Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Optimization of ATC Radar Simulator Utilization for Personnel Rating at Jakarta Air Traffic Service Centre Rizky Arlanda Sihombing; Nunuk Praptiningsih; Yudha Abimanyu
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 5 No 4 (2026): IJHESS FEBRUARY 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v5i4.2218

Abstract

Aviation safety largely depends on the competence of Air Traffic Controllers (ATCs). The Jakarta Air Traffic Service Centre (JATSC), managing the Jakarta Flight Information Region (FIR), faces increasing operational complexity following the Jakarta–Singapore FIR realignment. This study aims to analyze the utilization of the ATC radar simulator in JATSC’s training programs and its impact on improving ATC personnel competence. A descriptive-correlational quantitative method was applied, involving 81 ATC personnel selected through purposive sampling. Data were collected via structured questionnaires and analyzed using SPSS with validity, reliability, and correlation tests. The overall simulator utilization was categorized as high (mean = 3.87), with excellent feature quality (mean = 4.15) and strong operational relevance (mean = 3.99), though usage intensity remained moderate (mean = 2.97) due to scheduling constraints. The simulator effectively enhanced ATC competence (mean = 4.42), particularly in decision-making, workload management, situational awareness, and teamwork, while communication required improvement. Correlation results indicated that simulator feature quality had the strongest relationship with competency dimensions (r = 0.532–0.687). The study concludes that optimal simulator utilization significantly improves ATC competence, providing a strategic model for enhancing aviation training and safety.
TINJAUAN EFISIENSI SISTEM PENGELOLAAN NOTAM DI PUSAT INFORMASI AERONAUTIKA Assaliky, Ammaida; Rini Sadiatmi; Nunuk Praptiningsih
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 12 No. 1 (2026): INOVATIF Februari 2026
Publisher : Center for the Research and the Communicator Service of IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/p2sfm492

Abstract

Pengelolaan NOTAM (Notice to Airmen) merupakan komponen krusial dalam menjamin keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan. Namun, Pusat Informasi Aeronautika (PIA Pusat) masih menghadapi sejumlah kendala dalam sistem pengajuan NOTAM melalui Web-Based Flight Plan (WBF). Masalah utama meliputi logout otomatis sistem jika proses penyusunan terlalu lama, serta ketiadaan fitur riwayat pengiriman, yang mempersulit personel dalam memverifikasi status pengajuan NOTAM. Kondisi ini berpotensi menyebabkan penundaan penyampaian informasi penting, yang dapat memengaruhi kelancaran operasional bahkan membahayakan keselamatan penerbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi sistem pengelolaan NOTAM di PIA dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya. Pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik Root Cause Analysis (RCA) untuk mengidentifikasi akar permasalahan, didukung oleh Fishbone Diagram untuk memetakan kemungkinan penyebab. Hasil analisis diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai isu yang ada, serta menjadi dasar perumusan solusi yang mampu meningkatkan efisiensi dalam penyiapan dan pengiriman NOTAM. Kata Kunci: NOTAM, sistem pengelolaan, efisiensi, Root Cause Analysis, Fishbone Diagram
Pengaruh Situational Awareness terhadap Keselamatan di Perum LPPNPI Cabang Surabaya Rini, Hatin Mustika; Surya Tri Saputra; Nunuk Praptiningsih
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1728

Abstract

Seiring bertambahnya waktu, dunia aviasi mengalami tren perkembangan yang positif. Hal ini ditandai dengan peningkatan jumlah pergerakan pesawat udara di setiap bandara tidak hanya di Indonesia namun juga di seluruh dunia. Peningkatan kewaspadaan atau situational awareness harus ditingkatkan seiring dengan peningkatan jumlah pergerakan pesawat udara. Hal ini dikarenakan faktor terbesar kecelekaan pesawat udara sebesar 70% disebabkan oleh kesalahan manusia atau human factor, yang salah satunya ialah kelalaian akibat kurangnya kepekaan kru penerbangan (baik di darat maupun di udara) dalam wilayah yang menjadi tanggung jawabnya. Dari beberapa kasus baik accident maupun incident diindikasikan terdapat hubungan antara situational awareness dengan keselamatan.
RANCANG BANGUN ALAT PENGURAS SELANG UNTUK MENCEGAH KERUSAKAN Muhammad Taufiqul Kamil; Rahmawati Sukra; Nunuk Praptiningsih
Informatika: Jurnal Teknik Informatika dan Multimedia Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober : JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN MULTIMEDIA
Publisher : LPPM Politeknik Pratama Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/informatika.v5i2.1244

Abstract

This study discusses the design and development of a Drain Hose Equipment to improve the maintenance of fire hoses in the Aircraft Rescue and Fire Fighting (ARFF) unit at Politeknik Penerbangan Indonesia Curug. The equipment addresses the limitations of manual draining methods, which often leave residual water inside hoses, leading to mold, corrosion, and reduced service life. By applying a gravity roller system integrated with a trolley, the tool efficiently removes remaining water without requiring external power. This research adopts the Research and Development (R&D) method, starting from observation to product validation. The results indicate increased efficiency, reduced labor effort, and faster operational readiness. Although the equipment performs well, further refinement is needed for uneven field conditions. This innovation contributes to safer and more sustainable equipment maintenance and may be applicable to other emergency response industries.