I Wayan Wendra
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 144 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA (BERMAIN PERAN) PADA SISWA KELAS VIII B MTs AL-kHAIRIYAH TEGALLINGGAH ., Sri Devi Maharani; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6249

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan metode role playing untuk meningkatkan keterampilan berbicara (bermain peran) pada siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah; (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara dalam pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah dengan menggunakan metode role playing; dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah terhadap penerapan metode role playing dalam upaya meningkatkan keterampilan berbicara dalam pembelajaran berbicara. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini guru dan siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, metode angket, dan metode wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam penelitian ini ditekankan pada tiga hal, yaitu penegasan cara berekspresi, memperbaharui media belajar yang terjadi dekat dengan kehidupan siswa, dan mengacak urutan kelompok dan memberi peluang untuk siswa menentukan sendiri perannya; (2) penerapan metode role playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara (bermain peran). Pada pratindakan skor rata-rata klasikal 65 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 74,5 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal 80,5 (baik); (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap pembelajaran berbicara (bermain peran) melalui penerapan metode role playing. Oleh karena itu, diharapkan kepada guru bahasa Indonesia di MTs Al-Khairiyah Tegallinggah agar menerapkan pembelejaran ini sesuai langkah yang ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : metode role playing, berbicara, bermain peran This research aims to (1) describe the implementation steps of the method of role playing to improve speaking skills (role playing) in Class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah; (2) describe an increase in learning speaking skills play a role in class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah using role playing; and (3) describe the response of the students of class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah to the application of the method of role playing in order to improve speaking skills in learning to speak. This study design was used classroom action research (PTK). This research subject teachers and students of class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah. The data collection method used is the method of observation, methods of test, questionnaire and interview method. Data were analyzed using descriptive techniques of qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that, (1) measures appropriate learning in this study focused on three things, that assertion means of expression, renewing media learning that occurs close to student life, and randomize the order of the group and provide opportunities for students define their own role; (2) the application of the method of role playing can improve speaking skills (playing a role). On average scores pratindakan classical 65 (enough), the first cycle to obtain an average score of 74.5 classical (good), while the second cycle of the average value of classical 80.5 (good); (3) The students responded very positively to learning to speak (play a role) through the application of the method of role playing. Therefore, it is expected that Indonesian teachers in MTs Al-Khairiyah Tegallinggah order to implement this pembelejaran appropriate steps are found in the study. keyword : method of role playing, talking, playing the role of
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA BENTUK TINDAK TUTUR LOKUSI, ILOKUSI, DAN PERLOKUSI DALAM NOVEL ASTRAL ASTRIA KARYA FIRA BASUKI ., Nurul Hanifah; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3947

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini sebagai internalisasi pendidikan dalam pengajaran sastra. Novel Astral Astria karya Fira Basuki memiliki isi pendidikan yang ditekankan pada nilai pendidikan karakter dalam bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Tujuannya adalah untuk (1) Mengetahui nilai karakter yang ada dalam bentuk tindak tutur lokusi pada novel tersebut; (2) Mengetahui nilai karakter yang ada dalam bentuk tindak tutur ilokusi pada novel tersebut; (3) Mengetahui nilai karakter yang ada dalam bentuk tindak tutur perlokusi pada novel tersebut. Subjeknya yaitu novel Astral Astria karya Fira Basuki. Objek yang diteliti yaitu nilai pendidikan karakter pada bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Rancangan penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode dokumentasi dan identifikasi. Instrumen yang digunakan adalah media berupa tabel kriteria. Hasil penelitian ini adalah (1) Bentuk tindak tutur lokusi dalam novel tersebut terdapat 22 nilai pendidikan karakter yaitu nilai mandiri, nilai gemar membaca, nilai demokratis, nilai menghargai prestasi, nilai kreatif, nilai bersahabat/komunikatif, nilai kerja keras, nilai mandiri, nilai peduli sosial, nilai rasa ingin tahu, dan nilai tanggungjawab; (2) Bentuk tindak tutur ilokusi dalam novel tersebut terdapat 22 nilai pendidikan karakter yaitu nilai religius, nilai peduli sosial, nilai toleransi, nilai bersahabat/komunikatif, nilai rasa ingin tahu, nilai kerja keras, nilai demokratis, nilai menghargai prestasi, nilai tanggungjawab, dan