Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa yang Memiliki Gaya Belajar Visual dan Kinestetik Melalui Model Pembelajaran CIRC dan RADEC Waruwu, Adikia; Budiastra, A. A. Ketut; Zakirman, Zakirman
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v8i1.12564

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan antara model CIRC dan RADEC terhadap keterampilan menulis siswa, mengetahui perbedaan gaya belajar siswa terhadap keterampilan menulis siswa, mengetahui interaksi antara model CIRC dan RADEC dan gaya belajar siswa terhadap keterampilan menulis siswa. Sampel penelitian berjumlah 103 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan Teknik analisis Anova Dua Arah, data diolah menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara model CIRC dan RADEC, dimana model RADEC lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa dibandingkan dengan model pembelajaran CIRC, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara gaya belajar kinestetik dan visual dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa, terdapat interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar siswa dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa. Simpulan dari penelitian adalah Model RADEC terbukti lebih efektif dibandingkan dengan CIRC dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa, terutama dalam menulis pantun, meskipun perbedaan gaya belajar kinestetik dan visual kurang berbeda secara signifikan, namun penting bagi guru untuk memahami dan mengakomodasi gaya belajar siswa guna menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, karena kombinasi antara model pembelajran RADEC dengan gaya belajar kinestetik dapat memberikan hasil yang lebih optimal terhadap keterampilan menulis siswa. Kata Kunci: Gaya Belajar Kinestetik dan Visual, Keterampilan Menulis, Model Pembelajaran CIRC dan RADEC
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN GERAK DASAR DL-ECO UNTUK PEMULIHAN PASCABENCANA SISWA SEKOLAH DASAR Mudayat; A. A. Ketut Budiastra; Dede Dwiasyah; Karisda; Siti Julaeha; Andayani; Isti Rokhiyah
COMPASS: Journal of Education and Counselling Vol. 3 No. 3 (2026): Compass: Journal of Education and Counselling, February 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/compass.v3i3.1499

Abstract

Tingginya risiko bencana di Indonesia berdampak pada penurunan kondisi fisik dan psikososial siswa sekolah dasar, sementara model pendidikan jasmani responsif bencana yang terintegrasi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model Pembelajaran Gerak Dasar berbasis Deep Learning dan Ecopedagogy (DL-Eco) sebagai intervensi pemulihan holistik pascabencana. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan kerangka ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validasi model dilakukan oleh lima ahli menggunakan Aiken’s V, sedangkan efektivitas dirancang melalui desain quasi-eksperimental pada siswa sekolah dasar terdampak bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model DL-Eco memiliki validitas tinggi (Aiken’s V = 0,81–0,93) dan mengintegrasikan empat fase pembelajaran: orientasi pengalaman, eksplorasi gerak, refleksi bermakna, dan aksi ekologis. Model ini berpotensi mendukung peningkatan keterampilan gerak dasar, kebugaran fisik, resiliensi, dan kesejahteraan psikososial siswa. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menguji efektivitas model secara longitudinal pada konteks kebencanaan yang lebih luas.
Pengaruh Kesiapan dan Motivasi Terhadap Kemandirian Belajar Peserta Didik Dalam Pembelajaran Daring Santi Yuniarti; Septian Aji Permana; Ketut Budiastra
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2444

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh kesiapan dan motivasi terhadap kemandirian belajar peserta didik kelas V SD di Kapanewon Wates Kabupaten Kulon Progo dalam pembelajaran daring. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas V SD Negeri di Kapanewon Wates Kabupaten Kulon Progo dengan populasi berjumlah 638. Sampel yang digunakan sebanyak 245. Variabel independen pada penelitian ini adalah kesiapan belajar dan motivasi belajar, sedangkan variabel dependen adalah kemandirian belajar. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket secara daring. Pengukuran variabel dilakukan dengan menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS 26. Dari nilai koefisien regresi kesiapan belajar (X1), motivasi belajar (X2), dan kemandirian belajar (Y) dapat dibuat persamaan regresi linier berganda sebagai berikut Y = 3,207 + 0,431X1 + 0,772X2. Berdasarkan analisis data statistik pengaruh kesiapan dan motivasi belajar terhadap kemandirian belajar diperoleh koefisien korelasi ganda (R) = 0,801 dan koefisien determinan (R2) = 0,642. Hal tersebut berarti bahwa terdapat pengaruh yang kuat antara kesiapan dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap kemandirian belajar Peserta Didik Kelas V SD di Kapanewon Wates Kabupaten Kulon Progo dalam pembelajaran daring sebesar 64,2% dan selebihnya 35,8% dipengaruhi oleh faktor lain.Kata Kunci: Kesiapan, Motivasi, dan Kemandirian Belajar AbstractThis research aims to examine the influence of readiness and motivation on the learning independence of elementary school V students in Kapanewon Wates Kulon Progo Regency in online learning. This research was conducted on students of class V of State Elementary School in Kapanewon Wates Kulon Progo Regency with a population of 638. The sample used was 245. The independent variables in this study are learning readiness and learning motivation, while the dependent variable is learning independence. Data collection in this study using questionnaires online. Variable measurements are carried out using the Likert scale. Data analysis is performed using multiple linear regression with the help of SPSS 26 software. From the value of the learning readiness regression coefficient (X1), learning motivation (X2), and learning independence (Y) can be made double linear regression equations as follows Y = 3.207 + 0.431X1 + 0.772X2. Based on statistical data analysis, the influence of readiness and motivation of learning on learning independence obtained a double correlation coefficient (R) = 0.801 and determinant coefficient (R2) = 0.642. This means that there is a strong influence between the readiness and motivation of learning together on the learning independence of Class V elementary school learners in Kapanewon Wates Kulon Progo Regency in online learning by 64.2% and the remaining 35.8% influenced by other factors. Keywords: Readiness, Motivation, and Learning Independence
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua dan Pemanfaatan Media Gadget Terhadap Sikap Tanggung Jawab Peserta Didik Sekolah Dasar Kelas V di Kecamatan Jumo Sapti Yulianti; Septian Aji Permana; Ketut Budiastra
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2445

