Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Etika Muamalah dalam Perspektif Al-Qur’an: Tafsir Keadilan dan Kejujuran pada QS. Al-An'am 152 dan QS. Hud 85 Nurhasanah, Anne Agnia; Fajri, Indi Aulia; Mariam, Merry Siti; Mualim
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 2 No. 2 (2026): NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafi.v2i2.372

Abstract

This research is motivated by the continued prevalence of muamalah practices that deviate from the values ​​of justice and honesty, such as fraudulent transactions and abuse of the rights of the weak, so that it is necessary to strengthen muamalah ethics based on the Qur'an. The purpose of this study is to analyze the concept of muamalah ethics from the perspective of the Qur'an through the interpretation of QS. Al-An'am verse 152 and QS. Hud verse 85, with a focus on the values ​​of justice, honesty, and trustworthiness in socio-economic life. This study uses a qualitative method with a thematic interpretation approach (maudhu'i), through a literature review of the Qur'an, classical and contemporary interpretations, hadith, and other supporting sources. The results of this study indicate that justice (‘adl and al-qisṭ) in muamalah is not only normative but also applicable, encompassing the obligation to perfect measures and weights, maintain transaction transparency, and protect the rights of vulnerable parties such as orphans. The research findings reveal that QS. Hud 85 emphasizes the social impact of economic fraud, while QS. Al-An‘am 152 emphasizes the dimensions of trust and moral responsibility in wealth management. The implications of this study confirm that internalizing the values ​​of justice and honesty in muamalah plays a crucial role in creating socio-economic stability, strengthening public trust, and building a just, moral, and sustainable Islamic economic system.
Implementasi Tabungan Syariah di Perbankan Syariah Indonesia: Analisis Fatwa DSN-MUI No. 02/2000 dalam Perspektif Hadis Ahkam Muamalah Anne Agnia Nurhasanah; Mualim
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 2 No. 2 (2026): NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafi.v2i2.405

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya tabungan syariah sebagai instrumen penghimpunan dana yang tidak hanya berorientasi pada aspek finansial, tetapi juga mengandung nilai etis dan spiritual dalam sistem keuangan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi tabungan syariah di perbankan Indonesia berdasarkan Fatwa DSN-MUI No. 02/2000 dalam perspektif Hadis Ahkam Muamalah. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) serta analisis deskriptif-analitis terhadap sumber hukum Islam, fatwa, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi tabungan syariah melalui akad wadiah dan mudharabah telah sesuai dengan prinsip-prinsip syariah seperti amanah, keadilan, dan kebebasan berkontrak, yang diperkuat oleh hadis-hadis tentang legitimasi mudharabah, keberkahan muamalah, serta keterikatan pada syarat akad. Temuan penelitian juga mengungkap bahwa meskipun secara normatif dan yuridis telah sesuai dengan Al-Qur’an, hadis, dan regulasi positif, masih terdapat kesenjangan pada aspek pemahaman masyarakat serta persepsi terhadap keuntungan yang cenderung dibandingkan dengan sistem konvensional. Oleh karena itu, implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penguatan literasi, transparansi akad, serta optimalisasi implementasi produk tabungan syariah agar lebih aplikatif, kompetitif, dan mampu merepresentasikan nilai-nilai maqashid al-shariah dalam menjaga harta (hifz al-mal) serta mewujudkan kemaslahatan ekonomi umat.