nilai kreatif; (3) Bentuk tindak tutur perlokusi dalam novel tersebut terdapat 23 nilai pendidikan karakter yaitu nilai peduli sosial, nilai bersahabat/komunikatif, nilai rasa ingin tahu, nilai kerja keras, nilai demokratis, nilai tanggungjawab, dan nilai kreatif. Kata Kunci : Kata kunci: pendidikan karakter dan lokusi, ilokusi, perlokusi ABSTRACT This research as the internalization of education in teaching literature. Astral Astria novel written by Fira Basuki contains education which emphasize on character value education in form of locution, illocution and perlocution of speech act. The purposes are (1) to know the character value of locution in the novel; (2) to know the character value of illocution in the novel; (3) to know the character value of perlocution in the novel. The subject is the Astral Astria novel by Fira Basuki. The object which is investigated is the character value education in form of locution, illocution and perlocution of speech act. Design of this research is descriptive qualitative. The methods used were documentation and identification. The instrument used was media in form of criteria table. The result of this research are (1) form of locution in the novel found that there are 22 character values education namely independent, love reading, democratic, achievement respect, creativity, friendliness/communicative, hard work, social care, curiosity, and responsibility; (2) form of illocution in the novel found that there are 22 character values education namely religious, social care, tolerant, friendliness/communicative, curiosity, hard work, democratic, achievement respect, responsibility, and creativity; (3) form of perlocution in the novel found that there are 23 character values education namely social care, friendliness/communicative, curiosity, hard work, democratic, responsibility, and creativity. keyword : Key words: character education and locution, illocution, perlocution
PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN MENULIS BERITA DI KELAS VIII SMP NEGERI 3 GEROKGAK ., Putu Yudi Mahendra; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) langkah-langkah/pelaksanaan evaluasi yang dilakukan oleh guru dalam pembelajaran menulis berita di kelas VIII SMP Negeri 3 Gerokgak (2) bentuk evaluasi yang digunakan guru dalam pembelajaran menulis berita di kelas VIII SMP Negeri 3 Gerokgak (3) alasan guru memilih bentuk evaluasi dalam pembelajaran menulis berita di kelas VIII SMP Negeri 3 Gerokgak (4) kendala-kendala yang dihadapi guru dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran menulis berita di kelas VIII SMP Negeri 3 Gerokgak. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif, subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VIII di SMP Negeri 3 Gerokgak.Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara,dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur sebagai berikut (1) identifikasi data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam langkah-langkah/pelaksanaan yang digunakan guru bahasa Indonesia menggunakan beberapa tahap yakni perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut evaluasi, (2) bentuk evaluasi yang digunakan sudah sesuai dengan aspek yang ingin dievaluasi yakni bentuk tes dan nontes (3) alasan guru dalam memilih bentuk evaluasi yang digunakan dalam penulisan berita sudah sesuai dengan aspek ingin dinilai. Tes digunakan untuk memperoleh hasil pengetahuan siswa, dan nontes untuk memperoleh hasil sikap dan keterampilan siswa (4) kendala-kendala yang ditemui oleh guru bahasa Indonesia dalam pelaksanaan evaluasi tidak hanya dikarenakan oleh guru, ataupun siswa, tetapi juga dikarenakan oleh sarana dan prasarana yang kurang mendukung.Kata Kunci : Evaluasi, pembelajaran, penulisan berita. This study attempts to described (1) steps/the implementation of the evaluation by teachers in learning writing news in class VIII junior high schools 3 Gerokgak (2) the form of evaluation used teachers in learning writing news in class VIII junior high schools 3 Gerokgak (3) reasons for teachers choose the form of evaluation in learning writing news in class viii junior high schools 3 Gerokgak (4) constraints that have been faced teachers in implementing evaluation learning writing news in class VIII junior high schools 3 gerokgak. To achieve this aim, researchers used design research descriptive qualitative, the subject of study this is teacher of language Indonesia class for junior high schools 3 Gerokgak. Collection the date used in this research uses the observation, interview, and documentation. Date analyzed by using a technique descriptive using a procedure as follows (1) identification of date, (2) reduction date, (3) the presentation of date, (4) withdrawal of conclusion. The result of this research showed that in steps/the implementation of the used teacher of language Indonesia use some steps, those are planning , the implementation of the, and follow-up evaluation, (2) the form of evaluation used is in line with the who want to evaluated namely the form of a test and nontes (3) reasons for teachers in choosing the form of evaluation used in writing news is in line with the want to considered. Test used to obtain the results of knowledge students, and nontes to be the attitudes and student skills (4) the constraints that have been was found by teacher of language Indonesia in the implementation of the evaluation not only caused by teachers, or student, but also caused by facilities and infrastructure less supportive.keyword : evaluation, learning, the writing of news.
