Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Dampak Sosial Perencanaan Revitalisasi Pasar Wates Ranuyoso, Lumajang Putri Nadiyatul Firdausi
Brawijaya Journal of Social Science Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Kajian Ruang Sosial-Budaya (JKRSB) is continued as Brawijaya Journal of
Publisher : Sociology Department, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis dampak sosial merupakan komponen penting namun sering diabaikan dalam perencanaan pembangunan. Tidak diperhitungkannya kemungkinan dampak sosial dapat menjadi pemicu gagalnya pencapaian tujuan pembangunan khususnya dalam hal pemanfaatan bangunan tersebut. Hal ini terjadi pada kasus revitalisasi Pasar Wates Wetan, Ranuyoso, Lumajang. Revitalisasi yang telah dilakukan beberapa kali di Pasar Wates Wetan belum dapat menyelesaikan masalah kemacetan yang diakibatkan oleh aktivitas jual-beli yang meluber hingga ke bahu jalan provinsi. Komunitas pedagang menolak dipindahkan atau sekedar bersikap disiplin dan kooperatif terhadap aturan yang sudah ada. Tahun 2017, pemerintah kembali merencanakan revitalisasi Pasar Wates Wetan untuk meningkatkan daya tampung pasar dengan membangun pasar 2 lantai. Dengan melihat riwayat penyebab gagalnya revitalisasi di tahun-tahun sebelumnya, penting untuk dilakukan analisis dampak sosial terhadap rencana revitalisasi pasar sebagai salah satu bahan evaluasi bagi pemerintah daerah. Untuk meningkatkan akurasi prediksi dampak, analisis dampak dilakukan dengan pendekatan partisipatif dengan komunitas pedagang pasar dan stakeholder yang terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rencana revitalisasi Pasar Wates Wetan berpotensi memunculkan dampak sosial berupa konflik, kenaikan jumlah pedagang yang tidak terkendali (over capacity), tidak selesainya permasalahan kemacetan, penurunan pendapatan, perubahan kesempatan kerja, perubahan pada level individu dan keluarga, serta perubahan kebutuhan infrastruktur komunitas.Kata kunci: analisis dampak sosial, revitalisasi pasar, partisipasi
Strategi Dakwah Kiai As’ad Malik dalam Melestarikan Islam Nusantara Indah Miftahul Jana; Putri Nadiyatul Firdausi
Nusantara: Indonesian Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2022): (January) Islamic Studies
Publisher : CV. Murta Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.783 KB) | DOI: 10.54471/nusantara.v2i1.15

Abstract

Strategi dakwah adalah salah satu cara untuk mengajak umat Islam menuju jalan yang benar dan lurus. Dakwah juga bisa dikatakan sebagai salah satu metode ber-amarma’rufnahimunkar .Untuk itu, dalam sebuah kegiata dakwah perlu perencanaan dan tujuan yang jelas agar maksud dan sasaran dakwah (mad’u) tercapai. Strategi dakwah harus memperhatikan sasaran dakwahnya, seperti halnya strategi dakwah yang dilakukan Kiai As’ad Malik di lumajang, Islam Nusantara merupakan paham islam dan implementasinya yang berlangsung di kawasan nusantara sebagai akibat sintesis antara wahyu dan budaya lokal, sehingga memiliki kandungan nuansa kearifan lokal. Ada pun fokus masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah: 1). Strategi dakwah apa yang digunakan KH. As’ad Malik dalam melestarikan Islam Nusantara di Lumajang ? 2). Bagaimana penerapan strategi dakwah yang digunakan KH. As’ad Malik dalam melestarikan Islam Nusantara di Lumajang? Ada pun tujuan penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui strategi dakwah apa yang digunakan KH. As’ad Malik dalam melestarikan Islam Nusantara di Lumajang. 2). Untuk mengetahui penerapan strategi dakwah yang digunakan KH. As’ad Malik dalam melestarikan Islam Nusantara di Lumajang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif. Teknik pengumpulan data yang menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian data tersebut dianalisis dengan deskriptif berupa gambaran di lapangan.
OPTIMALISASI PELAYANAN PUBLIK MELALUI PEMBERDAYAAN KARYAWAN DI MADIN ASSAKINAH DITOTRUNAN LUMAJANG Firdausi, Putri Nadiyatul; Afandi, Ahmad Muzakki; Hasyim, M.Rois Abdullah; Risqiyah, Mutmainnatul; Pramuja, Alvin Dian
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1b (2024): JULI (Tambahan)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v2i1b.1841