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua dan pemanfaatan media gadget terhadap sikap tanggung jawab peserta didik SD kelas V di Kecamatan Jumo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang sebelumnya telah diujicobakan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan uji diskriptif statistik, uji prasyarat, dan uji hipotesis (uji t dan uji f). Hasil penelitian yaitu terdapat pengaruh positif pola asuh orang tua terhadap sikap tanggung jawab peserta didik sebesar 25,3%.Terdapat pengaruh positif pemanfaatan media gadget terhadap sikap tanggung jawab peserta didik sebesar 23,0%. Terdapat pengaruh positif pola asuh orang tua terhadap pemanfaatan media gadget sebesar 18,1%. Terdapat pengaruh positif pola asuh orang tua dan pemanfaatan media gadget secara bersama-sama terhadap sikap tanggung jawab peserta didik SD Kelas V di Kecamatan Jumo sebesar 33,9% dan selebihnya 66,1% dipengaruhi oleh faktor lain. Jadi dapat disimpulkan bahwa semakin baik sikap-sikap pola asuh orang tua yang diberikan pada anaknya maka semakin baik pula sikap tanggung jawab peserta didik. Semakin baik pemanfaatan media gadget yang digunakan peserta didik maka semakin baik pula sikap tanggung jawab peserta didik. Begitu juga semakin baik pola asuh orang tua dan semakin baik pemanfatan media gadget maka semakin baik pula sikap tanggung jawab peserta didik. Sebaliknya semakin buruk pola asuh orang tua dan semakin buruk pemanfaatan media gadget maka semakin buruk sikap tanggung jawab peserta didik.Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Pemanfaatan Media Gadget, Sikap Tanggung Jawab AbstractThe purpose of this study is to find out the influence of parenting and the use of gadget media on the attitude of responsibility of class V elementary school students in Jumo District. This type of research is quantitative research with survey methods. The instrument used is a questionnaire that has previously been tested to determine its validity and reliability. Data analysis techniques use statistical disqualified tests, prerequisite tests, and hypothesis tests (t test and f test). The results of the study are that there is a positive influence of parenting on the attitude of student responsibility by 25.3%. There is a positive influence on the use of gadget media on the attitude of responsibility of students by 23.0%. There is a positive influence of parenting on the use of gadget media by 18.1%. There is a positive influence on parenting and the use of gadget media together on the attitude of responsibility of Class V elementary school students in Jumo District by 33.9% and the remaining 66.1% influenced by other factors. So it can be concluded that the better the parenting attitudes given to their children, the better the attitude of responsibility of learners. The better the use of gadget media used by students, the better the attitude of responsibility of students. Likewise, the better the parenting of parents and the better the utilization of gadget media, the better the attitude of responsibility of learners. Conversely, the worse the parenting of parents and the worse the use of gadget media, the worse the attitude of responsibility of learners.Keywords: Parenting, Gadget Media Utilization, Attitude of Responsibility
Strengthening Digital Literacy for Community-Based Marine Tourism Development on Untung Jawa Island, Thousand Islands Zulfikri; A. A. Ketut Budiastra; Ichwan; Danang Budi Setyawan; Mudayat; Ahmad Syaikhu
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 4 (2025): December
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i4.1279