PENGGUNAAN MEDIA SHADOW PUPPET UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERCERITA SISWA KELAS VII B SMP N 2 SERIRIT ., Made Novi Ismayanti; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11616

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah yang ditempuh dalam penggunaan media shadow puppet (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara siswa kelas VII B SMP N 2 Seririt dengan menggunakan media shadow puppet (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penggunaan media shadow puppet. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII B SMP N 2 Seririt yang berjumlah 30 orang. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran,peningkatan hasil belajar, dan respons siswa dalam penggunaan media shadow puppet. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode tes, dan metode kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam penelitian ini ditekankan pada penegasan cara berekspresi; (2) penggunaan media shadow puppet dapat meningkatkan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara. Pada pratindakan skor rata-rata klasikal 65 (cukup),siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 73,1 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 77,5 (baik); (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penggunaan media shadow puppet dalam pembelajaran berbicara (bercerita). Oleh karena itu, diharapkan kepada guru Bahasa Indonesia di SMP N 2 Seririt agar menerapkan pembelajaran ini sesuai langkah yang ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : media shadow puppet, berbicara, bercerita Classroom Action Research (PTK) is aimed (1) describing the steps taken in the use of media shadow puppet media (2) to describe improvement of storytelling skills in learning speaking students’s speaking of class VII B SMP N 2 Seririt by using shadow puppet media (3) to describe the response students against the use of shadow puppet media. Subjects in this study were teachers and students of class VII B and SMP N 2 Seririt totaling 30 people. The object of this research is the steps of learning, improvement of student learning outcomes, and student responses of students in the use of shadow puppet media. Data collection methods used in this research is the method of observation, test methods, and methods of questionnaires. Data were analyzed using descriptive techniques of quantitative and qualitative descriptive. The results showed that, (1) the appropriate learning steps in this study are emphasized on the affirmation of the way of expression; (2) the use of shadow puppet media can enhance the ability of storytelling in learning to speak. In pratindakan average score of classical 65 (enough), the cycle I obtained an average score of 73.1 classical (good), while the second cycle of the average value of classical student becomes 77.5 (good); (3) The students responded very positively to the use of shadow puppet media in learning to talk (storytelling). Therefore, it is expected to Indonesian teacher at SMP N 2 Seririt in order to apply this learning appropriate steps found in the study. keyword : shadow puppet media, speaking, story telling
SESELEH TES OBJEKTIF AKHIR SEMESTER GANJIL BASA BALI KELAS XII SMA NEGERI 2 SINGARAJA 2015/2016 SAKING PARINDIKAN SEBARAN KOGNITIF, VALIDITAS LAN RELIABILITAS, MIWAH KONSTRUKSI OPTION Astika, I Putu Widhi; Wendra, I Wayan; Sriasih, S.A. Putu
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol 4, No 1 (2017): JPBB
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v4i1.20720

Abstract

            This research have function for describe (1) cognitivism (2) validity and reliability (3) construction option objective test in last odd semester Balinese language twelve class in SMA Negeri 2 Singaraja 2015/2016. The method used in this research is quantitative describe. The subject of research is objective test in last odd semester Balinese language twelve class in SMA Negeri 2 Singaraja 2015/2016. The object is: cognitivism, validity and reliability, and construction option. This research used samples the take from random number table with 60 samples. Therefore data collection do used documentation method with data card instrument. Analisys data used describe statistic and inferential. Result of research show that distribution cognitivism last semester test Balinese language twelve class in SMA Negeri 2 Singaraja 2015/2016 not balanced there are: 17,5% C1, 30% C2, 25% C3,7,5% C4, 5% C5, and 15% C6. That validity and realibity have good quality the show from result calculation get validity coefficient 0,599 and realibity coefficient 0,603. But terms contruction option, that test has better quality with score average 96,88. Based of that research show the last test in odd semester Balinese language twelve class in SMA Negeri 2 Singaraja 2015/2016 has quality thea must upgraded with method doing revision of that test. Key word : analisys objective test Balinese language
SESELEH TES OBJEKTIF AKHIR SEMESTER GANJIL BASA BALI KELAS XII SMA NEGERI 2 SINGARAJA 2015/2016 SAKING PARINDIKAN SEBARAN KOGNITIF, VALIDITAS LAN RELIABILITAS, MIWAH KONSTRUKSI OPTION ., I Putu Widhi Astika; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol 3, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v3i1.7422

Abstract

