Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Konsep Pendidikan Moral dalam Al-Qur'an Surat Al Baqarah Ayat 31-32 (Perspektif Ilmu Pendidikan Islam) Ririn Rismawati; Masripah Masripah; Nenden Munawaroh; Iman Saifullah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan moral adalah penanaman, pengembangan dan pembentukan akhlak yang mulia dalam diri seseorang. Pendidikan moral juga merupakan keutamaan tingkah laku yang wajib dilakukan oleh seseorang, diusahakan dan dibiasakan sejak kecil hingga dewasa. Moral seseorang dapat dipupuk dan dikembangkan menuju tingkat perkembangan yang sempurna dalam suatu proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pendidikan menurut Q.S Al-Baqarah ayat 31-32. mengetahui pendidikan menurut Q.S Al-Baqarah ayat 31-32. mengetahui relevansinya pendidikan menurut Q.S Al-Baqarah ayat 31-32. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis studi pustaka (library research) yaitu metode dengan pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan kajian literatur dan juga dokumen. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa pendidikan moral dalam perspektif ilmu pendidikan Islam memiliki relevansi yang erat dengan QS Al-Baqarah ayat 31-32. Kedua konsep ini menekankan pentingnya ilmu pengetahuan sebagai anugerah dari Allah, mengajarkan kerendahan hati dan kesadaran akan keterbatasan manusia, serta pentingnya ketaatan dan pengakuan akan kebesaran Allah SWT.
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DAN RAHMATAN LIL’ALAMIN PADA PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK Teti Lestari; Iman Saifullah; Nenden Munawaroh; Asep Tutun Usman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil’Alamin Pada Pembelajaran Aqidah Akhlakdi MAN 1 Garut,juga ingin mengetahui bagaimana faktor penunjang dan penghambat dimensi beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME serta berakhlak mulia pada pembelajaran Aqidah Akhlak di MAN 1 Garut bagaimana strategi guru dalam implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil’Alamin Pada Pembelajaran Aqidah Akhlak di MAN 1 Garut, serta dampak dari Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil’Alamin Pada Pmbelajaran Aqidah Akhlak di MAN 1 Garut. Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan di MAN 1, dalam Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terdapat beberapa permasalahan, dimana pada saat proses pelaksanaan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dinilai monoton dan tidak menyenangkan. Sehingga masih ada peserta didik yang kurang aktif dan tidak memperhatikan guru. Selain itu mereka juga cenderung menganggap bahwasannya mempelajari P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) itu tidak penting. Hal tersebut tentunya sangat berpengaruh terhadap semangat mereka ketika proses pelaksanaan P5. Tujuan utama dari Profil Pelajar Pancasila ini diharapkan dapat menjaga nilai-nilai luhur serta moral anak bangsa, menyiapkan masyarakat dunia, perwujudan keadilan sosial serta, agar tercapainya kompetensi pada abad ke 21. Dalam dunia pendidikan atau lingkungan sekolah, Profil Pelajar Pancasila ini diharapkan dapat ditingkatkan dalam dua aspek yaitu Profil Pelajar Pancasila (P3) dan Profil Pelajar Rahmatan lil’Alamin (PPRA).
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Learning terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Fiqih Mohamad Rifki Nawawi; Masripah Masripah; Iman Saifullah; Yufi Mohammad Nasrullah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran inquiry learning. Selanjutnya untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum menggunakan metode inquiry learning pada mata pelajaran fiqih serta meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran fiqih menggunakan metode inquiry learning. Mata pelajaran fiqih merupakan salah satu mata pelajaran yang mempelajari hukum islam yang berkaisan dengan ibadah dan muamalah, yang bertujuan untuk membentuk sikap serta perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai agama islam. Namun dalam pelaksanaanya sering kali ditemukan permasalahan dalam proses pembelajaran fiqih di sekolah, salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah rendahnya hasil belajar dikarenakan kurangnya motivasi siswa dalam belajar. Oleh Karena itu, metode pembelajaran inquiry learning sangat mendukung dalam proses keberhasilan belajar peserta didik Karena melibatkan siswa secara aktif. Penelitian yang dilakukan menggunakan jenis metode penelitian kuantitatif deskriptif yang mana dirancang untuk menguji hipotesis, sebab-akibat dengan mengontrol variabel-variabel tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, kuisioner, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengaruh metode inquiry learning  pada mata pelajaran fiqih memiliki nilai rata-rata dan persentase yang tinggi. Pengetahuan memperoleh rata-rata 3,86 dengan persentase 77,19%, sementara pemahaman mencatat rata-rata tertinggi yaitu 4,14 dan persentase 82,81%. Indikator aplikasi dan analisis masing-masing memiliki rata-rata 4,02 dan 4,04 dengan persentase 80,35% dan 80,70%. Selain itu, sintesis mencatat rata-rata 3,91 dengan persentase 78,25%, sedangkan evaluasi juga mendapatkan rata-rata 4,04 dan persentase 80,70%. Rata-rata keseluruhan dari semua indikator adalah 4,00 dengan persentase 80,00%. Dan uji determinasi menunjukan nilai r square sebesar 85,2%, maka ini menunjukan bahwa pengaruh model pembelajaran inquiry learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa sangat kuat.
