Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

OPTIMALISASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK PERENCANAAN STUDI LANJUT SISWA MADRASAH ALIYAH Alifiani, Alifiani; Sari, Fadhila Kartika
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32232

Abstract

Abstrak: Siswa Madrasah Aliyah (MA) NU Karangploso menghadapi tantangan dalam menentukan jurusan studi lanjut yang sesuai minat dan bakat, sehingga keputusan yang diambil sering tidak matang. Pengabdian ini bertujuan mendampingi siswa memilih jurusan berdasarkan minat dan bakat menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI). Pengabdian dilaksanakan melalui sosialisasi, workshop, dan tes minat bakat berbasis Artificial Intelligence (AI). Kegiatan ini diikuti oleh 70 siswa MA NU Karangploso, Kabupaten Malang. Evaluasi dilakukan melalui angket yang berisi 10 pernyataan dalam skala Likert, observasi, dan catatan lapangan sebelum dan sesudah kegiatan. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah 95,7% siswa menyatakan lebih mengenal potensi dirinya, 92,85% percaya diri memilih jurusan, dan 90% siswa dapat menyebutkan 2–3 pilihan jurusan yang sesuai minat dan bakat masing-masing. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi Artificial Intelligence dapat membantu siswa membuat keputusan studi yang matang dan sesuai potensi. Abstract: Students at Madrasah Aliyah (MA) NU Karangploso often struggle to choose a major for further studies that aligns with their interests and talents, leading to immature decision-making. This community service aims to help students select majors based on their interests and talents using Artificial Intelligence (AI) technology. The program includes socialization, workshops, and AI-based talent interest test sessions. Seventy students from MA NU Karangploso in Malang Regency participated in the activity. Evaluations were conducted through questionnaires which contains 10 statements in Likert Scale, observation, and field note both before and after the program. The results indicated that 95.7% of students felt they had a better understanding of their potential, 92.85% felt confident in choosing a major, and 90% could identify 2-3 majors that matched their interests and talents. These findings demonstrate that AI technology can effectively assist students in making informed decisions about their studies based on their abilities.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BLOG UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL DAN KREATIVITAS SISWA SMK DALAM MENGELOLA KONTEN ONLINE Walida, Sikky El; Sari, Fadhila Kartika; Halisna, M. Iqbal Maulana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24394

Abstract

Abstrak: Pendampingan pembuatan blog untuk siswa SMK An-Nur Al Munir dilaksanakan dalam rangka meningkatkan literasi digital dan kreativitas siswa dalam mengelola konten online yang mencakup keterampilan desain, penulisan konten, dan komunikasi online. Kegiatan ini melibatkan 20 siswa dan dilakukan melalui demonstrasi dan praktik langsung membuat blog. Hasil kegiatan ini tercatat keterampilan siswa meningkat secara signifikan dengan persentase peningkatan skill mencapai 40%. Persentase ini diperoleh melalui angket harian yang terdiri dari 15 pernyataan dan wawancara yang terdiri dari 10 pertanyaan.. Langkah-langkah pendampingan yang dilakukan meliputi: (1) analisis kebutuhan; (2) perencanaan pelatihan; dan (3) implementasi penggunaan platform blog yang memberikan kontribusi dalam meningkatkan literasi digital dan kreativitas siswa dalam mengelola konten online. Evaluasi berupa umpan balik dari siswa dan pembaca blog menjadi indikator penting dalam kesuksesan kegiatan ini yang menunjukkan dampak positif terhadap penguatan literasi digital, pemberdayaan kreativitas, dan pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, pendampingan pembuatan blog ini memberikan landasan yang kuat bagi kemajuan siswa dalam menghadapi tantangan di era digital.Abstract: The mentoring program for blog creation for students at SMK An-Nur Al Munir was conducted to enhance digital literacy and creativity in managing online content, encompassing skills in design, content writing, and online communication. This activity involved 20 students and was executed through demonstrations and hands-on practice in blog creation. The results indicate a significant improvement in student skills, with a skill enhancement percentage reaching 40%. This percentage was derived from daily questionnaires consisting of 15 statements and interviews containing 10 questions. The mentoring process included the following steps: (1) needs analysis; (2) training planning; and (3) implementation of blog platform usage. These steps contributed to increasing digital literacy and creativity in managing online content. Evaluation, including feedback from students and blog readers, served as a crucial indicator of the success of the program, showing a positive impact on strengthening digital literacy, empowering creativity, and developing students' critical thinking skills. Thus, the blog creation mentoring provided a solid foundation for student advancement in facing challenges in the digital age.
Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Kreatif dan Inovatif Berbasis Digital untuk Mahasiswa Calon Guru Ibnu Rizki Wardhana; Isminingsih; Lailia Maghfiroh; Alfian Bayani; Fadhila Kartika Sari; Gusti Firda Khairunnisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i2.2892

