Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kualitas Interior dan Eksterior Telur Setelah Diberikan Ransum Rendah Protein (Low Crude Protein Diets) Gea, Desiria; Nasution, Zakiyah; Pane, Doharni; Laia, Nursanti
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.18959

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas interior   (albumen,   yolk dan haugh unit) dan kualitas eksterior (berat telur dan ketebalan kerabang/thickness) telur ayam layer setelah diberikan ransum rendah protein. Penelitian tersebut dilaksanakan selama 14 hari selama periode koleksi telur dan pengujian secara berkala. Penelitian didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan yang terdiri dari R0 (Ransum dengan Protein Kasar 17%), P1 (Ransum dengan Protein Kasar 15%). Penelitian ini menggunakan alat pengujian kualitas interior dan eksterior yakni Egg Analyzer Unit (EAU) Orka Food Technology Ltd, UT 84010, USA. Variabelyang diamati adalah skor kuning telur,tinggi albumen, kekuatan kerabang dan ketebalan kerabang telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ransum dengan protein yang diturunkan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kualitas interior dan eksterior telur yang dihasilkan. Kesimpulan pada penelitian ini yakni kualitas telur yang dihasilkan dengan pemberian ransum standar setara dengan ayam diberi ransum dengan protein yang diturunkan (low crude protein diets).
ANALISA STATUS KESEJAHTERAAN HEWAN PADA TERNAK SAPI DI KECAMATAN ANGKOLA TIMUR KABUPATEN TAPANULI SELATAN PROVINSI SUMATERA UTARA Siregar, Dewi Dia; Pane, Doharni; Nasution, Zakiyah; Laia, Nursanti; Nikmatia, Ulfa; Harahap, Parmanoan
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 2 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i2.19611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan status kesejahteraan hewan pada ternak sapi di Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Propinsi Sumatera Utara dan untuk mengetahui aspek kesejahteraan hewan yang kurang/tidak diterapkan. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa deskriptif dengan menggunakan survey. Data yang diperoleh diolah dan disajikan secara deskriptif dengan menghitung persentase dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kesejahteraan hewan pada peternakan sapi di Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan belum sepenuhnya dipenuhi oleh peternak sapi yang bersangkutan. Tolak ukur dan komponen yang tidak sesuai dalam penerapan kesejahteraan hewan pada peternakan sapi di Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan yaitu pada tolak ukur sakit, kesakitan, dan penyakit” yakni pada komponen seleksi genetik, euthanasia (otopsi), fasilitas pengobatan, mutilasi serta prosedur veteriner.
ANALISA STATUS KESEJAHTERAAN HEWAN PADA TERNAK SAPI DI KECAMATAN ANGKOLA TIMUR KABUPATEN TAPANULI SELATAN PROVINSI SUMATERA UTARA Siregar, Dewi Dia; Pane, Doharni; Nasution, Zakiyah; Laia, Nursanti; Nikmatia, Ulfa; Harahap, Parmanoan
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 2 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i2.19611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan status kesejahteraan hewan pada ternak sapi di Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Propinsi Sumatera Utara dan untuk mengetahui aspek kesejahteraan hewan yang kurang/tidak diterapkan. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa deskriptif dengan menggunakan survey. Data yang diperoleh diolah dan disajikan secara deskriptif dengan menghitung persentase dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kesejahteraan hewan pada peternakan sapi di Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan belum sepenuhnya dipenuhi oleh peternak sapi yang bersangkutan. Tolak ukur dan komponen yang tidak sesuai dalam penerapan kesejahteraan hewan pada peternakan sapi di Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan yaitu pada tolak ukur sakit, kesakitan, dan penyakit” yakni pada komponen seleksi genetik, euthanasia (otopsi), fasilitas pengobatan, mutilasi serta prosedur veteriner.
Kualitas Interior dan Eksterior Telur Setelah Diberikan Ransum Rendah Protein (Low Crude Protein Diets) Gea, Desiria; Nasution, Zakiyah; Pane, Doharni
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.18959

