Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pkm Pelatihan Membuat Abon Cabe Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Di SLB Negeri Polewali Mandar Sulasminah, Dwiyatmi; Usman, Usman; Hadi, Purwaka; Bastiana, Bastiana; Meidina, Tatiana; Kasmawati, St.; Saleh, Wizerti Ariestuti; Mappincara, A.
Civic Education Law and Humaniora : Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Vol 1 No 1 January 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/celara.v1i1.18858

Abstract

The Community Partnership Program (PKM) partner is Polewali State SLB. The problems are: (1) the lack of knowledge and skills of students with special needs for independent living after they graduate from school. (2) students with special needs need to be given skills for their independent lives in society in the future, (3) it is necessary to design a simple vocational skills program by schools so that students with special needs gain social and economic independence, (4) students with special needs in Polewali state SLB have not once given the skill of making shredded chilies. The external target is students with special needs to have independence both socially and economically through training in making shredded chilies. The methods used are: lectures, demonstrations, questions and answers, with partners. The results achieved are (1) partners have knowledge and skills in independent life, (2) partners acquire simple life skills. (3) partners get information about vocational skills programs for students with special needs, (4) students get knowledge and skills in making shredded chilies, (5) the skills that have been given inspire schools to teach skills in making shredded chilies to culinary skills
Pemberdayaan Anak Disabilitas melalui Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Eco-Enzyme di SLB Negeri 1 Parepare Amir, Rahmi; Samparan, Nirwana; Meidina, Tatiana; Bastiana, Bastiana; Amri, Amri; Syarief, Faisal; Hendri, Hendri; Aminah, Aminah; Yusriana, Yusriana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i6.18685

Abstract

ABSTRAK Masalah sampah menjadi tantangan utama saat ini dengan volume global yang terus meningkat seiring pertambahan penduduk, dampak negatifnya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat semakin mengkhawatirkan. Eco-enzymemuncul sebagai solusi inovatif dalam mengelola sampah organik, memanfaatkannya menjadi produk yang berguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi mengenai demam berdarah dengue (DBD) dan pengelolaan limbah menjadi eco-enzyme terhadap pengetahuan dan sikap anak disabilitas di SLB Negeri 1 Parepare.. Jenis penelitian adalah Quasi Eksprimen dengan rancangan One-group Pretes dan Posttes design, sampel penelitian yaitu siswa  di SLB Negeri 1 Parepare sebanyak 36 orang, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Edukasi diberikan dalam bentuk Power Point setelah 1 pekan diberikan posttes. Rata-rata skor pengetahuan sebelum diberikan intervensi yaitu 3,72 dan setelah perlakuan meningkat menjadi 8,00. Dan rata-rata nilai sikap sebelum intervensi sebesar 20,56 setelah dilakukan intervensi meningkat sebesar 34,97. Analisis data dengan menggunakan uji paired T tes. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh edukasi pengelolaan sampah menjadi eco-enzyme terhadap pengetahuan (p=0,000), dan sikap (p=0,000) anak disabilitas . Disarankan bagi siswa dapat bersinergi dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat dengan melakukan pengelolaan sampah, bagi sekolah diharapkan integrasi materi tentang pengelolaan sampah kedalam kurikulum sekolah.  Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Eco-Enzyme,  Anak Disabilitas, Edukasi Lingkungan
Increasing the Duration of Eye Contact in Children with Autism Through the Look and Say Technique Panggoa, Semi Tarappak; Sulasminah, Dwiyatmi; Mappincara, A.; Meidina, Tatiana
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 9 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i9.4473

Abstract

The main problem taken to conduct this research is children with autism who experience low ability to make eye contact. This study aims to determine whether extended eye contact can be achieved by autistic individuals using the look technique. The purpose of this study is to learn how to improve the capacity of grade 4 autistic students to make eye contact. This study employs experimental research methods and a Subject Research Strategy (SSR) using an A-B-A design. The collected data will then be subjected to quantitative statistical processing before being displayed as percentages, graphs, and means. According to the study's findings, kids have a poor capacity to create eye contact before using the Look technique. (1) There was relatively little eye contact with the NA participant prior to using the Look method. (2) The NA participant had eye contact for a longer period of time after receiving the gaze method, reaching the high category. (3) For autistic children who have received treatment utilizing the Look approach, the amount of eye contact is sufficient. (4) While the value attained by NA individuals was higher than before receiving treatment, the capacity of NA subjects to extend contact time in baseline 1 (A1) settings in baseline 2 (A2) after receiving therapy declined from a high category to an adequate category in intervention condition B. This demonstrates how the Gaze method encourages extended eye contact in autistic kids. This is a result of the intervention's effect
Pelatihan Penanganan Kelainan Gerak Anak Cerebral Palsy bagi Guru-guru di SLB Negeri 1 Takalar Meidina, Tatiana; Sulasminah, Dwiyatmi; Mutahara, Nurul; Mubar, Muh. Maaris; Putri, Reza Sttarna
Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ahsana.v3i3.414