Tetilikan puniki matetujon nlatarang indik (1) sebaran kognitif, (2) validitas lan reliabilitas, miwah (3) konstruksi option tes objektif akhir semester ganjil basa Bali kelas XII SMA Negeri 2 Singaraja 2015/2016. Palihan tetilik sane kaanggen inggih punika deskriptif kuantitatif. Jejering tetilik puniki marupa tes objektif akhir semester ganjil basa Bali kelas XII SMA Negeri 2 Singaraja 2015/2016. Panandangnyane inggih punika sebaran kognitif, validitas lan reliabilitas, miwah kontruksi option. Tetilikan puniki nganggen sampel sane kaambil nganggen tabel bilangan random antuk akehnyane sampel 60. Duaning asapunika, data sane kabuatang kapupulang nganggen kramaning dukomentasi miwah piranti kartu data. Data-data inucap katureksa nganggen statistik deskriptif miwah inferensial. Pikolih tetilik nyinahang sebaran kognitif tes akhir semester ganjil basa Bali kelas XII SMA Negeri 2 Singaraja 2015/2016 nenten maimbang (proporsional) inggih punika 17,5% C1, 30% C2, 25% C3, 7,5% C4, 5% C5, miwah 15% C6. Validitas lan reliabilitas tes inucap madue kautaman sedeng sane kacihnayang saking pikolih pawilangan ngamolihang koefisien validitas 0,599 miwah koefisien reliabilitas 0,603. Sakewanten saking parindikan konstruksi option, tes inucap madue kautaman sane pinih becik antuk rerata 96,88. Malarapan saking pikolih tetilik punika nyihnayang tes akhir semester ganjil kelas XII SMA Negeri 2 Singaraja 2015/2016 kautamannyane patut katincapang antuk ngamecikang malih tes inucap.Kata Kunci : seseleh tes objektif basa Bali This research have function for describe (1) cognitivism (2) validity and reliability (3) construction option objective test in last odd semester Balinese language twelve class in SMA Negeri 2 Singaraja 2015/2016. The method used in this research is quantitative describe. The subject of research is objective test in last odd semester Balinese language twelve class in SMA Negeri 2 Singaraja 2015/2016. The object is: cognitivism, validity and reliability, and construction option. This research used samples the take from random number table with 60 samples. Therefore data collection do used documentation method with data card instrument. Analisys data used describe statistic and inferential. Result of research show that distribution cognitivism last semester test Balinese language twelve class in SMA Negeri 2 Singaraja 2015/2016 not balanced there are: 17,5% C1, 30% C2, 25% C3,7,5% C4, 5% C5, and 15% C6. That validity and realibity have good quality the show from result calculation get validity coefficient 0,599 and realibity coefficient 0,603. But terms contruction option, that test has better quality with score average 96,88. Based of that research show the last test in odd semester Balinese language twelve class in SMA Negeri 2 Singaraja 2015/2016 has quality thea must upgraded with method doing revision of that test.keyword : analisys objective test balinese language
SOR SINGGIH BASA BALI RING PARUMAN SUBAK ABIAN DESA ADAT ASAHDUREN, KECAMATAN PEKUTATAN, JEMBRANA ., Ni Kadek Lady Lokita Dewi; ., I Ketut Paramarta, S.S.,M.Hum.; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v2i1.5410

Abstract

Tetilik puniki matetujon nlatarang indik (1) wangun sor singgih basa Bali sane kanggen ring paruman subak abian Desa Adat Asahduren, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana (2) parindikan sane ngawinang sor singgih basa Bali kanggen ri tatkala mabebaosan ring paruman subak abian Desa Adat Asahduren, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana. Jejering tetilik puniki inggih punika wantah krama subak abian Desa Asahduren, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana. Panandang tetiliknyane inggih punika wantah sor singgih basa Bali lan sane mawinan wentennyane sor singgih basa Bali ring paruman subak abian Desa Adat Asahduren, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana. Tetilik puniki nganggen palihan tetilik deskriptif kualitatif. Ring tetilik puniki nganggen tetiga kramaning mupulang data inggih punika: 1) kramaning pratiaksa (observasi), 2) kramaning sadu wicara (wawancara), 3) kramaning dokumentasi lan suara basa. Data tureksa sane kanggen minakadi: 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) penyimpulan. Pikolih ring tetilik puniki inggih punika (1) wangun sor singgih basa Bali sane kanggen ring paruman subak abian Desa Adat Asahduren, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana inggih punika: basa Bali Alus Sor (ASO), basa Bali Alus Singgih (ASI), miwah basa Bali Alus Madia (AMA). (2) parindikan sane ngawinang sor singgih basa Bali kanggen ri tatkala mabebaosan ring paruman subak abian Desa Adat Asahduren, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana inggih punika: mabebaosan ring kawentenan utawi situasi formal, mabebaosan ring ajeng jadma akeh, miwah ngajinin mitra baos utawi sang sane kaajak mabebaosan.Kata Kunci : sor singgih basa, ring, paruman. The aim of this study describes (1) the form sor singgih Balinese language used at the meeting Subak abian Asahduren Village, District Pekutatan, Jembrana (2) the reasons which led sor singgih Balinese language used at meeting Subak abian Asahduren Village, District Pekutatan, Jembrana. The subjects were residents of the Subak abian Asahduren, District Pekutatan, Jembrana. The object of this study was sor singgih Balinese language and which led to the sor singgih Balinese language at meetings Subak abian Asahduren Village, District Pekutatan, Jembrana. This study used a qualitative descriptive. In this study using three methods of data collection are: 1) observation, 2) interview, 3) methods of documentation and sound recordings. Data analysis methods used are: 1) reduction of data, 2) the presentation of data, 3) inference. The results in this study were (1) form sor singgih Balinese language used at the meeting Subak Abian Asahduren Village, District Pekutatan, Jembrana are: Balinese language Alus Sor (ASO), the Balinese language Alus Singgih (ASI), and the Balinese language Alus Madia (AMA). (2) the reasons which led sor singgih Balinese language used at meeting Subak abian Asahduren Village, District Pekutatan, Jembrana is: speaking in formal situations, speaking in front of crowds, and appreciate people in to talk to.keyword : sor singgih languange, in, meeting.