Pelaksanaan Program Sekolah Ramah Anak Dalam Membentuk Karakter Islami Di RA Husnul Khatimah Garut Syifa Nurdiana; Iman Saifullah; Nenden Munawaroh
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 2 (2025): Februari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan moralitas individu, khususnya dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia. Sekolah Ramah Anak (SRA) muncul sebagai pendekatan untuk mendukung perkembangan holistik peserta didik, termasuk karakter Islami. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program SRA dalam membentuk karakter Islami di RA Husnul Khatimah Garut. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif survei, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun RA Husnul Khatimah telah mengimplementasikan prinsip SRA, masih terdapat tantangan dalam pelaksanaannya, seperti kurangnya kurikulum khusus dan keterbatasan sumber daya. Namun, nilai-nilai karakter Islami berhasil diintegrasikan dalam program tersebut dan memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk pengembangan pendidikan Islam di tingkat prasekolah dan upaya mengatasi hambatan dalam implementasi SRA.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android Dengan Aplikasi Thunkable Pada Mata Pelajaran Al-Qur`an Hadits Iman Saifullah; Ainun Nabilah Sya`ban; Acep Rahmat
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan minat belajar siswa di sekolah maupun dirumah adalah penggunaan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan dan kevalidan media pembelajaran berbasis android dengan menggunakan aplikasi Thunkable dalam mata pelajaran Al-Qur`an Hadits. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan media pembelajaran menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X C Madrasah Aliyah Negeri 2 Garut yang dipilih untuk mengikuti kegiatan uji coba media pembelajaran Al-Qur`an Hadits berbasis android dengan aplikasi Thunkable. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah obervasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Sedangkan, teknik analisis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif yang diperoleh dari angket penilaian kelayakan media yang di berikan kepada ahli validasi media, ahli validasi materi, guru dan pengguna (siswa). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh data mengenai proses pembuatan media pembelajaran Al-Qur`an Hadits berbasis android denganmenggunakan aplikasi Thunkable yaitu berawal dari tahap pra produksi tahap produksi (pembuatan media menggunakan aplikasi Thunkable) serta tahap pasca produksi sehingga dihasilkan produk media pembelajaran Al-Qur`an Hadits berbasis android dengan menggunakan aplikasi Thunkable. Untuk hasil kevalidan media pembelajaran matematika berbasis Thunkable oleh ahli media sebesar 74,53% dengan kategori “Layak” dan kevalidan media pembelajaran Al-Qur`an Hadits berbasis android dengan menggunakan aplikasi Thunkable oleh ahli materi sebesar 92,66% dengan kategori “Sangat Layak”. Media pembelajaran Al-Qur`an Hadits berbasis android dengan menggunakan aplikasi Thunkable yang dikembangkan dinilai praktis oleh validator yang artinya media dapat digunakan dengan sedikit revisi. Media yang dikembangkan dinilai efektif dilihat dari respon siswa yang positif terhadap pembelajaran yang menggunakan media sebesar 95%. Media pembelajaran Al-Qur`an Hadits berbasis android dengan menggunakan Aplikasi Thunkable juga dinilai efektif jika dilihat dari hasil belajar siswa dengan ketuntasan hasil belajar diatas KKM.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament) Berbasis Media Kartu Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits Asep Tutun Usman; Masripah; Neng Fufu Fauziah Nurzaida; Iman Saifullah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Pembelajaran merupakan salah satu cara untuk menarik perhatian siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung. Namun terkadang tidak semua guru di dalam kelas menyampaikan pembelajaran menggunakan model pembelajaran. Hal ini menyebabkan siswa cepat merasa bosan, ngantuk, malas dan tidak bersemangat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT berbasis media kartu untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran al-qur’an hadits di MTs Al-Musaddadiyah Garut dan untuk mengetahui bagaimana Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT, Hasil belajar siswa sebelum penerapan model pembelajaran TGT, dan juga bagaimana hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran TGT di MTs Al-Musaddadiyah Garut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis Quasi Eksperimen bentuk Non Equivalent control group design. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa (1) Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT memiliki respon/ nilai yang baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil lembar observasi guru yang menunjukkan angka 86% yang berarti sangat baik dan juga hasil lembar observasi siswa yang menunjukkan angka 72,5% yang berarti baik. Selain itu diperkuat lagi dengan respon siswa melalui penyebaran angket yang memiliki perolehan angka 80,12% yang berarti sangat baik. (2) Dari Hasil belajar siswa sebelum menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT memiliki rata-rata yang sangat rendah. Hal ini dapat dilihat dari hasil pretest siswa kelas VII-2 yang rata-ratanya adalah 61,82. (3) Dari Hasil belajar siswa setelah menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT memiliki rata-rata yang sangat tinggi. Hal ini dapat dilihat dari hasil pretest awalnya 61,82 dan hasil postestnya memperoleh nilai rata-rata sebesar 83,94.
