Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : PROMOTOR

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMAKAIAN HELM PENGENDARA SEPEDA MOTOR PADA PELAJAR KELAS X (SEPULUH) Fadilah, Deden; ., Supriyanto; Ginanjar, Ruby
PROMOTOR Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.742 KB) | DOI: 10.32832/pro.v1i1.1425

Abstract

Banyaknya pelajar yang mengendarai sepeda motor ditambah lagi kecelakaan lalu lintas semakin meningkat tiap tahunnya menyebabkan cedera, luka-luka, bahkan meninggal dunia. Helm diperlukan untuk mencegah terjadinya cedera kepala. Tujuan penelitian ini agar diketahuinya hubungan faktor-faktor perilaku pemakaian helm pengendara sepeda motor pada pelajar. Penelitian ini menggunakan metodologi cross sectional yang bersifat kuantitatif. Populasi dansampel penelitian ini adalah pengendara sepeda motor kelas X (sepuluh) di SMK Pesona Dywantara. Responden didapat dengan perhitungan menggunakan rumus Issac & Michael. Berdasarkan analisis data menggunakan chi square diketahui variabel yang berhubungan adalah pengetahuan (p-value 0,023), kondisi lingkungan (p-value 0,012), dan pengaruh sosial (p-value 0,026). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah sikap (p-value 0,125), dan persepsi (pvalue 0,957). Saran bagi pelajar tingkatkan kesadaran memakai alat keselamatan berkendara salah satunya helm, segera membuat SIM C jika sudah cukup umur, dan selalu menjaga keselamatandijalan.
KAJIAN SISTEM PROTEKSI DAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN DI STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) DIJALAN KEDUNGHALANG RAYA, KOTA BOGOR UTARA TAHUN 2018 ., Supriyanto; Nugraha, Rijka Akbar; Ginanjar, Rubi
PROMOTOR Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.2 KB) | DOI: 10.32832/pro.v1i2.1599

Abstract

Kejadian kebakaran dapat menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan cidera (injury) terutama yang disebabkan oleh keracunan akibat kebakaran (Fire toxocity) dikarenakan mayoritas kematian dan kesakitan akibat kebakaran berhubungan erat dengan terhirupnya asap (effluent) dari kebakaran tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan kepatuhan sistem manajemen keadaan darurat dan proteksi kebakaran aktif di SPBU yang berada di Desa/Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif semi kuantitatif yang membandingkan pelaksanaan sistem manajemen keadaan daruratdan sistem proteksi kebakaran aktif dengan Permen PU No.20/PRT/M/2009, Permen PU No.26/PRT/M/2008, Permenakertrans No.4/MEN/1980, SNI (Standart Nasional Indonesia) serta standart Internasional NFPA (National Fire Protection Association). Sampel pada penelitian ini adalah 2 SPBU yang berada di Desa/Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, KotaBogor. Instrumen penelitian menggunakan observasi, wawancara, alat ukur berupa meteran dan lembar daftar periksa. Hasil penilaian didapat bahwa tingkat kepatuhan sistem manajemen keadaan darurat di SPBU sebesar 82,8% dengan kriteria prosedur tanggap darurat (94%), kriteriapersonil (100%) dan kriteria organisasi proteksi kebakaran (54%). Sedangkan untuk sistem proteksi aktif hanya terdapat APAR yang tingkat kepatuhannya mencapai (100%). Untuk hydran, alarm kebakaran, detektor kebakaran, spinkler belum diimplementasikan. Tingkat KepatuhanSarana penyelamat jiwa sebesar 10,9% dengan kriteria pintu darurat (0%), tangga darurat (0%), tanda petunjuk arah (43,75), tempat berkumpul (0%). Sedangkan hasil penelitian menunjukkanbahwa manajemen proteksi kebakaran di SPBU cukup baik namun demikian sistem proteksi aktifdan sarana penyelamat jiwa belum sesuai dengan peraturan perundangan.
HUBUNGAN TEKANAN PANAS TERHADAP SUHU TUBUH DAN DENYUT NADI PADA MASYARAKAT YANG BEKERJA DI LINGKUNGAN PELABUHAN TRADISIONAL DESA ERETAN WETAN KECAMATAN KANDANGHAUR KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2018 Amaliya, Lasyarika Rizky; ., Supriyanto; Ginanjar, Rubi
PROMOTOR Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.562 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i1.1787

