Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Development of Eco Print on Leather Craft Products to Increase Production of Faro Leathercraft Artisans Naam, Muh Fakhrihun; Prasetyaningtyas, Wulansari; Achmadi, Taofan Ali; Mustikaningtyas, Dewi; Fitriyah, Nanda Delva; Azzahra, Fatimah
Jurnal Abdimas Vol. 28 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/p8hfxc22

Abstract

Community service focused on product creation and development, exceptionally functional leather craft products such as shoes, wallets, and bags, holds great promise. Integrating eco-print motif creation within these leather crafts is strategically significant. It enhances the production of these crafts and contributes positively to the economy of Faro Leather Craft artisans in the Bumirejo Mungkid Magelang foster village. One of the main challenges the artisans face is the lack of potential for creating new, varied, and dynamic motifs, especially considering their beginner level of expertise in leather craft creation. Therefore, there is a need for innovations that are easy to implement. The solution proposed through this community service involves mass production of leather crafts using eco-print techniques, thereby increasing production. This approach also involves applying and utilizing science and technology for the benefit of Magelang village, positioning it as a foster partner of Unnes. It aims to provide new insights into creating motifs with environmentally friendly innovative tools. Additionally, this innovation is targeted at artisans, including the younger generation, to foster a love for batik while focusing on the regeneration and development of batik in the Bumirejo Mungkid Magelang village. To achieve these goals, the community service project involves creating eco prints on leather craft products for use by artisans, artists, and new entrepreneurs. The initiative includes both new and existing artisans interested in participating as tenants. The project activities encompass execution, material exploration, form experimentation, and motif understanding. This includes the creation and motif development process using eco-print techniques, data analysis, motif creation, copyright registration, and report compilation. The outputs of this community service include products from training sessions, scientific articles, copyrights, and reports. Additional outputs involve consumer feasibility testing, exhibitions, and mandatory outputs such as scientific articles, highlight videos, copyrights, and reports. 
The Relationship between the Use of the Ibis Paint X Application and the Motivation to Learn Fashion Design in Grade XI Students of Fashion Design at SMK Negeri 1 Salatiga Amalia, Nur Rizki; Na'am, Muh Fakhrihun
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 43 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v43i1.41792

Abstract

This study aims to examine the relationship between the use of the Ibis Paint X application and the motivation to learn to design fashion at SMK Negeri 1 Salatiga. This research is a quantitative approach research with a correlational design. The population in this study is all students of class XI fashion at SMK Negeri 1 Salatiga which totals 71 students, and the sample in this study uses total sampling, The sampling technique uses total sampling, namely making the population as a sample, there is a total sampling because the population is less than 100. The data collection technique used a Likert scale questionnaire. The data in this study were analyzed using descriptive and inferential statistics. Hypothesis test using Pearson correlation. The results of the study obtained that there was a significant relationship between the use of the Ibis Paint X application and the motivation to learn to design the fashion of grade XI students, the fashion show had a pearson correlation coefficient value of 0.559 and a significance value (sig. 2-tailed) of 0.000. This shows that there is a relationship between the use of the Ibis Paint X application and the motivation to learn to design fashion in grade XI students of fashion at SMK Negeri 1 Salatiga with the correlation category being.
Kajian Semiotika Charles Peirce Dan Psikologi Warna Terhadap Arti Ayat Pada Kaligrafi Islam Digital Mtqn Korpri 2021 Alhail, Hadi; Naam, Muh Fakhrihun; Sinaga, Syahrul Syah; Anggraini, Lilis; Farras, Abdul Rahman
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 8, No 1 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v8i1.11125