Penerapan Metode Qiroati Untuk Meningkatkan Kemampuan Pelafalan Al-Qur’an Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits Yufi Mohammad Nasrullah; Masripah; Chica Marliyana Pratama; Iman Saifullah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan kenyataan yang terjadi di lapangan bahwa pada saat pembelajaran siswa hanya terpaku pada kelancaran membaca Al-Qur’annya saja tanpa memperhatikan kaidah-kaidah membaca dan melafalkan Al-Qur’an dengan tepat diantaranya kesesuaian dengan kaidah ilmu tajwid, ketepatan makhorijul huruf dan sifat hurufnya. Itu artinya bahwa siswa kurang kesadaran dalam ketartilan membaca/ mengucapkan Al-Qur’an. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dan mengetahui penerapan, pengaruh, serta mengetahui besarnya peningkatan kemampuan pelafalan Al-Qur’an setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran tahsin. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan bentuk desain eksperimen ulang (Pretest – Posttest Control Group Design), instrumen yang digunakan dalam penelitian untuk mengambil data berupa lembar observasi, wawancara dan tes kognitif dimana tes ini untuk mengukur kemampuan dan pemahaman siswa dalam menggunakan metode pembelajaran tahsin serta melihat peningkatan kemampuan pelafalan Al-Qur’an siswa. Pengambilan dilakukkan sebanyak dua kali yaitu sebelum dan sesudah treatment, untuk mengetahui peningkatan kemampuan pelafalan Al-Qur’an dihitung dengan menggunakan uji gain. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa kemampuan pelafalan Al-Qur’an siswa setelah diterapkan metode pembelajaran tahsin dikatakan baik dengan perolehan lembar observasi guru dengan nilai 78 sedangkan lembar observasi siswa dengan nilai 77. Hasil uji gain kedua kelas yakni kelas eksperimen 0,67 dengan kategori cukup efektif, sedangkan kelas kontrol mendapatkan 0,44 dengan kategori kurang efektif, sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan antara kedua kelas dimana kelas yang menerapkan metode pembelajaran tahsin lebih baik dibandingkan dengan kelas yang menggunakan metode bandungan
SISTEM PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN BUDAYA RELIGIUS UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ISLAMI (PENELITIAN DI MTS AL-MUSADDADIYAH GARUT) Iman Saifullah; Meti Deviani Suryana; Nenden Munawaroh; Acep Rahmat
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya beragam krisis moral pada peserta didik dilingkungan sekolah, meliputi; kurangnya kesadaran pada peserta didik yang tidak menaati peraturan sekolah dll. Hal ini menunjukkan bahwa budaya religius sekolah memang sangat penting untuk ditanamkan demi mengarahkan, membimbing, dan membiasakan perilaku baik peserta didik dalam kesehariannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengembangan dan pemberdayaan budaya religius, untuk mengetahui bagaimana pembentukkan karakter Islami peserta didik melalui adanya budaya religius, untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat apa saja yang dapat mempengaruhi budaya religius yang ada di MTS Al-Musaddadiyah Garut. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analisis kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pengelompokan data, mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Sistem pengembangan dan pemberdayaan budaya religius untuk membentuk karakter Islami ini memerlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan pendidikan, integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum, pembinaan karakter, pembentukan lingkungan sekolah yang mendukung. Dengan pendekatan ini, diharapkan peserta didik dapat tumbuh menjadi individu yang kuat secara spiritual, memiliki moral dan etis sesuai dengan ajaran Islam. (2) Pembinaan karakter melalui pengembangan sikap, perilaku, dan kepribadian yang sesuai dengan ajaran Islam. Hal ini mencakup pembiasaan terhadap nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, kasih sayang, kesabaran, dan kerja keras serta menghindari perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Dengan adanya pembentukan lingkungan sekolah yang mendukung praktik kegiatan keagamaan dengan membiasakan semua masyarakat lingkungan sekolah untuk melaksanakan budaya religius dalam membentuk karakter Islami terutama pada peserta didik. (3) Pendidikan agama yang menyeluruh dan terstruktur menjadi pondasi utama dalam integrasi nilai-nilai Islam terhadap kurikulum sekolah secara menyeluruh dan kontekstual. Ini mencakup dalam kehidupan sehari-hari, serta bagaimana menerapkan nilai-nilai Islam dalam lingkungan pendidikan untuk mewujudkan karakter Islami.