Abstract

Paparan tekanan panas dapat terjadi pada masyarakat yang bekerja di lingkungan pelabuhan dapat menimbulkan gejala tekanan panas seperti peningkatan suhu tubuh dan denyut nadi. Tujuan penelitianini untuk mengetahui hubungan antara tekanan panas dengan peningkatan suhu tubuh dan denyut nadi pada masyarakat yang bekerja di Pelabuhan Tradisional Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandarhaur,Kabupaten Indramayu Tahun 2018. Desain penelitian ini menggunakan studi cross sectional dengan teknik accidental sampling dengan responden sebanyak 90 orang yang bekerja di pelabuhan tradisional Desa Eretan Wetan. Pengambilan data akan menggunakan kuesioner dan alat Wet BulbGlobe Temperature untuk mengukur suhu lingkungan kerja, mengukur suhu tubuh menggunakan termometer dan menggunakan jam tangan sebagai waaktu perhitungan denyut nadi manual. Analisis dalam penelitian ini akan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwaada hubungan antara panas lingkungan kerja dengan suhu tubuh p-value 0,000 dan denyut nadi pvalue 0,000, ada hubungan antara laju metabolik dengan suhu tubuh p-value 0,002 dan denyut nadi p-value 0,000. Sedangkan variabel umur, lama kerja, pakaian kerja tidak ada hubungan denganpeningkatan suhu tubuh dan denyut nadi. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin kondisi lingkungan kerja dan semakin banyak aktifitas kerja maka semakin meningkat suhu tubuh dan denyut nadi pekerja. Disarankan kepada para pekerja menggunakan pakaian yang dapat menutupi seluruhtubuh dan memakai penutup kepala guna meminimalisir paparan matahari langsung.
KAJIAN SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN GEDUNG INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LEUWILIANG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018 Fadilah, Fariz; ., Supriyanto; Fathimah, Anissatul
PROMOTOR Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.105 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i2.1796

Abstract

Kebakaran merupakan suatu bencana yang sering terjadi dan mengakibatkan kerugian, baik kerugian korban jiwa maupun kerugian materi. Bencana kebakaran dapat terjadi di bangunan gedung sepertigedung rumah sakit, salah satunya IGD RSUD Leuwiliang Bogor sehingga perlu pemeriksaan keandalan sistem proteksi kebakaran. dengan menggunakan pedoman pemeriksaan kesalamatan banagunan yang memeriksa 4 komponen yang terdiri dari kelengkapan tapak, sistem proteksi aktifkebarakan, sistem proteksi pasif kebakaran dan sarana penyelamaran. Penelitian ini merupakan penelitian kauntitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yangdidapat melalui observasi, telaah dokumen dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan tingkat keandalan sistem proteksi kebakaran gedung IGD RSUD Leuwiliang Bogor berada dalam kategori cukup yaitu 60,1% dari nilai maksimal 100% dengan rincian sebagai berikut: nilai kondisi kelengkapan tapak 16,75% dari nilai maksimal 25%; nilai kondisi sistem proteksi aktif adalah 12,02%dari nilai maksimal 24%; nilai kondisi sistem proteksi pasif adalah 9,98% dari nilai maksimal 26%; dan nilai kondisi sarana penyelamatan adalah 21,35% dari nilai mkasimal 25%. Peneliti merekomendasikan pihak RSUD Leuwiliang Bogor untuk melengkapi sub komponen proteksi kebakaran yang tidak tersedia serta melakukan perawatan dan perbaikan secara berkala terhadap subkomponen yang sudah tersedia di gedung IGD RSUD Leuwiliang Bogor.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN KERJA TERTUSUK JARUM SUNTIK ATAU BENDA TAJAM LAINNYA PADA PERAWAT DI RSUD LEUWILIANG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018 Puspitasari, Sylvia; ., Supriyanto; Ginanjar, Rubi
PROMOTOR Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.226 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i2.1803

Abstract

Petugas kesehatan berisiko tertular penyakit dari darah/cairan tubuh (bloodborne pathogen) melalui berbagai cara, salah satunya melalui luka tusuk jarum atau yang dikenal dengan istilah Needle Stick Injury (NSI). Risiko yang dapat terjadi jika tertusuk jarum dapat menimbulkan infeksi HBV(Hepatitis B Virus), HCV (Hepatitis C Virus) dan HIV (Human Immunodeficiency Virus). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja tertusuk jarum suntik atau benda tajam lainnya pada Perawat di RSUD Leuwiliang Kabupaten Bogor tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 71 orang. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan menganalisis data dengan uji statistik chisquaremenggunakan perangkat lunak aplikasi statistic (SPSS 16). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tindakan tidak aman (p-value = 0,461), kondisi tidak aman (p-value = 0,301, masa kerja (p-value = 0,757), pengetahuan (p-value = 0,190), pengawasan (p-value = 0,090)dengan kecelakaan kerja tertusuk jarum suntik atau benda tajam lainnya. Sedangkan untuk variabel lainnya, ada hubungan antara keterampilan (p-value = 0,010) OR = 0,237 (95% CI: 0,085-0,662), pelatihan (p value = 0,022) OR = 3,566 (95% CI: 1,313-9,688) dengan kecelakaan kerja tertusukjarum suntik atau benda tajam lainnya. Kesimpulan penelitian ini adalah kurangnya keterampilan dan pelatihan mempengaruhi perawat dalam kecelakaan kerja, karena keterampilan dan pelatihan dibutuhkan seseorang dalam setiap pekerjaan untuk meningkatkan kemampuan dan keahliannyasehingga mampu menyelesaikan tugas dengan baik dan dapat terhindar dari risiko kecelakaan kerja
HUBUNGAN ANTARA KELUHAN KELELAHAN KERJA SUBJEKTIF DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI PT. BATARA INDAH BOGOR TAHUN 2018 Zaeni, Mohammad Andry; ., Supriyanto; Ginanjar, Rubi
PROMOTOR Vol 2 No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.548 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i3.1938