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas interior   (albumen,   yolk dan haugh unit) dan kualitas eksterior (berat telur dan ketebalan kerabang/thickness) telur ayam layer setelah diberikan ransum rendah protein. Penelitian tersebut dilaksanakan selama 14 hari selama periode koleksi telur dan pengujian secara berkala. Penelitian didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan yang terdiri dari R0 (Ransum dengan Protein Kasar 17%), P1 (Ransum dengan Protein Kasar 15%). Penelitian ini menggunakan alat pengujian kualitas interior dan eksterior yakni Egg Analyzer Unit (EAU) Orka Food Technology Ltd, UT 84010, USA. Variabelyang diamati adalah skor kuning telur,tinggi albumen, kekuatan kerabang dan ketebalan kerabang telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ransum dengan protein yang diturunkan tidak berpengaruh nyata (P0,05) terhadap kualitas interior dan eksterior telur yang dihasilkan. Kesimpulan pada penelitian ini yakni kualitas telur yang dihasilkan dengan pemberian ransum standar setara dengan ayam diberi ransum dengan protein yang diturunkan (low crude protein diets).
Optimalisasi Karakteristik Morfometrik Berbagai Jenis Sapi Potong Di Desa Labuhan Labo, Kecamatan Padang Sidempuan Tenggara Irawan, Aditia Yudhi; Harahap, Angelia Utari; Laia, Nursanti; Nasution, Zakiyah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12183

Abstract

Potensi baik pada berbagai jenis sapi potong di Indonesia perlu dipertahankan beriringan dengan upaya peningkatan produktivitas melalui seleksi. Keterbatasan informasi atau data performa dan potensi biologis jenis-jenis sapi tersebut, masih menjadi kendala untuk pengembangan lebih lanjut. Pelestarian keragaman fenotipik ternak diperlukan dalam upaya mempertahankan sifat-sifat khas ternak yang dapat dimanfaatkan di masa mendatang. Salah satu cara untuk menentukan keragaman fenotipik sapi lokal Indonesia adalah dengan pengamatan morfometrik pada setiap jenis sapi yang ada di Indonesia. Identifikasi morfometrik jenis sapi potong dapat dilakukan dengan cara membandingkan ukuran dan bentuk tubuh antara jenis sapi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi fenotipik yang berhubungan dengan karakter morfometrik tubuh sapi Brahman, sapi Simental, sapi Bali, dan sapi Limusin berdasarkan analisis morfometrik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi karakteristik morfometrik berbagai jenis sapi potong di desa Labuhan Labo, kecamatan Padangsidimpuan Tenggara yang telah dilaksanakan selama bulan April 2025. Rancangan yang digunakan adalah metode survey. Parameter yang diamati adalah analisis morfometrik sapi Brahman, sapi Simental, sapi Bali, dan sapi Limousin di Basiran Farm UD.Azhari Jaya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa lingkar dada dari setiap jenis sapi potong di usaha Basiran Farm UD.Azhari Jaya terdapat pada sapi Brahman sebesar 106,68 cm, sapi Simental 246,38 cm, sapi Bali 185,42 cm, dan sapi Limousin 182,88 cm. Kesimpulan adanya informasi analisa morfometrik ukuran tubuh dari berbagai jenis sapi potong terbaik adalah sapi Simental
Sosolisasi Limbah Kulit Kopi Sebagai Pakan Alternatif Ternak Di Desa Sampean Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Nasution, Zakiyah; Nikmatia, Ulfa; Pane, Doharni; Tampubolon, Yusni Khairani; Laia, Nursanti
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/jurnalkalandra.v3i1.360