Abstract

Pengabdian ini  mengenai optimalisasi pelayanan publik melalui pemberdayaan karyawan di Madin As-Sakinah Lumajang menunjukkan bahwa kinerja karyawan dapat ditingkatkan melalui pemberdayaan yang melibatkan masukan dari karyawan dan penerapan prinsip efektivitas, efisiensi, inovasi, serta komitmen mutu. Penelitian ini menggunakan metode Daftar deskriptif kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Metode ini bertujuan untuk menggambarkan fenomena tanpa melakukan manipulasi variabel. Wawancara memungkinkan untuk mendapatkan wawasan langsung dari responden, observasi membantu dalam pengamatan langsung, dan studi dokumentasi memanfaatkan dokumen ↓ yang relevan. Indikator kualitas pelayanan publik mencakup fungsi, confirmance (kepuasan penerima layanan), reliability (keandalan), serviceability (sikap dan perilaku dalam melayani), dan assurance (pengetahuan dan kemampuan staf). Hambatan dalam pelayanan publik di Madin As-Sakinah termasuk motivasi karyawan yang mempengaruhi kinerja. Solusi yang diusulkan meliputi pembinaan rutin, pemberian insentif, dan evaluasi berkala untuk meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan. Pelayanan publik yang optimal dalam hal efisiensi dan efektivitas. memerlukan penerapan standar pelayanan yang baik, pemberdayaan karyawan, serta pengawasan dan evaluasi yang berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan tercapai kepuasan masyarakat sebagai penerima layanan.
Meningkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Pentingnya Pendidikan di Dusun Karanganyar Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang Ulumuddin, Ihya’; A’yun, Qurroti; Safa'ah, Alfiatus; Firdausi, Putri Nadiyatul; Lestari, Rizki Dwi; Karomah, Lailatul
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): November
Publisher : Lembaga Penerbitan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v5i1.3260

Abstract

RA Muslimat NU Nurul Hikmah Sumbersuko merupakan sebuah lembaga pendidikan yang berada di Dusun Krajan, Desa Sumbersuko. Sudah dua tahun dekorasi dan hiasan ruangan di RA Muslimat NU Nurul Hikmah Sumbersuko belum diganti atau diperbaiki, sehingga banyak yang rusak, rapuh, dan kusam. Suasana ruang kelas demikian tidak cocok dengan anak usia dini yang sangat peka terhadap warna mencolok. Bagi anak kecil, selain sebagai hiasan yang menarik, hiasan dinding juga difungsikan sebagai media belajar untuk lebih mengenal lingkungan sekitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
Habituasi Toleransi Beragama Santri Sebagai Jalan Dakwah Islam Rahmatan lil Alamin Firdausi, Putri Nadiyatul
Dakwah Vol 10 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is a pluralistic country consisting of diverse religions, cultures and customs. Under the motto Bhineka Tunggal Ika, people coexist in a variety of religions, customs and cultures. Creating social integration and fostering an attitude of religious tolerance in a country with high religious diversity is not an easy thing. Especially in pondok pesantren with homogeneous santri conditions have their own challenges in efforts to foster the attitude of religious tolerance of their santri. Santri need to be given the cultivation of tolerance for other groups as an important part of preaching Islam as a religion of rahmatan lil alamin. This study aims to analyze the practice of habituation of religious tolerance of santri as a way of preaching Islam rahmatan lil alamin. This research is a descriptive qualitative research with purposive sampling technique. In this study, researchers conducted interviews with several pengasuh pondok pesantren and santri to analyze the practice of religious tolerance habituation. The results showed that the habituation of religious tolerance in pondok pesantren was carried out through 1) nationality workshops, 2) religious tolerance workshops, 3) charity activities, 4) activities with cross-religious communities, 5) sharing food on certain occasions, 6) santri service activities to the community, and 7) sharing berkat, and 8) education through various lessons in the curriculum that has been determined by each pesantren. Both pengasuh and santri of the pesantren expect the Kementerian Agama Republik Indonesia to initiate socialization and training activities on the concept of religious tolerance and share good practices of religious tolerance habituation with santri so that pengasuh and santri get a full understanding of religious moderation, especially religious tolerance.
Dari Mimbar ke Tagar: Feminisme Islam dan Penemuan Kembali Praktik Dakwah Berbasis Gender Firdausi, Putri Nadiyatul
Dakwah Vol 11 No 2 (2025): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v11i2.3588

