Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA ANAK ., Gek Rika Ulan Purnami; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i1.7297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara melalui penerapan model pembelajaran talking stick berbantuan media flash card pada anak kelompok B1 TK Kumara Adi I Denpasar Selatan tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus tindakan melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 TK Kumara Adi I Denpasar Selatan tahun pelajaran 2015/2016, yang berjumlah 23 orang terdiri dari 8 anak perempuan dan 15 anak laki-laki. Objek yang digunakan pada penelitian ini adalah keterampilan berbicara terkait penerapan model pembelajaran talking stick berbantuan media flash card. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi dengan instrumen lembar observasi. Data hasil penelitian keterampilan berbicara dianalisis menggunakan dua metode, yaitu metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata persentase keterampilan berbicara anak kelompok B1 TK Kumara Adi I Denpasar Selatan tahun pelajaran 2015/2016 siklus I yaitu 65,19% yang berada pada kategori sedang menjadi 82,62% pada siklus II yang berada pada katagori tinggi. Sehingga terjadi peningkatan keterampilan berbicara setelah diterapkan model pembelajaran talking stick berbantuan media flash card yaitu sebesar 17,43%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran talking stick berbantuan media flash card dapat meningkatkan keterampilan berbicara pada anak kelompok B1 TK Kumara Adi I Denpasar Selatan Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : model pembelajaran talking stick, media flash card, keterampilan berbicara The purpose of this research was to increased the speaking skill based on talking stick method with flash card as a media at group B1 of Kumara Adi I kindergarten at South Denpasar school year 2015/2016. The kind of this research was classroom action research (CAR) that separated into two cycle action with several steps, there were: planning, action, observation and reflection. The subject of this research was the students at group B1 of Kumara Adi I kindergarten at South Denpasar school year 2015/2016. Total of students were 18 persons, 8 females and 15 males. Object of this research was speaking skills related to the application based on talking stick method with flash card as a media. To collecting the data of this research, using observation method with observation paper instrument. The data about the speaking skill has been analized with two methods, there were: statistics description analized and quantitative description analized. The increased of speaking skill average in percent is 65,19% at cycle I which is in middle category. But, after at cycle II change into 82,6% which is calle in high category. From the result we can see that the speaking skill using the talking stick method with flash card as a media of students has been increase 17,43 %. Based on the result, the conclusion of this research is the talking stick method with flash card media, has been successed to increase the speaking skill of the students at group B1 of Kumara Adi I kindergarten at South Denpasar school year 2015/2016.keyword : talking stick method, flash card media, speaking skill
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VISUAL, AUDITORY, KINESTETHIC BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF KONSEP BILANGAN ., Kadek Yuli Antari; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i1.7312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif konsep bilangan setelah diterapkannya model pembelajaran visual auditory kinestethic (VAK) berbantuan media gambar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus. Subjek penelitian adalah 25 anak yaitu 16 laki-laki dan 9 perempuan kelompok B1 semester genap di TK Dharma Praja Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang kemampuan kognitif konsep bilangan dikumpulkan menggunakan metode tes informal dan pencatatan dokumen dengan instrumen berupa lembar penilaian. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor kemampuan kognitif konsep bilangan pada anak kelompok B1 setelah diterapkan model pembelajaran visual auditory kinestethic (VAK) berbantuan media gambar pada siklus I sebesar 78,16% yang berada pada katagori sedang kemudia pada siklus II menjadi 85,5% tergolong pada katagori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan kognitif konsep bilangan anak setelah diterapkan model pembelajaran visual auditory kinestethic (VAK) berbantuan media gambar sebesar 7,34%.Kata Kunci : visual auditory kinestethic (VAK), gambar, kognitif, bilangan This study aimed to determining the increased of cognitive abilities in concept of numbers after the implementation of visual auditory kinestethic (VAK) learning model supported by image as the media. This research was a classroom action research conducted two cycles. Subjects were 25 children: 16 boys and 9 girls group B1 in the second semester of TK