Abstract

Pelatihan pembuatan bahan ajar kreatif dan inovatif berbasis digital untuk mahasiswa calon guru bertujuan untuk membekali mereka dengan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang efektif. Dengan aplikasi seperti CapCut, Flipbook, Google Sites, dan Augmented Reality (AR), mahasiswa diajarkan untuk merancang bahan ajar yang interaktif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran di era digital. Pelatihan ini mendorong penguasaan teknologi, peningkatan kreativitas, dan inovasi dalam menyusun materi ajar yang sesuai dengan gaya belajar siswa generasi modern. Selain itu, pelatihan ini juga mendukung terciptanya pembelajaran yang efisien, fleksibel, dan inklusif, baik untuk model tatap muka, jarak jauh, maupun hybrid. Hasil dari pelatihan ini diharapkan mampu membentuk calon guru yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan siap berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
PENDAMPINGAN SOFT SKILL AWARENESS BERBASIS POLA PIKIR BERTUMBUH: PENGUATAN KOMUNIKASI EFEKTIF SISWA Fadhila Kartika Sari; Surya Sari Faradiba; Robial Robial; Wahid Kurniawan Suwardi; Nesya Puspita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57994

Abstract

Kemampuan komunikasi efektif masih menjadi tantangan bagi banyak siswa, yang ditunjukkan melalui rendahnya partisipasi dalam diskusi, kurangnya kepercayaan diri, serta kesulitan menyampaikan ide secara runtut. Permasalahan ini tidak hanya berkaitan dengan aspek keterampilan, tetapi juga dipengaruhi oleh pola pikir siswa dalam memandang kemampuan dirinya. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan komunikasi siswa melalui pendampingan soft skill awareness yang diintegrasikan dengan pendekatan pola pikir bertumbuh (growth mindset). Kegiatan dilaksanakan pada 30 siswa MAN 2 Kerinci dengan melibatkan orang tua sebagai mitra, menggunakan metode experiential learning berupa ceramah interaktif, diskusi, simulasi, dan role play. Evaluasi dilakukan melalui desain pretest-posttest serta observasi partisipatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor komunikasi dari 38,73 menjadi 42,07 dengan selisih 3,33 poin yang signifikan secara statistik (p < 0,05). Selain itu, terjadi peningkatan pada aspek kepercayaan diri, kemampuan menyampaikan ide secara terstruktur, keterampilan mendengarkan aktif, serta komunikasi empatik. Integrasi growth mindset mendorong siswa untuk memandang komunikasi sebagai kemampuan yang dapat dikembangkan melalui latihan dan pengalaman, sehingga mengurangi kecemasan berbicara dan meningkatkan partisipasi aktif. Keterlibatan orang tua turut memperkuat keberlanjutan praktik komunikasi di lingkungan rumah. Dengan demikian, program ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi sekaligus membangun pola pikir adaptif yang mendukung perkembangan soft skill siswa secara berkelanjutan.
Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Berbantuan Video Pembelajaran terhadap Pemahaman Siswa Kelas 7 SMP Argulana Candra Hariyanto; Isbadar Nursit; Fadhila Kartika Sari; Dyah Werdiningsih
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i1.11487

Abstract

This study aims to examine the effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model on students’ mathematics achievement. The study is motivated by the need for instructional approaches that connect mathematical concepts to real-life contexts in order to enhance students’ understanding and engagement. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental design with a pretest–posttest control group. The participants consisted of two classes: an experimental group taught using CTL and a control group taught using conventional instruction, with 30 students in each group. The research instrument was a mathematics achievement test scored on a 0–100 scale, administered as both a pretest and a posttest. Data were analyzed using prerequisite tests (normality and homogeneity) followed by an independent-samples t-test at a 0.05 significance level. The results indicate a statistically significant difference in posttest mathematics achievement between students who learned through CTL and those who received conventional instruction. These findings suggest that CTL is more effective in supporting students’ conceptual understanding and their ability to apply mathematical ideas through meaningful, context-based learning activities. Therefore, CTL is recommended as an alternative instructional model to improve students’ mathematics learning outcomes.