Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Peningkatan Pemahaman Bersuci Menurut Tarjih Muhammadiyah dengan Metode Video Based Learning Bagi Anak-Anak Di Omah Ngaji Yogyakarta Sutipyo Ru'iya; Amalia Nur Kurniawati; Herina Oktaviani Saputri
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v9i2.5394

Abstract

Bersuci merupakan pintu bagi diterima atau tidaknya (sahnya) beberapa ibadah yang mensyaratkan kesucian. Bersuci sebagai syarat ibadah merupakan sesuatu yang sangat penting bagi seorang muslim. Kesalahan dalam bersuci akan mengakibatkan tidak disahnya suatu ibadah. Bersuci yang benar harus diajarkan sejak masa anak-anak, karena kesalahan pada masa anak akan selalu terbawa setelah orang tersebut dewasa. Tarjih Muhammadiyah telah memberikan pedoman tatacara bersuci yang benar menurut ajaran Rasulullah SAW. Pelatihan ini berusaha untuk peningkatkan pemahaman tata cara bersuci sebagaimana yang di keputusan Tarjih Muhammadiyah. Metode palatihan melalui video based learning, ceramah, simulasi dan praktik. Hasil pelatihan menujukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap pemahaman tata cara bersuci menurut Tarjih Muhammadiyah. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pemahaman pengetahuan dan keterampilan dapat ditingkatkan melalui aktivitas menonton video yang benar, karena seseorang dapat melihat dan mendengarkan materi secara langsung.
Meningkatkan Kemampuan Perawatan Jenazah Sesuai Tarjih Muhammadiyah Melalui Media Video Sutipyo Ru'iya; Yusron Masduki; Abdul Hopid
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.10135

Abstract

Background: Merawat jenazah adalah fardu kifayah, artinya jika dilakukan oleh satu orang maka kewajibannya menjadi tanggungan semua orang. Di beberapa daerah, perawatan jenazah hanya dilakukan oleh para lansia. Sedangkan remaja sangat jarang berpartisipasi dalam pelaksanaan perawatan tubuh. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam merawat jenazah sesuai dengan ajaran Nabi, khususnya yang tercantum dalam Himpunan Tarjih Muhammadiyah. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelatihan perawatan jenazah remaja di Dusun Ploso, Wonolelo, Pleret, Bantul, Yogyakarta. Metode: Mitra pengabdiannya adalah Karang Taruna Ploso Wonolelo Pleret Bantul. Jumlah peserta adalah 38 pemuda dan pemudi. Metode pelatihan berupa gathering dan menonton video bersama, dilanjutkan dengan diskusi dan praktik perawatan tubuh. Hasil: Kegiatan berjalan dengan sangat baik, dan para peserta mengikuti dengan seksama dan sangat antusias. Dari hasil wawancara dengan peserta setelah pelaksanaan, mereka merasa lebih percaya diri untuk melakukan perawatan jenazah, karena memiliki pengalaman langsung praktik perawatan jenazah. Terjadi peningkatan kemampuan dan keterampilan merawat jenazah peserta. Kesimpulan: para peserta merasa percaya diri melakukan perawatan jenazah, karena mereka telah mencoba langsung melalui media yang disiapkan dalam pengabdian ini.