Dharma Praja Denpasar in academic year 2015/2016. The data research on cognitive abilities concept of numbers collected by using of informal tesmethods and document recording with instruments such as assessment sheet. The collected data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The result showing that an increase in the average score of cognitive ability in children the concept of numbers B1 group after application of visual auditory kinestethic (VAK) learning model supported by image as the media on the first cycle of 78.16%, which is the category of being later on the second cycle be 85.5% belong to the high category. So an increase in cognitive abilities a number of the concepts after applied visual auditory kinestethic (VAK) learning model supported by image as the media as many as 7.34%.keyword : visual auditory kinestethic ( VAK ) , image , cognitive , numbers
Evaluasi Program PAUD Inklusi Di Kota Denpasar Ditinjau Dari Hasil Belajar dan Perencanaan Program Lanjutan ., Ni Made Laksani Ayu; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.; ., Dr. Ida Bagus Gede Surya Abadi, S.E.,M.P
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas hasil belajar dan perencanaan program lanjutan pada PAUD inklusi yang ditinjau dari aspek produk di Kota Denpasar.Penelitian ini merupakan jenis penelitian evaluatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 13 sekolah PAUD inklusi yang terdata pada Dinas Pendidikan Kota Denpasar. Teknik Sampel yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik porposive Sampling. Sampel penelitian sebanyak 13 sekolah dengan jumlah responden sebanyak 119 pendidik yang meliputi Kepala TK dan Guru Kelas. Data dikumpulkan melalui metode kuesioneryang sudah di uji validitasnya menggunakan uji validitas isi dan sudah di uji reliabilitasnya. Data dianalisis untuk mencari hasil akhir berupa nilai T-score yang nantinya didapatkan hasil berupa jumlah frekuensi positif (F+) dan frekuensi negatif (F─), selanjutnya dikonversikan melalui kuadran Glickman. Hasil penelitian menunjukkan (1) indikator ketercapaian peserta didik dalam sikap peserta didik F+ = 45,378% dan persentase F- = 54,622% menunjukkan hasil kurang efektif (2) indikator ketercapaian peserta didik dalam hasil belajar peserta didik persentase F+ = 34,454% dan persentase F- = 65,546% menunjukkan hasil kurang efektif. (3) indikator mengevaluasi hasil pembelajaran persentase F+ = 55,463% dan persentase F- = 44,537% menunjukkan hasil efektif (4) indikator perencanaan kembali suatu program presentase F+ = 44,537% dan presentase F- = 55,462% menunjukkan hasil kurang efektif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa evaluasi program PAUD inklusi ditinjau dari hasil belajar dan perencanaan program lanjutan di kota Denpasar menunjukkan hasil kurang efektifI (- - + - ) Kata Kunci : Evaluasi Program, Hasil Belajar, Perencanaan Program Lanjutan, PAUD Inklusi This study aims to determine the effectiveness of learning outcomes and advanced program planning in inclusion ECD which is reviewed from the aspect of products in the city of Denpasar. This study is a type of evaluative research. The population in this study were 13 inclusion PAUD schools that were recorded at the Denpasar City Education Office. The sample technique used in this research is porposive sampling technique. The study sample consisted of 13 schools with a total of 119 educators including the Head of Kindergarten and Class Teachers. Data collected through questionnaire methods that have been tested for validity using the content validity test and have been tested for reliability. Data were analyzed to find the final results in the form of T-score values which later obtained results in the form of a number of positive frequencies (F +) and negative frequencies (F─), then converted through Glickman's quadrant. The results showed (1) the indicators of student achievement in the attitude of students F + = 45.378% and the percentage F- = 54.622% showed less effective results (2) indicators of student achievement in student learning outcomes percentage F + = 34.454% and percentage F- = 65,546% showed less effective results. (3) indicators evaluating learning outcomes percentage F + = 55.463% and percentage F- = 44.537% showing effective results (4) planning indicators for returning a program percentage F + = 44.537% and percentage F- = 55.462% showing less effective results. Based on the results of the study it can be concluded that the evaluation of PAUD inclusion programs in terms of learning outcomes and advanced program planning in the city of Denpasar showed less effective results (- - + -)keyword : Program Evaluation, Learning Outcomes, Advanced Program Planning, PAUD Inclusive
The Influence of Think Pair Share Model Assisted by Mind Mapping Media at Fourth Grade Science Competence Wisnuardani, Anak Agung; Surya Abadi, Ida Bagus Gede
Journal of Education Technology Vol. 4 No. 4 (2020): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v4i4.27119