NGAWIGUNAYANG METODE AUDIOLINGUAL ANGGEN NINCAPANG KAWAGEDAN NEMBANGANG PUPUH MASKUMAMBANG SISIA KELAS X MIPA 2 SMA NEGERI 1 SINGARAJA ., I Made Wisnawa; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol 3, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v3i1.7403

Abstract

Tetilik puniki matetujon (1) nelatarang panincapan kawagedan nembangang Pupuh Maskumambang sisia kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Singaraja majalaran antuk metode audiolingual; (2) nelatarang tata cara palaksana metode audiolingual makaduaning nincapang kawagedan nembangang Pupuh Maskumambang sisia kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Singaraja; (3) nguninging panampen sisia ring pawigunan metode audiolingual anggen nincapang kawagedan nembangang Pupuh Maskumambang sisia kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Singaraja. Tetilik puniki nganggen palihan tetilik tindakan kelas (PTK). Jejering tetilik inggih punika guru lan sisia kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Singaraja. Kramaning mupulang data sane kaanggen minakadi kramaning partiaksa, test, kuesioner, miwah sadu wicara. Data katureksa antuk ngawigunayang data tureksa deskriptif kualitatif miwah deskriptif kuantitatif. Pikolih tetilik nyinahang, (1) Metode audiolingual prasida nincapang kawagedan nembangang Pupuh Maskumambang sisia kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Singaraja. Saking nilai reratatan ri kala pra test inggih punika 69,67 (becik) nincap ring siklus 1 dados 80,85 (becik) miwah ring siklus 2 nincap dados 84,93 (becik pisan) ; (2) tata titi pangajah-ajahan sane patut kautamayang ring tetilik puniki wenten patpat minakadi, paurukan mirengang lan nembangang Pupuh Maskumambang sane mawanti-wanti, nureksain lan ngwantu ngamecikang tetembangan sisia, nakenin pangresep sisia utawi pikobet ri kala matembang, miwah ngicenin tetulud mangda stata pracaya tekening paragaan ri kala matembang; (3) Sisia ngaturang panampen sane cumpu pisan tekening pawiguna metode audiolingual anggen nincapang kawagedan nembangang Pupuh Maskumambang. Nika awinan majeng ring guru basa Bali ring SMA Negeri 1 Singaraja mangda ngawigunayang pangajah-ajahan puniki manut dudonan sane kapolihang ring tetilik.Kata Kunci : metode audiolingual, matembang, pupuh maskumambang This research aims to (1) describe the improvement of singing Pupuh Maskumambang skills trough the audio-lingual method in class X MIPA 2 SMA Negeri 1 Singaraja, (2) describe the steps of the audio-lingual method to improve singing Pupuh Maskumambang skills in class X MIPA 2 SMA Negeri 1 Singaraja, (3) describe the response of the students in class X MIPA 2 SMA Negeri 1 Singaraja trough the application of the audio-lingual method to improve singing Pupuh Maskumambang skills. This research is classroom action research. The subjects are the teacher and the students of class X MIPA 2 SMA Negeri 1 Singaraja. The data was collected by observation, test, questionnaire, and interview. Data were analyzed using qualitative descriptive and quantitative descriptive analysis. The results showed that, (1) the application of the audio-lingual method can improve singing Pupuh Maskumambang skills. Average scores of the study clasically in pra-test is 69,67 (good), the first cycle obtain 80,85 (good), and the second cycle obtain 84,93 (very good); (2) measures appropriate learning in this study focuse on four things, those are excercize of listening and singing Pupuh Maskumambang frequently, evaluating and correcting the students' singing ways, asking the student's understanding and problems, and giving motivation to students when singing; (3) The students responded very positively to learning singing Pupuh Maskumambang through the application of the audio-lingual method. Therefore, it is expected that Balinese Language teachers in SMA Negeri 1 Singaraja order to implement this learning steps those were found in the research.keyword : audio-lingual method, singing, pupuh maskumambang
KAWAGEDAN SISIA KELAS X-3 SMA NEGERI 1 NUSA PENIDA SAJERONING NYURAT KRUNA SATMA MAAKSARA BALI ., I Kadek Murdika; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., I Wayan Gede Wisnu, S.S., M.Si.
