive. The subject of this study is the final exam items bahasa Indonesia class XI and and the object is the quality of the final exam items and and the constraints encountered by teacher of bahasa Indonesia in the preparation of final exam questions semester. The method that used in collecting data were documentation method and interview method. The result of this study indicated that (1) final exam items bahasa Indonesia class XI has a quality level of difficulty as many as 21 items (42%) already on the medium difficulty level. (2) final exam items bahasa Indonesia class XI has a different power that is less qualified for a total of 35 items (70)%) are in distinguishing inadequate. (3) final exam items bahasa Indonesia class XI has the function of posing less qualified as much as 128 distractor (64%) were not functioning as posing sufficient. (4) the constraints encountered by teacher of bahasa Indonesia in the preparation of final exam questions semester of class XI namely in terms of technical as preparation option, domain deployment, capping material, the timing related to the number of questions that are made, as well as in terms of content, namely the lack of mastery or knowledge of teachers in formulating the content bahasa Indonesia and literature in the matter.keyword : quality, items, bahasa Indonesia
PEMBELAJARAN CERPEN BERDASARKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS X MA SYAMSUL HUDA TEGALLINGGAH Ni Luh Putu Ayu Ariani .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.7203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan penjelasan mengenai (1) guru dalam melaksanakan pendekatan kontekstual pada pembelajaran cerpen, (2) faktor-faktor yang mendukung keberhasilan guru dalam menggunakan pendekatan kontekstual pada pembelajaran cerpen, (3) respon siswa terhadap pendekatan kontekstual yang digunakan guru dalam pembelajaran cerpen. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X di MA Syamsul Huda Tegallinggah dan objek penelitian adalah pembelajaran cerpen berdasarkan pendekatan kontekstual. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan kuesioner. Data yang diperoleh melalui ketiga metode tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru dalam melaksanakan pendekatan kontekstual pada pembelajaran cerpen siswa kelas X MA Syamsul Huda Tegallinggah dikategorikan baik, karena sesuai dengan konsep, karakteristik, dan strategi-strategi dari CTL Hal ini dapat dilihat dari kegiatan belajar-mengajar yang telah dilakukan, serta komponen Contextual Teaching and Learning yang tercantum dalam setiap langkah-langkah pembelajaran yakni konstruktivisme, inquiry, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian sebenarnya; (2) faktor-faktor yang mendukung keberhasilan guru dalam menggunakan pendekatan kontekstual pada pembelajaran cerpen di kelas X MA Syamsul Huda Tegallinggah antara lain faktor guru, faktor siswa, faktor sarana dan prasarana, faktor lingkungan, dan faktor kurikulum, dan (3) Siswa merespon positif terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan, yaitu ketika guru menerapkan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran cerpen pada siswa kelas X MA Syamsul Huda Tegallinggah sebagian besar siswa (79%) memberikan respon positif.Kata Kunci : Kata kunci: pembelajaran cerpen, pendekatan kontekstual This study aims to provide an overview and explanation of (1) teachers in implementing the contextual approach to the study of short stories, (2) factors that support the success of teachers in using a contextual approach to the study of short stories, (3) students' response to the contextual approach used by teachers in learning stories. The subjects were Indonesian teachers and students of class X in the MA Syamsul Huda Tegallinggah and the object of research is the study of short stories based on a contextual approach. Data collection methods used were observation, interviews, and