Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PKM PENYULUHAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN PAKAN DAN HASIL TERNAK KAMBING DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN RAKYAT DI DESA PARGARUTAN JAE, KABUPATEN TAPANULI SELATAN Nasution, Zakiyah; Pane, Doharni; Silaban, Rikardo; Tampubolon, Yusni Khairani
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i1.2286

Abstract

Kelurahan/Desa Pargarutan Jae merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan. Beternak kambing merupakan salah satu jenis usaha yang banyak dilakukan oleh masyarakat Desa Pargarutan Jae. Namun masyarakat Desa Pargarutan Jae masih sangat minim dalam mengelola pakan dan hasil ternak kambing seperti susu. Pakan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam budidaya ternak kambing, pengetahuan teknologi pengolahan pakan bermanfaat untuk memperpanjang daya simpan pakan serta menambah nilai gizi pakan. Potensi ekonomi susu kambing cukup besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyaraka di Desa Pargarutan Jae, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan metode penyuluhan teknologi pengolahan pakan dan hasil ternak kambing yaitu susu dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan nilai ekonomis, dan potensi dari pakan dan susu kambing yang berada di Desa Pargarutan Jae. Dari hasil kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan minat masyarakat untuk menerapkan teknologi pengolahan pakan serta mengolah susu kambing menjadi dodol susu, permen susu sebagai produk inovatif dapat dikonsumsi oleh masyarakat serta menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat setempat.
PENYULUHAN PEMANFAATAN BUMBU ARSIK PADA ADONAN TELUR ASIN DI DESA SIMARSAYANG: PKM Laia, Nursanti; Nasution, Zakiyah; Pane, Doharni; Nikmatia, Ulfa; Harahap, Parmanoan
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3973

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat Desa Simarsayang dalam menghasilkan produk inovatif telur asin dengan bumbu arsik. Inovasi ini bertujuan meningkatkan nilai tambah telur bebek sebagai hasil ternak lokal. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan telur asin, dan praktik pengolahan dengan penambahan bumbu arsik yang khas, berbahan dasar rempah-rempah tradisional. Pelatihan ini melibatkan para peternak lokal dan masyarakat setempat dalam rangka meningkatkan keterampilan mereka dalam mengolah produk lokal menjadi lebih bernilai. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta dapat memahami dan mempraktikkan proses produksi dengan baik. Selain itu, produk yang dihasilkan memiliki cita rasa khas rempah arsik yang kaya, sehingga berpotensi diterima oleh pasar dengan baik. Program ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, mendorong peningkatan pendapatan keluarga, dan memperkenalkan produk telur asin berbumbu arsik sebagai produk unggulan daerah yang dapat bersaing di pasar lokal maupun regional.
PENGARUH PEMBERIAN TANAMAN RIMPANG ENKAPSULASI SEBAGAI FEED ADITIF ALAMI DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMA AYAM BROILER Mulatama, Adi Putra; Nikmatia, Ulfa; Nasution, Zakiyah
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 10, No 1 (2026): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v10i1.23270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tanaman rimpang enkapsulasi (sari temu kunyit, sari temu kunyit putih, sari temu lawak dan sari temu ireng) pada ransum terhadap performa ayam broiler. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan,  yaitu P1 : Ransum komplit (tanpa penambahan sari rimpang enkapsulasi),  P2 : Ransum komplit (penambahan 0,80%  sari kunyit enkapsulasi), P3 : Ransum komplit (penambahan 0,80% sari kunyit putih enkapsulasi), P4 : Ransum komplit (penambahan 0,80% sari temulawak enkapsulasi), P5 : ransum komplit (penambahan 0,80% sari temu ireng enkapsulasi). Parameter yang diamati yaitu pertambahan bobot badan, konsumsi ransum dan konversi ransum ayam broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian sari tanaman rimpang enkapsulasi terhadap konsumsi ransum dan pertambahan bobot badan ayam broiler berbeda nyata (P0,05), sedangkan konversi ransum berbeda tidak nyata (P0,05). Oleh karena itu pemberian beberapa sari tanaman rimpang (sari temu kunyit, sari temu kunyit putih, sari temu lawak, dan sari temu ireng) sebagai feed aditif alami dapat ditambahkan pada ransum ayam broiler guna untuk meningkatkan konsumsi dan pertambahan bobot badan serta bisa mempertahankan konsumsi ransum.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS SAPI POTONG MELALUI INTRODUKSI PAKAN SILASE BERBASIS LIMBAH UBI KAYU TERHADAP RESPON METABOLIK Hadasa, Linsdeyola; Harahap, Angelia Utari; Nasution, Zakiyah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12766

