Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penguatan Peran Guru Ekonomi Melalui Kolaborasi Strategis dalam Meningkatkan Literasi Ekonomi Kreatif Era Society 5.0 bagi Generasi Muda di Aceh Utara dan Lhokseumawe Rahmah, Mutia; Murtala; Syafira, Suarifah; Riskiana; Riani
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.25189

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat peran guru ekonomi dalam meningkatkan literasi ekonomi kreatif berbasis teknologi digital di era Society 5.0. Program dilaksanakan di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe dengan melibatkan 20 guru ekonomi dari SMA, SMK, dan MAN yang tergabung dalam MGMP Ekonomi. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya pemahaman terhadap konsep ekonomi kreatif, keterbatasan dalam penggunaan media pembelajaran digital, serta minimnya penerapan model pembelajaran kolaboratif di sekolah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan aplikatif yang terdiri dari lima tahap utama: koordinasi awal, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan literasi ekonomi kreatif, workshop pembuatan media ajar digital berbasis Canva for Education, serta evaluasi dan pendampingan keberlanjutan. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yaitu pada 27–28 Oktober 2025, dengan dukungan Dinas Pendidikan dan pelaku UMKM kreatif lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 34% berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test. Sebanyak 20 produk media ajar digital berhasil dihasilkan, dan seluruh peserta menyusun rancangan pembelajaran berbasis proyek (RPP) inovatif yang mengintegrasikan konsep ekonomi kreatif lokal. Selain itu, terbentuk jejaring kolaboratif antara guru, akademisi, dan pelaku usaha sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini. Dampak kegiatan mencakup peningkatan kompetensi pedagogis guru, penguatan jejaring kolaboratif lintas sektor, serta kontribusi terhadap pengembangan ekonomi kreatif daerah. Kegiatan ini juga berimplikasi pada peningkatan kesadaran akan pentingnya literasi digital dan ekonomi kreatif dalam membentuk generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing. Dengan demikian, program PKM ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Kata kunci: literasi ekonomi kreatif, guru ekonomi, Society 5.0, kolaborasi strategis, Aceh Utara dan Lhokseumawe.
ANALYSIS OF MARKETING EFFICIENCY IN THE CHIP AGROINDUSTRY IN PUTOH VILLAGE PEUSANGAN SUBDISTRICT BIREUEN REGENCY Jannah Simatupang, Nur; Suryadi; Eva Wardah; Fadli; Riani
Jurnal Mahasiswa Agribisnis Vol. 4 No. 2 (2026): January
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jma.v4i2.24553

Abstract

This study aims to analyze the marketing efficiency of the chip agroindustry" Dhapue Keripik Cap Bunga Dahlia" located in Gampong Putoh, Peusangan Subdistrict, Bireuen Regency. The focus of the research includes identifying the marketing channels used, analyzing marketing margins, farmer’s share, and the level of marketing efficiency in each channel. The research employed a quantitative approach using primary data collected through interviews with the business owner and resellers, as well as secondary data from literature sources. The results showed that there are two marketing channels: (1) direct sales from producer to consumer, and (2) producer – retailer/reseller – consumer. The first channel, with no intermediaries involved, resulted in a marketing margin of zero and a farmer’s share of 100%, making it the most efficient channel. The second channel yielded a marketing margin of IDR 20,000 per kilogram and a farmer’s share ranging from 66.7% to 71.4%, which is also considered efficient as it remains below the 50% marketing efficiency threshold. Therefore, both marketing channels are considered efficient, although the direct-to-consumer channel provides higher benefits to the producer. This research is expected to serve as a reference for business owners and policymakers in improving the effectiveness of distribution and marketing strategies for local agroindustrial products.