Abstract

Cerebral palsy (CP) adalah gangguan perkembangan motorik akibat kerusakan otak yang terjadi pada periode prenatal, perinatal, atau postnatal dini. Anak CP memerlukan pendekatan interdisipliner dan adaptasi lingkungan agar dapat berpartisipasi optimal di sekolah. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru SLB Negeri 1 Takalar dalam penanganan dasar gangguan gerak anak CP, termasuk pemahaman tentang konsep CP serta latihan fungsional sederhana. Kegiatan diikuti oleh 28 guru baik guru yang berstatus PNS, P3K maupun guru honorer. Metode pelatihan meliputi sesi teori, demonstrasi praktik, latihan terstruktur, serta evaluasi pre-post tes serta lembar angket untuk menilai evaluasi proses. Hasil yang diperoleh berdasarkan evaluasi proses adalah terjadinya peningkatan kemampuan guru dalam melakukan penanganan kelainan gerak menggunakan alat bantu terapi dan ambulasi yang ada di sekolah serta berdasarkan evaluasi hasil terjadi peningkatan dari hasil pretes dengan kategori mayoritas kurang dan cukup menjadi baik dan sangat baik .
Peningkatan kemampuan membaca pemahaman menggunakan media e-flashcard pada siswa cerebral palsy kelas v di SLBN 1 Takalar Meidina, Tatiana; Sulasminah, Dwiyatmi; Bastiana, Bastiana; Mubar, Muh. Maaris; Putri, Reza Sutarna
Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 12 No 1 (2025): Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/trihayu.v12i1.21174

Abstract

In an effort to enhance the quality of learning services in Special Education Schools, it is essential to employ instructional media that are not only adaptive but also capable of providing stimulation aligned with the students’ individual characteristics. This study aimed to determine the effect of using e-flashcard media on improving the reading comprehension skills of a fifth-grade student with cerebral palsy at SLBN 1 Takalar. The research employed a Single Subject Research (SSR) design with an A1–B–A2 model, consisting of three phases: baseline 1 (A1), intervention (B), and baseline 2 (A2). Data were collected through direct observation of the subject’s reading comprehension performance across sessions. The within-condition analysis showed that during the A1 phase, data remained stable with no significant improvement, while during the intervention phase (B), reading comprehension increased with some variability. In the A2 phase, data became stable again, maintaining the same performance level as the final intervention sessions. The between-condition analysis revealed 0% overlap in both A1/B and B/A2 comparisons, indicating no data overlap between phases. These findings suggest that the use of e-flashcards effectively enhances and maintains reading comprehension skills in students with cerebral palsy. Therefore, e-flashcards can serve as an engaging and adaptive instructional strategy to support literacy learning among students with special needs.
A Multidimensional Model of Pre-Writing Competence in Special Education Students: Validation Using Confirmatory Factor Analysis (CFA) Approach Sulasminah, Dwiyatmi; Meidina, Tatiana
International Journal of Environment, Engineering and Education Vol. 7 No. 3 (2025)
Publisher : Three E Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55151/ijeedu.v7i3.318