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v2i1.6176

Abstract

Tetilikan puniki matetujon nguningin indik (1) kawagedan sisia kelas X-3 SMA Negeri 1 Nusa Penida sajeroning nyurat kruna satma maaksara Bali (2) pikobet sane kapanggihin sisia kelas X-3 SMA Negeri 1 Nusa Penida sajeroning nyurat kruna satma maaksara Bali (3) kahanan sane ngawinang sisia ngrasayang pikobet sajeroning nyurat kruna satma maaksara Bali. Tetilik puniki nganggen palihan tetilik deskriptif kualitatif miwah deskriptif kuantitatif. Jejering tetilikan puniki sisia kelas X-3 SMA Negeri 1 Nusa Penida. Penandang tetilikan puniki kawagedan nyurat kruna satma maaksara Bali, pikobet sane kapanggihin sisia ring sajeroning nyurat kruna satma maaksara Bali miwah kahanan sane ngawinang sisia madue pikobet sajeroning nyurat kruna satma maaksara Bali. Tetilik puniki nganggen tiga kramaning mupulang data inggih punika 1) kramaning tes 2) kramaning kuesioner 3) kramaning sadu wicara. Data tureksa sane kaanggen minakadi: (1) reduksi data, (2) deskripsi data, (3) klasifikasi data, miwah (4) panyutet. Pikolih tetilikan puniki inggih punika 1) Kawagedan sisia kelas X-3 SMA Negeri 1 Nusa Penida sajeroning nyurat kruna satma maaksara Bali kabaos sedeng. Sane ngamolihang pikolih sane lintang becik inggih punka 7 sisia (21,21%), sane polih pikolih becik 7 sisia (21,21%), sane polih pikolih sedeng 12 sisia (30,30%) miwah sane polih pikolih kirang 7 sisia (21,21%). Sajeroning pikolih tes puniki selanturnyane prasida kapolihang pikolih rata-rata inggih punika 68. 2) Pikobet-pikobet sane kaarepin sisia kelas X-3 SMA Negeri 1 Nusa Penida sajeroning nyurat kruna sartma maaksara Bali marupa pikobet 1) nenten uning ring pasang aksara Bali miwah 2) nenten uning ring gantungan miwah gempelan. 3) Kahanan pikobet sane kaarepin sisia sajeroning nyurat kruna satma maaksara Bali. (1) kirang madue pikayunan ring mlajahin basa Bali, (2) Buku sane ngrajegang peplajahan basa Bali durung jangkep, (3) Pidaging peplajahan basa Bali sane meweh,(4) peplajahan basa Bali ring kurikulum kari kirang santukan 2 jam kemanten ring awuku.Kata Kunci : kruna satma, nyurat, aksara Bali This study aimed to describe (1) The ability of X-3 grade students of SMA N 1 Nusa Penida in writing compound word beraksara bali (2) The problems encountered by the students in writing compound word beraksara bali (3) The factors that lead to students having problems writing a compound word beraksara bali. The subject of this study was X-3 grade students of SMA N 1 Singaraja. The object of this study was the ability in writing compound word beraksara bali, the problems encountered by the students in writing compound word beraksara bali, and the factor which makes the studen had difficulty in writing of combined words beraksara Bali. Method of data collection used in this study was test, questionnaire, and interview. Method of data analysis used in this study was 1) Data reduction, 2) data description, 3) data classification, and 4) Conclusion. The result of this study was (1) the ability of X-3 grade students of SMA N 1 Nusa Penida in writing compound word beraksara bali was sufficient. Students who obtain very good was 7 students (21.21%), students who obtain good was 7 students (21.21%), students who obtain sufficient was 12 (30.30%) and students who obtain less good was 7 students (21.21%). Regarding to that result can obtain an average was 68. (2) the problems that encountered by the students of X-3 class of SMA N 1 Nusa Penida in writing compound word beraksara bali form 1) do not know about pasang aksara Bali, and 2) do not know about gantungan and gempelan. (3) cause of problems faced by the students was 1) Not have an interest in studying Bali language, 2) the books which is contain of Bahasa Bali not complete, 3) The content of learning Bahasa Bali was difficult, and 4) Bali language lessons in the curriculum is still lacking.keyword : compound word, writting, aksara Bali