Abstract

Setiap tahun dalam penelitian yang dilakukan Internasional Labour Organitation ( ILO ) di jelaskan dari 58.115 sampel, 18.828 di antaranya ( 32,8%) mengalami kelelahan dan berakibat pada penurunan produktivitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kelelahan kerjadengan produktivitas kerja. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional. Pengukuran kelelahan kerja menggunakan survey keluhan subjektif pada kelelahan dari International Fatique Research Committe/IFRC. Pengambilan sampel penelitian digunakan metode simple randomsampling (n=200 orang). Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar kuisioner, dan analisisnya dengan cara chi square. Hasil penelitian dengan menggunakan tabulasi silang bahwa ada hubungan antara kelelahan kerja dengan produktivitas kerja dengan OR sebesar 23.438 ( 95% CI :4.383 – 125.316 ). Sedangkan untuk variabel umur, masa kerja, status perkawinan dan status gizi tidak ada hubungan dengan produktivitas kerja dengan masing-masing mempunyai nilai p value0.322 , 0.338 , 1.000 dan 0.927. Simpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara kelelahan kerja dengan produktivitas kerja pada tenaga kerja bagian produksi di PT. Batara Indah Bogor karena cara kerja yang dilakukan oleh karyawan sangat monoton, dengan melakukan pekerjaan berulang selama berjam jam dan hanya diam di satu lane saja sehingga menyebabkanpara karyawan mudah mengalami kelelahan. Disarankan agar dilakukan sosialisasi berupa  penyuluhan atau pemasangan pamplet tentang keselamatan dan kesehatan kerja di ruang produksiPT. Batar Indah Bogor
INTENSITAS PENCAHAYAAN DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA KOPERASI KARYAWAN INDOKARLO PERKASA DI BAGIAN PRODUKSI TAHUN 2018 ., Supriyanto; Isniyani, Rinda; Ginanjar, Rubi
PROMOTOR Vol 2 No 4 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.616 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i4.2243

Abstract

Intensitas pencahayaan merupakan aspek penting di tempat kerja, berbagai masalah akan timbul ketika kualitas penerangan tidak sesuai dengan Nilai Ambang Batas yang akan berdampak pada kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan intensitas pencahayaan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja Koperasi Karyawan Indokarlo Perkasa di bagian produksi tahun 2018.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian berjumlah 87 dengan menggunakan teknik pengambilan non probability sampling (sampel jenuh) dimana seluruh populasi dijadikan sampel. Pengukuran intensitas pencahayaan menggunakan lux meter dan pengumpulan data pekerja dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Cara analisis data penelitian ini menggunakan perangkat lunak aplikasi statistik (SPSS 16.0) dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara pengetahuan (p=0,015 ), sikap (p=0,022), intensitas pencahayaan (p=0,000) dengan kejadian kecelakaan kerja. dan tidak adanya hubungan antara usia (p=0,191), lama kerja (p=0,498) dengan kejadian kecelakaan kerja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pekerja yang memiliki tingkat pengetahuan yang rendah, sikap yang negatif serta ruang kerja dengan intensitas pencahayaan yang kurang memiliki peluang tinggi terhadap kejadian kecelakaan kerja. Disarankan kepada pemilik perusahaan untuk memperhatikan kondisi pencahayaan di setiap ruangan kerja agar tidak menimbulkan risiko terjadinya kejadian kecelakaan kerja.
GAMBARAN KEPATUHAN PETUGAS LABORATORIUM TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DI RUMAH SAKIT SALAK BOGOR TAHUN 2017 Afrilyani, Rizka; ., Supriyanto; Ginanjar, Rubi
PROMOTOR Vol 2 No 4 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.921 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i4.2244