Abstract

Kebutuhan pakan hijauan makanan ternak (HMT) akan makin meningkat pula, sementara ketersediaan areal tanaman hijauan makanan ternak relatif terbatas. Selain HMT yang diterbatas jumlahnya, masih banyak tanaman dalam bentuk hijauan yang bisa diolah menjadi pakan ternak sapi, salah satunya adalah limbah pertanian yang banyak ditemui limbah daun ubi kayu. Untuk meningkatkan  nilai nutrient kulit ubi kayu digunakan dalam bentuk teknologi silase. Tujuan penelitian ini berupa melihat respon metabolik dari peningkatan produktivitas sapi potong dengan pemberian silase limbah ubi kayu. Metode penelitian menggunakan rancangan percobaan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan secara in vivo, yang terdiri dari Perlakuan A (Kontrol), perlakuan B (Silase limbah ubi kayu 60%+Konsentrat 40%), perlakuan C (Silase limbah ubi kayu 70%+Konsentrat 30%), dan perlakuan D (Silase limbah ubi kayu 80%+Konsentrat 20%), menggunakan 4 ternak sapi PO. Parameter yang diamati berupa pertambahan bobot badan harian, efisiensi ransum, kadar kolesterol, protein total, glukosa, dan Kalsium (Ca). Hasil penelitian menunjukkan level pemberian perlakuan C terbaik terhadap peningkatan bobot badan 20,25 g/e/h, nilai efisiensi ransum 12,65%, kadar kolesterol 65,24 mg/dl, kadar glukosa 14,86 mg/dl, kadar protein total 7,27 g/dl,  dan kalsium 1,21 mg/dl. Kesimpulan ini menunjukkan respon metabolik terbaik dari peningkatan produktivitas sapi potong dari introduksi silase limbah ubi kayu
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usaha Penjualan Ayam Ras Pedaging Di Pasar Sangkumpal Bonang Kota Padangsidimpuan Silaban, Juleha; Nasution, Zakiyah; Laia, Nursanti; Utari, Angelia; Pane, Doharni; Nikmatia, Ulfa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12881

Abstract

Ayam ras pedaging sebagai salah satu ternak penghasil daging yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Pedagang di Kota Padangsidimpuan menggunakan pasar untuk memasarkan ayam ras pedaging. Salah satu pasar yang jumlah pedagang ayam ras pedaging paling banyak di Kota Padangsidimpuan adalah Pasar Sangkumpal Bonang, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan yang diperoleh dan untuk mengetahui kelayakan usaha penjualan ayam ras pedaging di Pasar Sangkumpal Bonang. Penelitian ini telah dilaksanakan di Pasar Sangkumpal Bonang Kota Padangsidimpuan dari bulan Februari sampai dengan bulan Maret 2025. Responden adalah seluruh pedagang ayam ras pedaging yang berjualan di Pasar Sangkumpal Bonang. Metode pengumpulan data dilakukan secara wawancara dan observasi langsung dilapangan, jumlah responden 20 pedagang ayam ras pedaging. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah Analisis Pendapatan dan Analisis Kelayakan Usaha. Hasil analisis menunjukkan jumlah pendapatan yang diperoleh pedagang sebesar Rp.16.933.000/bulan. Analisis kelayakan usaha diperoleh Revenue of Cost usaha penjualanayam ras pedaging adalah 2,0. usaha penjualanayam ras pedaging di Pasar Sangkumpal Bonang layak untuk diusahakan karena R/C 1
Sosialisasi Pemanfaatan Jerami Jagung Sebagai Pakan Ternak Di Desa Anggoli Kecamatan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah Nikmatia, Ulfa; Nasution, Zakiyah; Pane, Doharni; Harahap, Angelia Utari; Laia, Nursanti
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i1.628

Abstract

Silage is a type of forage preserved by storing it in a silo under anaerobic conditions. Lecturers from the Animal Husbandry Study Program, Faculty of Agriculture, Graha Nusantara University, Padangsidimpuan, conducted community service in Anggoli Village, Sibabangun District, Central Tapanuli Regency in October 2025. This activity aimed to utilize agricultural waste, particularly corn straw, to meet the feed needs of ruminant livestock such as cattle and goats. Furthermore, this activity also trained the community to utilize existing potential optimally, enabling optimal utilization of corn straw waste. Utilizing corn straw waste can reduce waste disposal by increasing agricultural production. The tools used included a shredder, clear plastic, plastic drums, and tarpaulin. The results of this community service included improving farmer skills by making corn straw silage, which can be used as animal feed with high nutritional value. Keywords: Corn Straw, Silage, Feed
Evaluasi Performa Dan Aspek Kualitas Daging Ayam Broiler Daud Farm Yang Diberi Tetes Molases Suplementasi Ekstrak Moringa oleifera Ali, Daud Yahya Putra; Harahap, Angelia Utari; Laia, Nursanti; Nasution, Zakiyah; Pane, Doharni; Nikmatia, Ulfa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11502

