Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Partisipasi Keluarga Pada Program Perbaikan Gizi Balita Melalui Aplikasi Mobile Nur Rosida Aisiana; Sri Utami; Ani Media Harumi; Novita Eka Kusuma Wardani
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i1.51

Abstract

Latar Belakang: Status gizi pada anak berusia 0-23 bulan menjadiIprioritas penting pada masa tumbuh kembang anak.  Permasalahan gizi di Indonesia masih terbilang cukup tinggi. Partisipasi keluarga memiliki peran penting demi optimalnya program gizi pada anak. Namun melibatkan orang tua dalam program tersebut masih menjadi tantangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk  melakukan review secara sistematik pada beberapa hasil penelitian terbaru yang mengkaji partisipasi keluarga dalam program perbaikan gizi melalui aplikasi mobile terhadap berbagai kasus. Metode. Jenis penelitian Literature Review dengan design penelitian menggunakan pendekatan Preferred ReportingIItems for SystematicIReview, MetaIAnalisisI (PRISMA) dan Population, IIntervention, IComparation, Outcomes, StudyIdesign (PICOS). Hasil: Sebanyak 18 artikel yang telah direview ditemukan 11 artikel menunjukkan terdapat pengaruh penggunaan aplikasi mobile terhadap peningkatan pengetahuan orang tua tentang gizi anak, 4 artikel menunjukkan terdapat pengaruh dari penggunaan aplikasi mobile terhadap peningkatan partisipasi keluarga dan 3 artikel menunjukkan tidak ditemukan pengaruh apilikasi mobile terhadap peningkatan status gizi anak. Kesimpulan:Aplikasi mobile secara signifikan memiliki pengaruh dapat meningkatkan pengetahuan dan partisipasi orang tua dalam perbaikan gizi anak, tetapi tidak menunjukkan berpengaruh terhadap peningkatan gizi anak.  
Pengaruh Teknik Rebozo terhadap Kemajuan Persalinan Kala I fase Aktif: The Effect of The Rebozo Technique on The Progress of Childbirth in The First Active Phase Warda Aulia Mufarrocha; Dwi Purwanti; Kharisma Kusumaningtyas; Sri Utami
Gema Bidan Indonesia Vol. 13 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i4.186

Abstract

Persalinan adalah proses dimana bayi, plasenta, dan selaput lendir keluar dari uterus ibu, dengan usia kehamilan cukup bulan (setelah 37 minggu) dan tanpa adanya penyulit. Partus lama merupakan waktu persalinan yang memanjang akibat kemajuan persalinan yang terhambat. Teknik rebozo dapat digunakan selama persalinan untuk membantu otot dalam ligamen uterus rileks dan nyaman sehingga mampu mengurangi rasa sakit serta dapat menciptakan efek positif psikologis dan sosial, sehingga ibu dalam keadaan rileks, semua lapisan otot dalam rahim akan bekerja sama secara harmonis sehingga persalinan berjalan lancar, mudah dan nyaman. Tujuan peneitian ini adalag untuk mengetahui pengaruh teknik rebozo terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif di TPMB Wahidah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian pre eksperiment dengan rancangan penelitian intact-group comparison. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dengan sejumlah 30 ibu hamil yang sedang mengalami persalinan kala I fase aktif di PMB Wahidah. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Variabel independen adalah teknik rebozo dan variabel dependent kemajuan persalinan kala I fase aktif. instrument pengumpulan data menggunakan partograf. Analisis data yang digunakan adalah uji statistik Chi Square dengan α= 0,05 Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik rebozo dapat meningkatkan kemajuan persalinan kala fase aktif dengan perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kelompok intervensi pada waktu dilatasi serviks 4-5 cm dengan nilai p-value 0,01 < α 0,05 yang artinya hipotesa diterima. Yang terdapat pengaruh teknik rebozo terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif. Dapat disimpulkan bahwa teknik rebozo dapat meningkatkan kema juan persalinan kala satu fase aktif. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan teknik rebozo sebagai alternatif dalam menunjang kemajuan persalinan kala I fase aktif. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengoptimalkan penggunaan teknik rebozo dan memperluas cakupan sampel penelitian. Kata Kunci : Teknik Rebozo, Persalinan, Kala I fase aktif
Hubungan Perilaku Ibu Nifas dengan Penyembuhan Luka pada Perineum di Puskesmas Krembangan Selatan Kota Surabaya: The Relationship Between Postpartum Behavior and Wound Healing in The Perineum at The South Krembangan Health Center, Surabaya City Dwi Lia Rahmawati; Sherly Jeniawaty; Fitria Nurwulansari; Sri Utami
Gema Bidan Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v14i1.201

Abstract

Robekan perineum terjadi hampir pada semua persalinan sehingga diperlukan perawatan yang intensif untuk mencegah infeksi. Meskipun bukan penyebab langsung, infeksi jalan lahir yang tidak di tangani dengan benar akan menyebabkan komplikasi sehingga terjadi kematian ibu. Profil Kesehatan Indonesia 2021 menyebutkan jumlah kematian ibu karena infeksi yaitu sebanyak 207 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku ibu nifas dengan penyembuhan luka pada perineum di Wilayah Puskesmas Krembangan Selatan Kota Surabaya. Desain penelitian ini menggunakan survei analitik dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel penelitian adalah 39 ibu hamil yang dipilih menggunakan non probability sampling yaitu purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan, sikap, dan tindakan, sedangkan variabel dependen adalah penyembuhan luka pada perineum. Tehnik pengumpulan data secara primer dengan kuiosioner dan lembar penilaian. Analisis yang digunakan dalam menguji penelitian ini adalah chi square dan fisher exact.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan penyembuhan luka perineum dengan p-value 0,047 < α (0,05), terdapat hubungan sikap dengan penyembuhan luka perineum dengan p-value 0,033 < α (0,05), dan terdapat hubungan tindakan dengan penyembuhan luka perineum dengan nilai p-value 0,019< α (0,05). Penyembuhan luka pada perineum berhubungan dengan pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu selama masa nifas. Oleh karena itu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan terutama pada ibu nifas yang mengalami luka perineum adalah dengan memberikan penyuluhan serta asuhan tentang cara menjaga dan merawat luka perineum sampai luka perineum sembuh dan membaik.