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarkat dilaksanakan di salah satu desa di kecamatan Sipirok kabupaten Tapanuli Selatan yaitu desa Sampean. Umumnya masyarakat di desa Sampean mata pencarian utamanya adalah petani dan beternak. Salah satu komoditi yang banyak dibudidayakan adalah kopi. Akan tetapi, masyarkat desa Sampean belum maksimalkan memanfaatkan limbah kopi seperti kulit hasil penggilingan kopi. Limbah kulit kopi apabila diolah menjadi pakan alternative ternak dengan sentuhan teknologi, berpotensi meningkatkan pertumbuhan bobot badan ternak. Kurangnya pengetahuan masyarakat dalam pengolahan limbah kopi menjadi salah satu kendala masyarkat di desa Sampean. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyrakat dengan melakukan sosialisasi limbah kopi sebagai pakan alternatif maka akan disosialisasikan berbagai teknologi dalam pengolahan limbah menjadi pakan kepada peternak dan petani kopi di desa Sampean, sehingga mereka akan mengenal beberapa teknologi sudah disampaikan. Dari hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat diharapkan petani kopi dan peternak diharapkan akan meningkatkan pengetahuan serta minat petani kopi dan peternak untuk menerapkan teknologi pengolahan limbah kulit kopi menjadi pakan ternak sehingga akan meningkatkan produktivitas ternak. Semakin meningkat produktivitas ternak akan meningkatkan kesejahteraan masyarkat di desa Sampean, kecamatan Sipirok, kabupaten Tapanuli Selatan.
PENGARUH PEMBERIAN RANSUM MENGANDUNG KULIT BUAH NAGA YANG DIFERMENTASI DENGAN Neurospora crassa TERHADAP KUALITAS TELUR PUYUH BERDASARKAN UJI ORGANOLEPTIK Pane, Doharni; Nasution, Zakiyah; Tampubolon, Yusni Khairani; Ilham, Ilham
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.14553

Abstract

Puyuh merupakan salah satu jenis unggas yang harus dikembangkan karena sangat potensial menghasilkan kebutuhan protein hewani untuk manusia yaitu daging dan telurnya. Keistimewaan burung puyuh antara lain cepat berproduksi, tidak memerlukan modal yang besar, pemeliharaan yang mudah, serta tidak membutuhkan lahan yang luas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ransum mengandung kulit buah naga fermentasi (KBNF) dengan kapang Neurospora crassa terhadap kualitas telur puyuh berdasarkan uji organoleptic. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Jika terdapat perbedaan yang nyata atau sangat nyata akan dilanjutkan dengan uji jarak Duncan’s. Perlakuan yang diberikan meliputi P0 (0% KBNF), P1 (4% KBNF), P2 (8% KBNF), P3 (12% KBNF), P4 (16% KBNF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan taraf pemberian TKBNF dalam ransum burung puyuh memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata (P0,05) terhadap rataan berat telur, berat kerabang telur, indeks kuning telur, warna kuning telur, indeks putih telur dan nilai haugh unit telur puyuh. Kesimpulan penelitian yaitu pemberian KBNF sampai taraf 16% dalam ransum dapat digunakan sebagai bahan pakan alternatif tanpa mempengaruhi rataan berat telur, berat kerabang telur, indeks kuning telur, warna kuning telur, indeks putih telur dan nilai haugh unit telur puyuh.
Pengaruh Pemberian Ransum Mengandung Kulit Buah Naga Yang Difermentasi Dengan Neurospora crassa Terhadap Performa Broiler Pane, Doharni; Nasution, Zakiyah; Laia, Nursanti; Nikmatia, Ulfa
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.16455

Abstract

Broiler adalah jenis ayam pedaging yang paling umum diternakkan karena dapat menghasilkan daging dalam waktu yang singkat, yaitu 21 hingga 35 hari. Kelebihan broiler, yaitu dagingnya yang empuk, ukuran badan yang besar, bentuk dada yang lebar, padat, dan berisi, dan pertumbuhannya yang cepat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kulit buah naga fermentasi (KBNF) dengan kapang Neurospora crassa sebagai bahan pakan alternatif terhadap performa broiler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Jika terdapat perbedaan yang nyata atau sangat nyata akan dilanjutkan dengan uji jarak Duncan’s. Perlakuan yang diberikan meliputi P0 = tanpa pemberian KBNF, P1 = pemberian 4% KBNF, P2 = pemberian 8% KBNF, P3 = pemberian 12% KBNF dan P4 = pemberian 16% KBNF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan taraf pemberian TKBNF dalam ransum broiler memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata (P0,05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum broiler. Kesimpulan penelitian yaitu pemberian KBNF sampai taraf 16% dalam ransum dapat digunakan sebagai bahan pakan alternatif tanpa mempengaruhi konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum broiler.
PEMBERDAYAAN KTT ARSE UNTUK PENINGKATAN USAHA KELOMPOK MELALUI IPTEK TELUR ASIN BERBASIS EKSTRAK BUAH ANDALIMAN (Zanthoxylum acanthopodium) DAN KECOMBRANG (Eltingera elatior) Nasution, Zakiyah; Silaban, Rikardo; Harahap, Aris Munandar; Pane, Doharni; Nababan, Hotli H.
JURNAL ABDIMAS DOSMA (JAD) Vol. 2 No. 2 (2023): JUNI
Publisher : IKATAN ALUMNI DOSEN MAGANG KEMENRISTEKDIKTI TAHUN ANGKATAN 2017