Abstract

Children with cerebral palsy (CP) face distinct challenges in pre-writing acquisition, yet existing assessment tools often prioritize motor deficits while overlooking environmental barriers. This study aimed to validate a multidimensional measurement model of pre-writing challenges and supports for students with CP in Indonesian special schools. Grounded in the ICF-CY, HAAT, and Universal Design for Learning (UDL) frameworks, the model comprised four latent constructs: motor impairment to writing (MIW), pre-writing activity difficulties (PAD), inclusive learning environment (ILE), and adaptive pre-writing media (APM). A total of 108 students with CP in the pre-writing stage were rated by their teachers using a 5-point Likert questionnaire. Confirmatory Factor Analysis (CFA) was conducted with IBM SPSS AMOS to examine model fit, factor loadings, and reliability. After removing poorly performing indicators, the final model with four factors and 19 indicators demonstrated excellent fit (Chi Square= 1.01, p = 0.43, CFI = 0.998, TLI = 0.997, RMSEA = 0.007, PNFI = 0.79). All standardized factor loadings ranged from 0.59 to 0.94 (p < 0.001), and Cronbach’s alpha values for the four constructs were between 0.87 and 0.89, indicating high internal consistency. Moderate to strong inter-factor correlations were found, particularly between PAD and ILE, highlighting the close interplay among functional limitations, activity demands, and classroom conditions. The validated instrument offers a concise framework for identifying pre-writing challenges and environmental supports in students with CP. It can inform individualized intervention planning, the design of inclusive learning environments, and the development of adaptive pre-writing media in resource-constrained settings.
Pelatihan Pembuatan Batik Shibori bagi Guru-Guru di SLB YPPLB Cendrawasih Makassar Sulasminah, Dwiyatmi; Wardhani, Ossy Firstanti; Lestari, Rini; Meidina, Tatiana; Bastiana, Bastiana
Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ahsana.v3i3.415

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru-guru Sekolah Luar Biasa (SLB) YPPLB Cendrawasih Makassar dalam membuat batik shibori sebagai salah satu bentuk pengembangan kreativitas dan pembelajaran keterampilan bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, 15 Oktober 2025, dan dihadiri oleh kepala sekolah serta 18 orang guru. Berdasarkan hasil observasi awal, diketahui bahwa 90% guru belum pernah mengenal batik sibori, tidak mengetahui bahan, alat, maupun teknik pembuatannya. Metode pelatihan dilakukan melalui tahapan penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi hasil karya. Hasil evaluasi di akhir kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta (18 orang) menyatakan batik sibori mudah dibuat, instruktur memberikan penjelasan dengan jelas, bahan pelatihan memadai, serta kegiatan berjalan efektif dan menyenangkan. Selain itu, para guru merasa termotivasi untuk mengajarkan keterampilan batik sibori kepada peserta didik di kelasnya sebagai salah satu bentuk pembelajaran vokasional yang menarik dan kontekstual. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini dinilai berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis keterampilan seni batik sibori di lingkungan SLB.
Penerapan Multimedia Interaktif Berbasis Wordwall Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa Cerebral Palsy Di SLB Negeri 1 Gowa Meidina, Tatiana; Kasmawati, St; Hadis, Abdul
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini dilaksanakan untuk menilai tingkat efektivitas penerapan multimedia interaktif berbasis Wordwall dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa cerebral palsy di SLB Negeri 1 Gowa. Desain Single Subject Research (SSR) A–B–A–B digunakan dan satu peserta penelitian dijadikan subjek karena memiliki hambatan pada aspek membaca pemahaman terutama pada indikator pemahaman literal, pemahaman inferensial, serta kemampuan menceritakan kembali isi bacaan. Seluruh data diperoleh melalui pelaksanaan beberapa sesi baseline dan intervensi yang dirancang menggunakan instrumen  literasi berbasis kegiatan membaca . Melalui analisis dalam kondisi, peningkatan yang stabil dapat diamati dari fase beseline 1/A1 ke fase intervensi 1 /B1 dan intervensi kedua (B2), di mana nilai awal pada fase A1 berada pada kategori sangat tidak baik meningkat secara bertahap hingga mencapai mencapai kategori sangat baik pada fase B2. Analisis antar kondisi juga menunjukkan adanya perubahan level yang signifikan, ditandai dengan ketiadaan overlap pada perbandingan A1–B1 maupun A2–B2, serta persentase overlap sangat rendah  perbandingan B1–A2. Pola tersebut menunjukkan bahwa pengaruh intervensi tetap bertahan ketika fase baseline diberlakukan kembali dan meningkat pada saat intervensi kedua diberikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas penerapan multimedia interaktif berbasis Wordwall memberikan kontribusi positif dalam penguatan kemampuan literasi siswa cerebral palsy.Kata Kunci: Wordwall, literasi, cerebral palsy, multimedia interaktif, SSR