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dinamika perjuangan gerakan feminis Islam dengan corak gerakan yang beragam, serta menganalisis implikasinya terhadap arah dan pendekatan dakwah Islam kontemporer. Menggunakan pendekatan studi literatur, artikel ini menelaah artikel jurnal internasional yang membahas perkembangan gerakan feminis Islam di berbagai negara, dengan mempertimbangkan konteks lokal, politik, dan teologis yang melingkupinya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gerakan feminis Islam paling aktif berkembang di negara-negara seperti India, Arab Saudi, dan Afghanistan. Gerakan-gerakan feminis Islam ini dilakukan secara masif melalui gerakan protes dan advokasi kebijakan, konstruksi literasi keagamaan, karya sastra, dan media. Gerakan dengan fokus protes dan advokasi kebijakan berjuang dengan mengonfrontasi kebijakan-kebijakan yang mendiskriminasi perempuan. Adapun gerakan konstruksi literasi keagamaan dilakukan dengan mendorong pembukaan ruang-ruang diskusi dan pembelajaran tentang peran serta hak perempuan di masyarakat. Melalui karya sastra, perjuangan diwujudkan melalui karya-karya kreatif seperti novel, film, dan pertunjukan teatrikal. Sementara itu, melalui media massa dan media sosial, gerakan feminis Islam secara aktif menyebarkan pesan-pesan kesetaraan dan keadilan, membangun dunia yang lebih inklusif. Gerakan feminis Islam melalui beragam cara memperlihatkan bahwa gerakan feminis bersifat kontekstual dan lokal. Gerakan feminis Islam kemudian mendorong terjadinya transformasi dakwah yang lebih sensitif gender dan inklusif. Gerakan feminis Islam dengan demikian tidak hanya mereformasi paradigma internal keagamaan, tetapi juga menawarkan kerangka dakwah progresif yang relevan dengan dinamika masyarakat kontemporer.
Da'wah, Internet, and Social Reality Mukhtidinov, Rashid; Firdausi, Putri Nadiyatul
Dakwah Vol 10 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v10i1.2921

Abstract

This article discusses the relationship among da'wah, internet-based social media, and social reality. A number of theories are used to build a relational perspective between these three things, including the social construction theory of Peter L. Berger and Thomas Luckmann. This study using a literature study approach resulted in the conclusion that Islamic preaching media always have the opportunity to shape people's thinking patterns. However, each content creator is always faced with other Islamic narratives originating from other channels. Discourse contestation regarding Islamic teachings cannot be avoided in the current era of open information. Social media is a channel for disseminating information regarding this matter, which is a reflection that the Cyber-Islamic Environment has been well developed in this country. Apart from being a learning medium, social media has also become a space for movement. Activism finds wide space on social media channels, and is able to penetrate the space and time of its users. Da'wah and activities to spread the wings of the community are increasingly open.
Harmony of Danglung Music: The Expansion of Danglung Traditional Music as a Medium of Syi’ar Shalawat Firdausi, Putri Nadiyatul; Arifin, Zainul; As’at, As’at
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 8 No 1 (2024): AnCoMS, Oktober 2024
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v8i1.566

