Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Ahlussunah Waljama’ah Curriculum Management in Forming Student Characteristics Masduki; Ahmad Fikri Aziz Masduki; Arfiani Yulianti Fiyul; Ade Jamarudin
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol. 11 No. 1 (2026): February Soial and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala and Collaboration Yayasan Yusda Edu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/sejarah.v11i1.235

Abstract

This research aims to analyze the management of ASWAJA based local content curriculum to build the character of students who are faithful, devout and noble. This is a case study approach descriptive qualitative research, carried out in religious-based educational institutions. Data were collected through interviews, observations, and documentation studies, then analyzed using data reduction. Result of research showed that at the planning stage, the curriculum was designed by determining Aswaja-based subjects, selecting competent teachers, and providing relevant learning resources. Curriculum implementation involves developing a syllabus, preparing lesson plans, and implementing learning methods that integrate Aswaja values. Evaluation is carried out reflectively and summatively to measure the success of curriculum implementation. However, several obstacles such as the lack of innovative learning methods and teacher rotation are challenges that needed to be overcome. This research confirmed that Aswaja values have strategic potential moderate, inclusive, based on local wisdom. For optimization, synergy is needed between educational institutions, the community and the government in ensuring the sustainability of local content curricula as a solution to face the moral crisis in the modern era.
KEDUDUKAN HARTA BERSAMA DALAM KEWARISAN ISLAM (Studi Komparatif Pemikiran Ulama Klasik dan Praktik Hukum Keluarga di Indonesia) ade jamarudin; Imam Sucipto; Didin Komarudin; Ofa Ch Pudin; Osman bin Md Rasip
Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram Vol. 18 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/alihkam.v18i1.15375

Abstract

Sengketa waris sering kali muncul di Pengadilan Agama akibat ketidakjelasan pemisahan antara harta pewaris dan harta pasangan yang ditinggalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan harta bersama dalam sistem kewarisan Islam di Indonesia dengan membandingkan pandangan ulama klasik dan regulasi hukum positif (Kompilasi Hukum Islam). Meskipun dalam literatur fiqh klasik konsep harta bersama (syirkah abdan atau gono-gini) tidak dibahas secara spesifik dalam bab kewarisan, praktik hukum di Indonesia menempatkan harta bersama sebagai elemen krusial yang harus diselesaikan sebelum pembagian warisan dilakukan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis-normatif dengan pendekatan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya sinkronisasi antara nilai-nilai keadilan dalam fiqh dan praktik hukum di Indonesia, di mana penetapan setengah harta bersama sebagai hak pasangan yang ditinggalkan merupakan bentuk perlindungan hak ekonomi dalam keluarga. Pengakuan harta bersama di Indonesia bergeser dari keadilan formal menuju keadilan distributif. Hukum menganggap bahwa keberhasilan suami dalam mencari nafkah tidak terlepas dari dukungan, doa, dan pengelolaan rumah tangga oleh istri. Kesimpulannya, pengakuan harta bersama di Indonesia tidak bertentangan dengan prinsip kewarisan Islam, melainkan merupakan ijtihad hukum yang memperkuat kesejahteraan keluarga. Penetapan bagian harta bersama merupakan ijtihad yang sah menurut syariah melalui prinsip maslahah mursalah (kemaslahatan umum).