Abstract

Laboratorium klinik di rumah sakit merupakan salah satu fasilitas medik yang disediakan sebagai penunjang diagnosis penyakit. Petugas laboratorium mempunyai risiko terpajan bahaya biologiseperti virus dan bakteri. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian untuk melindungi pekerja dari risiko tertular penyakit. Salah satu caranya dengan menggunakan alat pelindung diri. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi Gambaran Tingkat Kepatuhan Petugas LaboratoriumTerhadap Pengunaan Alat Pelindung Diri di RS Salak Bogor. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskiriptif dengan metode wawancara terstruktur, observasi dan telaah dokumen langsung di lapangan untuk menganalisis Gambaran Kepatuhan petugas laboratorium, pengetahuan, sikap,ketersediaan Alat pelindung diri, pelatihan, pengawasan serta peraturan mengenai Alat Pelindung Diri di Rumah Sakit dengan jumlah informan sebanyak 10 informan . Kepatuhan ini diukur dari hasil observasi terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri, petugas dikatakan patuh apabila sudahlengkap memakai Alat Pelindung Diri yang diwajibkan saat bekerja dan tidak patuh apabila tidak lengkap memakai Alat Pelindung Diri yang diwajibkan saat bekerja. Berdasarkan observasi yang dilakukan pada semua informan didapatkan hasil bahwa terdapat beberapa sebagian informan yangmasih tidak patuh dalam menggunakan Alat Pelindung Diri pada saat bekerja, ketersediaan alat pelindung diri kurang lengkap, tidak adanya pelatihan mengenai alat pelindung diri serta pengawasan yang kurang optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kepatuhan petugas dalampenggunaan alat pelindung diri kurang baik dikarenakan tidak adanya pelatihan khusus penggunaan alat pelindung diri, ketersediaan alat pelindung diri kurang lengkap serta pengawasan yang kurangoptimal.
GAMBARAN KETERPAPARAN MEDIA BERKONTEN PORNOGRAFI PADA ANAK-ANAK PESERTA DIDIK KELAS 4, 5 DAN 6 DI SDN KAYU MANIS 2 KOTA BOGOR Rochmawati, Dwi; Arsyati, Asri Masitha; ., Supriyanto
PROMOTOR Vol 2 No 5 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.627 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i5.2524

Abstract

Kemudahan dalam mengaskes internet dan keberagaman media saat ini memudahkan anak-anak  terpapar media informasi termasuk konten pornografi. Konten pornografi dapat memicu anak melakukan kekerasan seksual. KPAI berpendapat bahwa kerentanan anak saat ini tidak lagi hanyamenjadi korban tetapi juga menjadi pelaku. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan instrumen penelitian berupa kuesioner dan desain penelitian cross-sectional dengan metode analisis univariat. Populasi berjumlah 113 siswa dengan sampel sebanyak 87 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 81,6% responden telah terpapar media berkonten pornografi. Sebanyak17,2% responden terpapar ringan, 18,4% responden terpapar sedang dan 46% responden terpapar berat. Sebanyak 53,8% responden terpapar dari media sosial seperti facebook, google, instagram, tiktok, twitter dan youtube. Sedangkan 12,8% responden lainnya terpapar dari Televisi (TV) dan3,9% responden mengaku pernah melihat langsung adegan berkonten pornografi. Keterpaparan tersebut dapat dipengaruhi karena adanya stimulus dari ajakan teman sebaya meskipun pengetahuan dan sikap responden dapat dikategorikan baik. Perlu adanya sinergitas dari berbagai sektor untukaktif mengkampanyekan gerakan anti terhadap ajakan pornografi. Orang tua dan guru berperan penting dalam mendidik, mengawasi, dan menanamkan nilai-nilai agama agar anak terhindar daripaparan konten pornografi.
GAMBARAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA DI SMK X KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019 Darusman, Muhammad; Nasution, Andreanda; ., Supriyanto
PROMOTOR Vol 2 No 5 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.368 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i5.2527

Abstract

Isu seksualitas dan kesehatan reproduksi yang tabu untuk di bicarakan menjadikan remaja  cenderung ingin mencoba-coba sehingga remaja menjadi berisiko pada perilaku seks yang berdampak pada kehamilan yang tidak di inginkan dan masih banyak lagi. Penelitian ini dilakukanuntuk mengetahui Gambaran perilaku seksual pranikah pada remaja di SMK X Kabupaten Bogor Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang di lakukan dengan metode wawancara mendalam dan menggunakan pedoman wawancara, informan dalam penelitian ini berjumlah 15 orang dan proses pengambilan data dilakukan pada bulan maret 2019. Dari hasilpenelitian didapatkan pengetahuan informan dalam hal ini cukup baik, hanya saja informan menjelaskan perilaku seksual secara umum yang sering di lihat atau di ceritakan tidak secara medalam, dalam peran orangtua sebenarnya sudah baik, tetapi masih banyak dari orangtua dan informan yang di teliti masih tabu untuk di bicarakan, dalam ketaatan agama di dapatkan bahwabanyak yang hanya mengikuti agenda kegamaan di sekolah dan di lingkungan masyarakat tidak ada kegiatan keagamaan lainya