Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

THE ENHANCEMENT OF THE CAPACITY OF COMMUNITIES AROUND THE FOREST IN PRODUCING ANIMAL FEED THROUGH SILAGE-MAKING TRAINING Budiyoko, Budiyoko; Syamsi, Afduha Nurus; Sunendar, Sunendar; Zulkifli, Lutfi; Rachmah, Malinda; Madiyoh, Abdulhakim
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 8 No. 2 (2024): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v8i2.2024.170-180

Abstract

Kemutug Lor Village, located on the southern slope of Mount Slamet, boasts various potentials, including livestock farming and the utilization of forest resources. One method of forest area management undertaken by the community is the development of an agrosilvopastoral model, which integrates seasonal crop cultivation with forestry and livestock activities. This community service initiative aims to enhance the community's capacity in processing odot grass into silage as high-quality animal feed. The approach utilized in this activity is asset-based community development. Goat farming and the development of the agrosilvopastoral model in the forest area, initiated by the community, serve as the foundation for this community service activity. A total of 23 individuals from the community were equipped with technical skills in silage production using odot grass as the raw material. This endeavor contributes to the utilization of abundant odot grass in Kemutug Lor and the enhancement of livestock feed management within the community. Evaluation results indicate an increase in the community's knowledge of silage production after receiving training materials. Furthermore, subsequent to the conclusion of the training activity, the community engages in periodic practice and production of silage as supplementary animal feed.
ANALISIS SOSIAL EKONOMI DAN KEUNTUNGAN USAHATANI PADI PADA MASYARAKAT ADAT BONOKELING DI KABUPATEN BANYUMAS Budiyoko, Budiyoko; Verrysaputro, Exwan Andriyan; Sunendar, Sunendar
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 22 No 2 (2025): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v22i2.4797

Abstract

Masyarakat adat Bonokeling yang berada di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang memiliki karakteristik sosial ekonomi yang khas. Mereka masih memegang tradisi yang berakar dari kepercayaan terhadap leluhur dan diimplementasikan dalam beragai sendi kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji usahatani padi pada masyarakat petani Bonokeling di Kabupaten Banyumas dengan pendekatan mixed method. Penelitian ini mencakup analisis karakteristik sosial ekonomi petani padi Bonokeling serta analisis keuntungan usahatani padi melalui pendekatan RC ratio. Data primer dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara dan survei terhadap petani, sementara data sekunder diperoleh dari berbagai sumber terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia lanjut petani, rendahnya tingkat pendidikan, dan luas lahan yang sempit menjadi kendala dalam meningkatkan produktivitas usahatani padi. Nilai RC ratio yang relatif rendah mengindikasikan perlunya intervensi kebijakan untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan, teknologi, dan penguatan kapasitas kelembagaan petani yang sejalan dengan tradisi dan pengetahuan lokal masyarakat, sehingga keberlanjutan usahatani padi masyarakat Bonokeling dapat terjaga
Wanita Berdaya Keluarga Sejahtera: Peningkatan Kapasitas KWT Makmur Berkah dalam Mengembangkan Wahana Agroedukasi Melalui Implementasi Greenhouse dan Drip Irrigation Sunendar, Sunendar; Solekan, Muhamad; Verrysaputro, Exwan Andriyan; Budiyoko, Budiyoko; Lestari, Asrie Uny; Darmawan, Saffri Ardi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2285

Abstract

This community service program aims to enhance the capacity of the Makmur Berkah Women Farmers Group (KWT) in Kutasari Village, Baturraden District, Banyumas Regency through the implementation of greenhouse and drip irrigation technologies as part of developing an agro-education center. The activity involved lecturers, volunteer agricultural instructors, and KWT members through participatory training that included counseling, demonstrations, hands-on practice, and mentoring. Evaluation was carried out using pre- and post-tests on participants’ knowledge and skills. The results showed an average increase of 55.4% in knowledge and 80% in practical skills. The collaboration between academics and volunteer instructors proved to be an effective model in strengthening the role of women farmers as drivers of sustainable agriculture and in realizing more prosperous families through modern, productive agricultural activities.ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Makmur Berkah di Desa Kutasari, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas melalui penerapan teknologi greenhouse dan sistem irigasi tetes (drip irrigation) sebagai bagian dari pengembangan wahana agroedukasi. Pelaksanaan kegiatan melibatkan dosen, penyuluh swadaya, dan anggota KWT dalam bentuk pelatihan partisipatif yang mencakup penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test terhadap aspek pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 55,4% dan peningkatan keterampilan praktik mencapai 80%. Keberhasilan kolaborasi antara akademisi dan penyuluh swadaya menjadi model efektif dalam memperkuat peran wanita tani sebagai penggerak pertanian berkelanjutan serta mewujudkan keluarga yang lebih sejahtera melalui kegiatan produktif berbasis pertanian modern.