questionnaires. The data obtained through these three methods were analyzed descriptively qualitative and quantitative descriptive. The results showed that (1) teachers in implementing the contextual approach to learning the short story class X MA Syamsul Huda Tegallinggah categorized as good, because in accordance with the concept, characteristics and strategies of CTL It can be seen from the teaching and learning activities that have been carried out and Contextual teaching and learning component contained in each of the steps that constructivism learning, inquiry, questioning, learning communities, modeling, reflection, and the actual assessment; (2) factors that support the success of teachers in using a contextual approach to the study of short stories in class X MA Syamsul Huda Tegallinggah among other factors teachers, factors of students, a factor of facilities and infrastructure, environmental factors, and factors of curriculum, and (3) Students respond positively to the learning activities that have been implemented, ie when teachers apply the contextual approach in learning stories in class X MA Syamsul Huda Tegallinggah most students (79%) gave a positive response.keyword : Keywords: stories of learning, contextual approach
Bahasa Jurnalistik dalam Rubrik Citizen Journalism Tribun Bali: Analisis dari Segi Unsur Bahasa yang Singkat dan Gramatikal Safitri Nurul Wahyuni .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan bahasa jurnalistik pada rubrik Citizen Journalism Tribun Bali ditinjau dari segi unsur bahasa yang singkat, (2) mendeskripsikan penerapan bahasa jurnalistik pada rubrik Citizen Journalism Tribun Bali ditinjau dari segi unsur bahasa yang gramatikal. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah rubrik Citizen Journalism Tribun Bali edisi 1 – 29 Februari 2016 dan objek penelitian adalah karaktersitk singkat dan gramatikal. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan tulisan pewarta warga belum sepenuhnya sesuai dengan karakteristik singkat dan gramatikal. Dari hasil analisis, ditemukan 43 data atau 15,3% data yang tidak sesuai dengan karakteristik singkat. Kesalahan terjadi pada kata mubazir sebanyak 26 buah, pemakaian kata dan kalimat rancu 11 buah, kesalahan pada pemakaian kata sambung 3 buah, pemakaian kata depan 2 buah, dan hanya ada 1 data yang menggunakan hiponimi. Dari segi unsur gramatikal terdapat 130 data atau 46% ketidaksesuaian. Kesalahan terjadi pada penggunaan ejaan sebanyak 96 buah, penggunaan kalimat tidak efektif 24 buah, penggunaan kata-kata tidak baku 7 buah, dan yang mengalami aspek kesalahan kaidah tata bahasa normatif 3 buah.Kata Kunci : citizen journalism, singkat, gramatikal The purpose of this study are (1) describe the application of journalistic language in rubric Citizen Journalism of Tribun Bali that are observed from brief language elements and grammatical of elements and (2) describe the application of journalistic language in rubric Citizen Journalism of Tribun Bali that are observed from grammatical of elements. This study use a qualitative description design. The subjects are rubric Citizen Journalism Bali Tribun edition 1 to 29 February 2016 and the object of research is the characteristics of a brief charaktersitic and grammatical. The method are used to collect data is the documentation method. The results of this study showed that the citizen journalist writing on rubric Citizen Journalism Tribun Bali is not fully apporopite with the characteristics of brief and grammatical. Depended on the result of analysis, were founded 43 of datas or 15,3% datas that unappropriated with brief language elements. The error of redundant words occurs as many as 23 pieces, the use of ambiguous words and disorder sentences there were 11 pieces, there are 3 pieces of errors in the used of the conjunction, there are 2 pieces was used of prepositions, and there is only one data using hiponimi. In terms of grammatical elements there are 130 or 46% of data are discrepancies. The error are happened in the using of spelling as many as 96, there are 24 pieces of the using of uneffective sentence, there are 7 items that used of the standard words, and there are 3 pieces of experience aspects of normative rules in grammar error.keyword : citizen journalism, grammatical, brief