IUSAN PANGAWIGUNAAN PIRANTI GAMBAR (MONOPOLI) MABASA BALI RING PAPLAJAHAN NGWACEN AKSARA BALI RING SISIA KELAS V SDK MARSUDIRINI ., Made Dwi Adipraya; ., Ida Bagus Rai, S.S., M.Pd; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v2i1.4938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang (1) pengaruh penggunaan media gambar (monopoli) berbahasa Bali dalam pembelajaran membaca aksara Bali pada siswa kelas V SDK Marsudirini serta (2) kendala-kendala yang dihadapi siswa kelas V SDK Marsudirini dalam pembelajaran membaca aksara Bali. Objek dalam penelitian adalah pengaruh penggunaan media gambar (monopoli) berbahasa Bali dalam pembelajaran membaca aksara Bali. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitaif, dan deskriptif komparatif karena penelitian ini menjelaskan tentang pengaruh penggunaan media gambar (monopoli) berbahasa Bali dalam pembelajaran membaca aksara Bali dan kendala-kendala yang dihadapi siswa dalam pembelajaran membaca aksara Bali. Penelitian ini menggunakan dua metode pengumpulan data, yaitu test dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan, yaitu: (1) reduksi data, (2) deskripsi data, (3) klasifikasi data, (4) kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini, yaitu (1) kemampuan siswa meningkat, dilihat dari rata-rata nilai kelas yang diperoleh setelah diajarkan menggunakan media gambar (monopoli) berbahasa Bali dalam pembelajaran membaca aksara Bali, (2) pelajaran bahasa Bali dianggap susah dan membosankan, materi pasang aksara Bali dianggap susah karena mengandung banyak aturan, tidak mampu membaca wacana beraksara Bali karena tidak hafal, tidak tahu tentang bagian-bagian dari aksara Bali, bingung terhadap nama dan bentuk dari pangangge dalam aksara Bali. Jurusan Bahasa Bali menggunakan skripsi Bahasa Bali Tetilikan puniki matetujon anggen nlatarang indik (1) iusan pangawigunaan piranti gambar (monopoli) mabasa Bali ring paplajahan ngwacen aksara Bali ring sisia kelas V SDK Marsudirini lan (2) pikobet-pikobet sane wenten ring sisia kelas V SDK Marsudirini ring paplajahan ngwacen aksara Bali. Panandang tetiliknyane inggih punika iusan pangawigunaan piranti gambar (monopoli) mabasa Bali ring paplajahan ngwacen aksara Bali. Tetilikan puniki nganggen palihan deskriptif-kualitatif, deskriptif-kuantitaif, lan deskriptif-komparatif santukan tetilikan puniki nelatarang indik iusan pangawigunaan piranti gambar (monopoli) mabasa Bali ring paplajahan ngwacen aksara Bali lan pikobet-pikobet sisia ring paplajahan ngwacen aksara Bali. Tetilikan puniki nganggen kalih kramaning mupulang data, inggih punika kramaning pepintonan lan kramaning sadu wicara. Data tureksanyane sane kaaanggen, inggih punika: (1) reduksi data, (2) deskripsi data, (3) klasifikasi data, (4) panyutetan. Pikolih ring tetilikan puniki, inggih punika (1) kawagedan sisia sayan nincap, kacingak saking rata-rata biji kelas sesampun kajahin nganggen piranti gambar (monopoli) mabasa Bali ring paplajahan ngwacen aksara Bali, (2) paplajahan basa Bali katarka keweh lan ngemedin, paplajahan pasang aksara Bali katarka keweh santukan akeh madaging uger-uger, ten prasida ngwacen sesuratan maaksara Bali santukan ten hapal, ten uning indik pah-pahan aksara Bali, bingung ring wastan lan wangun pangangge ring aksara Bali.Kata Kunci : Gambar Monopoli, Membaca, Aksara Bali This study aims are describe about (1) the effect of using picture media (monopoly) by using Balinese Language into reading lesson of aksara Bali at V class in SDK Marsudirini, (2) the problems of students at V class in SDK Marsudirini into reading lesson of aksara Bali. The object of this study is the effect of using picture media (monopoly) by using Balinese Language into reading lesson of aksara Bali. This study using research plan such as, qualitative descriptive, quantitative descriptive and comparative descriptive, because this study describe about the effect of using picture media (monopoly) by using Balinese Language into reading lesson of aksara Bali. While submit of data using two methods, such as test and interview. In analyzing the data, the research uses (1) data reduction, (2) data description, (3) data classification, and (4) conclusion. The result of this study to show that: (1) improving student’s ability, looking for average of class value that got after taught using picture media (monopoly) by using Balinese Language into reading lesson of aksara Bali, (2) the students perception are Balinese lesson to make bored and difficult, especially pasang aksara Bali material is difficult and have many roles, can’t to read aksara Bali text, because they can’t remember aksara Bali very well, don’t know about part of aksara Bali, confuse about name and form pangangge aksara Bali.keyword : Picture of Monopoly, Reading, Aksara Bali
