Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengembangan Bank Sampah menggunakan Aplikasi E-WASTE di TPS 3R Baratan Jember Fadhil, Martiana Kholila; Soepandi, Harry; Leba, Katarina; Darmawan, Muhammad Riza; Novtahaning, Damar; Fitriyasari, Maliatul
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 5 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.777

Abstract

Krisis pengelolaan sampah elektronik dan rendahnya digitalisasi sistem bank sampah menjadi tantangan dalam mewujudkan ekonomi sirkular di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi E-WASTE untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan bank sampah di TPS 3R Baratan, Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan 33 peserta dari berbagai kecamatan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan masyarakat dari nilai pre-test 4,61 menjadi post-test 8,58 (kenaikan 86,16%). Aplikasi E-WASTE dikembangkan dengan fitur utama berupa pencatatan digital berbasis mobile, klasifikasi otomatis jenis sampah, sistem poin reward, dan dashboard pemantauan real-time. Implementasi aplikasi ini meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah, sekaligus memperkuat penerapan prinsip ekonomi sirkular di tingkat komunitas. Penelitian ini berkontribusi pada model replikasi program “1 Desa 1 Bank Sampah” sebagai inovasi digital berkelanjutan.
Pembuatan Aplikasi Lahan Tani Sebagai Media Transaksi Penyewaan Lahan Pertanian di Kelurahan Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember Soepandi, Harry; Fitriyasari, Maliatul; Leba, Katarina; Andrianto, Anang
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 5 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.423

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu proses transaksi penyewaan lahan pertanian di  kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember,  dengan cara  memberikan  dukungan  teknis. Kegiatan ini meliputi pembuatan rancangan aplikasi yang dapat digunakan sebagai media dalam proses transaksi penyewaan lahan. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan menggunakan metode research and development. Melalui pendekatan partisipatif, tim pengabdian melakukan analisis kebutuhan secara menyeluruh, dan merancang sistem yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil dari kegiatan ini adalah rancangan aplikasi Lahan Tani, aplikasi ini memiliki sejumlah fitur yang dapat membantu petani mendapatkan lahan sewa dalam Waktu yang singkat, menghubungkan antar petani untuk saling bertukar informasi, membantu pemasaran lahan, dan mempermudah pembuatan nota kesepahaman pada proses penyewaan lahan. Rancangan aplikasi Lahan Tani diharapkan bisa digunakan oleh masyarakat di daerah setempat, agar bisa membantu pemilik lahan dalam memperluas jangkauan pemasaran lahan, dan memenuhi kebutuhan penyewa terhadap lahan pertanian yang sesuai dengan kebutuhan.
Peningkatan Produktifitas Budidaya Jamur Janggel Dengan Penggunaan Teknologi IoT Di Desa Mrawan Mayang Anang Andrianto; Tio Dharmawan; Maliatul Fitriyasari; Harry Soepandi; Katarina Leba
Jurnal Transformasi Digital Masyarakat (DIGIMAS) Vol. 1 No. 1 (2025): DIGIMAS: Transformasi Digital Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/digimas.v1i1.4496

Abstract

Budidaya jamur janggel pada bonggol jagung umumnya dilakukan di dalam rumah jamur atau kumbung. Struktur ini dirancang khusus untuk mengontrol kondisi lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan sirkulasi udara agar optimal untuk pertumbuhan jamur. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini fokus pada permasalahan yang dihadapi petani jamur janggel di Desa Mrawan, terutama terkait dengan pengelolaan suhu, kelembapan, dan penyiraman yang masih dilakukan secara manual. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya jamur janggel melalui penerapan teknologi Internet of Things (IoT). Dengan menggunakan sensor suhu, kelembapan, dan modul WiFi, diharapkan dapat melakukan pemantauan dan pengendalian kondisi lingkungan secara otomatis. Selain itu, dilakukan edukasi kepada petani untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang teknologi IoT. Hasil pengambangan sistem ini mampu menjaga kondisi lingkungan budidaya sesuai dengan kebutuhan jamur janggel, sehingga dapat mendukung pertumbuhan yang optimal. Secara umum PKM ini menghasilkan peningkatan efisiensi tenaga kerja, peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen, serta peningkatan kesadaran petani akan pentingnya teknologi dalam bidang pertanian.
Implementasi Metode AHP untuk Prioritas Kebutuhan Sistem Informasi Manajemen Keuangan Budidaya Ikan Harry Soepandi; Maliatul Fitriyasari; M. Habibullah Arief; Hana Syarifah Khoirunnisa
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v5i1.975

Abstract

Akuakultur merupakan salah satu sektor potensial di Indonesia, salah satunnya adalah sektor budidaya ikan yang dapat dijalankan dalam skala besar maupun kecil yang dijalankan oleh pelaku UMKM. Namun, banyak pelaku budidaya ikan skala UMKM mengalami kendala dalam pengelolaan keuangan yang berdampak pada keberlangsungan usaha mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memprioritaskan kebutuhan sistem atau fitur untuk menunjang pengembangan sistem informasi manajemen keuangan. Pendekatan yang digunakan adalah requirement engineering, yang meliputi elisitasi kebutuhan, analisis, penyusunan spesifikasi kebutuhan perangkat lunak, validasi, dan prioritisasi. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) diterapkan untuk menentukan urutan prioritas fitur berdasarkan kriteria manfaat, kemudahan penggunaan, dan kebutuhan pengguna. Data dikumpulkan dari pelaku UMKM budidaya ikan di Jember, Jawa Timur, sebagai objek penelitian. Hasilnya, terdapat 13 fitur yang dirumuskan dan terdapat 8 urutan prioritas. Penelitian ini menawarkan proses terstruktur dalam memprioritaskan fitur untuk mendukung pengembangan sistem keuangan yang berorientasi pada kebutuhan pengguna, serta dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan atau implementasi sistem.
Tren dan Tantangan Deep Learning untuk Identifikasi Penyakit Daun Padi: Tinjauan Literatur Sistematis Maliatul Fitriyasari
SATESI: Jurnal Sains Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian ALGERO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/satesi.v6i1.7665

Abstract

The advancement of deep learning technology has significantly contributed to the agricultural sector, particularly in image-based rice leaf disease identification. This study aims to analyze the development trends, model performance, and challenges in applying deep learning methods through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The review process follows the PRISMA guidelines, analyzing 10 scientific articles published between 2020 and 2026. The results indicate that Convolutional Neural Networks (CNNs) remain the most widely used approach, with various architectures such as ResNet, VGG, and MobileNet demonstrating high classification performance. Furthermore, recent studies show a shift toward more adaptive methods, including object detection models such as YOLO and hybrid approaches that integrate CNNs with Vision Transformers. Most studies report accuracy levels exceeding 90%, highlighting the strong potential of deep learning for automated plant disease detection.However, further analysis reveals a significant gap between model performance on controlled datasets and real-world conditions. The main challenges identified include limited availability of representative datasets, low model generalization capability, high computational complexity, and lack of model interpretability. In addition, practical implementation in real agricultural environments remains limited, indicating the need for more application-oriented research. This study contributes by providing a comprehensive mapping of current research trends and identifying key research gaps, which can serve as a foundation for developing more robust, efficient, and practical rice disease detection systems in the future.