Abstract

The application of the think pair share model is carried out to increase the enthusiasm for learning science with the help of Mind Mapping in grade IV SD students. This study aims to determine the effect of think pair share with the mind mapping media for science knowledge competency of the fourth grade students at elementary school. This type of quasi-experimental research (quasi-experimental) used the Nonequivalent Control Group Design. The population in school lessons is 153 students,  all grade IV SD. Sampling using random sampling technique,  randomizing the class. The selected sample was SD with 31 students as the experimental class and SD with 30 students as the control class. Science knowledge competency data were collected using objective tests. Data analysis using t-test. The results of the t-test analysis obtained tcount = 7.104> ttable = 2,000, at a significance level of 5% with dk = 59.It means that there is a significant difference in the competence of science knowledge between students who are taught using think pair share models assisted by mind mapping media and students being taught using conventional class IV SD learning. The average score of knowledge competency in the science experimental group x ̄ = 83.30> x ̄ = 67.96 the mean scoree of the control group. Thus it can be ignored that there is an influence of the think pair share model assisted by mind mapping media on the competence of science knowledge in grade IV SD.
Model Pembelajaran Predict Observe Explain Berbantuan Peta Konsep Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Dewi, Puput Kusuma; Abadi, Ida Bagus Gede Surya; Suniasih, Ni Wayan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v4i3.27415

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV di SD Negeri Gugus Kapten Japa Tahun Ajaran 2019/2020. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Predict Observe Explain berbantuan Peta Konsep terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Negeri Gugus Kapten Japa Tahun Ajaran 2019/2020.Jenis penelitian ini eksperimen semu dengan desain penelitian menggunakan nonequivalent control group design. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas IV SD Negeri Gugus Kapten Japa yang berjumlah 481siswa. Jumlah SD di Gugus Kapten Japa adalah 6 sekolah dengan jumlah kelas sebanyak 12 kelas. Penentuan sampel menggunakan teknik classster random sampling dengan pengacakan kelas yang telah ada kemudian dilakukan pengundian untuk menentukan kelompok eskperimen dan kelompok kontrol. Sehingga diperoleh kelas IVB SDN 17 Dauh Puri sebagai kelas eksperimen dan kelas IV SDN 4 Dauh Puri sebagai kelas kontrol. Data kompetensi pengetahuan IPS siswa dihimpun melalui tes pilihan ganda biasa. Rata-rata Gain skor ternormalisasikan kelas IV B sebagai kelompok eksperimen yaitu 0.446 lebih dari rata-rata kelas IV kelompok control dengan rata-rata 0.34 .Pengujian hipotesis dianalisis menggunakan uji-t rumus dengan polled varians.Diperoleh nilai = 10.18 dan untuk taraf signifikansi 5% dengan dk=(48+44-2)=90 diperoleh = 1.99 . dengan kriteria >  sehingga dapat disimpulkan H0 ditolak Ha diterimaHal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Predict Observe Explain berbantuan peta konsep dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional di kelas IV SD Negeri Gugus Kapten Japa tahun ajaran 2019/2020. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Predict Observe Explain berbantuan peta konsep berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Negeri Gugus Kapten Japa tahun ajaran 2019/2020. Kata-kata kunci: Predict Observe Explain, Kompetensi Pengetahuan IPS, Peta Konsep
Pengaruh Model Pembelajaran Role Reversal Question Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Kompetensi Pengetahuan PPKn Santi, Ni Wayan Prawi; Putra, Made; Surya Abadi, Ida Bagus Gede
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v4i3.27443