Penerapan Metode Amtsilati Pada Pembelajaran Nahwu Shorof Dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Kitab Kuning Abdillah Abdurrahman Addawami; Iman Saifullah; Yufi Mohammad Nasrullah; Asep Tutun Usman
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Amtsilati dalam meningkatkan keterampilan membaca kitab kuning santri di pondok pesantren Nurul Huda Cibojong. Penelitian ini dilatar belakangi dengan kenyataan yang terjadi di lapangan bahwa santri kurang bisa membaca kitab kuning di karenakan mereka kurang memahami tentang ilmu nahwu shorof. Itu artinya bahwa santri kurang dalam pemahaman tentang imlu nahwu shorof. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dan mengetahui penerapan, pengaruh, serta mengetahui besarnya peningkatan keterampilan membaca kitab kuning santri setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode Amtsilati. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan bentuk desain eksperimen ulang (Pretest – Posttest Control Group Design), instrumen yang digunakan dalam penelitian untuk mengambil data berupa lembar observasi, wawancara dan tes kognitif dimana tes ini untuk mengukur kemampuan dan pemahaman santri dalam menggunakan metode Amtsilati serta melihat peningkatan keterampilan membaca kitab kuning santri. Pengambilan dilakukkan sebanyak dua kali yaitu sebelum dan sesudah treatment, untuk mengetahui peningkatan keterampilan membaca kitab kuning santri dihitung dengan menggunakan uji gain. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa keterampilan membaca kitab kuning santri setelah menggunakan metode Amtsilati dikatakan baik dengan perolehan lembar observasi guru dengan nilai 78 sedangkan lembar observasi siswa dengan nilai 82. Hasil uji gain kedua kelas yakni kelas eksperimen 0,69 dengan kategori cukup efektif, sedangkan kelas kontrol mendapatkan 0,23 dengan kategori kurang efektif, sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan antara kedua kelas dimana kelas yang menerapkan metode Amtsilati lebih baik dibandingkan dengan kelas yang menggunakan metode bandungan
Nilai - Nilai Pendidikan Karakter dalam Serial Web Bidadari Bermata Bening Karya Habiburrahman El Shirazy (Perspektif  Ilmu Pendidikan Islam) Sri Wulandarisa; Masripah Masripah; Iman Saifullah; Acep Rahmat
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam serial Web "Bidadari Bermata Bening" karya Habiburrahman El Shirazy dari perspektif ilmu pendidikan Islam. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian yang dilakukan mengidentifikasi nilai-nilai moral dan spiritual yang disampaikan dalam serial tersebut, serta menggali implikasi dan relevansinya dalam konteks pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi, yang melibatkan pengumpulan data dari berbagai episode serial untuk kemudian dianalisis secara mendalam, akurat dan menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serial tersebut mengandung berbagai nilai-nilai pendidikan karakter seperti kejujuran, kesabaran, dan tanggung jawab, yang sesuai dengan prinsip-prinsip dalam pendidikan Islam. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya memanfaatkan media kontemporer seperti serial web bidadari bermata bening sebagai sarana efektif untuk memperkuat pendidikan karakter dalam masyarakat, terutama dalam konteks pendidikan Islam.