Co-Authors ., Baiq Laily Septiana Anggraini ., I Komang Gede Wahyu Gunawan ., I Made Wisnawa ., I Putu Widhi Astika ., Ida Ayu Gede Pramiari ., Kadek Desy Indah Sari ., Kt Juni Adi Purnawan ., Made Novi Ismayanti ., Made Rospita Pradnya Dewi ., Ni Kadek Ratna Wati ., Ni Ketut Mudiani ., Ni Komang Yuni Tri Antari ., Ni Luh Eka Sumiarti ., Ni Luh Putu Ayu Ariani ., Ni Putu Eva Fransiska Dewi ., Ni Wayan Herayati ., Putu Yoko Andriawan ., Putu Yudi Mahendra ., Safitri Nurul Wahyuni ., Yuniarti Rahmalia Hapsari Aminatuzzahro . Asgav, Irhas Maulana Astika, I Putu Widhi Baiq Laily Septiana Anggraini . Dewi, Kadek Siska Yulia Dewi, Ni Putu Kusma Diyanti, Kadek Risma Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd . Dw.Ayu Made Risna Gde Artawan Gede Gunatama Gst A A Dyah Puspitasari Hilmi, Muhammad Imam I Dewa Gede Budi Utama I Gede Nurjaya I Gusti Ayu Komang Lili Absari . I Gusti Ayu Sinta Ardi Lestari I Kadek Fendy Permana Merta I Kadek Murdika . I Kadek Murdika ., I Kadek Murdika I Ketut Adi Purnawan I Ketut Paramarta I Komang Agus Aryanta . I Komang Gede Wahyu Gunawan . I Made Astika I MADE SUJANA . I Made Wisnawa . I Nengah Martha I Nengah Suandi I Nyoman Yasa I Putu Adi Darmadi . I Putu Adi Darmadi ., I Putu Adi Darmadi I Putu Ari Utama Irawan . I Putu Widhi Astika I Putu Widhi Astika . I Wayan Artika I Wayan Pasek Widiantara . I.B.Made Ludy Paryatna Ida Ayu Gede Pramiari Ida Ayu Gede Pramiari . Ida Bagus Herry Yudha Prawira . Ida Bagus Herry Yudha Prawira ., Ida Bagus Herry Yudha Prawira Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Rai, S.S., M.Pd . Ida Bagus Sutresna Kadek Desy Indah Sari . Kadek Perayani Kadek Risma Diyanti KOMANG TRISNA DEWI . Layinah, Sahlatul Luh Ayu Cinthya Herliyanti . M.Pd Drs. I Nyoman Merdhana . M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . M.Pd S.S. Ida Bagus Rai . Made Astika Made Astika Made Dwi Adipraya . Made Hela Irawadi . Made Novi Ismayanti . Made Rospita Pradnya Dewi . Made Sri Indriani Mariani, Ni Putu Eka Mega Tri Utami Ni Dewi Januria . Ni Kadek Lady Lokita Dewi . Ni Kadek Lady Lokita Dewi ., Ni Kadek Lady Lokita Dewi Ni Kadek Ratna Wati . Ni Kadek Sri Wedari . Ni Ketut Mudiani . Ni Komang Widya Santi Ni Komang Yuni Tri Antari . Ni Luh Eka Sumiarti Ni Luh Eka Sumiarti . Ni Luh Gede Wahyuni Lestari . Ni Luh Putu Ayu Ariani . Ni Made Dwijayanti Rahayu . Ni Made Dwijayanti Rahayu ., Ni Made Dwijayanti Rahayu Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Yuliani Warlina . Ni Pt. Yani Puji A. Ni Putu Desy Damayanthi . Ni Putu Eka Mariani Ni Putu Eva Fransiska Dewi . Ni Putu Kusma Dewi Ni Putu Riana Cipta Somantari Ni Wayan Herayati . Ni Wayan Wistari . Ni Wayan Wistari ., Ni Wayan Wistari Noval Amanda Firdaus . Noval Amanda Firdaus ., Noval Amanda Firdaus Nurul Hanifah . Pande Made Denny Sanjaya Paryatna, I.B.Made Ludy Perayani, Kadek Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Puji A., Ni Pt. Yani Puspitasari, Gst A A Dyah Putu Kartika Sari . Putu Kartika Sari ., Putu Kartika Sari Putu Rima Ruspitayanti . Putu Suryani . Putu Wiwin Meliana Dewi . Putu Wiwin Meliana Dewi ., Putu Wiwin Meliana Dewi Putu Yoko Andriawan . Putu Yudi Mahendra . Risna, Dw.Ayu Made S.A. Putu Sriasih Safitri Nurul Wahyuni . Sang Ayu Putu Sriasih Santi, Ni Komang Widya Setiawati, Veronika Ni Ketut Sri Devi Maharani . Sri Devi Maharani ., Sri Devi Maharani Sriasih, S.A. Putu Sumiarti, Ni Luh Eka Tantri, Ade Asih Susiari Thessalonica, Vero Utami, Mega Tri Veronika Ni Ketut Setiawati Wisnu, I Wayan Gede Yuniarti Rahmalia Hapsari .