Abstract

Pertentangan paradigmatik pro dan kontra peluncuran kaligrafi Islam digital dalam Musabaqah Tilawahtil Qur’an Nasional (MTQN) Korpri 2021 menjadi tantangan khusus. Seni kaligrafi Islam digital dinilai sebagai celah kontradiktif yang berpotensi mengurangi esensi pemaknaan dan keindahan spiritual dari kaligrafi Islam yang terletak pada aturan kaidah baku menjadi puncak estetika kaligrafi Islam. Lalu, bagaimana makna dari karya peserta kaligrafi Islam digital MTQN Korpri 2021 dalam kajian semiotika Charles Peirce?, bagaimana hasil pemaknaan dalam psikologi warna pada karya peserta kaligrafi Islam digital MTQN Korpri 2021?, dan bagaimana relasi dari hasil kajian semiotika Charles Peirce dan psikologi warna terhadap arti ayat, esensi makna, serta keindahan spiritual pada karya peserta kaligrafi Islam digital MTQN Korpri 2021? Metode penelitian kualitatif, desain yang digunakan deskriptif analitik. Fakta penelitian dihasilkan pada pembedahan subyek karya kaligrafi Islam digital peserta MTQN Korpri tahun 2021 menggunakan teori semiotika Charles Sander Peirce dan teori warna serta penelusuran arti ayat untuk menemukan relasi makna karya terhadap arti ayat. Lokasi di Pesantren Kaligrafi Islam LEMKA. Durasi riset 2 bulan, sejak 14 Desember 2023-14 Februari 2024, populasi sebanyak 14 karya arsip MTQN Korpri Nasional 2021, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sample yakni 2 karya peserta MTQN Korpri 2021 terbaik 1 putra dan putri. Kredibilitas data menggunakan triangulasi data, teknik analisis data menggunakan teknik model Spardley, teknik pengumpulan data meliputi observasi, studi dokumen, wawancara dan diskusi/FGD. Intrument yang digunakan draft observasi, wawancara, analisis, kamera, dan perekam. Hasil kajian dan analisis membuktikan: (1) kajian semiotik karya terbaik 1 putra bermakna perasaan yang resah dan bermohon kepada Allah swt untuk berkumpul bersama golongan orang-orang yang sholeh dengan mengerjakan kebajikan yang diridhoi oleh Allah swt. Sedangkan karya terbaik 1 putri bermakna pengharapan yang besar untuk dikumpulkan dengan golongan orang-orang yang sholeh; (2) kajian psikologi warna pada karya terbaik 1 putra berarti realitas yang penuh tantangan dan sedih, sehingga manusia memohon untuk meraih kemakmuran yang abadi. Sedangkan karya terbaik 1 putri berarti kepercayaan atau keyakinan yang kuat terhadap dzat yang Maha Agung Allah swt, untuk meraih sinar kehidupan, kehangatan, ketenangan, dan suci; (3) relasi kajian semiotik dan psikologi warna terhadap arti ayat pada karya terbaik 1 putra dan putri hanya memiliki kesamaan makna pada harapan untuk digolongkan kepada orang-orang yang sholeh. Kajian ini membuktikan tidak terjadi perubahan esensi makna dari kaligrafi Islam digital. Selain itu, riset dan kajian ini membuktikan karya kaligrafi Islam digital memiliki unsur keindahan spiritual yang berasal dari khat atau tulisan Arab.  
Keluarga, Babad Wayang Banyumasan dan Layar Digital: Strategi Augmented Reality untuk Revitalisasi Budaya Banyumas Saputro, Godham Eko; Wildan Khunaefi, Muhammad; Naam, Muh Fakhrihun; Krisnawati, Maria; Maghfiroh, Anik
Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana Vol. 26 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/nirmana.26.1.22-36

Abstract

Revitalisasi budaya lokal dalam lanskap digital menuntut strategi visual yang kontekstual dan lintas generasi. Artikel ini mengkaji produksi augmented reality Babad Wayang Banyumasan sebagai medium edukatif dan interaktif untuk keluarga digital native. Fokus utama terletak pada tiga peran keluarga: sebagai agen transmisi budaya, sebagai target audiens lintas generasi, dan sebagai sumber nilai dalam narasi pewayangan. Kisah babad wayang Banyumasan yang sarat nilai kesetiaan, tanggung jawab, serta konflik anak dan orang tua menjadi landasan naratif yang relevan dengan dinamika keluarga modern. Penelitian menggunakan pendekatan desain tiga tahap: inspirasi (eksplorasi nilai lokal dan audiens), konsepsi (perumusan konsep narasi visual), dan implementasi (produksi augmented reality berbasis karakter lokal dan prinsip sinematik adaptif). Alih-alih memakai pola dramatik Barat, narasi dikembangkan berbasis nilai dan ritme budaya Banyumas. Hasilnya menunjukkan bahwa augmented reality ini berfungsi ganda: sebagai alat revitalisasi budaya dan jembatan komunikasi antar generasi dalam keluarga. Dengan menyematkan nilai-nilai lokal ke dalam medium visual kontemporer, Babad Wayang Banyumasan menawarkan model desain komunikasi yang relevan, etis, dan edukatif bagi keluarga Indonesia masa kini.