Abstract

Masalah dari penelitian ini yaitu dalam proses pembelajaran masih banyak kelemahan yang ditemukan dilihat dari hasil belajar PPKn siswa terutama pada kompetensi pengetahuan. Pembelajaran belum sepenuhnya berpusat pada siswa, siswa belum sepenuhnya aktif dalam menyampaikan pendapat atau gagasannya, siswa kurang kreatif dan kurang memiliki motivasi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan kompetensi pengetahuan PPKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Role Reversal Question berbantuan media Audio Visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperiment (Eksperimen Semu). Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 268 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Random Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dengan jenis tes objektif. Data yang dikumpulkan berupa nilai penguasaan kompetensi pengetahuan PPKn dianalisis dengan uji t. Dari sebaran data, diperoleh rata-rata kompetensi pengetahuan PPKn kelompok eksperimen yaitu 85,41 sedangkan kelompok kontrol yaitu 81,38. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 2.166 dan ttabel = 2.019 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 41. Oleh karena thitung > ttabel (2.166 > 2.019) maka Ho ditolak, hal itu berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan PPKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Role Reversal Question berbantuan Media Audio Visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas V SD. Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Role Reversal Question berbantuan Media Audio Visual berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan PPKn pada siswa kelas V SD. Implikasi dari penelitian ini yaitu memberikan masukan bagi sekolah tersebut dengan menentukan kebijakan berupa penerapan model pembelajaran yang inovatif dalam pelaksanaan pembelajaran.
Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Menggunakan Model Teams Assisted Individualization Berbantuan Crossword Puzzle Widia Fransiska, Kadek Ayu; Gede Agung, Anak Agung; Surya Abadi, Ida Bagus Gede
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v6i3.56248

Abstract

Salah satu dampak dari transisi pembelajaran daring ke luring pasca pandemi COVID-19 mengakibatkan siswa cenderung kurang percaya diri dan timbul sikap individualistik. Adanya permasalahan tersebut mendorong penelitian ini untuk menganalisis kompetensi pengetahuan IPA dalam model pembelajaran Team Assisted Individualization berbantuan media Crossword Puzzle pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan penelitan eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini 429 siswa, penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah instrumen berupa tes. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan analisis statistik inferensial teknik uji-t polled varians. Hasil analisis data diperoleh THitung sebesar 4,945 dan nilai Ttabel sebesar 2,000 pada taraf signifikan 5%. Nilai ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang diberi perlakuan dengan siswa yang tidak diberikan perlakuan. Dapat disimpulkan model pembelajaran Team Asissted Individualization berbantuan media Crossword Puzzle berdampak positif yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi pengatahuan IPA pada siswa sekolah dasar. Kedepannya perlu dikembangkan secara berkelanjutan model pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan situasi dan karakteristik peserta didik terhadap peningkatan kompetensi pengetahuan IPA pada siswa sekolah dasar.
The Human Respiratory Systems Learning Video: Validity and Feasibility Wulandari, I Gusti Ayu Yusri; Surya Abadi, Ida Bagus Gede
International Journal of Elementary Education Vol 5 No 1 (2021): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v5i1.32644

Abstract

This research is motivated by the lack of availability of learning media in the form of learning videos during the COVID-19 pandemic, especially on the science content of the human respiratory system material. This study aims to describe the design and validity of the development of learning videos. This study uses the ADDIE development model (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The subjects in this study were content experts, learning design experts, learning media experts, and fifth grade elementary school students. The methods and instruments used to collect data in this study used a questionnaire. The data analysis technique used is descriptive qualitative analysis and descriptive quantitative analysis. The results of the analysis of the validity test obtained the following results. content experts got 87.5% results with good qualifications, learning design experts got 95.0% results with very good qualifications, learning media experts got 95.0% results with very good qualifications, and individual trials got 95.8 results % with very good qualifications. Thus, based on this analysis, it can be stated that this learning video product is valid and suitable for use in the science content of the human respiratory system material.
Model Pembelajaran SETS Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Sudarmawan, I Made; Surya Abadi, Ida Bagus Gede; Putra, Made
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i2.28968

