Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Studi Korelasi Kekuatan Batulempung Dengan Uji Kuat Tekan Dan Point Load Index Formasi Pulaubalang Kota Samarinda Ronald Alvin Ifnie, Jones; Trides, Tommy; Nugroho, Windhu; Oktaviani, Revia; Juvensius Pontus , Albertus
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 10 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i10.534

Abstract

Uniaxial Compressive Strength (UCS) adalah kekuatan batuan utuh (intact rock) yang diperoleh dari hasil pengujian di laboratorium, satuan umumnya dinyatakan dalam Mpa. Nilai UCS yang dihasilkan dari pengujian laboratorium merupakan besar tekanan yang diberikan sehingga batuan tersebut pecah. Adapun perbedaan dangan uji point load index (PLI) adalah terletak pada permukaan sampel batuan yang akan diuji, yaitu pada pengujian PLI sampel yang ditekan pada satu titik. Hasil uji PLI merupakan salah satu metode yang cukup baik untuk mengestimasi nilai kuat tekan suatu batuan (UCS), khususnya dalam pekerjaan perancangan desain lereng tambang. Nilai densitas pada Formasi Pulaubalang sebesar 1,22 gr/cm3-1,36 gr/cm3. nilai kadar air Formasi Pulaubalang sebesar 14,23 % - 13,72%. Nilai porositas pada Formasi Pulaubalang sebesar 59,91%-51,58%. Nilai kuat tekan yang didapatkan pada Formasi Pulaubalang adalah 0,83MPa-2,43MPa. Nilai point load index yang didapatkan pada Formasi Pulaubalang adalah 0,0106-0,0222. Nilai korelasi PLI dan UCS pada Formasi Pulaubalang didapatkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,893 dan nilai persamaan regresi Y= 101,864-0,255
Perbandingan Volume Overburden Berdasarkan Data Survey Dan Truck Count Di Pt Alam Karya Gemilang Kecamatan Muara Badak Permadi, Singgih; Magdalena, Henny; Hasan , Harjuni; Winarno, Agus; Nugroho, Windhu
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i1.598

Abstract

Perbandingan volume overburden ini digunakan sebagai acuan dalam evaluasi terhadap kinerja dari berbagai pihak terkait, karena hasil antara volume overburden yang telah dikupas (truck count) dengan volume menggunakan sistem komputerisasi (data progres) selalu berbeda. Oleh karena itu, dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu untuk mengevaluasi pengupasan lapisan penutup. Penelitian ini dilakukan di PT. Alam Karya Gemilang Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartenegara, Propinsi Kalimantan Timur. Pengerjaan perhitungan volume overburden dengan metode Triangulasi yang pengolahannya dibantu dengan program berbasis komputerisasi serta perbandingan dengan data produksi (truck count)Total volume overburden yang telah dikupas pada periode Desember 2022 yaitu berdasarkan data truck count sebesar 485,198.12BCM. Dan berdasarkan data survey progress sebesar 480,099.59 BCM. Selisih dari data truck count dengan data survey progress sebesar -5,098.53 BCM dengan persentase sebesar -1.06% yang artinya nilai volume truck count lebih besar daripada volume survey.
PEMANFAATAN KULIT SINGKONG GUNA MENURUNKAN pH DAN KADAR Fe Mn PADA AIR ASAM TAMBANG PADA PT ANUGERAH KRIDA UTAMA KALIMANTAN TIMUR Mutiara Eli; Magdalena, Henny; Nugroho, Windhu; Devi, Shalaho Dina; Winarno, Agus
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i1.2372

Abstract

Air asam tambang (AAT) adalah air pada kegiatan penambangan atau pengolahan yang bersifat asam atau memiliki keasaman tinggi dan terbentuk sebagai akibat teroksidasinya mineral sulfida disertai keberadaan air. Sumber keasaman adalah mineral sulfida yang dapat teroksidasi. Sumber pengoksidasian yang utama adalah oksigen dalam udara. Air merupakan salah satu reaktan dalam proses pembentukan AAT dan juga sebagai media yang “mencuci” atau melarutkan hasil oksidasi. Sumber air dapat berupa air limpasan hujan atau air tanah atau air proses untuk kasus tailing. Jenis penelitian ini, merupakan jenis penelitian evaluasi dari segi metodenya yang bertujuan untuk mencari, menghitung, menganalisis, dan memberikan solusi berupa evaluasi agar tercapai hal-hal yang semestinya atau sesuai dengan standar yang berlaku. hasil uji menunjukkan bahwa arang aktif tanpa aktivasi kimia lebih memiliki kapasitas adsorpsi yang tinggi dibanding dengan arang aktif aktivasi terhadap konsentrasi logam Fe dimana hasil terbaik yaitu pada menit 30 dengan kapasitas adsorpsi 14,2589 mg/g dan waktu mempengaruhi kapasitas absorbsi pada arang aktif aktivasi kimia dengan lama waktu yang digunakan maka kapasitas adsorpsi semakin meningkat pula. Dan kapasitas absorbsi pada arang aktif tanpa aktivasi kimia memiliki kemampuan adsorpsi yang lebih baik dibandingkan dengan kapasitas adsorpsi arang aktif aktivasi terhadap konsentrasi logam Mn dimana hasil terbaik yaitu pada menit 90 dengan kapasitas adsorpsi yaitu 5,4714 mg/g. Kata Kunci : Pemanfaatan, pH dan kadar Fe Mn, Asam Tambang.
Pemanfaatan karbon aktif tempurung kelapa untuk pemenuhan baku mutu air tanah untuk pH, Mn dan Fe di Muara Badak, Kutai Kertanegara Kalimantan Timur Dina Devy, Shalaho; Miranda, Virgita; Nugroho, Windhu; Magdalena, Heny; Hasan, Harjuni
ANDIL Mulawarman Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 2 (2024): ANDIL Mulawarman J Comm Engag
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/andil.v1i2.1226

Abstract

Air tanah asam banyak dijumpai di daerah Muara Badak. Air asam ini disebabkan kandungan mineral sulfida yang terkandung dalam akuifer air tanah, khususnya pada litologi batupasir. Berdasarkan Per. Men. Kes. RI No. 2/2023, pH air tanah antara 6,5 dan 8,5, Fe < 0,2 mg/L dan Mn 0,1 mg/L untuk keperluan higiene dan sanitasi. Kondisi awal pH air tanah lokasi penelitian < 4,5, Fe >1,2 mg/L dan Mn 1,1 mg/L. Karbon aktif tempurung kelapa merupakan salah satu media adsorpsi yang dapat digunakan dalam pengolahan air asam. Pada penelitian ini dilakukan pencampuran karbon aktif dari tempurung kelapa. Dosis optimum hasil aktivasi karbon tempurung kelapa sebanyak 4 gr, volume air tanah 500 mL dengan waktu kontak selama 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan karbon aktif tempurung kelapa sebagai media adsorpsi sangat efektif untuk pengolahan air asam. Pada saat penggunaan dosis adsorbat sebanyak 4 gram dan waktu kontak 30 menit menghasilkan peningkatan pH > 65%, penurunan Fe > 90% dan Mn > 91%.