Abstract

Untung Jawa Island in the Thousand Islands has excellent potential for developing family-based marine tourism, including beaches, mangrove ecotourism, and fishing activities that are attractive to both local and international tourists. However, the low digital literacy of the community is a significant obstacle to optimizing tourism promotion and boosting the local economy. This condition leads to the community's dependence on external agents and limits the competitiveness of Untung Jawa Island as a tourist destination compared to other tourist islands in the Thousand Islands. Therefore, this Community Service activity aims to enhance the digital literacy capacity of tourism managers, fishermen, and local artisans through training on creating promotional content, utilizing social media, and managing sustainable family tourism packages. The implementation method uses a participatory approach, including coordination, training, mentoring, and evaluation stages. The activity intervention also includes the installation of eight fish aggregating devices (FADs) as family-friendly fishing spots and a means of restoring fish habitats degraded due to coral reef damage. The results of the activity show an improvement in participants' skills in creating digital content (photos, videos, and promotional narratives), the formation of a local creative group called Digital Ranger, and increased community involvement in online tourism promotion. In conclusion, the synergy between physical innovation through the development of marine tourism facilities and the strengthening of digital literacy can empower communities in managing tourism destinations. The novelty of this activity lies in the integration between the installation of artificial reefs as an ecotourism innovation and community-based digital literacy training, making Untung Jawa Island a model for developing competitive and sustainable coastal digital tourism villages.
Literasi Digital Untuk Pengembangan Wisata Olahraga dan Wisata Bahari Berbasis Komunitas di Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu Zulfikri Zulfikri; A. A. Ketut Budiastra; Ichwan Ichwan; Danang Budi Setyawan; Mudayat Mudayat; Ahmad Syaikhu
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v5i2.128

Abstract

Pulau Untung Jawa di Kepulauan Seribu memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata olahraga berbasis keluarga, meliputi lapangan olahraga pantai, ekowisata mangrove, hingga aktivitas memancing dan surfing serta snorkeling yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Namun, rendahnya literasi digital masyarakat menjadi kendala utama dalam mengoptimalkan promosi wisata olahraga dan peningkatan ekonomi lokal. Kondisi ini menyebabkan ketergantungan masyarakat terhadap agen luar serta terbatasnya daya saing destinasi wisata olahraga pada Pulau Untung Jawa dibandingkan pulau-pulau wisata lainnya di Kepulauan Seribu. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi digital pengelola wisata olahraga, nelayan, dan pelatih lokal melalui pelatihan pembuatan konten promosi, pemanfaatan media sosial, serta pengelolaan paket wisata olahraga untuk keluarga yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, meliputi tahap koordinasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Intervensi kegiatan juga mencakup pemasangan delapan unit rumpon untuk memancing, selain itu spot memacu adrenalin, snorkeling, banana boat, padel berdiri yang ramah keluarga dengan keselamatan paling utama sekaligus sarana restorasi habitat ikan yang terdegradasi akibat kerusakan terumbu karang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam membuat konten digital olahraga yang menarik(foto, video, dan narasi promosi), terbentuknya kelompok kreatif lokal bernama Digital Ranger Sport, serta meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam promosi wisata daring. Kesimpulannya, sinergi antara inovasi fisik melalui pembangunan sarana wisata bahari dan penguatan literasi digital mampu memperkuat kemandirian masyarakat dalam mengelola destinasi wisata olahraga keluarga dan wisata bahari. Kebaruan dari kegiatan ini terletak pada integrasi antara pemasangan rumpon sebagai inovasi ekowisata dan pelatihan literasi digital berbasis komunitas yang menjadikan Pulau Untung Jawa sebagai model pengembangan desa wisata olahraga berbasis digital pesisir yang berdaya saing dan berkelanjutan. Rekomendasi untuk pengabdian kedepan workshop pelatih surfing untuk meningkatkan keterampilan pengelola wisata.
THE EFFECT OF WORK MOTIVATION AND WORK DISCIPLINE ON EMPLOYEE PERFORMANCE WITH JOB SATISFACTION AS MEDIATION AT FIFGROUP DENPASAR I Gusti Ngurah Made Wedahana Putra; Nengah Suardhika; A.A Ketut Budiastra
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 9 No 2 (2026): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v9i2.9936

Abstract

Organizational output at the individual level can be interpreted as the extent to which employees convert entrusted roles into tangible contributions that reflect both effectiveness and productivity. In order to scrutinize the determinants of such output within FIFGROUP Denpasar, an empirical assessment was conducted involving the entire workforce population of 93 personnel through a full enumeration approach. The analytical framework positioned motivational drive, affective attachment to work, and behavioral compliance with organizational norms as explanatory dimensions, while individual output served as the focal outcome construct. Data were elicited using scaled attitudinal measures and examined through a multivariate regression procedure to estimate relational intensity among constructs. The statistical estimations indicate that each explanatory dimension independently demonstrates a meaningful positive association with individual output. When integrated simultaneously, these dimensions collectively account for a significant proportion of performance variation within the institutional setting.