Abstract

Danglung music is a traditional music of the Madurese ethnicity in Pandalungan, which later expanded as a medium for syi’ar shalawat. This study aims to explore the expansion of danglung music as a medium for shalawat in the pandalungan area to create cultural and religious harmony. The results showed that the expansion of danglung music as a medium for syi’ar shalawat was carried out since 2000, spearheaded by one of the Lumajang cultural preservation organizations CIO Indonesian Art Culture. The expansion of danglung music as a media for syi’ar shalawat has benefits in addition to revitalizing and preserving traditional danglung music as well as being an effective and acceptable syi’ar media in the community.
Meneguhkan Kembali Kesucian: Dakwah Islam sebagai Komunikasi Publik di Dunia Pasca-Sekuler melalui Gerakan KUPI Putri Nadiyatul Firdausi
Kitabaca : Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2025): June
Publisher : International Consortium of Islamic Researchers (ICONIRs) CV. Branded Tech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66930/kitabaca.v2i1.25

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) merekonstruksi dakwah Islam sebagai bentuk komunikasi publik dalam masyarakat pasca-sekuler. Dengan menggunakan kerangka teori post-secular (Habermas; Taylor) dan konsep public religion (Casanova), studi ini menganalisis bagaimana ulama perempuan KUPI menegosiasikan nilai kesucian, agensi gender, dan religiositas digital dalam konteks Indonesia kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus interpretatif. Data diperoleh melalui analisis dokumen dan observasi digital terhadap publikasi resmi KUPI, termasuk dokumen nilai dasar, risalah, fatwa, materi kampanye, serta konten digital periode 2021–2024. Analisis tematik menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, KUPI mendefinisikan ulang dakwah sebagai komunikasi publik reflektif yang menerjemahkan prinsip teologis Islam ke dalam wacana etika yang inklusif. Kedua, ulama perempuan membangun agensi religius digital melalui strategi komunikasi dialogis dan partisipatif yang merekonstruksi otoritas keagamaan. Ketiga, KUPI mengartikulasikan kembali makna kesucian sebagai kekuatan moral yang terlibat secara sosial, dengan mengintegrasikan spiritualitas, keadilan gender, tanggung jawab ekologis, dan dialog pluralistik. Temuan ini menunjukkan bahwa KUPI merepresentasikan model komunikasi Islam pasca-sekuler, di mana agama tidak diprivatisasi, melainkan dinegosiasikan secara rasional dan etis dalam ruang publik digital. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian komunikasi Islam, agensi perempuan Muslim, dan wacana agama di ruang publik kontemporer. Kata kunci: Dakwah, KUPI, komunikasi publik, perempuan ulama, pasca-sekuler, religiositas digital.
Literacy Assistance and Teaching of Short Surah of the Qur'an for Migrant Children at PKBM PNF Malaysia berly wijayanti; Layyinatul Afidah; Muhammad Saifuddin Azzudy; Reni Amanda Dewi; Alvin Dian Pramuja; Qurroti A'yun; Haidar Idris; Nurhafid Ishari; Mohammad Darwis; Putri Nadiyatul Firdausi; Aminatuz Zahroh; Ahmad Farid
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 6 No. 2 (2025): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v6i2.7102

Abstract

ABSTRAK Rendahnya literasi dasar dan kemampuan keagamaan anak-anak migran yang belum mendapatkan akses pendidikan formal maupun agama secara memadai, menjadi poin yang sangat utama terutama dalam sektor pendidikan. Kurangnya pemahaman agama, menjadikan anak-anak migran tidak dapat membaca bahkan menghafalkan surah pendek yang ada di Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pendampingan baca tulis dan pengajaran surah pendek Al-Qur’an kepada anak-anak migran PKBM PNF Malaysia dengan menggunakan pendekatan service learning. Melalui pendekatan ini, peneliti tidak hanya mengabdi kepada masyarakat tetapi juga belajar teori secara langsung di lapangan. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Program pendampingan baca tulis dilakukan setiap Senin-Jum’at saat proses pembelajaran juga pengajaran surah pendek Al-Ashr seusai pembelajaran selesai, dan dibaca saat pulang sekolah. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan kemampuan membaca dan hafalan surah Al-Ashr, serta tumbuhnya motivasi belajar anak-anak migran. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan baca tulis dasar dengan secara bertahap dan hafalan dengan metode talaqqi dan takrir efektif dalam mengembangkan kemampuan anak-anak migran yang ada di PPWNI Klang, Selangor Malaysia. Kata kunci: membaca; menghafal; surah pendek Al-Qur’an; anak migran; PKBM PNF Malaysia