Abstract

Penelitian dilakukan untuk menguji pengaruh pemberian molases dan ekstrak daun kelor dalam air minum terhadap peningkatan performans dan aspek kualitas daging ayam broiler. Penelitian dilaksanakan di kandang Daud Farm, Desa Panompuan Jae, Kabupaten Tapanuli Selatan. Ternak yang digunakan pada penelitian ini ayam broiler Strain cobb umur 30 hari sebanyak 108 ekor. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) factorial dengan 2 faktor. Faktor ke-1 dari tetes molases dalam air minum ada 3 taraf berupa R0 (Ransum komersial 100%+air minum biasa adlibitum), R1 (Ransum komersial 95%+tetes molases 5%), R2 (Ransum  komersial 90%+tetes molases 10%). Faktor ke-2 pemberian ekstrak daun kelor 3 taraf berupa T0 (Ransum komersial 100% tanpa penambahan ekstrak daun kelor), T1 (Ransum komersial 70%+30% ekstrak daun kelor),T2 (Ransum komersial 60%+40% ekstrak daun kelor). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi air minum, konsumsi ransum, PBB, konversi ransum, bobot karkas, dan persentasi karkas. Hasil penelitian menunjukan pemberian tetes molases suplementasi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) berpengaruh nyata (P0.05) terhadap konsumsi air ransum sebesar 770.82 ml, konsumsi ransum 331.46 gr, PBB 580.16 gr, konversi ransum 0.58, bobot karkas 622.22 gr, dan persentasi karkas 70.86% dengan level taraf tetes molases suplementasi ekstrak Moringa oleifera dapat digunakan dalam peningkatan performans dan aspek kualitas daging ayam broiler bertekstur juicy. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan pemberian tetes molases 10% suplemetasi ekstrak Moringa oleifera 40% dapat dipertimbangkan untuk tujuan optimalisasi dalam pasokan nutrisi terbaik ternak ayam broiler
Kecernaan Zat-Zat Makanan Pada Kambing Yang Mengkonsumsi Limbah Alpukat Suplementasi Ekstrak Labu Siam (Sechium edule) Nasution, Roi; Harahap, Angelia Utari; Laia, Nursanti; Nasution, Zakiyah; Toga, Mahaji; Pane, Doharni; Syahfitri, Dina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11500

Abstract

Limbah alpukat dapat dijadikan bahan pakan alternatif untuk ternak, karena masih memiliki kandungan nutrisi yang berguna bagi ternak. Selain dari limbah alpukat, dapat dipadukan dengan pemberian ekstrak labu siam (Sechium edule), segudang manfaat dan kandungan nutrisi berupa vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Tujuan penelitian ini melihat pengaruh limbah alpukat suplementasi ekstrak labu siam terhadap kecernaan zat-zat makanan pada kambing secara in vitro. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen Rancangan Percobaan Bujur Sangkar Latin (RBSL) 4 perlakuan dengan 4 ulangan yang terdiri dari perlakuan A (Kontrol), perlakuan B (Konsentrat 40%+limbah alpukat 10%+Ekstrak labu siam 0%+Rumput lapangan 50%), perlakuan C (Konsentrat 40%+limbah alpukat 0%+Ekstrak labu siam 10%+Rumput lapangan 50%), dan perlakuan D (Konsentrat 0%+limbah alpukat 15%+Ekstrak labu siam 15%+Rumput lapangan 70%). Parameter penelitian berupa bahan kering, bahan organik, protein kasar, dan serat kasar. Hasil penelitian menunjukkan Kecernaan Bahan Kering (KCBK) berpengaruh nyata (P0.05) meningkat dari 58.70% menjadi 62.54% dan Kecernaan Bahan Organik (KCBO) dari 47.70% menjadi 52.79%, dan kecernaan Protein Kasar (KCPK) dari 68.61% menjadi 72.50%. Hasil penelitian dari pemberian limbah alpukat suplementasi ekstrak labu siam dapat meningkatkan kecernaaan zat-zat makanan pada kambing. Kombinasi limbah alpukat suplementasi ekstrak labu siam sebagai sumber tanin dan antioksidan tinggi memberikan hasil terbaik terhadap kecernaan sehingga dimanfaatkan  untuk  proses  metabolisme  tubuhnya. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa limbah alpukat suplementasi ekstrak labu siam taraf 15% dapat dipertimbangkan untuk tujuan optimalisasi dalam pasokan nutrisi ternak kambing