Co-Authors ., Baiq Laily Septiana Anggraini ., I Komang Gede Wahyu Gunawan ., I Made Wisnawa ., I Putu Widhi Astika ., Ida Ayu Gede Pramiari ., Kadek Desy Indah Sari ., Kt Juni Adi Purnawan ., Made Novi Ismayanti ., Made Rospita Pradnya Dewi ., Ni Kadek Ratna Wati ., Ni Ketut Mudiani ., Ni Komang Yuni Tri Antari ., Ni Luh Eka Sumiarti ., Ni Luh Putu Ayu Ariani ., Ni Putu Eva Fransiska Dewi ., Ni Wayan Herayati ., Putu Yoko Andriawan ., Putu Yudi Mahendra ., Safitri Nurul Wahyuni ., Yuniarti Rahmalia Hapsari Aminatuzzahro . Asgav, Irhas Maulana Astika, I Putu Widhi Baiq Laily Septiana Anggraini . Dewi, Kadek Siska Yulia Dewi, Ni Putu Kusma Diyanti, Kadek Risma Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd . Dw.Ayu Made Risna Gde Artawan Gede Gunatama Gst A A Dyah Puspitasari Hilmi, Muhammad Imam I Dewa Gede Budi Utama I Gede Nurjaya I Gusti Ayu Komang Lili Absari . I Gusti Ayu Sinta Ardi Lestari I Kadek Fendy Permana Merta I Kadek Murdika . I Kadek Murdika ., I Kadek Murdika I Ketut Adi Purnawan I Ketut Paramarta I Komang Agus Aryanta . I Komang Gede Wahyu Gunawan . I Made Astika I MADE SUJANA . I Made Wisnawa . I Nengah Martha I Nengah Suandi I Nyoman Yasa I Putu Adi Darmadi . I Putu Adi Darmadi ., I Putu Adi Darmadi I Putu Ari Utama Irawan . I Putu Widhi Astika I Putu Widhi Astika . I Wayan Artika I Wayan Pasek Widiantara . I.B.Made Ludy Paryatna Ida Ayu Gede Pramiari Ida Ayu Gede Pramiari . Ida Bagus Herry Yudha Prawira . Ida Bagus Herry Yudha Prawira ., Ida Bagus Herry Yudha Prawira Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Rai, S.S., M.Pd . Ida Bagus Sutresna Kadek Desy Indah Sari . Kadek Perayani Kadek Risma Diyanti KOMANG TRISNA DEWI . Layinah, Sahlatul Luh Ayu Cinthya Herliyanti . M.Pd Drs. I Nyoman Merdhana . M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . M.Pd S.S. Ida Bagus Rai . Made Astika Made Astika Made Dwi Adipraya . Made Hela Irawadi . Made Novi Ismayanti . Made Rospita Pradnya Dewi . Made Sri Indriani Mariani, Ni Putu Eka Mega Tri Utami Ni Dewi Januria . Ni Kadek Lady Lokita Dewi . Ni Kadek Lady Lokita Dewi ., Ni Kadek Lady Lokita Dewi Ni Kadek Ratna Wati . Ni Kadek Sri Wedari . Ni Ketut Mudiani . Ni Komang Widya Santi Ni Komang Yuni Tri Antari . Ni Luh Eka Sumiarti Ni Luh Eka Sumiarti . Ni Luh Gede Wahyuni Lestari . Ni Luh Putu Ayu Ariani . Ni Made Dwijayanti Rahayu . Ni Made Dwijayanti Rahayu ., Ni Made Dwijayanti Rahayu Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Yuliani Warlina . Ni Pt. Yani Puji A. Ni Putu Desy Damayanthi . Ni Putu Eka Mariani Ni Putu Eva Fransiska Dewi . Ni Putu Kusma Dewi Ni Putu Riana Cipta Somantari Ni Wayan Herayati . Ni Wayan Wistari . Ni Wayan Wistari ., Ni Wayan Wistari Noval Amanda Firdaus . Noval Amanda Firdaus ., Noval Amanda Firdaus Nurul Hanifah . Pande Made Denny Sanjaya Paryatna, I.B.Made Ludy Perayani, Kadek Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Puji A., Ni Pt. Yani Puspitasari, Gst A A Dyah Putu Kartika Sari . Putu Kartika Sari ., Putu Kartika Sari Putu Rima Ruspitayanti . Putu Suryani . Putu Wiwin Meliana Dewi . Putu Wiwin Meliana Dewi ., Putu Wiwin Meliana Dewi Putu Yoko Andriawan . Putu Yudi Mahendra . Risna, Dw.Ayu Made S.A. Putu Sriasih Safitri Nurul Wahyuni . Sang Ayu Putu Sriasih Santi, Ni Komang Widya Setiawati, Veronika Ni Ketut Sri Devi Maharani . Sri Devi Maharani ., Sri Devi Maharani Sriasih, S.A. Putu Sumiarti, Ni Luh Eka Tantri, Ade Asih Susiari Thessalonica, Vero Utami, Mega Tri Veronika Ni Ketut Setiawati Wisnu, I Wayan Gede Yuniarti Rahmalia Hapsari .