Abstract

Rendahnya kompetensi pengetahuan IPA siswa yang disebabkan oleh kurang optimalnya penggunaan model pembelajaran menyebabkan siswa sulit untuk memahami pembelajaran. Berkenaan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh yang signifikan model pembelajaran SETS Berbantuan Media Audio Visual terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji-t menggunakan rumus Polled Varians. Berdasarkan analisis diperoleh thitung = 3,154 kemudian dibandingkan dengan nilai ttabel (2,000) pada taraf signifikansi  5 % dan dk = 60 yaki. Dari perbandingan diperoleh karena thitung > ttabel sehingga Ho ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran SETS Berbantuan Media Audio Visual  dengan kelompok yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Tahun Ajaran 2019/2020.
Video Pembelajaran Berbasis Problem Solving pada Masalah Sosial Kontekstual Krisna Dewantara, Putu Agatha; Surya Abadi, Ida Bagus Gede
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32820

Abstract

Keterbatasan media pembelajaran daring berdampak pada lambatnya siswa menerima informasi yang disampaikan guru. Hal ini menyebabkan hasil belajar siswa menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa video pembelajaran berbasis problem solving dengan masalah-masalah sosial yang kontekstual pada muatan materi IPS. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subyek penelitian yaitu: 1 ahli isi mata pelajaran, 1 ahli desain pembelajaran, 1 ahli media pembelajaran, 3 siswa untuk uji coba perorangan. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara berstruktur, dan kuesioner/angket. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan video pembelajaran sangat baik dengan pesentase (93,00%), hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan video pembelajaran sangat baik dengan persentase (90,00%). hasil review ahli media pembelajaran menunjukkan video pembelajaran sangat baik dengan pesentase (91,00%), hasil uji peorangan menunjukkan video pembelajaran sangat baik dengan persentase (93,05%). Jadi video pembelajaran layak diterapkan dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu media video pembelajaran yang telah dikembangkan dapat digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran sehingga berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa.
Co-Authors ., Desak Ketut Ayu Juniantari SN ., Dw Ayu Putri Suryani ., Gek Rika Ulan Purnami ., Gst Ag Md Chandra m ., Herdyana Dewi Astuti ., I Nengah Suardika ., I Wayan Adiwiguna ., Kadek Pitria Widiastuti ., Kadek Yuli Antari ., Ni Komang Dewi Arianti ., Ni Luh Ari Kartiningsih ., Ni Luh Nopita Windiani ., Ni Luh Yesi Oktaviari ., Ni Made Laksani Ayu ., Ni Nyoman Adi Indradewi ., Ni Putu Ega Yuliantari ., Ni Putu Yuni Setyaningsih ., Ni Wayan Gita Marheni Pasek ., Putu Iishvari Radha Devi ., Putu Indah Novianti ., Putu Wulandari ., R Ayu Sumina Putri A.A Istri Dewi Adhi Utami Adnyanawati, Ni Wayan Agus Adiarta,ST,MT . Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Anak Agung Istri Putri Ari Anak Agung Istri Sasmita Putri Annisa Husninadiyah Susanto Darmayanti, Ni Kadek Dwi Darmayanti, Putu Dian Valentina DB. KT. NGR. Semara Putra Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewi, Komang Ayu Tantri Sastra Dewi, Komang Sujara Dewi, Ni Made Yuana Dewi, Puput Kusuma Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Elizabeth Putu Tania Yuliawati Friska Dewi, Luh Putu Adelia Gitatenia, I Dewa Ayu Indah Gungde Putra, A.A. Gede Putra Jaya Wiguna Gusti Ayu Dian Ratna Pertiwi p . Gusti Ayu Kade Erna Wahyuni Gusti Ayu Putu Pradnya Paramita Gusti Ngurah Sastra Agustika I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Agung Diah Pradnya Antari . I Gusti Ayu Eny Indrawati . I Kadek Adnya Yasa . I Kadek Sastra Adi Merta I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Komang Ngurah Wiyasa I Komang Ngurah Wiyasa I Made Agus Adi Suteja ., I Made Agus Adi Suteja I Made Suryanta . I Nengah Suadnyana I Putu Adhi Nugraha Putra . I Putu Adi Wiratama I Putu Jevi Ratmawan I Wayan Darmika Yana . I WAYAN SUASTANA ., I WAYAN SUASTANA I Wayan Sujana I Wayan Sujana I Wayan Wiarta I Wayan Widiana I.G.A. Agung Sri Asri Ida Bagus Indra Pratama Siswadi . Ida Bagus Surya Manuaba Keswari, Putu Hita Krisna Dewantara, Putu Agatha Kristina, Aprilia Listyana, I Gusti Agung Ayu Putu Luh Ayu Tirtayani M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . Made Ayu Mas Yunitasari . Made Ayu Sintya Dewi ., Made Ayu Sintya Dewi Made Putra Mahayuniari, Ni Gusti Ayu Mardanti, Ni Putu Ari Maria Goreti Rini Kristiantari Muazaroh, Afiva Niswati Ni Gusti Ayu Made Armita Jayanti . Ni Kadek Ariasih . Ni Ketut Alit Savitri Ni Komang Ayu Metayanti Ni Komang Novitariyani Febriyanthi Ni Komang Widiantari Ni Luh Gede Tina Ni Luh Putu Gautami Ni Luh Putu Muri Adnyani . Ni Luh Putu Yaspita Dewi . Ni Luh Putu Yeni Sugiarti . Ni Luh Rahayuni Ni Made Ari Setyawati Ni Made Dewi Sekarini . Ni Made Dwi Lestarini ., Ni Made Dwi Lestarini Ni Made Dwiani Safitri . Ni Made Trisnayanti ., Ni Made Trisnayanti Ni Made Wardani . Ni Made Yuana Dewi Ni Made Yuniartha Kusuma . Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Sri Wahyuni . Ni Putu Ari Mardanti Ni Putu Era Rositayani Ni Putu Indra Rusminiati . Ni Putu Lisdayanti . Ni Putu Pradnya Paramitha Shinta Devi Ni Wayan Adnyanawati Ni Wayan Ardiani . Ni Wayan Nuryati . Ni Wayan Suniasih Ni Wayan Wiwin Sapitri . Nihayanti ., Nihayanti Pranata, I Dewa Agung Alit Pratiwi, Putu Heta Maja Putra, Made Putri Ari, Anak Agung Istri Putu Ayu Triastini ., Putu Ayu Triastini Putu Dian Valentina Darmayanti Putu Ida Pratiwi . Putu Komandari Laksmi . Putu Wahyudhiatmika ., Putu Wahyudhiatmika Rahayu, Ni Komang Ari Rahayuni, Ni Luh Ratmawan, I Putu Jevi Resmita, Dinda Novia Riska Kurniawati, Ni Putu Rositayani, Ni Putu Era Sang Ayu Ketut Tirtawati Santi, Ni Wayan Prawi Septiari, Ni Kadek Shinta Devi, Ni Putu Pradnya Paramitha Suari, Ketut Ayuning Sudarmawan, I Made Swati, Ni Made Nadia Rara Wayan Gunadi Sudarta Widia Fransiska, Kadek Ayu wisnuardani, anak agung Wiyasa, I Komang Ngurah Wulandari, I Gusti Ayu Yusri Yuliana, Fadjri Yuniarti, Dwi