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70522/jad.v2i2.39

Abstract

Livestock sector is inseparable from the process of downstreaming animal raw product become the functional product or industrial needs (such as the processing of cosmetics based on dairy sources). One of the objectives of processing raw materials for livestock products is to increase efficiency and product quality as the functional food. The strategy that can be used to increase the productivity of livestock farmer groups (LFG) is to support programs that are carried out through the utilization of SAINTECH. This will also encourage the economic growth of the group members inline with improving their standard of living. The group focuses for implementation of functional food SAINTECH is a group of livestock farmers who are located among the Arse District, South Tapanuli Regency. The ultimate goal of this service is that the Arse LFG can process salted eggs based on typical spice plant extracts as functional dairy food, able to carry out the marketing system, and will increase thes incomes after using the SAINTECH product. The devotion applied the Consuling method (approaching, outreachment, and mentoring stages), monitoring and evaluating the results. Results describe that the interest of members in utilizing SAINTECH is approximately 82.17% (VERY GOOD), overall consumers are 3.40 (very receptive to the product) and income has increased based on business analysis. Therefore, it was concluded that the assistance of the Arse LFG through the application of SAINTECH in animal food processing showed an increase in quality based on observational indicators.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS SAPI POTONG MELALUI INTRODUKSI PAKAN SILASE BERBASIS LIMBAH UBI KAYU TERHADAP RESPON METABOLIK Hadasa, Linsdeyola; Harahap, Angelia Utari; Nasution, Zakiyah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12766

Abstract

Kebutuhan pakan hijauan makanan ternak (HMT) akan makin meningkat pula, sementara ketersediaan areal tanaman hijauan makanan ternak relatif terbatas. Selain HMT yang diterbatas jumlahnya, masih banyak tanaman dalam bentuk hijauan yang bisa diolah menjadi pakan ternak sapi, salah satunya adalah limbah pertanian yang banyak ditemui limbah daun ubi kayu. Untuk meningkatkan  nilai nutrient kulit ubi kayu digunakan dalam bentuk teknologi silase. Tujuan penelitian ini berupa melihat respon metabolik dari peningkatan produktivitas sapi potong dengan pemberian silase limbah ubi kayu. Metode penelitian menggunakan rancangan percobaan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan secara in vivo, yang terdiri dari Perlakuan A (Kontrol), perlakuan B (Silase limbah ubi kayu 60%+Konsentrat 40%), perlakuan C (Silase limbah ubi kayu 70%+Konsentrat 30%), dan perlakuan D (Silase limbah ubi kayu 80%+Konsentrat 20%), menggunakan 4 ternak sapi PO. Parameter yang diamati berupa pertambahan bobot badan harian, efisiensi ransum, kadar kolesterol, protein total, glukosa, dan Kalsium (Ca). Hasil penelitian menunjukkan level pemberian perlakuan C terbaik terhadap peningkatan bobot badan 20,25 g/e/h, nilai efisiensi ransum 12,65%, kadar kolesterol 65,24 mg/dl, kadar glukosa 14,86 mg/dl, kadar protein total 7,27 g/dl,  dan kalsium 1,21 mg/dl. Kesimpulan ini menunjukkan respon metabolik terbaik dari peningkatan produktivitas sapi potong dari introduksi silase limbah ubi kayu