Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengembangan Model Pembelajaran High Scope Plan Do Review Berbasis Pendidikan Inklusif Authentic Instructional Hasibuan, Rabitah Hanum; Ningsih, Arie Dwi; Yus, Anita; Daufiza, Asyifa
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7556

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menguji tingkat kevalidan, kepraktisan serta keefektifan model pembelajaran High Scope Plan Do Review berbasis Pendidikan Inklusif Authentic Instructional (HSBI). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metodologi development research dengan 5 tahap pengembangan dari Plomp (1997). Instrumen yang dikembangkan berupa lembar validasi model pembelajaran dan perangkat pembelajaran yang divalidasi oleh ahli dan praktisi. Kebaharuan dari Penelitian ini terletak pada pengintegrasian prinsip Authentic Instructional ke dalam model High Scope berbasis inklusif Authentic Instructional. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran High Scope Plan Do Review berbasis Pendidikan Inklusif Authentic Instructional memenuhi kriteria valid baik dari segi isi dan konstruk, tingkat kepraktisan yang tinggi. Peneliti dapat jabarkan bahwa angka kevalidan (86,25%), kepraktisan (85,5%), dan efektivitas (N-gain 0,72). Rekomendasi bagi peneliti selanjutnya supaya menguji lebih lanjut model pembelajaran High Scope Plan Do Review berbasis Pendidikan Inklusif Authentic Instructional dengan melibatkan responden dan cakupan materi lain, baik di tingkat Taman kanak kanak maupun Paud Sejenisnya.
Peningkatan Kompetensi Keluarga Sakinah Melalui Pendampingan Terpadu Berbasis Pendidikan Agama Islam, Anak Usia Dini, Hukum Keluarga, dan Literasi Ekonomi Syariah di Desa Sampali Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang Hasibuan, Rabitah Hanum; Putra, Wiene Surya; Ningsih, Arie Dwi; Salim, Agus; Iqbal, Muhammad; Munthe, Safaruddin
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1920

Abstract

Keluarga Sakinah merupakan pondasi utama ketahanan sosial bangsa. Namun, realitas di lapangan menunjukkan adanya krisis yang ditandai dengan tingginya kasus perceraian, terutama di Kabupaten Deli Serdang, yang mencatat ribuan kasus per tahun, dengan proyeksi mencapai lebih dari 3.700 kasus pada tahun 2025 di Pengadilan Agama Lubuk Pakam. Data ini mengindikasikan bahwa instabilitas keluarga adalah isu kronis yang menuntut intervensi komprehensif. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi Keluarga Sakinah di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang memiliki populasi padat dan menghadapi tekanan sosio-ekonomi yang tinggi. Metode yang digunakan adalah Pendampingan Terpadu berbasis transfer of knowledge melalui workshop, penyuluhan interaktif, dan studi kasus, dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan keterampilan. Pendekatan ini mengintegrasikan empat pilar inti, yaitu Pendidikan Agama Islam (fondasi moral dan etika), Hukum Keluarga (proteksi legal dan hak), Anak Usia Dini/Parenting (stabilitas psikologis), dan Literasi Ekonomi Syariah (ketahanan finansial). Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, khususnya mengenai pentingnya pencatatan perkawinan (Hukum Keluarga) dan strategi manajemen keuangan mikro berbasis syariah. Model pendampingan yang holistik dan preventif ini terbukti efektif dalam mengatasi akar masalah multidimensi yang menghambat terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Pengembangan Kemampuan Berpikir Kreatif Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bermain Plastisin di Lembaga pendidikan TK Aba Hasibuan, Rabitah Hanum; Nst, Annisa Nabilah; Hutauruk, Dila Suryani; Wanahara, Naila; Ramadiana, Salsa Bila; Apriani, Wilan
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7773

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kegiatan bermain plastisin dapat meningkatkan kemampuan berpikir anak usia dini. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi selama proses kegiatan. Kegiatan bermain plastisin diberikan melalui berbagai aktivitas, seperti membentuk, menekan, menggulung, dan mencetak sesuai imajinasi anak. Temuan penelitian menunjukkan adanya perkembangan kemampuan berpikir anak, terutama pada kemampuan menghasilkan ide, memecahkan masalah sederhana, serta memahami konsep dasar seperti ukuran dan bentuk. Anak terlihat lebih aktif mencoba bentuk baru, bereksperimen, dan lebih antusias mengikuti pembelajaran. Dengan demikian, plastisin dapat digunakan sebagai media yang efektif untuk menstimulasi kemampuan berpikir anak usia dini.
Kegiatan Mewarnai Sebagai Stimulasi Perkembangan Aspek Kognitif dan Seni pada Anak Usia Dini di TK Nurul Ummah Suriono, Aisyura; Hasibuan, Rabitah Hanum; Pradita, Nurul; Nurhayati, Fitri; Susanti, Eva
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7731

Abstract

Penelitian observasi ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan mewarnai sebagai bentuk stimulasi perkembangan aspek kognitif dan seni pada anak usia dini di TK Nurul Ummah. Kegiatan mewarnai merupakan aktivitas penting dalam Pendidikan anak usia dini karena dapat meningkatkan kemampuan mengenal warna, konsentrasi, koordinasi mata dan tangan, kreativitas, serta kemampuan memecahkan masalah sederhana. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi langsung pada 22 anak kelompok B. Hasil observasi menunjukkan bahwa kegiatan mewarnai memebrikan pengaruh positif terhadap perkembangan kognitif dan estetika anak, ditandai oleh kemampuan memilih warna, mengikuti pola gambar, serta mengekspresikan ide kreatif dalam karya. Berdasarkan kegiatan mewarnai menunjukan bahwa dari 22 anak hanya 5 yang mampu mewarnai dengan rapi dan tepat batas, sedangkan 17 anak masih memerlukan pendampingan. Kesimpulannya, kegiatan mewarnai efektif sebagai stimulasi perkembangan kognitif dan seni, dengan catatan bahwa guru perlu memberikan variasi media dan pendampingan yang lebih intensif.
Pengaruh Kegiatan Lego dengan Bantuan Sedotan terhadap Ketangkasan Jari dan Kecerdasan Berpikir Anak (Studi Kasus: TK IT Ummi Yani, Sunggal) Atusynur, Syifa; Hasibuan, Rabitah Hanum; Nabila, Nabila; Rahayu, Nety; Rahayu, Gita
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh kegiatan bermain lego yang dipadukan dengan menggunakan bantuan sedotan (sebagai media konstruktif tambahan) terhadap ketangkasan jari (motorik halus) dan kecerdasan berpikir (kognitif) pada anak usia 5-6 tahun di Yayasan TK IT Ummi Yani, Sunggal. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis observasi selama sesi pembelajaran. Sampel studi kasus ini terdiri dari 20 anak, hasil observasi menunjukkan 12 anak mampu mengikuti kegiatan dengan baik sementara 8 anak masih mengalami kesulitan. Hasil penelitian membandingkan perilaku motorik halus (kemampuan mengambil, memindahkan) dan indikator berpikir (pemecahan masalah sederhana, imajinasi konstruktif, dan kemampuan mengikuti instruksi). Hasil menunjukkan bahwa kegiatan lego yang dimodifikasi dengan sedotan sebagai komponen tambahan dapat memberikan stimulasi motorik halus dan aktivitas berpikir yang variatif, namun efektivitasnya berbeda antar anak karena dipengaruhi oleh pengalaman awal, intruksi serta bimbingan guru, dan tingkat kesiapan perkembangan anak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber media pembelajaran dan stimulasi variatif dalam aspek perkembangan motorik halus dan kognitif anak usia 5-6 tahun.